
Bab 279 Xiao Chen Powerful
Du Yuanguang mencibir dan meloncat untuk menyerang Xiao Chen sambil mencibir.
”Ini ada satu lagi pemuda naif yang sengaja memberikan nyawa kepada ku hahah!" Seru Du Yuanguang mengeluarkan dua sabit pemusnah. Itu dan diarahkan kepada Xiao Chen.
Cahaya hitam bercampur ungu menyelimuti sabit yang digunakan oleh Du Yuanguang. Memutar-mutarkan tubuhnya, Du Yuanguang menyerang Xiao Chen.
Sring!
Sring!
Uhh!
Entah kenapa Xiao Chen seperti tubuhnya dipenjara sehingga dia tanpa sadar terjatuh dan dua serangan dingin Du Yuanguang mengenai punggungnya.
Xiao Chen mengelak sambil berguling-guling ke kiri sehingga dua sabit itu tidak mengenainya.
Bang!
Xiao Chen berdiri dan melompat ke belang sambil mengeluarkan ratusan belati dari formasi jimatnya.
Sring!
Sring!
Sring.
Du Yuanguang mencibir lagi hanya melambaikan sabit itu, ratusan belati hancur menjadi bubuk. Setelah memusnahkan ratusan belati, satu tangan Du Yuanguang membuat segel yang aneh seketika dari dalam tubuhnya memgeluarkan benda cairan hitam yang bisa berubah bentuk apapun.
Cairan hitam itu pecah menjadi ratusan paku besar mencoba menyerang Xiao Chen. Xiao Chen menstabilkan tubuhnya dan mengangkatnya tangannya seketika dari telapak tangan, keluar pusaran yang menghisap seluruh rayuan paku raksasa.
Sudah menghisap ratusan paku, Xiao Chen berlari menyerang Du Yuanguang sembari mengeluarkan pedang dari udara tipis.
Dang!
Du Yuanguang melawan begitu sangat mudah sambil meliuk-liuk, tidak hanya itu saja kadang sekali-kali dia menyerang topeng penutup Xiao Chen, hanya saja Xiao Chen menghindari menggunan jimat Nian Tian.
Xioa Chen menggunakan jimat Nian Tian, sudah dibelakang Du Yuanguang. Tapi Du Yuanguang sudah menyadarinya sehingga dia hanya menghunuskan sabit ke depan, tiba-tiba posisi Xiao Chen dipindahkan langsung kedepan lagi sehingga Xiao Chen tertusuk sabit begitu besar langsung darahnya memuncrat dan membasahi sabit milik Du Yuanguang.
Jika Du Yuanguang menarik sabit tersebut, mungkin Xiao Chen badannya terputus akan tetapi Du Yuanguang menatap ke arah Xiao Chen dengan tatapan main-main. ”Baiklah kamu sudah tahu bagaimana kesenjangan sampah denganku, maka baik matilah!”
Du Yuanguang langsung meniatkan untuk menarik sabit tersebut agar perut Xiao Chen terpotong menjadi dua bagian, akan tetapi Xiao Chen langsung memegang sabit itu dan berkata kepada Du Yuanguang seperti ini: “Tidak ada kata mati bagi ku, justru sebaliknya. Saya melihat Anda tidak lebih dari orang mati."
Dari topengnya memunculkan api hitam langsung menyambar wajah Du Yuanguang.
Bom!
Du Yuanguang terhempas dan berguling-guling sekitar lima belas meter sampai pada akhirnya Du Yuanguang mendarat dengan mulus sambil menatap ke arah Xiao Chen.
Tatapannya sungguh sangat menakutkan menyala-nyala, sehingga Du Yuanguang langsung menggunakan jiwa pendekarnya yang memiliki tipe hukum waktu.
"kamu bajingan!" Du Yuanguang meraih kekosongan sehingga posisi Xiao Chen langsung berubah menjadi di tempat hadapannya, sambil menggunakan subjek rumus lama dengan kekuatan yang penuh langsung menebas tubuh Xiao Chen.
Xiao Chen tanpa takut menangkap sabit itu menggunakan tangan kosong walaupun masih mengeluarkan darah.
Dang!
Mata Du Yuanguang menyipit tajam langsung memindahkan tubuh Xiao Chen dengan berjarak dua puluh meter. Xiao Chen tidak ingin berlama-lama dia berlari dan menggunakan jimat peniru yang sama persis dimiliki Mi Qiongqi.
__ADS_1
Sehingga tepat ketika Du Yuanguang menggunakan sabit pemusnah massal tiba-tiba dia melihat bahwa remaja bertopeng itu juga memiliki sabit pemusnah massal yang sama persis dengannya.
Dang!
Dang!
Dua sabit saling berbenturan sehingga para pendekar yang mengerumuni pertempuran itu sangat takjub, tidak tahu siapa remaja bertopeng itu sehingga mereka belum bisa menebak Apakah remaja bertopeng memiliki umur belasan tahun atau sudah pria mapan berumur tiga puluh tahun.
Du Yuanguang juga menyadari bahwa remaja bertopeng itu semakin bisa mengimbangi kekuatannya.
"Ahhh kau Bajingan!" Du Yuanguang berteriak langsung menghentakkan menggunakan lumpur hitam yang menyerang dari bawah langsung mengenai perut Xiao Chen sehingga Xiao Chen terbang ke atas langsung nabrak bebatuan sampai batu itu hancur.
Xiao Chen terjatuh dan betu itu juga ikut terjatuh menimpa tubuh Xiao Chen.
“Mampus! Akhirnya bajingan itu mati!” Du Yuanguang nafasnya tersengal-sengal, karena baru pertama kali melawan musuh yang sedikit merepotkan.
Li Shuangyan juga mengangguk diam-diam tapi ekspresinya juga tidak ada seolah dia meremehkan seluruh pendekar yang berada di sekitarnya termasuk juga Xiao Chen.
Akan tetapi, ketika Du Yuanguang sedang menghina kepada remaja bertopeng itu, tiba-tiba dari kekosongan keluar pedang raksasa melesat begitu sangat cepat sehingga dia terseret ratusan meter sampai menabrak dinding bebatuan beberapa kali.
Du Yuanguang juga menahan menggunakan tangannya sambil terseret sangat jauh. Ketika Du Yuanguang sedang menahan pedang raksasa itu, tiba-tiba pedangnya menghilang berubah menjadi asap hitam. Pada akhirnya Du Yuanguang melihat dari setumpukan batu yang menghantam Xiao Chen tiba-tiba meledak memunculkan empat ekor ular raksasa dua kali lipat dari batang pohon kelapa langsung melilit satu sama lain dan keempat ular raksasa menyatu.
Setelah menyatu, satu mulut ular tersebut membuka dan meludahkan sosok Xiao Chen. Tapi sekarang dia sudah tidak menggunakan topengnya.
Xiao Chen tersenyum dan berlari dengan sangat cepat sambil tubuhnya diselimuti Aura listrik langsung mencoba menyerang yang paling di dekatnya yaitu Li Shuangyan.
Li Shuangyan cukup terkejut tetapi langsung menjadi seperti semula tatapannya sangat tenang dan sangat dingin menggunakan pedang yang berada di punggungnya, langsung menyerang Xiao Chen.
Akan tetapi, dia melihat bahwa Xiao Chen seketika berubah wujud menjadi sama persis dengan dirinya, pedang yang sedang dipakai juga sama persis.
Sepuluh kesempurnaan Pedang!
Dang!
Dang!
Kecepatan serangan Xiao Chen melebihi Li Shuangyan, bahkan pedangnya lebih menakutkan daripada miliknya, tidak dipungkiri kadang wajah Li Shuangyan hampir saja terkena pedang milik Xiao Chen yang sama persis.
Sambil menggertakan giginya, Li Shuangyan langsung kehilangan ketenangan setelah musuhnya begitu sangat merepotkan.
Li Shuangyan mendorong secara vertikal tetapi pedang itu juga seperti ada sepuluh langsung menyerang bertubi-tubi ke arah Xiao Chen.
Hanya saja Xiao Chen memiliki keuntungan karena dia bisa menyelinap melalui retakan ruang.
Xiao Chen ke belakang dan memasuki ke retakan ruang dan sudah tiba di belakang sambil menyerang sangat cepat.
Dang!
Satu pedang di tahan oleh Li Shuangyan sudah menyelinap lewat retakan ruang, akan tetapi Xiao Chen langsung menendang menggunakan kaki kiri saat keras mengenai pinggang Li Shuangyan.
Bang!
Ahh!
Li Shuangyan meluncur sangat jauh menabrak tanah dan berguling-guling beberapa kali, Xiao Chen ingin mengejar tetapi tiba-tiba posisinya diganti oleh Du Yuanguang.
"Kamu bajinganan! Melukai Nina! Mati!" Aura Du Yuanguang sungguh sangat kental langsung menyerang Xiao Chen, akan tetapi Xiao Chen yang dalam perwujudan Li Shuangyan, seketia langsung berubah bentuk menjadi Du Yuanguang.
Tiba-tiba Xiao Chen dalam versi Du Yuanguang berpindah di belakang sambil tangan kirinya berubah bentuk seperti ular raksasa menyerang Du Yuanguang.
__ADS_1
Bom!
Ratusan ular itu langsung musnah diserang oleh sabit pemusnah milik Du Yuanguang.
Akan tetapi, Xaio Chen tidak panik, langsung menggunakan formasi jimat pedang Fu Huairan sehingga pedang yang tergeletak maupun pedang yang masih disimpan di cincin penyimpanan, para pendekar dibuat kaget karena merasa pedangnya bergetar keluar langsung dan menyerbu Du Yuanguang.
Ahhh!
Sring!
Sring!
”Ayo keluarkan sifat sombong itu adik kecil, sekarang yang sampah itu siapa Kamu atau aku!” Xiao Chen mencibir kepada Du Yuanguang, bahkan dirinya cukup mengakui bahwa kedua orang itu adalah lawan yang sedikit kuat.
Du Yuanguang menggertakan giginya sambil menyerang ratusan pedang yang menyerang kepada dirinya dengan sangat ganas. Mengigit jarinya, langsung Du Yuanguang berteriak.
Ahhh!
Boam!
Ratusan pedang alhasil hancur, Du Yuanguang meloncat seketika menyerang Xiao Chen tanpa pikir panjang.
Xiao Chen langsung melirik tangan Du Yuanguang seketika tangan itu hilang terpotong akibat jimat Xu Qingxuan.
Akan tetapi, Du Yuanguang menumbuhkaan kembali. Tetapi hasilnya sama saja, Du Yuanguang langsung terpotong lagi tangannya, dia tidak bisa mendekati Xiao Chen.
Xiao Chen memasuki retakan ruang dan sudah dihadapan Du Yuanguang seketika menusuk perut Du Yuanguang hingga berdarah.
Ahhh!
“Kamu bajinganan!” Mata Du Yuanguang sangat ganas, bahkan Xiao Chen cemberut karena Du Yuanguang cukup merepotkan. Akhirnya menggunakan pedang andalannya yaitu pedang usang langsung mensuk perut Du Yuanguang
Cuakks!
Barulah Du Yuanguang menyadari bahwa dia merasakan rasa sakit. Bahkan dia tidak bisa menyembuhkan luka tusukan itu.
”Bagaimana mungkin!” Du Yuanguang terkejut tapi, tangan Xiao Chen sudah berubah menjadi tangan iblis langsung meraih wajahnya dan menyerap esensi kehidupan Du Yuanguang dengan tertawa jahat.
“Bajingan hentikan ahhhh!”
Li Shuangyan menyadari ada yang tidak beres dan wajahnya seketika tidak seperti dulu. Dia menjadi begitu sangat serius langsung menghilang secepat cahaya langsung mencoba menebas tangan Xiao Chen.
Akan tetapi, Xiao Chen melirik dan tangan satunya mengeluarkan cakar iblis dan memotong pedang itu yang memiliki kualitas tinggi.
Hanya satu cakar, langsung mematahkan pedang artefak tinggi sehingga mengakibatkan Li Shuangyan murka.
Bom!
Kekuatan hukum kehancuran sungguh sangat menakutan, tetapi Xiao Chen baru menyadari bahwa jiwa iblis nya sedikit bermutasi seoalah menyatu dengan jimat pelahap sehingga ketika dia mengaktifkan pelahap itu, seluruh kekuatan hukum penghancur terserap ke dalam tubuhnya.
Bahkan bukan hanya itu saja, setelah menyerap jiwa pendekar kehancuran, Xiao Chen merasakan bahwa dia memiliki kekuatan jiwa Pendekar hukum penghancur. Seketika Xiao Chen tidak bisa menahan tawa jahat.
”Hahahah! Apakah dengan kamu meremehkan semua orang membuat menjadi kuat, apakah dengan menjadi jahat kamu akan kuat? lihatlah kalian hanya itu saja! Di mataku”
Tinju yang mengandung kekuatan penghancur seketia menyerang perut Li Shuangyan.
Bang.
Engah!
__ADS_1
Akhirnya Li Shuangyan meluncur dan muntah darah cukup banyak.