
Bab 275
Gongsun Wualing melihat pembunuh yang sudah dibayar dan melaporkan berita mengejutkan, akhirnya tidak tinggal diam. Dia bangun dari duduknya langsung menatap pembunuh itu lalu dia berkata: “Apakah yang kamu katakan itu memang benar?"
“Ini benar. awalnya seluruh pembunuh itu yang di bagian paling bawah pegunungan sudah dibunuh oleh sosok yang tidak diketahui, Tetapi setelah semuanya sudah mati tiba-tiba paket menjadi mayat hidup, saya melaporkan ini kepada tuan." Pembunuh itu menjawab dengan hormat.
Akhirnya Gongsun Wualing langsung paham dengan rentetan kenapa dirinya menjadi begitu sangat gelisah. Ternyata ada sesuatu yang sangat mengejutkan Dan ini juga sangat merapatkan.
Setelah bangkit dia hendak langsung menyerang sekumpulan mayat hidup itu, tetapi ada satu lagi pembunuh yang masuk ke dalam kamp dengan wajah sudah berlumuran darah.
”Tuan Wualing! ini sangat gawat sekumpulan mayat hidup itu sungguh sangat kuat kami semua tidak bisa melawan dan ada juga beberapa yang sudah tumbang!”
Bom!
Ada ledakan yang begitu sangat menggelegar di luar kamp, bahkan ledakan yang begitu sangat dahsyat mengakibatkan getaran seperti gempa.
Gongsun Wualing membuka tirai kamp langsung dikejutkan dengan ratusan mayat hidup yang berlarian ke arahnya. Apalagi di atas sekumpulan mayat hidup, ada satu remaja yang terbang dengan punggung ada sayap gagak hitam dan matanya dalam kegelapan, berwarna merah.
”Siapa dia? Apakah dia remaja yang sudah disebutkan para mata-mata?” Gongsun Wualing berkata kepada pembunuh di sampingnya.
"Itu adalah remaja yang sudah membunuh ratusan pembunuh yang sudah bersiap-siap ke sekte Awan Melonjak!” Pembunuh itu menjawab dengan gemetar kakinya.
Gongsun Wualing melirik sekumpulan pembunuh yang sudah memiliki pengalaman yang sudah terjamin. Tangannya kemudian menjentikkan ke atas tiba-tiba dari kegelapan yang tak berujung keluarlah beberapa pembunuhan yang wajahnya sangat garang.
Mereka semua membawa senjata masing-masing.
”Kalian! Cepat Serang sekumpulan mayat hidup itu biar aku yang melawan remaja sembrono itu!" Setelah memerintahkan pembunuh kelas kakap, Gongsun Wualing meloncat terbang ke atas dan mendekati Xiao Chen.
Kekuatan tinju sepuluh tangan!
__ADS_1
Begitu jurus diucapkan, kedua tangan Gongsun Wualing berubah menjadi 10 tangan dengan perwujudan mirip dewa di mitologi India.
Bom!
Bom!
Xiao Chen menghindari begitu sangat mudah dan meliuk-liuk di udara layaknya jet tempur. Sembari menghindari serangan Gongsun Wualing, tangganya berubah menjadi ratusan ular jatuh ke tanah.
Awalnya ular itu tidak terlalu besar tetapi setelah terlepas dari tubuh Xiao Chen , ular itu berubah menjadi sangat besar langsung menyerang para pembunuh kelas tangkap yang memiliki tampilan sangat keren.
Sring!
Awalnya sekumpulan pembunuh itu sudah begitu sangat percaya diri, lambatnya waktu mereka menyadari bahwa bagaimanapun kamu melakukannya itu percuma saja karena setelah kamu melihat pedang memotong ular yang besar-besar tiba-tiba menyatu kembali bahkan ular itu tidak bisa mati.
Ada sebagian pembunuh yang digigit pantatnya sehingga terkena virus mayat hidup langsung tanpa lama-lama dia berubah menjadi mayat hidup. Sebagian yang menyadari akan hal itu langsung berteriak kepada rekan-rekan pembunuh yang sedang berpartisipasi bahwa jangan sampai terkena gigitan mayat hidup, jika kamu tergigit mayat hidup maka sudah dipastikan kamu akan menjadi zombie.
Ada begitu para pembunuh yang melarikan diri karena sudah yakin bahwa mereka yang lawan bukan tandingannya. Akan tetapi ada monster yang keluar dari kegelapan yang tidak lain adalah perintah Hua Ning Bing yang sudah mengikuti Xiao Chen atas perintahnya.
kecepatan duri itu sangatlah cepat dengan bentuk panjang seperti pedang memiliki masa padat keras dan tajam langsung menusuk-nusuk sekumpulan geng pembunuh.
Ahhhh!
Monster lipan itu mah nyelinap ke dalam kegelapan lagi dan menyerang secara sembunyi-sembunyi lewat kegelapan.
Sementara itu, Xiao Chen yang sedang berhadapan dengan Gongsun Wualing masih senang menghindari jurus amukan 10 tangan.
Bom!
Bom!
__ADS_1
Xiao Chen setelah menghindari pukulan 10 tangan langsung menyelinap menggunakan ratakan ruang langsung sudah tiba di belakang Gongsun Wualing.
Memunculkan pedang, Xiao Chen langsung menyerang punggung Gongsun Wualing. Akan tetapi, sepuluh tangan itu seperti tentang langsung menuju ke belakang.
Jimat Xu Qingxuan langsung aktif lagi ketika 10 tangan itu hampir mengenai tubuhnya, langsung hancur.
Bom!
Ahhh!
Gongsun Wualing merasakan rasa sakit luar biasa di kedua tangannya dia mundur sekitar sepuluh meter sambil menatap Xiao Chen.
“Kamu bajingan! Wanita mu telah membunuh adik aku yang berharga, bagaimana bisa tenang kakak ini! Secepatnya harus membunuh kamu maupun wanitamu!” Gongsun Wualing wajahnya begitu sangat mengerikan lebih mengerikan daripada monster itu sendiri.
Xiao Chen menatap wajah Gongsun Wualing dan berkata dengan acuh tak acuh, ”Jika wanita ku tidak membunuh, apakah dia harus secara sukarela agar tubuhnya dibunuh oleh adik mu? Jangan bercanda dalam pertempuran ada kalah dan menang. Jika kamu tidak bisa menerima maka memang kenyataan seperti itu. Sekarang permusuhan meningkat di taraf seperti ini.”
Xiao Chen setelah mengatakan hal itu, melesat tajam ke arah Gongsun Wualing menggunakan kekuatan Nian Tian.
Gongsun Wualing masih bisa membaca gerakan Xiao Chen, akan tetapi setelah mencoba menangkis, tiba-tiba Xiao Chen sudah membelakanginya.
Dang!
Tsk!
Gongsun Wualing menggertakan giginya dia tidak tahu bagaimana Xiao Chen sudah di belakangnya.
Xiao Chen menggunakan tablet listrik itu, sehingga setelah Gongsun Wualing menangis menggunakan pedang tiba-tiba pedang itu memunculkan listrik yang sangat dahsyat tegangannya. Otomatis Gongsun Wualing tersengat listrik dengan tegangan tinggi.
Xiao Chen tidak tinggal diam langsung membunuh Gongsun Wualing menggunakan pedangnya.
__ADS_1
Sring!
Lehernya terputus dan ketika kepala itu terjatuh ke tanah, Xiao Chen meraih langsung dia meniatkan untuk membawakan kepala Gongsun Wualing ke keluarganya sebagai hadiah.