Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Dasar Bodoh!


__ADS_3

Bab 145 Dasar Bodoh!


Xiao Chen langsung pergi ke ruangan tugas mengambil kertas itu dan menandatangani. Setelah sudah menandatangani kertasnya dia merebak menjadi dua bagian yang satu disimpan yang satunya lagi diserahkan kepada petugas.


Para petugas dari pembuat misi untuk semua anggota, dia tatapannya masih tertuju dengan kepergian Xiao Chen.


Mereka semuanya menggelengkan kepalanya sungguh sangat kagum. walaupun masih memiliki peringkat paling bawah tetapi sinar popularitas sungguh melebihi dari apa yang tingkat dimiliki. Tentu saja banyak resimen yang memiliki peringkat diamond dan platinum mengambil tugas tanpa berpikir panjang, mereka semua tidak berharap lebih dengan mereka.


Akan tetapi, mereka hanya berharap kepada pemimpin Resimen violet Garden. Entah kenapa mereka sungguh sangat yakin jika pemimpin resimen violet Garden akan bisa melakukan tugas tersebut.


“Walaupun kami semua tidak mengetahui siapa kamu, tetapi kami semua sungguh sangat yakin dengan ide cemerlang yang akan kamu lakukan ketika mencoba menyelamatkan Nona Hua Ning Bing.” Setelah itu, dia langsung menutup tugas ini dan sambil menunggu beberapa resimen yang mencari tugas lainnya sambil duduk.


Saat ini, Xiao Chen yang sudah meninggalkan ruangan asosiasi dari sekumpulan tugas langsung terbang menggunakan sayap merpati berwarna putih yang keluar dari punggungnya.


Xiao Chen juga baru tahu bahwa pihak asosiasi wilayah tanah api neraka memiliki formasi Array yang memungkinkan dirinya bisa dipindahkan ke tempat yang sudah ditandai menggunakan titik dari pihak asosiasi rasimen wilayah tanah api neraka.


Xiao Chen langsung memasuki keruangan tertentu dan ada dua pria paruh baya yang sedang menantikan dirinya untuk memasuki ke dalam Array Lembah Phoenix kematian.


Xiao Chen menganggukkan kepalanya langsung berkata: “Aku baru mengetahui bahwa pihak asosiasi resimen di wilayah api neraka memiliki formasi Array Untuk memindahkan dirinya ke wilayah Lembah Phoenix Kematian, jika kalian mempunyai alat transportasi seperti ini kenapa tidak memberitahukan kepada aku?”


“Ini sungguh sangat sederhana karena kamu tidak bertanya kepada kami semua.” Mereka semua hanya menjawab dengan enteng.


Ehhh .... ?


Xiao Chen hanya menggaruk kepalanya dengan canggung mungkin perkataan dia ada benarnya dan juga ada tidak benarnya.


Setelah itu, Xiao Chen memasuki sebuah ruangan langsung beberapa saat dirinya melihat kedua pria paruh baya menganggukan kepalanya ke arah Xiao Chen.


Seketika tiba-tiba setelah array formasi diaktifkan langsung pandangannya menjadi pusing sebentar setelah itu tiba-tiba ketika pandangan matanya sudah kembali normal dirinya melihat bahwa sudah di tempat yang lain di sampingnya ada berbagai tembok yang memiliki corak yang sangat unik.


”Hummm sungguh sangat praktis dari jarak Lembah api neraka untuk menuju wilayah Lembah Bonek kematian dengan menggunakan terbang akan memakan waktu sangat lama. akan tetapi sekarang setelah menggunakan array akhirnya tidak membutuhkan beberapa menit sudah sampai.” Xiao Chen menganggukkan kepalanya terus-menerus dan keluar dari ruangan tersebut, langsung disambut hangat oleh petugas dari asosiasi wilayah Lembah Phoenix kematian.”


Kemudian setelah keluar dari asosiasi tersebut langsung menanyakan kabar tentang keberadaan Hua Ning Bing. Alhasil, para petugas langsung menatap ke arah Xiao Chen dengan sungguh sangat serius.


“Fraksi pembunuh surga, ‘ya? Sepertinya fraksi itu memang berpusat di wilayah ini. akan tetapi kami semua belum mengetahui secara spesifik di mana dia membuat markas. Karena sepertinya mereka sungguh sangat tersembunyi.”


“Tapi wilayah Lembah Phoenix Kematian, di paling ujung lautan ada hutan yang memiliki perbukitan sangat tinggi banyak para anggota resimen yang mencoba memasuki ke hutan tersebut dan tidak pernah kembali lagi. Bahkan, banyak mata-mata yang melihat kelompok fraksi pembunuh surga memasuki itu secara berskala. Aku khawatir jika di hutan itu sudah dipasangi jimat persembunyian yang sangat canggih.” Dia menjelaskan kepada Xiao Chen. Dia bahkan tidak berani untuk memasuki hutan tersebut karena dipercaya memiliki jimat persembunyian yang sangat canggih.


Jika ada yang nekat memasuki hutan tersebut akan dikhawatirkan terkena perangkap yang dilakukan oleh fraksi pembuluh surga. Tetapi itu hanyalah asumsi belaka.


Akan tetapi, Xiao Chen mendengarkan penjelasan itu sungguh sangat yakin bahwa di sanalah markas fraksi pembunuh surga sedang bersemayam.


”Baik, Aku akan pergi ke tempat sana.” Xiao Chen menganggukkan kepalanya langsung pergi meninggalkan ruangan ini.


Para Apa tugas resimen wilayah lembah Phoenix kematian, awalnya ingin menyarankan agar Xiao Chen jangan terlalu gegabah untuk memasuki ke dalam hutan terlarang tersebut, karena dia masih memiliki peringkat resimen paling rendah. Peringkat platinum tidak menjamin akan selamat ke dalam hutan terlarang itu.


Sekarang sudah jelas rasiman peringkat platinum tidak menjamin. Akan tetapi, ada resimen masih peringkat rendah dan memutuskan untuk pergi ke tempat itu. Alhasil meraka semua tidak akan menahannya lagi semoga Xiao Chen akan baik-baik saja.


Xiao Chen seketika langsung melesat sungguh sangat cepat dia menggunakan sayap lebah raksasa karena, kecepatan lebah adalah kecepatan terbang yang sangat tinggi. Karena inilah Xiao Chen menggunakan jimat sayap lebah agar bisa datang ke tempat hutan terlarang yang sudah ditunjukkan oleh petugas asosiasi resimen wilayah Phoenix kematian.


Ngung!


Kepakan sayap lebah raksasa membuat suara berdengung sehingga mereka semua yang melihat langsung terkesima.


Ini sungguh sangat aneh Mungkin dia adalah monster yang berbentuk manusia. Bisa-bisanya manusia mengeluarkan sayap monster raksasa ini sungguh sangat aneh mereka baru pertama kali melihatnya.

__ADS_1


Saat ini, ada setidaknya empat kelompok rasimen yang seluruh anggotanya adalah wanita. Dia juga sudah bangga karena memiliki pangkat platinum sehingga untuk mencari berpetualangan di hutan terlarang itu tidak ada yang melarang.


Padahal mereka adalah penghandel untuk melakukan perjalanan sangat singkat. Karena mereka memiliki jurus yang sudah dikuasai berbentuk pengendalian angin. Mereka semua adalah kelompok yang menguasai jurus angin.


Akan tetapi, tiba-tiba Mereka melihat ada satu Pemuda berpakaian hitam dan seluruh tubuhnya diselimuti topeng sedang terbang sangat cepat menggunakan sayap lebah raksasa.


Ngung!


"Ahhh lihat! Dia terbang sungguh sangat cepat! Ayo kita ingin tahu siapa dia sebenarnya!" Salah satu wanita yang memiliki pita rambut di bagian kepala kiri berteriak sambil menunjuk di mana Xiao Chen melesat terbang sangat cepat.


Beberapa kelompok lainnya langsung mengganguk dan mencoba meningkatkan energi pendekarnya agar kecepatan laju angin lebih cepat sehingga bisa mengejar Pemuda bertopeng tersebut.


Wushh!


Akan tetapi, semakin dia menggunakan energi pendekar untuk menggapai Pemuda bertopeng, dia menemukan bahwa Pemuda misterius itu semakin cepat dan semakin mendekati ke area hutan terlarang.


“Sial ... Bagaimana mungkin ada orang yang bisa terbang sangat cepat seperti itu!” Mereka semua sungguh sangat enggan langsung dengan ekstrem menggunakan jiwa pendekar untuk meningkatkan kekuatan lagi.


Akan tetapi, tiba-tiba Mereka melihat bahwa sayap yang menempel di punggung Pemuda bertopeng itu, langsung lepas alhasil Pemuda misterius langsung menukik ke bawah.


Akan tetapi, adegan selanjutnya membuat mereka terkejut karena Setelah turun ke bawah Dia melompat sampai mengeluarkan ledakan dari kakinya.


Sekali lompat langsung berjarak setengah kilometer.


Bom!


Bom!


“Bajingan siapa dia Ayo kita ikuti terus-menerus,” pinta wanita itu sambil cemberut.


Akhirnya Xiao Chen sudah tiba di batas hutan terlarang. Dari luar dia mengamati bahwa hutan itu sungguh sangat gelap dan mendung.


Tetapi dia juga sedikit yakin bahwa hutan itu bukanlah hutan yang sangat menyeramkan seperti yang sekarang lihat tetapi karena memiliki efek jimat persembunyiannya sehingga siapapun yang melihatnya terlihat menyeramkan.


Seketika Xiao Chen langsung mengaktifkan mata spiritualnya sehingga pada saat itu, di depannya ada tembok berbentuk tulisan Runner sangat panjang dan lebar membentang timur ke utara.


Xiao Chen langsung mengerutkan keningnya tiba-tiba otak jeniusnya karena mengalami kesulitan langsung beroperasi cepat sehingga tanpa disadari otak jeniusnya menjadi di upgrade ke tingkat tiga.


Bam!


Pada saat ini, Xiao Chen sepertinya menemukan pengetahuan baru dengan hanya melirik lapisan formasi yang sangat lebar dan luas ini seketika formasi itu memiliki penuh celah.


Setelah mengamati sedikit lama akhirnya Xiao Chen memutuskan untuk merusak seluruh formasi sihir.


“Walaupun sihir formasi ini sangat hebat tetapi untuk menghancurnya juga sangat gampang Hanya saja sedikit merepotkan." Xiao Chen sedang berpikir. Akan tetapi, dari atas langit langsung ada lima kelompok kurang lebih langsung terjun menghampirinya.


Swoshh!


Bum!


Ahhh! Ahhh ! Ahhh !


“Bajingan! Apakah kamu tuli hah! Aku sejak tadi meneriaki kamu tetapi kamu seolah tidak mendengar dari panggilan kami semua!” Wanita itu terengah-engah karena mengejar Xiao Chen sungguh sangat keras.


“Kamu memanggilku? Maaf aku tidak mendengarnya!” Kemudian Xiao Chen langsung mengabaikan kelompok resimen itu yang beranggotakan wanita semua. Dia hanya ingin mencari umbi-umbian untuk dimakan sebanyak-banyaknya agar bisa merangsang kentut.

__ADS_1


Tetapi, sebelum Xiao Chen mencari umbi-umbian, memperingatkan mereka agar tidak maju terlalu jauh sekitar enam meter karena sangat berbahaya.


“Kalian Jangan maju lebih jauh, karena dari batas pohon pisang itu adalah berbahaya jika kamu masih sayang nyawa lebih baik turuti apa yang aku katakan.” Xiao Chen berpesan.


Mereka semua langsung mengerutkan keningnya. Memangnya siapa kamu? Kamu adalah resimen peringkat rendah Bagaimana mungkin kamu sangat lancang untuk menginstruksi mereka semua? Apakah kamu sungguh berani?


Ada satu wanita yang mengabaikan ucapan Xiao Chen, dia langsung melirik ke samping pohon pisang karena ada bunga melati yang memiliki tiga warna dan sangat bagus.


Karena sebagai wanita menyukai keindahan akhirnya tanpa sadar memetik pohon melati yang memiliki warna tiga macam.


“Oi ... Apakah kamu tuli ... jangan datang ke situ!” Xiao Chen hendak mencegatnya, akan tetapi udah terlambat. bahkan wanita itu sepertinya tidak menggubris apa yang dikatakannya. Sehingga pada saat itu akhirnya ketika tangan yang sangat putih menyentuh bunga yang memiliki tiga warna langsung terpotong oleh energi yang tidak diketahui.


Sring!


Ahhh!


Dia mundur langsung sekitar enam langkah untuk mendekati kelompoknya.


"Bodoh!" Xiao Chen tidak bisa menghinanya sehingga kata-kata hinaan itu terdengar oleh seluruh kelompok wanita langsung menatap tajam ke Xiao Chen.


“Kamu dasar bajingan! Kamu adalah laki-laki sungguh sangat tega tidak menolongnya! Apakah kamu bukan laki-laki tetapi banci!” Pemimpin dari anggota resimen itu langsung memarahi Xiao Chen.


Seketika Xiao Chen langsung mulutnya berkedut hebat, “Hei bukankah sebelumnya aku sudah memperingatinya dari jarak 6 langkah di depan pohon pisang itu jangan hampirinya maka akan tahu konsekuensi dari tindakan jika kamu bertindak sembrono!"


Xiao Chen tidak tahu ingin menangis atau tertawa karena jelas-jelas mereka yang salah tetapi masih sempat untuk menyalahkan dirinya.


Seketika Xiao Chen langsung mengabaikan mereka lebih baik mencari umbi-umbian yang banyak agar bisa dimakan dan merangsang rasa kentut.


“Hei tunggu kamu sialan! Ini adalah salah kamu karena tidak menolongnya!" Wanita yang memiliki nama Li ****, langsung berlari untuk menyerang Xiao Chen.


Li **** sudah yakin dirinya akan menang karena peringkat klasemen juga sangat jauh kesenjangannya. Akan tetapi, ketika hendak ingin menyerang menggunakan tongkat pendek yang memiliki ujung runcing tiba-tiba matanya menemukan bawah sosok bertopeng itu sudah di belakangnya.


“Kamu bodoh! Apakah kamu ingin dihajar!" Xiao Chen seketika menendang bokong Li ****.


Bang!


Ahh!


Li **** langsung terhuyung terjatuh ke depan dan meringis kesakitan sambil mengelus-ngelus pantatnya karena mati rasa.


“Hmmm bokong yang sedikit kenyal, setidaknya tendangan yang aku lakukan tidak membuat cedera karena bokong kamu kenyal.” Xiao Chen mengangguk langsung mengabaikan lagi untuk mencabuti pohon umbi-umbian.


“Sial kamu menendang bokongku!” Seluruh kelompok itu mengeroyoki Xiao Chen menggunakan kekuatan yang paling kuat.


Xiao Chen membiarkan mereka semua menyerang dirinya Karena pada saat itu jimat pembalikan serangan dari peti hitam langsung aktif sehingga mereka terkena gelombang kejut langsung mundur beberapa langkah.


"Sebenarnya apa yang kalian ingin lakukan dari aku?” Xiao Chen memiringkan kepalanya ingin tahu.


"Sembuhkan dia! Jika tidak aku harus menagih kamu terus-menerus!” Li **** masih bersih keras untuk memaksa menyembuhkan satu rekannya yang tangannya terputus. Walaupun hati sanubari pemuda itu tidak salah melainkan keteledoran dari anggotanya.


Bahkan untuk menyatukan tangannya lagi sangat mustahil.


Xiao Chen menggelengkan kepalanya langsung tiba-tiba sudah menghilang dan sosoknya sudah berada di tempat hadapan wanita yang sedang duduk sembari melihat tangannya yang terputus.


Xiao Chen seketika mengeluarkan cahaya hijau langsung menyelimuti wanita itu. Tiba-tiba, tangannya langsung tumbuh seperti semula sehingga mereka semua terkejut.

__ADS_1


“Aku sudah menyembuhkan temanmu. Jangan ganggu aku lagi dan jangan banyak bertanya karena kamu, tidak ada hubungannya denganku,” tegas Xiao Chen langsung mencabut beberapa pohon umbi-umbian agar bisa dimakan.


__ADS_2