Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Pertempuran (1)


__ADS_3

Bab 148 Pertempuran (1)


Setelah menyerap seluruh energi dan seluruh esensi dari monster kingkong raksasa itu, wajah jika wajah Xiao Chen akan dibuka mungkin sungguh sangat tampan. Kulitnya berubah menjadi sangat putih dan sangat halus seperti polesan batu giok berkualitas tinggi.


Dia digambarkan sebagai perpaduan pemuda sangat tampan dan wanita sangat cantik, tentunya jika ada wanita yang melihat langsung terkesima begitupun sebaliknya Pemuda akan cemburu dengan ketampanan Xiao Chen.


“Hmmm setelah sudah naik ranah apa yang aku pikirkan setidaknya dengan ini bisa membuka buku jimat keterampilan bagian tiga,” gumamnya sambil memegang dagu dan melihat ke sekeliling.


Resimen Black panther dan dari kelompok Li Fiju, langsung meloncat untuk mendekati ke arah dirinya.


“Kamu sungguh sangat hebat! Bagaimana kamu melakukan itu! Sungguh sangat keren!” Mata Li Fiju berbinar-binar sambil menyanjung Xiao Chen.


“Terimakasih atas sanjungannya, tetapi untuk sekarang kalian jangan perlu gegabah dan tingkatkan kewaspadaannya karena di depan sana adalah basecamp dari Fraksi pembunuh surga. Jika kalian menurunkan kewaspadaannya akan ditakutkan mereka akan menikam kalian semua dengan sangat mudah. Ingat!” Xiao Chen mengangguk.


"Hmmm tentu saja kami mengetahui hal ini. bagaimanapun aku juga sudah berpengalaman dalam melakukan tugas yang sangat berat. Lihatlah lencana aku sudah platinum Huh!” Li Fiju, langsung mendengus tidak senang.


Xiao Chen tidak bisa berkata apa-apa lagi terhadap Li Fiju. Jika dirinya mengatakan hal yang tidak disukainya maka dia akan protes lebih baik diam. Diam adalah emas.


Xiao Chen langsung mengangkat bahu dan berjalan meninggalkan mereka.


“Hei! Kenapa Kamu sepertinya tidak ingin berkelompok dengan kami semua? Oh ya. Perkenalkan nama ku Chang'er. Aku pemimpin geng rasimen Black panther. Aku melihat kamu juga salah satu dari anggota resimen. Sayangnya kamu masih memiliki peringkat paling rendah. Jika berkenan kamu bisa bergabung dengan anggota resimen aku.” Chang'er menganggukkan kepalanya dia cukup yakin dengan penampilan diri yang cantik ditambah lagi memiliki kelompok rasengan sudah berpangkat platinum Bagaimana mungkin pemuda itu akan menolaknya. Jika berhasil direkrut maka otomatis kemampuan anggotanya akan bertambah walaupun tidak terlalu banyak.


Sayangnya Apa yang diharapkan tidak sesuai kenyataan tiba-tiba Chang'er melihat pemuda bertopeng itu langsung menggelengkan kepalanya. “Tidak tertarik. Aku adalah Chid pemimpin dari resimen violet Garden.”


Xiao Chen Langsung melompat ke atas sambil menumbuhkan sayap lebah raksasa di punggungnya itu.


Dia terbang sungguh sangat cepat untuk memasuki ke tempat di mana formasi penghalang sudah hancur.


“Hei fraksi pembunuh pukimak! Dimana kalian menyandera guru Hua Ning Bing! Cepat! Jika kalian masih menyembunyikan hidung akan aku bakar semua basecamp dari persembunyian kalian!” Ranah pendekar sudah level dua puluh, tentu saja kekuatan dari jimat meningkat drastis sehingga dirinya cukup yakin untuk membakar basecamp dari Fraksi pembunuh surga. Dia melihat karena menggunakan mata spiritual yang diwariskan dari Ming Yu.


Seketika mata spiritual langsung dibuka sehingga pemandangannya menjadi lebih jelas dan orang yang bersembunyi lewat kegelapan terlibat jelas oleh matanya.


Kini Xiao Chen melihat ada wanita dengan tempramen panas yang memiliki buah gunung besar sedang disandera seluruh pergelangan kaki dan tangan pada besi yang menjeratnya

__ADS_1


Dia adalah guru Hua Ning Bing. Xiao Chen mengetahui karena seragam yang sedang digunakan oleh Hua Ning Bing sama persis.


Xiao Chen tanpa pikir panjang langsung melesat tajam untuk menyelamatkannya.


Seketika seluruh tubuh Xiao Chen pecah dan meledak menjadi ribuan monster lebah yang sudah ada racun sangat banyak.


Ngung!


Ngung!


Lebah itu berdengung sangat keras seperti sedang mencari sarang baru.


Bahkan Xiao Chen sebagian menggunakan jimat agar bisa menjadi semut untuk merayap dan bersembunyi melalui tanah.


Chang'er dan Li Fiju langsung terkejut sepertinya keterampilan dimiliki Pemuda misterius itu sungguh sangat hebat dan tidak ada habis-habisnya.


Dari persembunyiannya, para fraksi pembunuh surga langsung bingung tidak main. Dia melihat pemuda misterius itu berubah menjadi sekumpulan hewan kecil-kecil yang sedang menyerang ke arah dirinya.


Bahkan sepertinya dia sudah mengetahui persembunyian dari Fraksi pembunuh surga sehingga tanpa berlama-lama langsung menunjukkan hidungnya.


Bom!


Bom!


Seketika ribuan lebah yang sedang terbang menyerang basecamp fraksi pembunuh surga, berjatuhan akibat efek racun dari Situ Hong.


Situ Hong memiliki tubuh pendekar racun yang mematikan. Hanya saja setelah ribuan lebah yang terkena asap racun itu saling berjatuhan seperti hujan, tiba-tiba setelah menyentuh tanah lebahnya langsung meledak seperti bom atom.


Bom!


Bom!


Bom!

__ADS_1


Ledakan bom atom langsung menghujani seluruh area yang tepat di bawahnya ada banyak berbagai anggota Fraksi pembunuh surga.


Ahhh!


“Sial ... bagaimana dia bisa melakukan seperti itu!” Situ Hong melihat ada sebagian anggota faksi surga yang terluka parah dan ada juga yang sudah meloncat untuk menghindari sangat jauh.


Tepat ketika dia sedang menoleh mencari keberadaan pemuda misterius itu, tiba-tiba dari kekosongan langsung memunculkan tangan dan menarik Situ Hong tanpa mereka sadari.


Bang!


Setelah menarik Situ Hong, Xiao Chen langsung meninju wajahnya sampai terpental beberapa puluh meter.


Bang!


Bang!


Dia seketika hidungnya mimisan tetapi karena banyak kabut yang keluar dari tubuhnya wajahnya tidak terlalu jelas.


Xiao Chen yang sudah menunjuk wajah dari Situ Hong, seketika tangannya langsung membusuk sehingga Situ Hong yang melihat langsung tertawa. Bahkan bukan hanya Situ Hong yang tertawa banyak anggota Fraksi pembunuh surga yang mengajak kehebatan Xiao Chen karena terlalu berani menyentuh tubuh Situ Hong hanya menggunakan tangan kosong.


Xiao Chen tidak peduli langsung mengambil belati panjang, memotong tangannya. Seketika setelah terpotong tangannya bercahaya langsung menumbuhkan tangan yang baru.


Xiao Chen berkata menghina kepada mereka; ”Maaf aku tidak semudah yang kalian kira hahaha! Cepat dimana kamu menyembunyikannya! Jika tidak, terpaksa aku menghancurkan rumah kamu yang telah dibangun selama ini.”


Xiao Chen mengeluarkan bola api gagak dari tangannya hanya sebesar buah jambu. Akan tetapi memiliki titik panas yang sangat ekstrem sehingga mereka langsung berkeringat deras.


"Hei lebih baik kamu menyerahlah dan bergabunglah dengan kami. Jika kamu bergabung dengan fraksi kami kamu akan bebas melakukan apa saja!”


Bacot!


Xiao Chen menatap satu anggota pembunuh surga sehingga pada saat itu, dia terkena serangan mental sehingga seolah kepalanya terpotong.


Ahhh!

__ADS_1


Dia langsung terjatuh sambil terengah-engah. Kemudian baru menyadari bahwa itu adalah efek ilusi yang dihasilkan oleh pemuda bertopeng.


__ADS_2