
Bab 177 kedua Wanita Sungguh Mesum.
“Brengsek!” Wenren Mingyue mengutuk Xiao Chen diam-diam. Dia sungguh sangat ingin muntah akibat seluruh bajunya terkena kotoran kerbau.
Wuuussh! Xiao Chen mendarat langsung menggunakan tinju untuk menghantam tubuh Wenren Mingyue.
Tidak baik! Wenren Mingyue melompat sungguh sangat jauh. Dia meledakkan bunga yang sangat pekat tanpa disadari oleh Xiao Chen.
Xiao Chen mengejar lagi sambil melompat seperti Hulk.
Wush!
Xiao Chen menyusut langsung sudah dihadapan Wenren Mingyue menendang tubuhnya hingga seketika patah tulang dan menukik sangat jauh sekitar 150 meter.
‘Tidak ... Ini sungguh sangat menyakitkan! Aku harus melarikan diri jika aku melanjutkan pertempurannya, maka aku akan kalah telah!’ Wenren Mingyue berguman dihatinya. Bahkan dia sudah mewek menangis.
”Bajingan kamu pemuda mesum akan aku balas dendam sekali lagi! Tetapi bukan sekarang woooo!” Wenren Mingyue menangis langsung tubuhnya berubah menjadi asap dan menghilang dari pandangan Xiao Chen.
”Apakah wanita itu menangis tadi?” Xiao Chen bertanya-tanya kepada diri sendiri. Xiao Chen tidak menangkap bahwa wanita yang sangat Arogan itu, akan menangis ketika menghadapi dirinya.
“Sungguh wanita yang aneh ....” Xiao Chen bingung. Hanya karena suaranya sekilas mirip seperti Wenren Wushuang. Bahkan kontur tubuhnya juga persis. Apakah yang sekarang dihadapi dirinya tadi adalah kembaran Wenren Wushuang alias anak haram?
“Jangan mengatakan yang belum tentu benar. Lebih baik aku tanyakan langsung kepadanya.” Xiao Chen langung pergi ke penginapan sekaligus mempertanyakan apakah Wenren Wushuang memiliki soudara kembar.
Wushh!
Xiao Chen tidak tahu bahwa pergerakannya sudah diketahui oleh Wenren Mingyue sehingga sejauh Xiao Chen pergi, maka Wenren Mingyue bisa melacak dan membalikkan dendam karena mengalami kekalahan telah pada waktu sekarang.
Tetapi yang pastinya Xiao Chen mengejek karena dia ingin melihat bagaimana Wenren Mingyue menggunakan cara agar dirinya disandera dan ikut pergi ke wilayah kabut mendalam.
“Baiklah ... Mungkin mereka sebuah menunggu aku secepatnya harus pergi!” Xiao Chen terbang sungguh cepat.
~
__ADS_1
~
Di ruangan tertentu, Wenren Wushuang yang sedang menatap Beiming Youhuang ketika tidak bisa cemberut mulutnya.
“Kamu bisakah diam? Bukannya Xaio Chen sudah jelas dia pergi sedang mengambil tugas untuk menyelamatkan Guru Hua Ning Bing? Tunggu beberapa saat lagi,” katanya.
“Sial! Dia berani sekali membuat Ratu ini menunggu cukup lama!” Beiming Youhuang sungguh tidak tahan. Bahkan saking tidak bisa menahan untuk melampiaskan kebutuhan sekksualnya, dia menggesek-gesekkan pahanya sendiri sampai keluar lendir.
“Aku tahu, aku juga sungguh menantikan takut terjadi apa-apa dengan Xiao Chen. Barusan dari pusat asosiasi, mereka sudah memberikan kabar gembira bahwa Xiao Chen dan Hua Ning Bing sudah kembali dengan selamat.” Wenren Wushuang tetap menjelaskan dengan rinci dan sabar.
Untuk memberikan sebuah dedikasi, kamu seharusnya sabar. Apalagi dia adalah monster dan tidak memiliki naluri sebagai manusia pada umunya. Sehingga gairah Libido dari Beiming Youhuang karena pada sejatinya monster, tidak bisa menghentikan perilaku.
Bahkan gerak-geriknya Wenren Wushuang sudah tahu bahwa Beiming Youhuang sudah tidak tahan dan ingin sekali melucuti Xiao Chen sepuasnya.
Klerek Jeglek! Bunyi pintu dibuka seketika memunculkan Xiao Chen.
“Aku kembali. Apakah kalian merindukan ....”
Bang!
Xiao Chen ditinju oleh Beiming Youhuang langsung meluncur menabrak dinding sungguh sangat keras.
Wushh! Beiming Youhuang langsung mendekati Xiao Chen dan menarik kerahnya, ”Bajingan! Kamu membuat Ratu ini menunggu sungguh lama! Apakah kamu lancang!”
Xiao Chen seperti kayu mati.
Wenren Mingyue mendekati mereka bertiga yang sedang bertengkar langsung memberikan nasehat, “Sudah, sudah. Apakah kamu berhasil mengambilnya guru Hua dengan selamat?”
“Aku mengambilnya guru Hua sekaligus aku membunuh Feng Huang. Di tanah Phoenix kematian. Bahkan aku sudah mencaplok wilayah Phoenix kematian di sana ada monster yang aku suruh jaga berupa Optimus Primal, Ariazor, dan Sourge.”
“Aku perintahkan monster yang aku kuasai untuk bersembunyi secara diam-diam. Jika memungkinkan terdesak, mereka akan menyerang dengan buas.” Xiao Chen menjelaskan kepada Wenren Wushuang sambil tubuhnya digedor-gedor oleh Beiming Youhuang yang sedang marah. Karena merasa tidak nyaman, Xiao Chen langung menempatkan jimat stune Jiang Hongyan di pantat Beiming Youhuang seketika dia terjatuh tidak bisa bergerak.
“Brengsek! Apa yang kamu lakukan kepada Ratu ini! Kenapa seluruh tubuhku tidak bisa digerakkan!” pekik Beiming Youhuang sambil dia terlentang tidak bisa digerakkan.
__ADS_1
“Tunggu dulu. Aku ingin beristirahat Jangan ganggu aku terlebih dahulu,” dengus Xiao Chen.
Hanya saja Wenren Wushuang langsung beteriak: “Apa kamu membunuh Feng Huang!”
”Sial! Bisakah kamu mengatakan tidak terlalu keras, telingaku sakit!” Xiao Chen cemberut.
“Uhuk ... Maaf aku terlalu bersemangat," ucapnya sambil tersipu. Dia melanjutkan perkataannya lagi: “Kenapa kamu membunuh Feng Huang? Bukannya dia juga wanitamu!"
“Dia berkhianat.” Xiao Chen menggelengkan kepalanya dan tersenyum pahit.
”Bajingan! Siapa yang berani menghantai Xiao Chen ku aku bunuh dia ahhh!" Seketika teriakan Beiming Youhuang langsung disumpal menggunakan benda oleh Xiao Chen.
Sementara itu, Yang Zhiqing dan Mi Qiongqi wajahnya sungguh menggemaskan ingin sekali tertawa tetapi takut jika Beiming Youhuang akan memukulnya.
“Kamu dia dulu. Aku ingin menyelesaikan perkataannya.” Xiao Chen menatap ke arah Wenren Wushuang dan berkata: “Dia mendapatkan kekuatan dari bantuan Sekte Lembah Phoenix Kematian sehingga dia sombong dan menghina ku. Aku marah tanpa pikir panjang ratakan seluruh Sekte."
Bukan hanya itu saja, Xiao Chen juga menceritakan Feng Huang menjadi ibli yang sangat kejam sehingga dirinya berani membunuh.
Jika tidak menjadi iblis, mungkin saja Xiao Chen hanya membunuh seluruh Sekte karena dia yang mengakibatkan Feng Huang menjadi berubah.
“Baik. Aku setuju dengan pendapatmu penghianat harus dibunuh tidak terkecuali kekasihmu." Wenren Wushuang mengangguk sambil mendekati Xiao Chen dan memeluk tubuhnya sambil membisikkan sesuatu di telinga Xiao Chen.
“Hei Xiao Chen. Aku sudah tidak tahan ayo kita melakukan itu. Tubuhku sudah panas ingin skeali menerkam mu di sini." Wenren Wushuang wajahnya tersipu.
“Uhuk! Tunggu dulu aku ingin beristirahat." Xiao Chen memegang hidungnya dengan canggung.
Sepertinya kedua wanita itu sungguh sangat mesum setelah mengetahui bagaimana rasanya ketika sedang melakukan adegan ranjang.
Mi Qiongqi seketika maju ke depan dan berkata kepada Long Fai. “Ketua! Karena tugas kamu sudah berakhir, bisakah kita pergi ke wilayah Dupa pembersihan? Ada ahal yang ingin aku selesaikan."
“Tentu saja kita akan menuruti apa yang kamu inginkan. Besok kita pergi dan ingin melihat kamu menginjak penghianat teman mu." Xiao Chen tersenyum lembut.
“Baik." akhirnya Mi Qiongqi langsung gembira. Dia sungguh tidak tahan lagi membunuh penghianat.
__ADS_1
Penghianat sudah mempermalukan harga diri, sepatunya harus dibunuh atau diinjak-injak juga harga dirinya.