Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Bab 285 Meminta Nasehat


__ADS_3

Bab 285 Meminta Nasehat


Hua Ning Bing cemberut dan tidak tahu siapa lagi yang sedang mencari dirinya, karena di sini adalah dunia baru bagi Hua Ning Bing tidak mungkin juga ada seorang yang mengenali dirinya.


“Adik ke tujuh, bisakah kamu biarkan dia datang ke sini.” Pinta Hua Ning Bing sehingga Peri Xuanyi yang mendengarkan langsung tersipu malu lalu menganggukkan kepalanya, ”Hmm nona Hua tunggu sebentar saya akan memanggil mereka," balas Peri Xuanyi begitu kikuk.


Xiao Chen mendekati Hua Ning Bing dan berkata: “Kamu begitu sangat populer. Apa yang kamu lakukan?”'


”Aku tidak tahu, aku baru datang dari dunia ini.” Hua Ning Bing menggelengkan kepalanya.


”Aku petinya bisa sedikit menebak siapa mereka yang datang mencarimu. Mungkin mereka adalah suatu kelompok yang datang melihatku karena, kamu sudah membunuh monster kuno di wilayah perbatasan.” Xiao Chen hanya bisa menebak seperti itu jika ada sesuatu yang lain mungkin tidak demikian.


Setelah beberapa saat kemudian peri Xuanyi datang dan berkata: ”Nona Hua saya sudah membawakan ketiga orang itu.”


"Bawa masuk ke dalam." Titah Hua Ning Bing.


Akhirnya peri Xuanyi menganggukkan kepala langsung memberi arahan agar ketiga orang itu untuk memasuki dalam gubuknya. Ketika orang itu memasuk ke dalam gubuk, Xiao Chen langsung melihat ketiga orang tersebut.


Xiao Chen tahu siapa mereka. “Apa yang ingin kamu lakukan di sini.” Xiao Chen berkata kepada Yan Xiaming dengan tatapan menyipit tajam.


Yan Xiaming kaget setelah diinterogasi oleh Xiao Chen. Walaupun remaja misterius itu menggunakan topeng, tetapi suaranya Sama persis dengan remaja yang sedang dihadapinya di depan.


“Jadi itu kamu!" Yan Xiaming terkejut dan menatap Xiao Chen sungguh sangat luar biasa.


“Apa yang ingin kamu lakukan dengan wanitaku?" tanya Xiao Chen langsung berdiri dan mengeluarkan ular api yang keluar dari tubuhnya.


“Tunggu dulu! aku datang ke sini bukan maksud untuk membuat musuh antara kami dan kamu, tetapi kami di sini hanya ingin mengatakan sesuatu hal.” Yan Xiaming berkata dengan buru-buru.

__ADS_1


”Katakan?” Hua Ning Bing juga menyipit matanya , dia sudah tidak segan-segan untuk membunuhnya jika membuat kerugian dari Xiao Chen.


”Aku mendengarkan kamu bisa menciptakan atau memperbaiki ketrampilan menjadi sempurna. Aku datang ke sini hanya meminta satu hal kepada kalian.” Yan Xiaming setelah menjelaskan dengan beberapa patah kata, akhirnya lega.


Hua Ning Bing menatap ke arah Xiao Chen dan kembali lagi menatap ke arah Yan Xiaming. “Bagaimana kamu mengetahuinya? Apakah kamu memiliki mata-mata di sini?" Tangan Hua Ning Bing sudah mengeluarkan asap siap-siap membunuh Yan Xiaming.


”Tunggu-tunggu jangan salah paham, aku mengetahui karena adiku menjadi murid di sini, kebetulan dia sering mengantarkan beberapa hidangan kepada mu.” Yan Xiaming buru-buru menjelaskan.


Pada saat itu, murid kecil yang sedikit polos keluar sambil membawa minuman dan berkata: “Anu ... Ngomong-ngomong dia adalah Kakak perempuan ku, namanya Yan Xiaming. Dan aku Yan Wulian. Maafkan aku jika aku membocorkan kepada kakak ku.” Yan Wulian menunduk malu dan takut jika Hua Ning Bing akan menyerang dan membunuh mereka berdua.


Xiao Chen menutup mata dan melihat ke arah Yan Xiaming dan dua orang lainnya, ”Baiklah! Ada apa kamu mendatangiku, apakah ada sesuatu?”


Yan Xiaming buru-buru langsung menstabilkan tubuhnya dia tidak lagi begitu gegabah seperti pertama bertemu Xiao Chen di keluarga Gongsun. Bahkan untuk meyakinkan bahwa dirinya tidak ada musuh terhadap Xiao Chen, Yan Xiaming menjelaskan kenapa dirinya berada di keluarga Gongsun karena keluarga Gongsun memerintahkan kelompoknya Petulangan Serigala Mengaum agar bisa menyelesaikan untuk menculik Xiao Renfeng.


Hanya saja Yan Xiaming menolak karena perintah itu seperti menghina kepadanya. Bagaimana pun serigala Mengaum adalah kelompok petulangan yang spesialisasi dalam bidang yang sedikit susah, seperti memburu penjahat kelas kakap dan sebagainya.


Karena itulah, Yan Xiaming dan dua orang menolak dengan tegas. Hanya saja sepertinya penolakan itu adalah penolakan yang cukup pas timing-nya, ketika hampir meninggalkan keluarga Gongsun, tiba-tiba remaja misterius yang memakai topeng langsung membabat habis patriak Gongsun.


Mereka bertiga meninggalkan keluarga Gongsun dengan berkeringat sangat deras, Untung saja dia tidak menerima misi itu jika dia menerima mungkin sekarang sudah menjadi mayat hidup.


Xiao Chen pun mengangguk mendengarkan penjelasan seperti itu, langsung berkata: “Ok sekarang tidak ada waktu lama lagi memangnya kamu minta apa dariku?”


"Jadi seperti ini, kami bertiga adalah saudara tersumpah. Walaupun kami tidak memiliki ikatan darah, tetapi kami sudah menjadi saudara tersumpah. Kebetulan kami tergabung dalam kelompok petualang Serigala Mengaum. Hanya saja ....” Pada saat itu, Yan Xiaming menghela nafas tidak enak karena, mereka adalah anggota yang sering dibully karena kekuatannya tidak terlalu besar.


Semua kelompok serigala Mengaum sepertinya tidak memiliki mata untuk melihat, padahal dia juga berkontribusi banyak tetapi kontribusi itu tidak terlihat di mata mereka hanya saja yang selalu terlihat adalah kesalahan demi kesalahan.


Setelah mendengarkan dari adiknya bahwa ada satu remaja yang bisa menyempurnakan keterampilan menjadi lebih bagus akhirnya memutuskan untuk menemuinya.

__ADS_1


Xiao Chen memegangi dagu dan kemungkinan adik dari Yan Xiaming mengetahui ketika dirinya sedang menyempurnakan jimat ketika sedang ditemani oleh Peri Xuanyi.


“Baiklah aku hanya bantu hanya ini saja dan harap dicatat jangan memberikan dan memberitahu siapa yang telah menyempurnakan keterampilan.” Xiao Chen berdiri dan mendekati Yan Xiaming.


"Kamu jika bertarung lebih nyaman menggunakan teknik apa?” tanya Xiao Chen.


”Hmmm aku lebih cocok menggunakan pedang." Yan Xiaming mengangguk.


Lalu Xiao Chen memikirkan sebentar langsung mengecek cincin penyimpanan yang berjumlah ratusan ribu hasil dari perampasan sambil mencari teknik pedang yang cocok untuk Yan Xiaming.


Kemudian Xiao Chen teknik Pedang Tujuh Pemusnah.


Pemusnahan Tujuh Pedang penggunaan dengan satu langkah, pemusnahan dengan tusukan satu jari, pemusnahan dengan satu pikiran. Bahkan para monster dan iblis pun akan gemetar ketakutan di hadapannya. Itu sama kuatnya dengan Permainan Pedang Tinggi.


Teknik ini, setiap langkah yang berurutan akan dibangun berdasarkan kekuatan pedang dari langkah sebelumnya. Pengguna dapat membentuk koneksi jiwa pendekar ataupun kekuatan langit dan Bumi untuk memperkuat serangan mereka.


Xiao Chen menyerah kan tekinik itu kepada Yan Xiaming. Yan Xiaming setelah membaca tiba-tiba tatapan wajahnya begitu serius, kadang terkejut, dan kadang gembira.


Setelah melihat teknik yang disempurnakan, Yan Xiaming tersenyum dengan sopan langsung berlutut. “Terimakasih atas PertolonganMu Teknik ini akan aku simpan selamanya.”


Xiao Chen mengangguk, lalu Yan Xiaming mundur sehingga dua temannya yang memiliki nama Bu Jinlan dan Jin Guangyu menjadi kepo.


“Saudara perempuan! Apakah Tuan Er Chen memang benar bisa menciptakan keterampilan yang disempurnakan?” tanya Jin Guangyu dengan gugup.


”Benar-benar, dia bisa melakukannya aku sudah diberikan tekinik pedang pringkat hantu!” Yan Xiaming begitu semangat.


Jin Guangyu gugup buru-buru masuk ke depan untuk meminta keterampilan yang bagus seperti saudara perempuan.

__ADS_1


Xiao Chen mengangguk dan tersenyum. "Apa yang kamu gunakan ketika bertempur.”


"Saya sebenarnya suka dalam menggunakan ketrampilan tongkat.” Jin Guangyu menjawab dengan keringat dingin.


__ADS_2