
Bab 176 Wenren Mingyue vs Xiao Chen
Suara yang sangat berdengung dari lebah penjelmaan Xiao Chen seketika mengarahkan kepada Wenren Mingyue. Bahkan Wenren Mingyue cukup terkejut jenis item artefak apa yang digunakan oleh Xiao Chen.
Hey! Wenren Mingyue kamu ingin tahu jenis item apa yang digunakan oleh Xiao Chen? Tentu saja kamu tidak bisa mengenalinya karena dia memakai jimat Bukan item sepertimu.
Bahkan jika kamu membelah tubuh Xiao Chen, kamu tidak akan bisa menemukan jenis item yang digunakan Xiao Chen untuk merubah tubuhnya menjadi sekumpulan lebah.
Kemudian Wenren Mingyue langsung menggunakan jiwa pendekarnya untuk menjadikan energi itu seperti api sehingga tubuhnya langsung meledak penuh api yang seketika menyambar sekumpulan lebah yang sedang terbang ke arah Wenren Mingyue.
Bom! Suara ledakan api yang keluar dari tubuh Wenren Mingyue sungguh sangat dahsyat seperti ledakan bom Bali.
Hanya saja lebah itu yang terkena ledakan api dari Wenren Mingyue, setelah jatuh ke tanah juga meledak lebih besar dua kali lipat dari ledakan Wenren Mingyue.
Bom!
Bom!
Rentetan bom jimat dalam bentuk lebah, seketika membombardir Wenren Mingyue. Rasakan ini akibatnya melawan Xiao Chen. Bahkan jika kita semua menghadapi Xiao Chen lebih baik menyerah karena bukan lawannya. Sayangnya Wenren Mingyue adalah wanita yang keras kepala dia merasa dengan latihan dari kecil sampai sekarang yang sangat keras bisa mengalahkan Xiao Chen, padahal Wenren Mingyue dibandingkan dengan Xiao Chen dia hanyalah kentut belaka.
Tetapi tidak apa-apa. Biarkan si wanita bodoh itu menjadi babak belur akibat dipukuli oleh Xiao Chen. Salah siapa menjadi wanita keras kepala ya, 'kan?
Kita jangan mencela Wenren Mingyue karena dia bodoh tapi harus acungi jempol karena keberanian untuk melawan Xiao Chen walaupun pada akhirnya dia kalah hahah!
Kita kembali lagi ke cerita pertarungan Xiao Chen dan Wenren Mingyue.
Wanita bodoh itu setelah dibombardir bom jimat oleh Xiao Chen, langsung melompat ke atas untuk menghindari agar tidak terlalu menyebabkan luka yang sangat serius.
Tsk!
“Kamu memiliki cara Yang licik daripada kebanyakan musuh yang telah aku hadapi. Tetapi tidak apa-apa karena aku juga sudah berlatih dan dipoles selama puluhan tahun sehingga aku tidak kaget sama sekali!” teriak Wenren Mingyue sambil menunjuk ke arah udara sambil mencari keberadaan Xiao Chen.
Xiao Chen langsung keluar dari celah ruang sambil membawa pedang yang sangat bagus. Bahkan pedang itu jika dijual akan sangat mahal tentu saja kemahalan itu bisa membayar bacotan kalian.
Pedang yang sangat bagus itu keluar beserta Xiao Chen langsung menyerang dengan cepat ke arah Wenren Mingyue.
Cuakks!
__ADS_1
Seketika Wenren Mingyue langsung kaget setengah mati dia meloncat terbang ke belakang untuk menghindari serangan mendadak dari Xiao Chen.
Hmmmm. Dilihat dari posisi pertarungan mereka berdua kenyataannya, Xiao Chen lebih unggul daripada Wenren Mingyue. Bahkan wajah Wenren Mingyue memiliki raut wajah yang sangat serius dan tidak bisa mempercayai karena baru pertama kali menghadapi musuh yang sangat merepotkan dan tentu saja memiliki lebih dari satu keterampilan untuk mengejutkan Wenren Mingyue.
Xiao Chen lamgung menyelenap memasuki celah dan sudah tiba di belakang Wenren Mingyue.
Dentang!
Wenren Mingyue menahan menggunakan pedang Tetapi dia juga tidak bisa menahan kekuatan serangan Xiao Chen sehingga tidak langsung terdesak sambil terpental 2 meteran.
Wenren Mingyue melesat menyerang Xiao Chen hanya saja tiba-tiba Xiao Chen sudah berada di belakangnya sehingga dia sekali lagi langsung kaget dan membalikkan tubuhnya ke belakang.
Dentang!
Xiao Chen menyerang menggunakan pedang dan masih dihalau menggunakan pedang Wenren Mingyue.
Xiao Chen tangan kirinya langsung mencekram berniat melepaskan wajah yang buram akibat diselimuti asap hitam yang pekat.
Hanya saja asap hitam itu langsung menyembur berubah menjadi tembakan asap yang tajam langsung menusuk ke wajah Xiao Chen seketika langsung pecah kepalanya.
Swoshh!
Sepertinya dia tidak belajar dari kesalahan pertama. Padahal ketika awal pertempuran, Wenren Mingyue sudah pernah memenggal kepala Xiao Chen dan kepalanya juga kembali dengan utuh. Tapi karena dia bodoh, dia menunggu Xiao Chen yang sedang tergeletak tanpa kepala apakah masih bisa kembali lagi untuk menyerang.
Seharusnya dia pergi melarikan diri dan tidak perlu untuk mengamati karena sudah jelas bukan tandingannya. Wenren Mingyue, Wenren Mingyue sungguh bodoh!
Nah. Sekarang wajah Wenren Mingyue berubah menjadi serius melihat tubuh tanpa kepala langsung menyatu menjadi satu. Xiao Chen yang sudah menyatukan kepalanya tersenyum kepada Wenren Mingyue.
“Kamu tidak bisa membunuh ku. Jika kamu bisa membunuhku, maka aku denah senang hati ikut pergi ke Sekte awan berkabut.” Xiao Chen melambaikan pedangnya sembari menunggu untuk serangan selanjutnya.
“Jangan sombong! Bahkan aku masih memiliki lebih dari satu cara untuk menyandra mu dan ikut ke Sekte awan berkabut.” Wenren Mingyue sungguh serius.
“Ahhh. Baiklah aku akan menunggu dan Bagaimana kamu menggunakan cara tersebut untuk menyandera.” Xiao Chen mengangkat bahu langung menyerang Wenren Mingyue.
Seketika Wenren Mingyue yang memakai cincin kelipatan fisik, langung menghantam pedang Xiao Chen hingga patah.
Bang!
__ADS_1
Crack!
Wenren Mingyue langsung tersenyum tipis. Xiao Chen matanya berkerut langsung menggunakan tangan kirinya untuk menampar wajah Wenren Mingyue yang sedang diselimuti oleh asap.
Akan tetapi, Xiao Chen terlebih dahulu yang ditampar sangat keras.
Plak! Xiao Chen terhempas sangat jauh, tetapi dia langung mendarat di tanah walaupun terseret sekitar 6 meter.
Xiao Chen mengeluarkan jimat ular api langung menuju ke arah Wenren Mingyue.
Wuusss!
Bom!
Bom!
Dengan kekuatan cincin penguatan fisik, Wenren Mingyue seketika menampar ular api itu sungguh sangat mudah. Dia menyringai kearah Xiao Chen walaupun Xiao Chen tidak mengerti.
Tenang. Tenang. Xiao Chen masih memiliki jimat yang bisa melawan kekuatan cincin fisik Wenren Mingyue, jadi jangan kahawatir. Benar saja, 'kan Xiao Chen seketika menggunakan jimat fisik kingkong langsung meloncat mencoba menggunakan gaya seperti Wenren Mingyue untuk menampar pipinya.
Hiya!
Wenren Mingyue dalam hati menghina. Tetapi Wenren Mingyue tidak mengerti bahwa Xiao Chen lebih yakin untuk menampar wajahnya hingga babak belur.
Tangan yang halus seperti polesan giok, seketika menampar wajah Xiao Chen dengan sangat percaya diri.
Hanya saja kecepatan tamparan Xiao Chen lebih cepat darinya sehingga wajah Wenren Mingyue seketika terhempas sangat jauh.
Plak!
Engah! Giginya copot dan Xiao Chen melihat degan seksama sambil mengejar. Karena akan takut jika Wenren Mingyue akan melarikan diri.
Wush!
Wush!
Bruak!
__ADS_1
Wenren Mingyue langsung mendarat di pemukiman dan kebetulan dia terjatuh di ternak kerbau sehingga seluruh penampilannya terkena kotoran kerbau yang sangat bau.