
Bab 143 Hua Ning Bing
Tanpa mereka sadari, Jiang Hongyan, yang sedang bersemedi cukup lama, menghabiskan kurang lebih 4 jam. Tiba-tiba seluruh area hutan itu langsung layu menjadi ditutupi es yang sangat dingin.
Semua monster itu menyingkir dengan efek dingin tersebut karena pada dasarnya monster bertubuh panas tidak tahan dengan hawa dingin yang sangat ekstrem yang dikeluarkan oleh energi Jiang Hongyan.
Ada beberapa kelompok Resimen yang datang ke tempat itu untuk menyelidiki penyebab hutan tersebut berubah menjadi bongkahan es. Namun, mereka hanya menemukan kejadian yang tiba-tiba terjadi pada kelompok resimen tersebut.
Mereka mengetahui bahwa di titik tertentu ada wanita yang sangat anggun sedang bersemedi untuk meningkatkan kekuatannya. Akan tetapi, tindakan itu menyebabkan seluruh hutan perlahan-lahan menjadi dingin sehingga akan merusak ekosistem.
“Apakah wanita itu gila! Dia tidak memikirkan daerah sekelilingnya. Jika dia terus-menerus seperti itu, seluruh hutan ini akan menjadi bongkahan es.” ucap seseorang.
“Lalu bagaimana kami harus bertindak, Pemimpin? Kami ditugaskan untuk mencari penyebab hutan ini menjadi bongkahan es. Setelah kami mengetahui penyebabnya, apakah harus menyerang wanita tersebut agar menghentikan tindakan tersebut?” tanyanya.
“Kamu dapat menggunakan item artefak cawan api. Barangkali item artefak itu bisa memperlambat gerakan es agar tidak menyebar ke seluruh hutan ini.” ujarnya. Pemimpin dari kelompok itu langsung memerintahkan satu anggota yang memiliki item artefak berbentuk cawan yang bisa mengeluarkan api yang sangat bergojolak.
Api digunakan untuk melelehkan cairan es yang semakin melebar dari efek Jiang Hongyan.
Cawan itu seketika langsung diaktifkan dan langsung terbang ke atas dengan ketinggian sekitar empat puluh meter, berputar sangat cepat mengeluarkan sinar cahaya emas. Setelah itu, cahaya emasnya mengeluarkan api yang sangat besar bergejolak dan menyambar seluruh area hutan yang sudah membeku.
Bom!
Bom!
Bom!
Es yang telah mengerucut sekitar beberapa meter akhirnya tumbang dan saling berjatuhan menjadi aliran sungai yang sangat deras.
Di dalam gua, Jiang Hongyan merasakan ada sedikit perubahan getaran di luar sana sehingga langsung mengurutkan keningnya. Dia menggunakan indra sunset yang sudah dilatih seketika melihat di permukaan bahwa seluruh hutan itu sedang terbakar oleh satu item artefak yang dirinya tidak mengetahui.
Jiang Hongyan adalah seorang wanita yang sangat cuek, dingin, dan temperamental. Dia tidak ingin diganggu ketika sedang berlatih di persembunyian.
Seketika, karena marah, dia langsung berdiri dan melompat ke atas menabrak dinding batu es yang sangat keras.
Bom!
Bom!
“Kalian para manusia lancang berani sekali mengganggu aku yang sedang bersemedi!” ucap Jiang Hongyan dengan marah. Dia menunjukkan pedang putihnya yang sedikit retak akibat pertempuran di waktu itu melawan Xiao Chen.
Dia menunjukkan pedang ke arah sekumpulan kelompok manusia, sehingga pedang itu langsung menyemburkan angin yang sangat dingin dan menerpa ke arah mereka semua.
__ADS_1
Bom!
Ahhh!
Seketika, kelompok resimen itu langsung terhempas dan menjadi patung es karena membeku akibat efek dinginnya yang sangat luar biasa. Bahkan item artefak cawan surgawi tidak sanggup menahan kedinginan dari pedang artefak milik Jiang Hongyan.
Setelah membekukan artefak itu seketika, hanya dengan menggerakkan pedangnya, artefak cawan api langsung meledak menjadi bongkahan es. Jiang Hongyan melirik sekelilingnya dan menyadari bahwa hutan ini telah berubah menjadi bongkahan es lagi. Dia tidak peduli dengan wilayah sekelilingnya yang terpenting adalah basis jiwa pendekar akan dinaikkan sedikit demi sedikit.
Setelah situasi kondusif, dia langsung duduk dan menyilangkan kakinya seketika untuk bersemedi lagi sehingga di sekelilingnya langsung mengeluarkan bongkahan es yang menutupi dirinya. Dari mengeluarkan hawa dingin yang sangat ekstrem, seketika hawanya berhembus ke segala arah dan langsung membekukan sesuatu.
Berita ini menyebar di wilayah sekte tanah api neraka. Karena hutan itu masuk dalam wilayah sekte api neraka walau tidak sepenuhnya. Hutan yang masuk wilayah tanah api neraka hanya sekitar seperempat dari wilayah yang sudah tandus. Sedangkan untuk bagian tengah, sudah di bawah pemerintahan sekte langit mendalam.
Xiao Chen yang sedang melihat papan pengumuman dari pihak asosiasi wilayah tanah api neraka, langsung memegang dagunya, sambil mengangguk terus menerus.
“Apakah ada yang berani mengambil tugas tersebut? Ini adalah jalur yang akan aku lewati untuk bepergian ke wilayah lembah Phoenix kematian.” ujarnya, sambil melirik keempat wanitanya dengan ingin tahu.
Tiba-tiba, Ye Tian bergegas maju untuk mengambil tugas tersebut.
“Pemimpin. Aku ingin mengambil tugas ini.” ucap Ye Tian, saat meraih kertas tersebut dan menyobeknya seketika. Setelah itu, dia berjalan menuju ke ruangan untuk mengkonfirmasi penyelenggara tugas tersebut.
Xiao Chen menatap Ye Tian dengan aneh. Dia masih memiliki peringkat pendekar tiga. Jika dia yang mengambil tugas tersebut, akan sangat dikhawatirkan keselamatannya atau tugas itu mengalami kegagalan. Karena itu, Xiao Chen memerintahkan Beiming Youhuang untuk menemaninya.
“Ratu, bisakah kamu menemani Pemuda Ye Tian untuk memastikan keselamatannya?” ucap Xiao Chen dengan canggung.
Glug!
Xiao Chen menelan ludahnya dengan hati-hati, sambil membalas. “Ratu, apa yang kamu inginkan selagi tidak memberatkan aku? Mungkin aku bisa melakukan apa yang kamu mau.”
Beiming Youhuang tersenyum, sambil mendekati Xiao Chen, dan membisikkan sesuatu kepadanya.
Setelah tugas selesai, kamu dan aku seperti biasa melakukan hubungan intim, jangan pernah berhenti sebelum aku memintanya," bisik Beiming Youhuang sambil menjilat bibirnya dengan manis. Meskipun bibirnya tertutup oleh topeng, Xiao Chen dapat menebak dari ekspresi wajahnya.
"Hei! Kamu pernah bilang bahwa kamu ingin mencobanya hanya sekali dan tidak akan melakukannya lagi. Sekarang Ratu menggigit lidahnya sendiri," keluh Xiao Chen. Meskipun pada dasarnya pria menyukai kesenangan seperti itu, jika terlalu berlebihan maka akan membuat tidak nyaman. Seharusnya pria yang harus bertindak atas kemauannya sendiri.
"Aku sudah mengatakan padamu bahwa Ratu ini tidak suka diperintah," Beiming Youhuang mendengus dengan aura menyeramkan.
"Uhu.... Uhuk.... Jika begitu, lebih baik aku meminta anggota lain selain kamu," Xiao Chen berkeringat deras.
"Tidak mungkin! Kamu berani melawan Ratu ini? Jika kamu sudah meminta aku, maka kamu tidak bisa membatalkannya lagi. Ayo Ye Tian, kita membawa tugas ini!" Beiming Youhuang dan Ye Tian keluar seketika.
Ye Tian yang penuh tanda tanya menggaruk kepalanya dan mengikuti mereka.
__ADS_1
"Sekte Tanah Api Neraka!
"Guru, apakah kamu sudah menyelidiki siapa sebenarnya resimen Violet Garden?" tiba-tiba seorang pemuda berdiri di depan jendela yang sangat luas dengan seluruh tubuhnya dibaluti perban.
Pemuda itu bernama Tang Yi yang seluruh wajahnya babak belur. Tetua sekaligus gurunya segera serius dan menghampirinya untuk bertanya. "Aku sangat terkejut bahwa ia adalah resimen Violet Garden yang masih memiliki peringkat Bronze. Baru-baru ini, ia membunuh dua kelompok pembunuh dari fraksi Surga ketika tiba di wilayah Tanah Pagoda Hitam."
"Apa... apa yang kamu bilang benar?" ujar Tang Yi dengan kaget. Ia yang dianggap sebagai peringkat terbawah tidak menyangka bahwa rasimennya sudah membunuh dua kelompok fraksi tersebut.
"Sayangnya, peringkat sebenarnya dari Resimen Violet Garden disembunyikan oleh asosiasi. Selain itu, mereka menggunakan nama samaran tanpa nama asli yang terdaftar. Yang membuat aku lebih terkejut adalah dia baru saja membentuk rasengan kurang dari enam hari," jelas Tetua.
Tang Yi memejamkan matanya dan mengutuk dalam hati, 'Kamu, Resimen Violet Garden, telah mempermalukan aku di depan umum!'
Saat itu, pintu terbuka dan Hong Tian muncul. Namun, penampilannya tidak lagi berwibawa seperti sebelumnya setelah dikalahkan Ye Tian.
"Apa yang kamu lakukan di sini?" bentak Tang Yi pada Hong Tian.
"Aku hanya ingin bertemu denganmu. Aku ingin melihat apakah kamu baik-baik saja," kata Hong Tian dengan wajah yang merasa dicekal kebenciannya.
"Kamu harus keluar. Kamu telah mempermalukan aku di depan umum dan juga dipermalukan oleh sampah Ye Tian," bentak Tang Yi dengan keras.
Hong Tian merasa tak percaya dan bersumpah kepadanya. Namun, Tetua Agung langsung mengusirnya. Melihat aura Ketua Agung, banyak murid tukang menjadi ketakutan dan langsung membawa tubuh Hong Tian yang sudah tak sadarkan diri pergi.
Tang Yi diminta untuk beristirahat dan setelah dia memiliki energi yang cukup, mereka akan menyingkirkan Resimen Violet Garden.
Di ruangan lain, Luo Puti berbicara dengan lidsah kecil karena rahangnya cedera. Namun, dengan pengobatan yang telah terbukti efektif di Sekte Tanah Api Neraka, cederanya akan segera sembuh dalam dua minggu.
"Kamu tidak perlu mempertanyakan siapa Resimen Violet Garden itu. Yang terpenting, aku sudah mengatakan berulang kali kepadamu bahwa dia pernah membunuh dua kelompok dari Fraksi Pembunuh Surga. Ini membuktikan bahwa setiap anggota dari Resimen Violet Garden adalah monster yang tidak bisa disentuh. Bahkan dengan pembentukan resimen yang belum lama ini, aku masih belum percaya pada mereka.”
“Kamu juga tahu bahwa resimen itu adalah kelompok yang berpotensi dominan di masa depan. Ini kesempatan bagimu untuk bergabung karena kamu belum memiliki anggota resimen atau bergabung di resimen manapun. Aku harap kamu bisa bergabung dengan Resimen itu.”
Namanya Hua Ning Bing, guru pribadi Luo Puti. Dia memiliki wajah lembut yang memancarkan pesona dari lawan jenisnya. Terlebih lagi, kedua gunung kembar di dadanya yang besar di atas rata-rata wanita lain, membuat kaum lawan jenisnya tergoda untuk membelai gunung dan menyentuhnya.
Luo Puti kaget setelah mendengar penjelasan Hua Ning Bing. Namun, setelah melihat kedua gunung milik Hua Ning Bing, dia langsung cemburu karena miliknya tidak terlalu besar.
Hua Ning Bing tersenyum, "Memiliki gunung yang perkasa adalah sebuah kebanggaan.”
Hua Ning Bing senang dengan tubuhnya yang bagus dan kedua gunungnya yang besar di atas rata-rata. Bahkan, dia merawat kedua gunung kembar itu menggunakan daun rahasia yang warisan keluarganya. Ini menjadikan kedua gunung kembar tersebut sangat agung karena perawatan yang rutin dilakukan.
Namun, Hua Ning Bing memiliki konstitusi tubuh Yin Murini yang sangat ekstrem. Siapa pun yang melakukan hubungan intim dengannya akan meledak menjadi bongkahan es jika tongkat masuk ke dalamnya sendiri. Inilah mengapa Hua Ning Bing masih melajang walaupun sudah berusia lima puluh tahun. Keluarganya sangat berharap agar anaknya memiliki cucu sebelum meninggal. Namun, melihat konstitusi tubuh anaknya yang sangat ekstrem, sepertinya tidak mungkin dia akan memiliki cucu di masa depan.
Setelah menjelaskan pada Luo Puti, Hua Ning Bing kembali ke ruang gurunya. Tiba-tiba, ada sihir formasi berwarna hitam pekat yang mengeluarkan sosok misterius dengan jubah hitam dan kabut di seluruh tubuhnya.
__ADS_1
Sosok itu langsung menculik Hua Ning Bing dan memberikan surat peringatan kepada pihak sekte Tanah Api Neraka.