
Bab 26 Tawaran
Lan Xuaner wajahnya sepucat kertas dia sungguh ingin memutar kembali dan memperbaiki kesalahannya yang telah di buat oleh dirinya, sehingga tidak akan begitu gegabah dalam masalah percintaan.
Lan Xuaner ingat bahwa hanya membutuhkan satu bulan lagi, dia akan menikah bersama Xiao Chen.
Akan tetapi dia sungguh ceroboh dan terhasut oleh rayuan gombal buaya sehingga hubungan dirinya dengan Xiao Chen akhirnya putus.
Terlebih lagi, dia sudah merelakan kesuciannya dengan Wang Xitong, memikirkan sekali lagi Lan Xuaner seperti orang gila.
Anda mengira bahwa Xiao Chen adalah bajingan lemah, namun Anda tertipu orang yang menurutnya sampah pendekar, ternyata adalah jenius.
Lan Xuaner yang sedang terbang bersama Lan Qiyange meneteskan air mata sungguh sangat ironis dan hati ini hancur.
Hanya kesenangan sesaat hancur semua masa depan yang lebih baik.
Mungkin dimasa depan, Lan Xuaner tidak memiliki wajah untuk bertemu dengan Xiao Chen dia akan menghindari karena sudah tahu bahwa Xiao Chen dimasa depan akan menjadi Naga yang mendominasi.
~
~
~
#Rumah Keluarga Xiao
Xiao Chen bangun tidur langsung melihat ke cermin untuk melihat wajah yang tampan dan menghela nafas panjang.
“Jika wajah ini di Bumi, dan mendaftar menjadi artis Korea mungkin aku sudah menjadi salah satu bintang yang bersinar di alam semesta, ckckckc.” Xiao Chen sangat narsis bahkan dia setelah menjadi pendekar ketampanannya meningkat drastis sehingga jika dia sendiri melihat terus menerus wajahnya sangat khawatir jika jatuh cinta.
Setelah melihat cermin kuno, Xiao Chen merapikan rambut dan penampilannya karena dia ingin menemui guru Su Xing.
__ADS_1
Untuk guru Su Xing Xiao Chen sendiri tidak kenal siapa dia dan tujuan apa dia datang kesini.
Xiao Chen setelah merapikan rambut langsung keluar untuk menemui guru Su Xing.
Setelah tiba di ruang tamu, Xiao Chen berkata kepada Ayahnya, “Ayah, kamu bilang ada guru Su Xing datang kesini, lalu dimanakah dia?”
“Aku di sini.” Suara yang sangat lembut seperti ibu langsung memasuki ke dalam pendengaran Xiao Chen sehingga langsung menoleh ke samping kiri dan dia menemukan ada wanita yang sangat anggun cantik nan rupawan.
Wajah seperti persolen yang bagus, mata yang tatapannya sungguh lembut, namun memiliki ketegasan yang nyata.
Rambut putih seperti salju yang terurai layaknya air terjun yang sangat deras, kulit putih seperti susu dan sehalus batu giok.
Bibir tipis dan sangat merah seperti ceri yang matang, untuk menggambarkan Su Xing adalah wanita yang sangat cantik dan ada aura dewasa yang terpancar dari auranya.
Ini Adalah maha karya Dewa dipersembahkan untuk keagungan Su Xing.
Kini Xiao Chen tidak munafik melihat wanita cantik hatinya tidak tergerak, namun dia adalah orang yang memiliki prinsip yang sudah dianut di Bumi, yaitu untuk mengagumi kecantikan tidak ada habisnya jika merasa bahwa Su Xing adalah wanita cantik, mungkin saja diluar sana ada yang lebih cantik lagi dari pada Su Xing. Apalagi di dunia pendekar wanita cantik sungguh banyak, sehingga memilih wanita harus benar-benar baik dalam hati.
Setelah menimbang pro dan kontra, Xiao Chen hanya melirik sekilas Su Xing dan tatapannya berubah menjadi biasa.
“Halo guru ada yang ingin kamu katakan kepada ku?” tanya Xiao Chen penuh hormat.
“Hmm kamu Xiao Chen setelah dilihat dari dekat, ternyata kamu cukup tampan dan kharismatik,” Su Xing mengangguk dan tersenyum, pemuda ini sungguh berbeda dari tatapannya, jika itu pemuda lain ada kemesuman, tapi Xiao Chen berbeda sepertinya tatapannya sangat polos dan dalam.
Xiao Chen canggung dan menggaruk hidung, “Semua pria adalah tampan kepada orang yang tepat.”
‘Sial... bagai mana mungkin sebagai orang Isekai tidak memiliki ketaampaan yang kuat hahah!’ batin Xiao Chen dia sungguh bangga jika di sanjung bahwa Anda tampan.
“Apa yang kamu katakan benar, cantik dan tampan akan tepat di mata orang yang cocok,” balas Su Xing kemudian berkata lagi apa tujuan dia datang ke keluarga Xiao.
“Xiao Chen perkenalkan namaku Su Xing salah satu guru Sekte Tanah Hitam, aku di sini datang hanya ingin mengatakan bahwa kamu adalah jenius pendekar level enam, akan disayangkan jika kamu tidak memasuki Sekte.”
__ADS_1
“Jika kamu berkenan, apakah kamu bisa bergabung ke sekte kami?”
Xiao Chen sudah menebaknya, sambil menutup mata dia memikirkan bagaimana cara menolak secara halus.
Jika dia memasuki sekte, mungkin kehidupan akan menjadi tidak aman, karena banyak saingan. Terlebih lagi, Xiao Chen tahu bahwa Lan Xuaner juga di sekte Tanah Hitam.
Untuk melupakan sepenuhnya Lan Xuaner, Anda harus pergi jauh-jauh dan tidak boleh bertemu satu sama lain yang lama, sehingga jika seperti itu maka Anda akan bisa melupakan seutuhnya.
Karena ini bukan sifat sejati Xiao Chen jika sudah tidak ada hubungannya dengan Lan Xuaner maka tidak akan terjadi perbaikan hati. Sebagai contoh banyak orang di kehidupan Bumi sudah putus bersama pacar karena selingkuh, dengan bodohnya ada saja orang yang masih menyimpan rasa walau itu sakit.
Sifat seperti itu bukan Xiao Chen jika tidak ada hubungannya maka sudah Anda dan saya adalah teman dan tidak akan menjadi sepasang kekasih lagi, akan tetapi jika takdir berkata lain, itu beda cerita.
Kini Xiao Chen masih merenung, dia ingin bergabung di Sekte, namun dia enggan jika bertemu Lan Xuaner karena sangat muak.
Karena seperti itu, Anda harus berkata kepada Su Xing bagaimana caranya agar Anda bisa menolak ajakan guru tersebut dengan halus.
Xiao Chen akhirnya menatap ke arah Su Xing dan berkata, “Maaf jika aku menolak apakah tidak apa-apa? Memasuki Sekte, adalah keinginan hati tidak ada paksaan dari Sekte manapun, aku menolak karena ada alasan. Yaitu menghindari Lan Xuaner, mungkin Guru sudah tahu bahwa aku akan menikah dengan Lan Xuaner pada waktu itu, akan tetapi ada penghianat dari keluarga Lan sehingga untuk sekarang aku ingin mengurung diri.”
“Lagipula di Sekte Tanah Hitam ada murid Lan Xuaner aku sungguh tidak nyaman, mohon pengertiannya Guru,”
Su Xing mengangguk terus-menerus sambil memegang dagu yang tidak memiliki jenggot, alasan Xiao Chen masuk akal, jika posisi ini diganti dengannya, sudah pasti Su Xing akan menghindari tersebut.
Namun, Su Xing tidak ingin kehilangan domba gemuk, dia secepatnya mencari alasan lain.
“Kamu tidak memasuki Sekte juga tidak apa-apa, kamu bisa berlatih jurus-jurus yang aku kuasai bahkan sumber daya Sekte akan membantu mu dengan syarat,” ucap Su Xing semoga saja dengan cara ini Xiao Chen akan jatuh kepangkuannya.
Xiao Chen juga tertarik bagaimanapun jurus adalan yang terpenting, tidak masalah jika jurus itu sampah dengan otak jenius akan diperbaiki kekurangannya.
Kemudian Xiao Chen berkata, “Guru apa syaratnya?”
Su Xing tersenyum tipis, “Jadilah muridku.”
__ADS_1