Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Bab 283


__ADS_3

Bab 283


Xiao Chen menggunakan jimat yang sama digunakan oleh cincin biru Mi Qiongqi, yang di mana memungkinkan bisa membuat atau meniru senjata yang dia ingat.


Xiao Chen langsung tanpa berpikir panjang membuat senjata sabit sama persis milik dari Du Yuanguang. Namun, senjata Du Yuanguang dalam versi Xiao Chen lebih kuat sekitar dua kali lipat daripada aslinya.


Xiao Chen melompat dan mendekati ke arah Yu Wan'er langsung memutarkan tubuhnya 90° dan tiba-tiba monster prajurit itu langsung hancur setelah terkena senjata sabit pemusnah.


Bomm!


Tiga monster prajurit seketika tercincang-cincang menjadi daging yang sangat lembut, akibatnya Yu Wan'er langsung terkejut dan kagum setelah mengetahui bahwa pemuda tampan itu sangat kuat.


Bahkan kekuatannya hampir menyamai senior dari kelompok petualang dari Serigala Mengaum.


Uhhh!


Xiao Chen tidak bergeming langsung berlari ke depan untuk menghajar ratusan prajurit monster yang memiliki badan raksasa, tripod sembilan Element digunakan, yang pertama kali digunakan adalah, elemen api.


Pada saat itu, setelah sudah menggunakan tripod sembilan elemen dengan kekuatan api, Xiao Chen yang sedang terbang langsung terjun ke bawah dan kaki itu menghentak ke tanah seketika di hadapannya langsung menyemburkan api yang sangat besar dengan jarak jangkauan satu kilometer.


Lautan api campur lava panas seketika membakar monster prajurit itu menjadi daging barbeque.


Ling Guang, Yu Wan'er, dan Li Louyan, seketika mulutnya melongo cukup lama dia sungguh sangat malu karena begitu sombong dihadapan pemuda itu. Pantas saja dia mah nolak tawaran untuk membantu melewati lembah racun Duyao.


Jiang Hongyan yang belum melakukan apapun, setelah melihat kekuatan yang dimiliki oleh Xiao Chen, langsung ragu-ragu untuk melawannya lagi. Dua berpikir bahwa setelah menerima warisan batu giok Naga Es kekuatannya akan menandingi Xiao Chen sendiri, sayangnya anggapan itu sangat salah kaprah setelah dengan mata kepala sendiri kekuatan Xiao Chen menjadi begitu sangat menakutkan.


Xiao Chen tidak peduli dengan keterkejutan mereka Langsung setelah membakar monster prajurit itu menjadi daging barbeque, tiba-tiba seluruh tubuhnya mengeluarkan asap hitam langsung satu persatu memasuki ke tubuh monster prajurit tersebut.


Yap, Xiao Chen menggunakan jimat kegelapan untuk menjadikan pasukan zombie. Karena monster prajurit yang sudah dibunuh melebihi dari empat puluh ekor, Xiao Chen sekarang tidak menggunakan tripod sembilan elemen tapi menggunakan pasukan zombienya untuk menyerang lusinan monster prajurit itu.


Monster yang sudah menjadi mayat langsung bergerak-gerak setelah kemasukan kekuatan gelap.


Ahhh!


Para monster pelacur itu langsung berdiri setelah menjadi zombie, dengan perintah Xiao Chen mereka Langsung berbalik arah untuk menghalau ratusan monster prajurit yang mencoba melarikan diri ke segala arah.


Xiao Chen menatap Jiang Hongyan dan berkata: ”Kamu jangan berdiam diri seperti patung sinilah Yan'er datang ke sini dan berdiri di sampingku. Kalian juga naik ke atas agar kalian aman." Xiao Chen melirik ketiga orang itu dengan aneh.


Xiao Chen aneh karena pada awal bertemu mereka bertiga, mereka sungguh sangat percaya diri dengan popularitas kelompok petualang Serigala Mengaum.


Seketika mereka berubah menjadi anjing penurut setelah begitu kagum dengan pencapaian Xiao Chen.

__ADS_1


Xiao Chen dengan tenang melihat pasukan zombie yang menyerang ratusan prajurit monster yang memiliki badan kekar dan tinggi.


Tampan berkarisma apalagi dia sungguh kuat siapa sih yang tidak akan terkesima oleh ketampanan dan kekuatan yang dimiliki Xiao Chen.


Xiao Chen melihat Yu Wan'er bahwa di mata kirinya memiliki sebuah kekuatan mutan mata penghancur, itu sama persis kekuatan mata yang dimiliki Mi Qiongqi. Tentu saja Xiao Chen memilikinya dengan bantuan jimat.


Hanya saja Xiao Chen membuat keterampilan mata penghancur dia menemukan teknik ketika bertempur melawan perompak kapal.


Seketika bola mata Xiao Chen, langsung berubah menjadi merah dengan rune bintang kejora dengan berwarna merah langsung dua mata itu ditatap ke depan sehingga ratusan monster prajurit maupun kadal bersayap, hancur seperti ban meletus.


Bom!


Bom!


Bom!


Wahhh! Tiga orang maupun Jiang Hongyan melongo sekali lagi setelah mata penghancur yang dimiliki Xiao Chen begitu sangat kuat. Bahkan Jiang Hongyan berpikir, sekarang percuma saja dirinya menyimpan kedendaman terhadap Xiao Chen toh, pada akhirnya dirinya yang akan menjadi karung sampah di hadapan Xiao Chen.


Xiao Chen melirik Jiang Hongyan. ”Apakah kamu juga ingin memiliki kekuatan mata sepertiku. Itu bisa dibicarakan nanti."


"Tidak tertarik!" Jiang Hongyan kembali seperti semula dan membuang wajah dan tidak ingin melihat Xiao Chen lagi.


Akhirnya setelah satu jam berlalu, monster yang sangat ganas itu sudah hilang sepenuhnya. Akan sangat berbahaya jika monster sebesar seperti itu akan memasuki pemukiman penduduk sehingga menjadi ancaman besar.


Xiao Chen langsung mendarat dan sekumpulan zombie itu berubah menjadi asap dan menghilang ke dasar tanah.


“Sekarang kalian aman dan kalian juga bisa pergi.” Xiao Chen memerintahkan Yu Wan'er dan yang lain untuk berpisah. Akan tetapi, Ling Guang menghentikan sebentar dan berterima kasih.


Walaupun petualangan Serigala Mengaum adalah petualangan paling populer dan misterius, tetapi untuk melawan segitu banyak monster prajurit kewalahan.


Yu Wan'er juga berkata, ”Ngomong-ngomomg, bagaimana kamu bisa memiliki senjata sama persis yang dimiliki reian ku? Apakah kamu membunuhnya?”


”Aku tidak membunuh. Tapi aku bisa meniru senjata yang aku lihat.” Xiao Chen menjawab.


”Terus kamu memiliki mata penghancur seperti ku dan kekuatan mata mu sungguh kuat!” Yu Wan'er masih berkat seperti wartawan.


“Itu sangat mudah,” ucap Xiao Chen tersenyum dan tidak ingin melanjutkan lagi perkataannya langsung membawa Jiang Hongyan pergi ke desa Zhangjiajie.


Setelah meninggalkan tiga orang dari geng petualangan Serigala Mengaum, akhirnya empat menit berlalu Xiao Chen tibda di lembah Duyao.


Memang benar apa yang dikatakan Yu Wan'er, Lembah itu walaupun dipenuhi asap tebal dan kegelapan malam, masih mengeluarkan aura busuk dan tulang-belulang dari monster yang sudah mati bergelimpangan.

__ADS_1


”Sungguh menjijikan!" Jiang Hongyan bergidik dan mendekati ke arah Xiao Chen.


Bom!


Roar!


Ada cacing hijau berbulu lebat keluar dari genangan nanah langsung muncul ingin mencengkram Jiang Hongyan dengan mulut penuh gigi yang mengitari di dinding-dinding bibir cacing itu.


Ahhh!


Jiang Hongyan menjerit geli seketika auman itu membuat hawa dingin sehingga cacingnya membeku dan tidak bisa bergerak.


Xiao Chen langung menampar cacing yang sudah membeku sehingga langsung meninggal.


”Begitu lebay, gunakan kekuatan mu untuk melawan cacing." Xiao Chen cemberut langsung melaju ke depan menggunakan pedang dan menebas seluruh objek yang mencoba menyerang dirinya.


Bang!


Bang!


Jiang Hongyan membekukan monster, sementara itu Xiao Chen menghajarnya sampai hancur.


Semakin maju ke depan, semakin banyak monster yang aneh-aneh yang menjadi penunggu Lembah Duyao.


“Sangat merepotkan!"


Xiao Chen merubah tubuhnya menjadi api hitam berbentuk naga yang melingkari area lembah Duyao.


Roar!


Bom!


Para monster yang sangat ganas pada menjerit kesakitan setelah terkena api hitam yang bisa memusnahkan apa pun.


Setelah kemusnaha berbagai monster yang ditemui, barulah dia melihat ada gunung sebagai pembatas lembah Duyao.


Xiao Chen terbang dalam bentuk naga api hitam dan turun ke sebuah bukit tinggi dan merubah bentuk menjadi manusia lagi.


"Yan'er seperti kita sudah sampai, kita harus menemukan orang itu." Xiao Chen mengangguk dan berjalan untuk menuruni bukit. Tidak disangka hanya pergi ke desa Zhangjiajie akan membutuhkan waktu lima jam.


Ketika amanat itu sudah disampaikan, Xiao Chen harus kembali lagi ke rumah Xian. Bisa jadi berbagai fraksi dan sekte akan membujuk Xian Miaomiao untuk memasuki ke sekte tertentu.

__ADS_1


__ADS_2