Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Bab 236


__ADS_3

Bab 236


Xian Miaomiao dan Xian Guo saling melirik satu sama lain dia tahu maksud dari Xiao Chen, setelah itu Xian Guo langsung memerintahkan cucunya untuk keluar dari rumah dan dirinya juga menyaksikan bagaimana Xian Miaomiao memiliki kekuatan terhebat setelah diberikan formasi aneh dari Xiao Chen.


“Lakukanlah nak, kakek ini ingin melihat bagaimana cucu menjadi berguna," kata Xian Guo.


”Baik kakek, aku tidak akan mengecewakan kakek!" Xian Miaomiao langsung berdiri keluar dari rumah itu dan diikuti oleh Xiao Chen dan Xian Guo.


Kebetulan rumah yang mereka ditinggali adalah di tengah-tengah hutan walaupun itu masih hutan tidak terlalu banyak bahaya monster yang mengintai. Disampingnya ada pelataran Yang tidak terlalu luas sekitar lima meter persegi.


Xiao Chen yang sudah keluar dari rumah itu langsung saling berhadapan dengan Xian Miaomiao, ”Gunakan pedang Taixuan itu untuk menyerang aku.”


Baiklah!


Xian Miaomiao pun menyuntikkan sedikit energi ke formasi jimat yang sudah tercetak di benaknya seketika formasi pedang itu setelah terkena kekuatan pendekar tiba-tiba bergetar dan pedang yang pada awalnya biasa-biasa saja seketika setelah dilemparkan ke atas berubah menjadi sembilan bayangan.


Sembilan bayangan itu sungguh sangat asli dan tidak ada jejak palsu. Sembilan pedang itu berputar-putar di langit ketika serangannya dari tangan kanan Xian Miaomiao diarahkan kepada Xiao Chen, dari sembilan pedang bentuk itu seketika menyatu menjadi satu dan ....


Xiao Chen seketika memukul menggunakan bentuk peringkat hantu dari Gajah Prajna Gong.


Hataman pedangnya juga seperti meteor jatuh sangat cepat dan sangat berat mencoba menghantam tubuh Xiao Chen.


Bang!


Alhasil Xiao Chen terseret sekitar dua meter setengah dengan jejak garis yang sangat nyata, tatapannya juga sungguh puas sekali setelah melihat bagaimana bentuk pedang itu digunakan setelah mengalami perubahan yang sangat nyata.


Sisi lain Xian Guo yang pada awalnya menonton sambil duduk di tanah terkejut sampai berdiri matanya terbelalak tajam bukannya Xian Miaomiao hanya bisa menguasai lapisan pertama dari teknik pedang taixuan? Lantas Kenapa cucunya bisa menggunakan teknik pedang itu dengan sangat sempurna bahkan teknik yang dipraktekkan oleh tujuhnya lebih hebat lebih daripada catatan yang dia pelajari.

__ADS_1


Dia tidak tahu bagaimana teknik pedang itu menjadi sangat menakutkan, tetapi dia tahu bahwa putra Xiao Chen lah yang melakukan itu sehingga teknik pedang yang pada mulanya tidak terlalu hebat, sekarang berubah menjadi hebat.


Apalagi teknik tersebut katanya hanya menyuntikan sebagaian jiwa pendekar.


Sungguh menakjubkan!


Sisi lain Xiao Chen yang sudah sedikit terseret seketika menurunkan tangannya dan berkata kepada Xian Miaomiao, ”Ini sudah sempurna, dengan ketrampilan itu, kamu haru menggunakan dan memanfaatkan agar bisa naik peringkat pendekar. Semakin tinggi level kamu semakin kuat lho, level pendekar mu masih empat dan bisa menggeluarkan teknik pedang yang menakutkan. Jika bukan aku yang melawan, akan mungin orang itu akan babak belur.”


“Hmmm aku mengetahui, secepatnya aku harus memanfaatkan kekuatan ini agar bisa naik level dan masuk ke Sekte Dewa Perang." Xian Miaomiao menangis terharu sambil mengepalkan tangannya.


Xiao Chen yang mendengarkan semua ini sungguh sangat antusias. Tapi apakah kamu tidak tahu, teknik yang dikembangkan olehnya sungguh canggih, jika Xian Miaomiao memasuki sekte itu, dan para murid maupun guru cemburu dengan kehebatan tekniknya apakah itu tidak bahaya?


Xiao Chen yang tahu kebejatan Sekte bahkan dia juga tidak suka dengan organisasi seperti itu, akhirnya berkata kepada Xian Miaomiao, “Kamu ingin bergabung ke Sekte manapun mungkin saja akan berbahaya, terlebih lagi kamu tahu formula yang aku berikan kepada mu sungguh canggih. Jika mereka cemburu dengan jimat itu, tidak kemungkinan kamu akan meninggal tanpa jejak.”


“Ini ....” Seketika wajahnya pucat. Xian Miaomiao tahu bahwa dunia itu kejam. Tapi dia tak ingin mati muda, apalagi dia baru pertama kali mendapatkan kekuatan hebat. Karena itulah setelah mendengarkan penjelasan Xiao Chen, dia tidak ada niatan lagi untuk mengikuti rekrutmen Sekte.


Xian Miaomiao menatap Xian Guo, “Kakek ,...”


“Baik kakek aku sekarang tidak ada lagi keinginan untuk bergabung ke Sekte manapun. Menjaga kakek dan menikmati udar yang berhembus juga tidak apa-apa.” Xian Miaomiao tersenyum sambil menghela nafas.


“Jangan pesimis, jangan takut dengan Sekte. Bahkan dengan kamu menjadi kuat tanpa terikat sekte itu lebih baik lho, ada pepatah mengatakan sebelum hutan itu gundul, ayo! Mari kita tebang pohon yang banyak dan bakar! Jika kamu ingin berkembang ikutlah aku setidaknya kamu bisa memberikan minuman hangat kepada ku.” Xiao Chen menjelaskan kepada Xian Miaomiao, bahkan dia mengatakan bahwa ada satu anggota violet Garden yang sedang berada di Sekte Dewa Perang, dan Xiao Chen hendak menjemput.


Xian Miaomiao terkejut setelah mendengarkan penjelasan Xiao Chen, Xiao Chen hanya tersenyum. “Lebih baik kamu mengasah kemampuan pergi ke hutan dan berburu monster sebanyak-banyaknya. Kumpulan inti monster tersebut mungkin dengan teknik pedang itu, kamu bisa menggumpulkan inti bintang dan dijual agar kamu bisa meningkatkan peringkat pendekar.”


“Tenang saja, jangan takut. Aku akan menjadi tangan gelap dibalik semua ini.”


Xian Miaomiao mengangguk dan pergi sambil berlari dengan semangat pendekar Level empat belum bisa terbang, tapi memiliki kecepatan berlari kencang.

__ADS_1


Xiao Chen melihat Xian Guo meminta izin untuk pergi dan mengikuti Xian Miaomiao dari belakang. Setelah Xian Guo mengangguk, Xiao Chen seketia berubah menjadi rubuan lebah beracun dan menyebar ke langit.


Xian Guo takjub lagi, setelah melihat bagaimana Xiao Chen berubah menjadi ribuan lebah beracun, yang pastinya pertemuan Xiao Chen beserta Xian Miaomiao adalah takdir yang sangat menguntungkan. Karena dia percaya berbuat baik akan membuahkan hasil juga.


Sisi lain!


Xian Miaomiao sekarang masih belum berani membunuh mosnter yang kuat, tapi dia bertahap. Selagi mendapatkan inti monster itu tidak apa-apa.


Xiao Chen sudah memberikan cincin penyimpanan yang kosong, dan digunakan Xian Miaomiao untuk menaruh inti monster hasil buruannya.


Sring!


Sring!


Sekali tembakan, bisa memotong setidaknya dua monster sekaligus.


“Yahh syukurlah, aku bisa melawan monster ini, walaupun itu menurut para pendekar lain tidak berbahaya tetapi bagiku itu sangat berbahaya, apalagi dulu aku susah ketakutan jika terkena kegiatan monster seperti itu ....”


Ketika Xian Miaomiao sedang asik mengumpulkan inti monster, ada sekumpulan murid dari sekte dewa perang juga yang kebetulan sedang mencari inti monster.


Walaupun inti monster yang dimiliki Xian Miaomiao adalah kualitas rendah, tapi itu adalah ingin monster. Jika banyak juga akan oke juga.


Apalagi dari pandangan sekumpulan murid itu melihat bahwa Xian Miaomiao cantik, tapi memiliki pendekar level empat. Level seperti itu sungguh sangat lemah mudah ditindas.


Apalagi paras yang sangat cantik membuat sekumpulan murid tersebut menjadi panas ingin sekali mencicipi tubuhnya.


“Nona kecil, ini sungguh sangat cantik. Akan sangat berbahya jika di hutan sendirian. Terlebih lagi kamu adalah seseorang gadis. Lebih baik kamu temani saya dan berpesta bersama." Murid yang bernama Yi Wuxiao tersenyum jahat.

__ADS_1


Mimpi!


Otomatis Xian Miaomiao dingin wajahnya.


__ADS_2