Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Membakar Seluruh Perompak


__ADS_3

Bab 113 Membakar Seluruh Perompak


Huang Shang mendekati Jin San dan Jin Dan. Dia menatap kedua orang itu sambil berkata serius. “Jangan gegabah dia sepertinya kelompok resimen yang tidak mudah untuk di pusingkan. Walaupun Dia memiliki simbol Resimen bronze, tetapi kekuatannya sungguh sangat di luar.”


“Tapi dia memotong tanganku!” Jin Dan wajahnya sungguh sangat jelek dipandang, dia menatap ke arah Mi Qiongqi terus menerus seperti ingin mencabik-cabik.


“Aku bilang jangan kegabah, dia tidak mudah yang kita pikirkan,” balas Huang Shang.


Kemudian Huang Shang maju dan pada saat itu tubuhnya langsung bercahaya seperti ada belut listrik yang mengitari tubuhnya sambil terbang.


“Kamu sungguh sangat kuat kami meremehkanmu. Tetapi kelompok kami juga tidak mudah untuk dipusingkan. Jika salah satu kelompok kami terluka maka kami juga akan membalas.” Huang Shang mengangguk sambil menatap ke arah Wenren Wushuang.


“Kurangi perkataan yang tidak berbobot Jika kamu ingin melawanku cepatlah aku tidak ada waktu lagi untuk memandang wajah busuk kalian semua!” Wenren Wushuang menghina.


Huang Shang tertegun sebentar. Setelah itu langsung wajahnya tertawa dan bercampur Aura suram. “Hahahah! Kamu gadis sungguh sangat berani tidak ada yang takut dengan perlawanan kami.”


Woshh!


Huang Shang seketika langsung ada gambar belut listrik yang mengitari tubuhnya tiba-tiba berubah menjadi besar dan menyerang ke arah Wenren Wushuang.


Wenren Wushuang langsung menyiapkan kaki kuda-kuda untuk mencoba memukul aura dari belut listrik itu.


Hiya!


Bom!


Wenren Wushuang meninju belut raksasa itu tetapi dia juga mengalami kejang-kejang akibat tersetrum. Alhasil, Wenren Wushuang melangkah mundur sekitar enam kali sambil terhuyung-huyung. Mata Xiao Chen langsung menyipit dan mencoba menolong Wenren Wushuang.


“Kamu belum cukup pengalaman untuk melawan penjahat seperti dia serahkan ini kepadaku," ucap Xiao Chen kemudian meminta kedua wanita lainnya untuk saling berdekatan agar tidak terjadi serangan penyelinap dari kelompok perompak lainnya.


Xiao Chen juga memutuskan setiap kelompoknya akan diberikan jimat perlindungan seperti formasi dari peti hitam itu. Setidaknya formasi perlawanan diri akan menurunkan resiko penyergapan.


Xiao Chen melangkah maju dan berkata: “Kamu berhenti untuk melawan kelompok kami, serahkan harta yang terdapat di cincin penyimpanan jika kamu ingin selamat. Jika kamu masih bersikeras untuk melawan kelompok kami, kami berjanji kalian semua akan menjadi mayat dan keberadaannya tidak dikenang siapapun.”

__ADS_1


“Hahaha kamu bocah, memangnya kamu siapa? Dilihat dari tanganmu, sepertinya masih bocah dengan tangan yang ramping dan putih berni braninya kamu ingin melawan perompak yang sudah berpengalaman selama lusinan tahun." Huang Shang menghina.


“Banyak bacot pukimak!” Xiao Chen langsung mengacungkan jari tengah ke arah Huang Shang sehingga dia langsung muram dan marah menukik sangat cepat untuk menyerang dan membunuh Xiao Chen.


Xiao Chen hanya melirik seketika langsung menggunakan jimat formasi kalung Xu Qingxuan yang penyerangannya lewat ilusi.


Sekali tatap, tiba-tiba Huang Shang langsung tanpa disadari lehernya terpotong dan dia merasakan bahwa kepalanya terjatuh ke lantai kapal.


Bruak!


Uhhh!


Bom!


Apa!


Huang Shang kembali sadar setelah terkena ilusi yang menakutkan dari Xiao Chen. Ketika dia ingin menyerang Xiao Chen. Dia melihat ilusi yang kepala dirinya terpotong dan terjatuh ke lantai perahu ini.


Dia beranjak bangun dari terjatuhnya sambil menatap ke arah pemuda bertapa itu. “Bajingan Apakah kamu pikir dengan ilusi itu kami akan kalah dengan mudah tidak akan bajingan!”


Sring!


Huang Shang terhuyung-huyung. Dia langsung menstabilkan tubuhnya untuk tidak terpengaruh oleh ilusi yang dilakukan oleh Xiao Chen.


“Aku adalah seorang perompak yang sudah berpengalaman lusinan tahun. Bagaimana mungkin aku akan kalah dengan ilusi seperti ini apalagi aku kalah dengan bocah sepertimu sialan! Ahhhh!" Tiba-tiba tangan Huang Shang seperti ada cahaya biru bercampur petir dengan kilat langsung menghadapi Xiao Chen sambil memejamkan matanya agar tidak terkena ilusi.


Bom!


Dia langsung menggunakan tenaga yang berwarna ungu itu tiba-tiba dia melihat pemuda bertopeng melangkah ke kiri dengan sangat mudah.


“Sial kamu menghindari! Tidak akan aku biarkan untuk lolos dari sergapanku!” Huang Shang membalikkan badannya ke arah kiri tetapi tiba-tiba sosok Pemuda pertama itu sudah menghilang dan dia sudah berada di belakangnya.


“Mati!” Xiao Chen mengeluarkan pedang biasa langsung memenggal punggung Huang Shang.

__ADS_1


Sring!


Puf!


Akibat bacokan yang dilakukan Pemuda bertopeng mengenai punggungnya, alhasil punggung itu sampai terlihat tulangnya dan sangat mengerikan.


Jin San seketika melompat dan bergegas untuk menyerang Xiao Chen menggunakan tameng yang sudah bonyok.


“Bajingan mati!" Jin San langsung memukul tubuh Pemuda bertopeng itu menggunakan tameng yang sangat keras. Tetapi, tiba-tiba jimat formasi perlawanan diri dari peti langsung bereaksi sehingga dia terpental dan salto tiga kali sampai pada akhirnya keluar dari perahu terjun lagi ke lautan.


Jika jimat pembalikan Serangan yang dimiliki Jiang Chen, dia akan beraksi jika serangan itu menggunakan tangan. Tetapi jika serangan musuh menggunakan pedang atau senjata lain jimat penyerangan balik tidak akan berfungsi.


Lantas ketika Xiao Chen menemukan jimat formasi peti hitam, ketika melawan musuh yang menggunakan pedang tidak terlalu sering dia mengalami tangan patah dan kepalanya hilang akibat dipenggal. Untung saja dia memiliki jimat tubuh renkarnasi iblis yang sesungguhnya sehingga walaupun kepalanya hilang itu tidak akan berarti baginya.


Jin San langsung meloncat lagi untuk menaiki perahu sambil seluruh tubuhnya basah kuyup dia menatap ke Xiao Chen tetap yang sangat jahat.


Xiao Chen menganggukan kepalanya dan berkata seperti ini: “Ohh. Tameng yang kamu miliki sungguh sangat keren mengingatkan aku dengan sebuah nama Chris Evan dari pemeran captain America. Aku tertarik dengan tameng mu, maka maaf jika aku akan merampasnya,"


Seketika di Jin San, muncullah lubang hitam yang berukuran cukup besar langsung menyedot tangan beserta tameng Jin San sehingga pergelangan tangannya langsung putus dia berteriak sungguh sangat kesakitan.


Wush!


Pusaran lubang hitam langsung memutuskan pergelangannya seutuhnya sehingga dia langsung beruntung dan cacat.


Akhirnya, seluruh kelompok-kelompok itu langsung pucat ketakutan Dia memutuskan untuk menyerang secara serentak kepada Xiao Chen.


Hiya!


Xiao Chen untuk sekarang sedang di pojokkan oleh sekelompok perompak yang sangat banyak untuk membunuh dirinya. Tetapi Mungkin kalian akan menjawab bahwa satu melawan lusinan kelompok perompak akan sangat mustahil jika Xiao Chen kalah dan babak belur.


Tetapi, apa yang kalian pikirkan salah. Karena pada saat itu, kalian melihat bahwa Xiao Chen mengeluarkan pedang biasa tetapi sudah ada tulisan jimat artefak pedang api.


Seketika pedang biasa itu setelah dilambaikan ke atas seluruh para perompak, tiba-tiba meludahkan api bercampur lava sehingga mereka semua langsung terbakar hidup-hidup sampai menjadi gosong dan semua kelompok-kelompok akhirnya mati seketika.

__ADS_1


Bau gosong daging, itu mengakibatkan Xiao Chen menjalankan kepalanya, ”Hmmm bau sate."


“Itu... itu.. bukankah pedang Artefak api dari komplotan Xu Qingxuan? Tetapi dia menggunakan pedang biasa? Bagaimana mungkin!” Yang Zhiqing tercengang.


__ADS_2