
Bab 170 Kelompok Berpakaian Putih
Xiao Chen sudah membunuh Feng Huang dengan sangat menyesal. Akan tetapi, dia juga merasakan rasa bahagia karena mendapatkan dua tulang harta bagus dari banggaan Sekte Lembah Phoenix Kematian. Yaitu; Tulang belakang Phoenix sama Tukang belakang Naga.
Untuk kekuatan kecepatan peningkatan dari level pendekar tersebut setelah dicangkokkan kepada wanitanya, Xiao Chen belum mengetahui secara spesifiknya. Yang sudah pasti bahwa jika tulang ini dicangkokkan ke pada wanitanya akan memiliki kecepatan peningkatan ranah pendekar 2 kali lipat daripada pendekar lainnya.
“Setelah misi ini telah berhasil, apa yang kamu akan lakukan selanjutnya?” tanya Hua Ning Bing yang sedang duduk di sebelah Xiao Chen. Xiao Chen kemudian yang pandangannya tertuju ke depan seolah sedang memikirkan sesuatu akhirnya menoleh ke arah Hua Ning Bing dan menjawab, “Tentu sajak aku akan pergi dengan keinginanku sambil mencari harta yang bagus dan item yang baru lahir dari langit. Tidak kemungkinan aku akan merampas harta musuh dengan paksa karena itu adalah bagian dari misi Resimen."
Xiao Chen kemdian berkata lagi kepada Hua Ning Bing, “Untuk kamu, Apakah ingin ikut denganku berpetualang di dunia luas ini? Atau kamu menyembunyikan identitasnya sambil mengejar para murid di sekte tanah api neraka?"
“Tentu saja aku akan menjadi guru sambil menyembunyikan identitas sebenarnya bahwa aku adalah bagian darimu. Ingat. Kamu kamu sudah berjanji ketika menaiki ranah pendekar peringkat 25, kamu akan datang menemuiku dan meresmikan seutuhnya menjadi sepasang kekasih,” ucap Hua Ning Bing sambil tersenyum lembut dan kepalanya langsung disandarkan ke bahu kiri Xiao Chen.
Xiao Chen juga tersenyum langsung mengangguk dan meraih kepala Hua Ning Bing sambil mengelus-ngelus rambut yang halus dan memiliki bau harum layaknya shampo Pantine.
Xiao Chen sambil mengelus-ngelus rambut halus Hua Ning Bing, dia langsung membersihkan sesuatu kepadanya, “Sebelum perpisahan ini kita harus berhubungan intim seperti biasa.”
Seketika Hua Ning Bing langsung tersipu dan melihat raut wajah Xiao Chen dan tiba-tiba tanpa sadar tangannya langsung meraih pantatnya.
“Apakah kamu akan melakukan hal gila seperti kemarin?" tanya Hua Ning Bing wajahnya yang merah tidak bisa disembunyikan dari hadapan Xiao Chen.
“Mau bagaimana lagi alat vitalmu masih belum bisa digunakan sebelum aku memasuki peringkat pendaftar level 25. Untuk sekarang jika ingin melakukan seperti itu terpaksa aku melewati jalan pintas itu lubang pantat," jelas Xiao Chen sambil menggelengkan kepalanya dan tidak berdaya. Bahkan dia ingin cepat-cepat menaiki peringkat 25 agar bisa merasakan alat vital perawan dari Hua Ning Bing.
Ketika mereka sedang bercanda bergurau, tiba-tiba di atas langit terjun lah meteor sangat besar langsung menghantam monster Transformers dan Hua Ning Bing berserta Xiao Chen.
Wushh!
Awas!
Bang!
Xiao Chen dan lainnya langsung menuju ke bawah akan tetapi monster burung pertarungan kepala tiga langsung memutar-mutar berubah jadi robot langsung Xiao Chen dah Huang Ning Bing.
Kikuk! Kiku! Suara burung kartun berkepala tiga berubah jadi robot langsung mendarat dengan mulus di tanah.
“Pemimpin Maksimal. Apakah Anda tak apa-apa?" tanya Transformers Petardon.
__ADS_1
“Tidak apa-apa. Hanya saja metor itu merusak suasanaku yang sedang beromansa.” Xiao Chen marah dia menatap ke arah langit dan sepertinya seseorang yang ingin menanyakan monster Transformers Pentardon miliknya karena monster Petardon adalah monster yang sangat unik bisa berubah bentuk menjadi versi prajurit.
Wushh!
Tiba-tiba ada meteor api yang sangat besar dan runcing mencoba menghantam dirinya sehingga Transformer Petardon berubah menjadi meriam pistol dan menembaki ke atas.
Dar!
Dar!
Dar!
Petardon ketika meloncat ke atas berubah menjadi burung berkepala tiga dimasak Jurassic langsung terbang ke atas untuk melihat situasi siapa yang menggunakan tembakan tersebut.
Kaarrrrkkkm! Kaaaaaarkkk! Petardon seketika menyemburkan api dari ketiga mulutnya.
Benar saja, tiba-tiba di langit tersebut ada kumpulan manusia berbaju putih seperti seragam langsung menggunakan teknik itu lagi untuk menembaki Petardon.
Wuahhh!
Wuahhh!
Burung Petardon langsung meliuk-liup sangat indah bahkan 3 ekor tersebut di paling ujung langsung berubah menjadi tembakan untuk menyerang sekumpulan kelompok berbaju seragam berwarna putih.
“Aku baru pertama kali melihat monster yang memiliki kulit berbisik dan ada mata yang aneh seperti bukan monster tapi sebenarnya masalah yang bisa berubah wujud jadi bentuk monster lain. Ayo tangkap dia dan gunakan item anjing rap monster tersebut!” Salah satu ketua kelompok itu langsung menginstruksi menggunakan item penjinak monster.
DING!
DING!
Formasi yang besar dan lebar langsung bercahaya dan seperti jaring-jaring langsung melekat di tubuh Petardon.
Kaaaarrk! Kaarrk. Petardon seketika meraung dan mengeluarkan asap api dan sebagian langsung membunuh kelompok itu seketika.
Kikuk! Kikuk!
__ADS_1
Petardon berubah menjadi robot dan langsung mengeluarkan sayap berubah menjadi pedang dan cabe-capek jaring farmasi yang dilakukan oleh kelompok berseragam warna putih.
“Kami Petardon tidak bisa dikalahkan begitu mudah Ahhh!" Petardon langsung menggunakan pedang itu ketika menebas beberapa kelompok berserat putih langsung seperti memotong rumput untuk dijadikan pakan kambing.
Sring! Setelah memotong sekumpulan kelompok seragam putih dia melompat ke atas berubah menjadi burung purba dan tiga kepalanya langsung menembakkan api.
Xiao Chen dari bawah melihat bawah di langit itu seperti ada kobaran api sehingga karena ingin tahu langsung memunculkan sayap lebah di punggungnya dan ke atas dengan sangat cepat.
Seketika Xiao Chen melihat kelompok berseragam berwarna putih yang sedang mencoba menyandera monster Transformers Petardon sehingga dia langung hinggap di kepala Petardon sambil mencibir, “Lebih baik kalian menyerahlah untuk merampok hewan kesayanganku, karena itu percuma saja. Terlebih lagi kalian sudah merusak suasana romansa. Petardon! Kamu bunuh dia.”
“Laksanakan...” Petardon langsung salto dan berubah menjadi burung dan mengepakkan sayapnya sehingga angin itu sangat besar dan menghempaskan beberapa kelompok seragam berwarna putih.
Sembari Xiao Chen melihat beberapa kelompok terhempas akibat kepakan sayap, dia langsung menggunakan formasi pedang Suyu Fumei sehingga kelompok mereka meninggal dengan tubuh tercincang-cincang oleh harta mereka sendiri yang telah dikerahkan oleh Xiao Chen.
Kabur!
Hanya ada satu kata untuk mendeskripsikan suasana mencekam ini yaitu kelompok berpakaian putih langsung pada kabur ke tempat yang aman. Tetapi, Xiao Chen tidak membiarkan mereka kabur langsung memerintahkan Petardon dan Rhinox untuk mengejar mereka.
Rhinox langsung mengaum seperti badak berlari dengan tanah bergetar sambil mengikuti Petardon yang di atas sedang menuju ke tempat di mana kelompok berpakaian putih melesat.
Roar!
Roar!
Rhinox adalah Transformers perwujudan dari badak sehingga setiap berubah wujud menjadi padat, dia langsung menerjang pohon sampai tumbang tanpa ampun.
~
~
Hmmm... Ketemu musuh, bacot, gelut. Ketemu musuh, bacot gelut. Ketemu musuh, bacot gelut. Sepertinya ini novel alurnya itu-itu Mulu 😣😣
~
~
__ADS_1