
Bab 241 Tidak Menyerah?
Wu Anxian, Chen Bulan dan yang lain akhirnya menepi untuk melihat pertempuran dari keluarga Zhang. Pertempurannya sungguh sangat dahsyat Chen Bulan melihat pemuda yang tidak terlalu tampan, menahan artefak segitiga Bermuda yang sudah memiliki ukuran besar.
Akibat lemparan itu, Wu Anxian melihat pemuda tersebut tertawa jahat dan segitiga Bermuda terhempas hampir mendekati seratus meter.
Bom!
Seperti batu raksasa jatuh dari ketinggian puluhan meter ketika menghantam tanah, membuat getaran yang terasa.
Zhang Yue melihat Ye Tian sungguh sangat ganas, akhirnya menggigil, sungguh sangat bodoh sekali mengabaikan keberadaan yang sangat kuat seperti Ye Tian.
Tapi dipikir-pikir, tindakan yang dilakukan Zhang Yue juga masuk akal, Ye Tian tidak terlihat sebagai seorang pendekar. Jika saya sebelum itu mengetahui kehebatan Ye Tian, mungkin tanpa pikir panjang Zhang Yue akan berpaling dari Lin Xuan.
Sekarang akibat tindakan yang bodoh, membuat Ye Tian dan meminta dirinya untuk berlutut kepada Qiu Feng.
Hanya saja kebanggaan yang sombong sudah di tempa selama belasan tahun, akhirnya Zhang Yue menjadi wanita yang Naif.
Zhang Liexu menatap tidak percaya setelah artefak segitiga Bermuda itu tidak mempan untuk menghentikan Ye Tian, akhirnya dia maju menggunan tinju macan mengaum.
”Nak! Aku tidak tahu perseteruan antara kamu dan anakku, tapi kamu sudah membuat anakku menjadi menyedihkan seperti ini, maka aku sebagai ayah, tidak akan memaafkan atas tindakan mu!"
Zhang Liexu melompat dan dua kepalan tangannya sungguh sangat mendominasi seperti gigitan harimau.
Ye Tian mundur tiga langkah dia juga menggunakan jimat ular api yang memiliki ukuran lebih kecil.
Hiya!
Bom!
Bom!
Ye Tian karena sudah membangkitkan lagi jiwa pendekar, tentu saja ada beberapa kesempatan untuk mempelajari jurus. Salah satunya jurus tinju pemecah batu.
Dia ingin menggunakan tinju itu kepada Zhang Liexu. Mundur tiga langkah terlebih dahulu, setelah Ye Tian melihat Zhang Liexu mencoba menyerang lagi menggunakan tinju Auman macan, akhirnya tangan kanan Ye Tian maju kedepan dan kepalanya berubah sedikit hutan pekat.
__ADS_1
Lalu ...,
Bang!
Tinju Ye Tian dan tinju Zhang Liexu berbenturan dan apa yang kamu lihat, ayah dari Zhang Yue terpental lho, ini membuktikan bahwa Ye Tian pada dasarnya sangat jenius. Tapi, itupun Ye Tian seketika menjatuhkan tangan kanannya, karena dia melihat seluruh jari jemari sudah hancur tak berbentuk.
Darah menetes cukup banyak, Ye Tian kembali menggunakan jimat yang sudah diberikan oleh Xiao Chen sehingga tangan yang hancur seketika kembali seperti semula.
Ye Tian melihat bahwa Zhang Liexu sudah terpental cukup jauh sekitar lima belas meter, dia tidak tinggal diam langsung berlari mendekati ke arah Zhang Yue, “Kamu jaIang, cepat bertobat lah! Meminta maaf kepada nona Qiu Feng sehingga perseteruan kamu dan aku sudah tidak ada!"
Ye Tian meraih rambut Zhang Yue dan menjambak. Seketika dia ingin menggunakan jimat persimpangan dimensi, tiba-tiba kakek atau tetua dari keluarga Zhang ikut menyerang Ye Tian.
Kamu sungguh lancang anak muda!
Slash!
Tangan Ye Tian yang sedang menjambak rambut Zhang Yue seketika di bacok seketika putus dan darah berhamburan.
Tatapan Ye Tian sungguh masih tenang, dia mundur beberapa langkah sambil melirik lengah kanan yang tak memiliki tangan.
Semua keluarga Zhang melotot matanya ingin keluar, sepertinya pemuda Ye Tian tidak bisa di bunuh, kapan putri Zhang Yue memprovokasi keberadaan yang menakutkan itu!
Dari kejauhan Wu Anxian dan yang lain, wajahnya sungguh sangat saleh. Mereka berpikir entah kenapa akhir-akhir ini, menemukan orang yang kekuatannya sungguh mengerikan. Yang pertama dia melihat wanita yang jatuh dari atas langit seketika mengantam sekte Dewa Perang dan membunuh seketika.
Yang ke-dua, mereka melihat ada gadis belia yang bisa merubah bentuk dan diselamatkan oleh pemuda tampan yang sangat misterius lalu, menghilang dari pandangannya.
Sekarang setelah dia pergi ingin kembali, melihat seniman pendekar yang kekuatannya tak kalah menakutkan dari yang lain. Apalagi pemuda itu memiliki bentuk serangan seperti Yang Zhiqing.
Pada pertempuran kedua setelah pembunuh itu balas dendam terhadap Sekte Dewa Perang, Yang Zhiqing menggunakan jimat guntur. Hanya saja Yang Zhiqing ketika pertempuran kedua, dia langsung menggunakan jurus Sang Perintah Kaisar.
Ketika jurus itu diaktifkan, maka hanya ucapan saja semua kelompok pembubuhan menyerah, dia melihat Yang Zhiqing seperti keberadaan Ratu permaisuri yang sangat tinggi.
Apa yang dikatakan Yang Zhiqing akan diterima tanpa kecuali Yang Zhiqing meminta mereka untuk bunuh diri. Karena itulah, Yang Zhiqing di Sekte Dewa Perang, sudah dianggap seperti jajaran para panutua di situ.
Dan tidak ada bisa merendahkan Yang Zhiqing, kata-kata Yang Zhiqing seperti peraturan di Sekte tersebut.
__ADS_1
Sekarang Chen Bulan dan yang lain sungguh terkejut menemukan keberadaan Ye Tian. Mereka sama-sama ganasnya.
"Ayo secepatnya kita jangan terlena, kita harus membicarakan kabar yang panas peperangan keluarga Zhang setelah ini." Wu Anxian berkata kepada yang lain.
“Tentu saja berita ini kita tidak boleh melewatkan!" Mereka semua mengangguk serempak.
Kemudian dalam sisi pertempuran, Ye Tian mengeluarkan api ular yang sangat besar mencoba menyerang Patriak Zhang, sambil mengendalikan ular api itu, Ye Tian melesat menampar pipi Zhang Yue.
Plak!
“Aku bilang minta maaflah! Apakah kamu tidak melihat sekeliling, ayah mu sudah menyediakan! Jika kamu bertindak terlalu naif, akan sangat merepotkan bagi keluarga mu!”
Patriak Zhang berkata: “Nak! Apa yang sebenarnya terjadi, cepat katakan yang sebenarnya!"
Akhirnya Zhang Yue menceritakan dari awal sampai terakhir, sehingga Patriak Zhang dan yang lain marah. Keluarga Zhang adalah keluarga besar nomer dua setelah Lin. Berani-beraninya kamu menyuruh keluarga Zhang untuk bersujud dan meminta maaf kepada wanita ingsuan seperti itu.
Alhasil Ye Tian tidak melihat ada serangan yang baik, tanpa pikir panjang berkata dengan ringan, “Sayang sungguh sayang, jika seperti ini maka putri Anda akan mati.”
Ye Tian sudah bersiap-siap membunuh Zhang Yue, dan memunculkan jimat bulu emas untuk mencincang seluruh tubuh Zhang Yue.
“Bocah tengik! Apakah kamu berani kepada keluarga Zhang hah!” Zhang Liexu marah.
”Minta maaf tidak,” ucap Ye Tian ringan.
Ada api yang keluar dari tangan Ye Tian melingkari seperti ular dan hinggap ke wajahnya Zhang Yue sehingga menjerit kesakitan dan kulit wajah itu, seketika terkena luka bakar.
”Kamu berani bocah!" Dahi Patriak Zhang keluar dia hendak maju, tapi jika kamu maju nyawa Zhang Yue akan terancam.
”Patriak maju, maka cucu Anda hilang. Saya hanya ingin mendengar suara nona Zhang Yue apakah meminta maaf tiadak.” Mata Ye Tian menyipit seperti ular.
"Ahhh ... Ahh ... Tidak berani, hentikanlah aku akan meminta Maaf!" Zhang Yue ambruk dia harus hidup. Bahkan akibat ketakutan, sampai keluar air kencing dan kotoran.
Ye Tian akhirnya menurunkan api itu, ”Baiklah jika kamu meminta maaf."
Bruak!
__ADS_1
Ye Tian menjatuhkan Zhang Yue sehingga Zhang Yue meringis kesakitan sambil mengelus pantatnya.