
Bab 227
Saat itu juga Xiao Bai yang terbakar hidup-hidup, bajunya langsung hilang dan menemukan kulitnya sedikit merah akibat dihantam api ular raksasa Xiao Chen.
Dia terbang kembali, tapi pada saat itu ada pedang yang melesat sangat cepat seketika menusuk pahanya hingga menembus ke tanah.
Xiao Bai menarik pedang tersebut, tapi pedang itu seketika berubah menjadi ular besi yang melilit tubuh Xiao Bai.
Jimat petir aktif, tubuh Xiao Bai kejang-kejang dikarenakan tersengat listrik tegangan tinggi. “Ahhh Xiao Chen!" Dia mencoba melepaskan item serbaguna milik Xiao Chen dan beberapa saat, dia menarik pakasa dengan paha penuh luka dan berdarah.
Dia melihat ular besi itu hendak menggigit lagi, akhirnya dia marah kepada ular besi dan dia terbang sungguh sangat cepat langsung ular besi itu di arahkan ke Xiao Chen.
Plak!
Xiao Chen dicambuk oleh item sendiri ada sedikit lebam di area kulit, tapi dua detik kemudian luka itu menghilang dan kulitnya berubah menjadi mulus.
“Aku sudah tidak mempan dengan serangan mu,” ucap Xiao Chen matanya menyipit langsung mengeluarkan pedang kesombongan surgawi untuk diunuskan kepada Xiao Chen.
Pedangnya bercahaya biru sungguh mengeluarkan Auman binatang buas yang sangat mengerikan, dia menebas kanan bahu Xiao Bai dengan sangat bringas.
Sring!
Setelah memotong bahu,Xiao Chen melanjutkan lagi untuk memotong perutnya. Dia sudah menanamkan jimat yang memungkinkan target tidak bisa menyembuhkan diri.
Cuakks!
"Engah! Bajingan kau Xiao Chen! Tidak akan kalah dari kamu yang ingusan!" Seketika Xiao Bai memuntahkan darah lebih banyak. Ada kekuatan warna merah yang menyelimuti tubuhnya, tapi dia juga tak tahu bagaimana mungkin lukanya tidak bisa disembuhkan.
"Cih! Rasakan!" Xiao Chen sinis langsung memutar-mutarkan pedangnya sehingga perut Xiao Bai terkoyak cukup parah, dia mencoba melepaskan cengkraman pedang tersebut.
Ahhh!
Ketika mencoba mencabut pedang biru itu, ada usus yang keluar, dia langsung menutupi usus itu menggunakan kain yang dia temukan di tanah.
__ADS_1
“Aku tidak ingin mati, karena jalan masih panjang dan aku belum mengetahui bagaimana dunia atas yang aku impikan.” Xiao Bai serius sambil mengikat perut yang sudah terkoyak menghubungi satu tangang.
“Lihatlah anggota tubuh mu, untuk bertahan dari serang ku tidak akan sampai satu jam kamu sudah mati.” Xiao Chen menaruh pedang kesombongan surgawi di bahuhya. Setelah itu, dia langung meloncat mendekati Xiao Bai lagi.
“Kalian! Bantu aku!” Xiao Bai memerintahkan Li Ming dan Jian Feng untuk memusnahkan Xiao Chen.
Li Ming mengeluarkan asap paling bracun sampai menutupi seluruh wilayah keluarga Xiao sampai di sekte malahan.
Kemudian Jian Feng mengeluarkan aura binatang dan mencoba menyerang Xiao Chen.
Xiao Chen mendengus dan melirik Jian Feng langsung menggunakan pedang usang seketika dan dilemparkan tepat di wajahnya sehingga bagaimana pun kamu kuat, tidak bisa menandingi ketajaman pedang usang itu.
Sring!
wajah Jian Feng tertusuk pedang hitam sampai tembus ke tengkorak belakang. Xiao Chen menyerap semua kekuatan pendekar Jian Feng dengan panik.
Bom!
Jiwa Pendekar level 36!
Tubuh Xiao Chen berubah menjadi asap dan asapnya berubah menjadi ular sebesar batang kelapa langsung mendekati Li Ming.
Xiao Chen menabrakkan ke tubuh Li Ming hingga Li Ming terseret beberapa meter sampai pada akhirnya dia menggunakan tubuhnya untuk menjadi asap juga.
"Aku tidak mengira kamu juga memiliki tubuh racun sekaligus kebal racun, tapi karena kamu lancang terhadap jajaran iblis, maka seluruh pengikut ku tidak akan memaafkan mu!”
Bom!
Asap yang beracun lebih berbahaya menyebar sungguh sangat cepat sehingga banyak yang terhirup racun itu, wajahnya menjadi biru dan sedikit pusing.
Xiao Chen melihat orang yang tidak salah menjadi korban asap racun itu, kemudian dia yang masih menjelma menjadi asap berbentuk ular besar langsung membuka mulutnya dan menghisap seluruh asap itu sampai tuntas sehingga bentuk ular asapnya menjadi lebih panjang dan sedikit besar.
”Bagamana mungkin ... Kamu kaulah manusia tapi kamu adalah iblis! Itu adalah baju yang sangat berbahaya bagaimana mungkin kamu menghirup semuanya!”Li Ming tidak bisa berkata apa-apa lagi setelah melihat bagaimana Xiao Chen menghirup seluruh racun yang dihasilkan dari tubuhnya.
__ADS_1
“Hanya racun seperti ini, tidak cukup untuk membunuhku!” Xiao Chen langsung membuka mulutnya dan di tengah mulut itu ada formasi jimat yang berputar-putar sangat cepat langsung meludahkan ribuan lebah beracun untuk menyerang dan menyengat tubuh Li Ming.
Ahhh!
Li Ming disengat ribuan lebah yang sangat beracun langsung berguling-guling di tanah, tidak membutuhkan waktu yang lama tubuhnya langsung meleleh menjadi genangan air busuk yang sangat menjijikkan. Setelah itu punya hancur menjadi kenangan busuk terlihatlah tulang-belulang yang masih utuh.
Hanya disengat saja langsung meninggal!
“Tidak! Seharusnya aku bisa mengalahkan bajingan seperti dia, tapi kenapa apa yang aku harapkan salah! Aku harus menyelamatkan diri sendiri!” Xiao Bai tidak mempercayainya dia langsung tanpa berbasa-basi melarikan diri meninggalkan iblis rubah.
”Kamu yang memiliki niatan untuk membunuh ayahku tidak akan bisa melarikan diri sebelum kamu meninggal, tidak peduli Jika kamu satu marga denganku, cepatnya kamu harus menemukan raja Yama di neraka.” Tangan Xiao Chen seketika mengeluarkan asap merah dan menyalurkan ke pedang usang tersebut. Dia menghunuskan pedang ke udara seketika ada bilah cahaya yang sangat menakutkan menerpa n Xiao Bai.
Sring!
Ahhh!
Tubuh Xiao Bai terpotong menjadi dua bagian bahkan sebelum kematiannya Xiao Bai kedua matanya saling melirik ke tubuh yang terpotong.
Setelah terpotong, daging Xiao Bai meledak menjadi bongkahan daging cincang yang telah ditanam jimat pada waktu itu.
Xiao Chen langsung berubah menjadi manusia lagi mengambil darah Xiao Bai untuk dijadikan pengaktifan portal ke dunia lain.
Pada saat setelah menyimpan darah dari Xiao Bai, Xiao Chen langsung mendekati Hua Ning Bing berniat membunuh Tian Xia.
Pada saat itu, Hua Ning Bing yang masih menyerang rubah iblis menggunakan api berbentuk naga langsung menemukan bahwa Xiao Chen sedang mendekatinya otomatis berkata kepada rubah iblis sambil mencibir,
“Hahaha Lihatlah dan bukalah matamu ketiga Rajab itu sudah meninggal mungkin saja sekarang giliranmu untuk menjemput mereka di alam neraka! Hahah!”
Xiao Chen yang sudah dekat Hua Ning Bing, langsung melirik iblis Rubah dan kedua tangannya berubah menjadi cakar hitam yang sangat tajam mencoba meraih tubuh Tian Xia.
Swoshh!
Xiao Chen terlebih dahulu terkena cakar tajam Tian Xia dibagian wajahnya, tapi hanya sesaat sudah sembuh dan tidak ada luka yang membekas.
__ADS_1
”Jalangg! Sekarang kamu yang mati."