
Bab 55 Keluarga Xiao Dalam Masalah
“Aku datang di sini hanya untuk membangunkan mu karena sudah pagi.” Su Xing terpaksa berbohong. Jika mengatakan yang sebenarnya, mungkin saja Xiao Chen akan marah.
Liu Shen tepat disampingnya hendak ingin mengatakan bahwa apa yang dikatakan Su Xing itu omong kosong, karena tepat Liu Shen terjatuh hendak menimpa Xiao Chen, dia melihat jelas ingin mencium bibir Xiao Chen.
Sekarang mengetahui bahwa Su Xing berbohong otomatis, dia langsung berkata kebenarannya. Hanya saja ketika hendak ingin mengatakan, tiba-tiba Su Xing langsung mencubit pinggangnya sehingga langsung berteriak.
"Ahh!" Liu Shen meringis kesakitan sambil menoleh ke arah Su Xing. Ketika menoleh, Liu Shen mendapati wajah Su Xing seperti bara api yang marah sehingga langsung tutup mulut.
“Upss!" Akhirnya Liu Shen tutup mulut dan pada saat ini juga Su Xing menghela nafas lega.
Xiao Chen mengerutkan keningnya sepertinya mereka berdua sedang ada tipu muslihat yang mungkin dirinya tidak mengetahui. Kemudian, langsung melihat keatas atap yang jebol melihat bahwa sudah pagi. Akan tetapi, apakah sepagi ini guru membangunkan Xiao Chen? Xiao Chen akhirnya tersenyum pahit jika saja tidak ada pengganggu, mungkin di mimpi itu sudah berciuman dengan Jenie BlackPink.
Kemudian Xiao Chen berkata kepada Su Xing, “Ini terlalu pagi aku masih ngantuk!”
"Bug!"
Xiao Chen membenamkan tubuhnya ke kasur keras mencoba mengumpulkan nyawanya.
Su Xing pura-pura cemberut, “Jadilah murid teladan, bangun pagi adalah ciri-ciri orang sukses.”
“Masih ngantuk,” ucap Xiao Chen sambil terpejam.
“Itu terserah kamu!” Su Xing memelototi Xiao Chen.
Kemudian Su Xing dan Liu Shen saling memandang dan sepakat bahwa mereka berdua pergi dari gubuk Xiao Chen.
Barulah setelah Xiao Chen melihat mereka berdua meninggalkan dirinya langsung membuka mata. Setelah menatap kejauhan Xiao Chen sepertinya menduga bahwa mereka berdua sedang melakukan sesuatu.
Sambil menggarukkan kepalanya, Xiao Chen berkata: “Apakah mereka berdua datang ke sini hanya untuk memperkosa aku? Aku tahu aku sekarang tampan tetapi apakah mereka begitu sembrono?”
__ADS_1
Xiao Chen seketika langsung merinding.
Setelah beberapa saat, Xiao Chen mencuci wajahnya. Saat ini, ketika dia sedang mencuci wajah tiba-tiba ada suara yang semar-semar sepertinya sedang ada pertengkaran antara kekasih.
Jiwa Xiao Chen keingintahuannya langsung meronta-ronta kemudian bersembunyi sambil melihat pertempuran antara kekasih sambil menguping.
“Apakah kamu sekarang begitu sangat hambar! Sangat menyebalkan kenapa Kamu akhir-akhir ini sudah tidak tahan lama,” ucap wanita yang sedikit gendut sambil menatap pemuda yang memiliki badan gembul.
Pemuda berbadan gembul itu juga membalas dengan khawatir dan panik, “Sayang, sebisa mungkin aku telah melakukan yang terbaik, namun entah kenapa akhir-akhir ini tongkat pedasku cepat keluar dan cepat loyo, aku mencari berbagai obat tidak ada yang mempan!”
“Huh! Jika kamu masih mencintaiku lakukanlah mencari sesuatu untuk bisa memulihkan ketahanan jantan mu!” Wanita sedikit gemuk itu berkata sambil memeluk kedua tangannya.
Dari kejauhan, Xiao Chen yang sedang menguping mendengar pertengkaran antar kekasih akhirnya, menyringai.
“Hehehhe ini adalah waktu yang pas untuk membuat testimoni dan dijual obat ketahanan bercinta kepada orang itu,” ucap Xiao Chen kemudian langsung mendekati mereka berdua.
“Halo saudara laki-laki saudara perempuan, Apakah kalian sedang mengalami kesulitan mempertahankan kekerasan kejahatanmu?” Xiao Chen pernyataan untuk menjual barang yang telah dibuat tanpa berpasa-basi langsung menyatakan tujuannya.
“Diam mulutmu! Apakah kamu meminta pemukulan!” Pemuda itu bernama Mo Fan. Dia memarahi sambil tersipu.
Xiao Chen hanya menggelengkan kepalanya, kemudian berkata lagi: “Aku udah tahu perbincangan kalian berdua Karena aku telah mendengarnya. Tetapi, aku datang ke sini karena ingin menawarkan kepadamu.”
Baru saat itulah Xiao Chen mengeluarkan beberapa obat ketahanan bercinta dan diserahkan kepada Mo Fan.
“Apa ini?” Mo Fan tipe-tipe disodorkan beberapa obat dari Xiao Chen seketika alisnya berkerut karena bingung.
Xiao Chen kemudian menjelaskan sambil menggaruk hidungnya. “Ini adalah formula obat ketahanan bercinta yang aku buat. Aku membuat ini dengan teknik yang sangat khusus sehingga memiliki ketahanan bercinta selama dua jam.”
“Satu butir obat ini berharga satu koin perunggu. Hanya promo buat kamu. Tenang Aku tidak akan meminta tagihan sebelum kamu mencoba sendiri.”
Akhirnya Mo Fan langsung saling memandang kepada wanitanya. Begitupun wanita itu juga saling memandang ke arah Mo Fan. Karena wanita itu sedang tidak tahan langsung berkata: ”Baik aku akan mencobanya, jika obat ini terbukti tidak memiliki efek dalam ketahanan bercinta maka aku enggan membayar bagaimana?”
__ADS_1
Xiao Chen tersenyum lembut, “Tidak masalah, tapi sudah dipastikan obat yang aku buat memiliki efek yang sangat luar biasa.”
Mo Fan mendengus kemudian menjawab, “Huhh jika apa yang dikatakan kamu hanya omong kosong maka akan tahu akibatnya,”
“Baik jika obat ini tidak memiliki efek maka kamu bisa melakukan apa yang kamu minta kepadaku,” ucap Xiao Chen ia berjudi pada diri sendiri.
“Baik!”
Kemudian Mo Fan membawakan wanitanya untuk pergi ke gubuknya.
Otomatis Xiao Chen langsung mengikuti secara diam-diam untuk melihat hasilnya Apakah obat yang dirinya dibuat akan memiliki efek yang bagus.
Ketika Xiao Chen sedang menguping, tiba-tiba di dalam gubuk itu, wanita sedikit gemuk langsung berseru, “Mo Fan Ahhh! Ini baru mantap tongkat pedas mu sungguh sangat keras ahhh tidak!”
Mo Fan juga menyringai karena sudah satu jam lebih dirinya masih memiliki ketahanan yang sangat luar biasa sehingga langsung semangat menggoyangkan pinggulnya untuk memuaskan goa surgawi wanita itu.
“Ahh Mo Fan cium aku!"
Sementara itu, Xiao Chen yang mendengarkan suara yang mengasyikkan, tiba-tiba hidungnya mimisan terus menerus.
“Sial! Sungguh nikmat mungkin,” guman Xiao Chen sambil menutupi hidungnya yang sedang mimisan terus-menerus sambil melirik ke arah tongkat pedasnya yang sedang berdiri sangat perkasa.
Akan tetapi, tiba-tiba dari atas ada dua orang berumuran 30 tahun langsung menghadap ke arah dirinya sambil membuat pose hormat.
“Tuan Muda Xiao, ini gawat patrak Xiao ayah kamu sedang kritis!”
Seketika itu, Xiao Chen Langsung kembali sadar bunda langsung berkata dengan serius, “Apa yang terjadi dengan ayahku!”
Pelayan itu langsung menjawab lagi, “Belum lama ini, keluarga Wang telah memerintahkan lukisan pembunuh untuk memusnahkan keluarga Xiao, akan tetapi walaupun pembunuhan itu banyak mengalami luka dan meninggal, tetapi ayah kamu sekarang sedang memiliki penampilan yang sangat menyedihkan.”
Seketika Xiao Chen langsung marah dan berkata: “Bajingan keluarga Wang! Apakah kalian meminta pemusnahan!”
__ADS_1
Kemudian Xiao Chen langsung pergi kembali ke rumahnya untuk melihat keadaan Xiao Shi.