
Bab 265
teriakan itu langsung membangkitkan keingintahuan dari seluruh murid maupun diaken Sekte Awan Melonjak.
Seluruh sekte yang sedang ruangannya digunakan berpesta makanan yang meriah, langsung memunculkan berbagai orang yang memakai baju hitam langsung menolong ke arah Nian San.
Peri Xuanyi sungguh merasa tidak enak, dia hanya ingin mengundang Hua Ning Bing untuk menghargai penyelamatan atas monster tersebut. Tetapi Nian San ini begitu bersikap sembrono tidak memiliki hati yang serakah ingin mendapatkan item milik Hua Ning Bing.
Karena merasakan tidak nyaman, Peri Xuanyi langsung maju untuk ikut bergabung dengan Hua Ning Bing.
”Nona Hua. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, sepertinya Nian San sudah tidak bisa tertolong lagi karena hatinya sudah diliputi oleh iblis yang serakah.” Peri Xuanyi memgeluarkan pedang yang tajam langsung melesat ke arah geng pembunuhan itu.
Ketika Peri Xuanyi menggunakan keterampilan pedangnya, dia berlari di atas udara seperti tarian accouprotik. setiap ayunan pedang itu akan memunculkan cahaya Aurora seperti benang merah yang menari-nari.
Sring!
Kekuatan Peri Xuanyi sungguh sangat tidak dibikin enteng karena dia adalah jenius pertama di Sekte Awan Melonjak.
Satu pembunuh itu mencoba menghadang keterampilan pedang Peri Xuanyi, tetapi untuk mengikuti gerakannya sungguh sangat rumit sehingga setelah setengah menit berlalu dia tidak mengimbangi gerakan dari Peri Xuanyi, akhirnya tangan kanannya terpotong.
Sring!
Sring!
Dia mundur 6 langkah Tetapi tiba-tiba dia melihat Peri Xuanyi melemparkan pedang itu dengan menggunakan dua jari saja.
Swoshh!
Ahhh!
Keningnya tertusuk pedang yang sangat cepat langsung tembus ke belakang. alhasil satu pembunuh meninggal dengan mata terbuka.
__ADS_1
Nian San langsung bangun sambil memegang dadanya dan tatapannya tertuju ke arah Peri Xuanyi.
”Peri Xuanyi, Aku sarankan kamu tidak ikut campur Jika kita ingin terlibat dalam masalah ilmu ini adalah apa yang aku perbuat Aku tidak ingin melebarkan kamu,” kata Nian San.
”Tidak melibatkan aku tetapi kamu sudah membuang wajah dari Sekte Awan Melonjak. di mana nalarmu! Apakah kamu sudah kemasukan oleh iblis yang sangat serakah!” seru Peri Xuanyi mencoba menyerangnya ke arah sekumpulan pembunuh.
Tali merah yang dihasilkan dari teknik pedang dari Peri Xuanyi, langsung membuat sekumpulan pembunuh kewalahan dia mundur dan sepertinya sedang mengalami kesulitan yang sangat serius.
Humpp! Peri Xuanyi mencibir mendekati kelompok pembunuhan untuk memastikan agar dia tidak selamat.
Tiba-tiba peri Xuanyi langsung merubah teknik keterampilan pedangnya menjadi sangat rumit tetapi siapapun yang melihat akan begitu sangat terpukau.
Peri Xuanyi tubuhnya langsung bercahaya merah dan menghilang di udara saling memantul-mantul. Setiap kemunculannya akan membunuh para pembunuh itu dengan menjadi dua bagian.
Ahhh!
Nian San yang melihat pembunuhan itu langsung berteriak ngeri dia mundur beberapa langkah. Tetapi, kecepatan keterampilan pedang yang sudah menyatu dengan tubuh peri Xuanyi, tidak bisa memungkinkan untuk meloloskan diri dari pandangan peri Xuanyi.
Hanya saja tiba-tiba ada ledakan tawa yang menghina ke arah Peri Xuanyi.
”Heheheh tidak semudah itu Ferguson!" Ada tangan yang memiliki umur paruh banyak tetapi kekar langsung menari-nari begitu sangat elastis dan seketika menghantam perut Peri Xuanyi.
Bang!
Engah!
Peri Xuanyi seketika muntah darah dia terhempas sungguh sangat jauh sekitar enam belas meter sambil berguling-guling di tanah layaknya bola.
Peri Xuanyi berdiri langsung sambil memegangi perutnya Sebenarnya dia ingin berkata siapa kamu apa hubungannya kamu dengan Nian San. Tetapi setelah kata-kata itu hendak dikeluarkan hanya muntahkan darah yang keluar.
Dai Fugui meloncat panik langsung mendekati Peri Xuanyi. Dia mengecek tubuh Peri Xuanyi dan menemukan bahwa dia memiliki patah tulang bagian rusuk depan.
__ADS_1
Dai Fugui menatap sosok itu yang memakai baju panjang serba hitam, Iya juga menatap ke arah dirinya dengan tatapan main-main.
"Hahaha ingin membunuh kaki aninjung ku? Perkenalkan nama ku Nian Yu. Setelah mengucapkan perkenalan dia menatap ke arah Nian San. ”Humpp kamu dasar bocah tidak berguna menyingkirlah!"
Setelah itu Nian Yu langsung menatap Hua Ning Bing berkata tanpa berbasa-basi. ”Nona yang paling cantik, kamu sudah melihat bagaimana kekuatanku untuk menyerang Peri Xuanyi, Jika kamu memiliki mata yang lebar maka cepat serahkan semua harta yang kamu miliki Jika kamu ingin selamat.”
”Apakah kamu sedang mengancamku?” tanya Hua Ning Bing matanya menyipit.
”Bisa dibilang seperti itu." Mata Nian Yu bermain-main kepada Hua Ning Bing.
"Ohh. Jika aku menolak?" Hua Ning Bing juga membalas perkataannya dengan main-main sehingga, Nian Yu cemberut tidak suka langsung berkata dengan buru-buru, ”Jika kamu menolaknya maka aku akan memberitahukan kepada mu itu kematian yang indah!"
”Hahaha aku tidak takut! Kamu hanyalah kakek sampah!" Hua Ning Bing mengangkat tangannya dan membuat kode bahwa Nian Yu adalah pendekar yang lemah tidak patut untuk dipusingkan sama sekali.
Akhirnya Nian Yu wajahnya memerah karena marah langsung dengan kecepatan yang sangat tinggi sosoknya menghilang sudah tiba di hadapan Hua Ning Bing.
Tinju itu sungguh menakutkan langsung ingin mengenai wajah Hua Ning Bing. Tetapi, Hua Ning Bing langsung menggunakan jimat serangan balik sehingga hanya mengayunkan tinju secara ringan, tiba-tiba Nian Yu terhempas begitu sangat jauh dengan jari jemarinya sudah hancur tidak berbentuk.
Ahhh!
Nian Yu terbang seperti layang-layang putus dan menghantam meja penuh makanan.
Hua Ning Bing langsung berlari untuk mendekati Nian Yu dan seketika tangan kanannya berubah menjadi asap yang sangat runcing tanpa pikir panjang menusuk wajah Nian Yu hancur tidak berbentuk.
Bom!
Hua Ning Bing setelah menghancurkan wajah Nian Yu, tangan kanannya langsung melepaskan sehingga dia melihat Nian Yu kedua tangannya meraih wajah sendiri seolah sedang berapa rapat bentuk wajahnya yang sudah tidak terbentuk.
Humpp!
Hua Ning Bing mengangkat tangannya dan formasi jimat diaktifkan lagi langsung di atas pada susunan formasi yang berputar sangat cepat mengeluarkan ratusan pedang dan menghujani seluruh tubuh Nian Yu hingga tewas menjadi daging yang tak berbentuk.
__ADS_1
Para murid yang belum terbiasa pembunuhan mengerikan seketika memuntahkan makanan yang telah ditelan tadi.