Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Diserang


__ADS_3

Bab 74 Diserang


“Kamu adalah organisasi Akatsuki yang paling muda, dan memiliki suara yang kekanakan.” Wenren Wushuang berkata kepada Xiao Chen.


‘Sial aku lupa merubah suara ku menjadi serak seperti Obito!’ Diam-diam, Xiao Chen mengeluh di dalam hatinya.


“Uhukk! Benar aku adalah anggota termuda dari organisasi Akatsuki,” balas Xiao Chen sambil berdeham sedikit.


“Oww baik!” Wenren Wushuang mengangguk dan tidak berkata lagi kepada Xiao Chen. Bahkan, dia membisikan kepada dia wanita lainya bahwa sepertinya pemuda yang bertopeng itu tidak memiliki ancaman.


Kedua wanita itu juga mengangguk, suara Xiao Chen seperti umur lima belas sampai tujuh belas tahun, bahkan mereka tidak bisa mendeteksi tingkatan level pendekar Xiao Chen, karena diakibatkan memakai jimat penyembunyian.


Beberapa menit kemudian, akhirnya orang itu memanggil Wenren Wushuang dan lainya bahwa grobak akan berjalan ke arah kaisar Naga.


Tanpa berbasa-basi, akhirnya Xiao Chen dan lainya langsung memasuki kedalam grobak jelek. Pada saat ini, Xiao Chen wajahnya berhadapan dengan ketiga wanita itu sehingga sedikit tersipu.


‘Sial ini sungguh canggung,’ batin Xiao Chen walaupun sudah memakai topeng, tetapi masih merasakan malu ketika berhadapan dengan lawan jenis.


Wenren Wushuang karena memiliki umur yang sudah matang, dia juga berpengalaman melihat perilaku manusia akhirnya dia menebak bahwa Xiao Chen sedang canggung dan gerogi akibat sedang berhadapan dengan tiga wanita.


“Aku tahu kamu sedang grogi, jika kamu ingin menjadi organisasi yang keren, hilangkan grogi itu,” kata Wenren Wushuang sambil terkekeh.


“Maaf aku hanya tidak tenang saja jika ditatap terus-menerus.” Xiao Chen menyangkal dan mencoba memejamkan matanya.


“Hmmm jika aku menatap mu, bukankah tidak terpengaruh karena kamu memakai topeng?” Wenren Wushuang bingung.


Xiao Chen menggelengkan kepalanya dan mencoba tertidur. Alhasil beberapa saat lamanya, Xiao Chen tertidur dengan pulsa dalam posisi duduk.


Dengkuran kecil terdengar oleh ketiga wanita itu.


“Aku tidak percaya jika dia adalah seseorang angota organisasi, bagaimana mungkin memiliki perilaku yang konyol,” ucap salah satu wanita sambil curiga.


“Aku juga berpikir demikian,” balas Wenren Wushuang dan mengangguk dan.


“Jangan-jangan, dia hanyalah palsu. Mungkin dia pemuda kekanak-kanakan hahah!” Salah satu wanita juga berbicara sambil bercanda.


“Sttt biarkan dia tidur, tetapi aku juga sedikit bingung, karena melihat baju hitamnya memiliki beberapa noda merah seperti darah. Kita harus berhati-hati mungkin dia hanya bersikap seperti itu agar orang yang tidak tahu tidak ketakutan,” ujar Wenren Wushuang.


Tiba-tiba ketika sedang mengamati Xiao Chen sedang tidur, kebetulan melihat Xiao Chen merentangkan tangannya sambil menguap keras. Alhasil baju hitam yang menutupi kedua pergelangan tangannya, langsung terlihat.

__ADS_1


Wenren Wushuang dan dua wanita itu, sedikit terkejut karena Xiao Chen memiliki kulit yang sangat putih. bhkan, setelah melihat kulit sendiri, dia menyadari bahwa kulit itu masih kalah dari Xiao Chen.


“Aku sekarang mempercayai, bahwa Pemuda itu hanya omong kosong, bagaimana mungkin ada organisasi pembunuhan yang memiliki kulit sangat putih dan halus?” Wanita yang bernama Dongming Yue menggelengkan kepalanya sudah yakin bahwa Xiao Chen adalah pembohong besar.


“Sepertinya juga seperti itu?” Satu wanita lainya yang bernama Leng Yueyan, berkata ingin tahu.


Pada suatu ketika, sudah setengah hari perjalanan, akhirnya orang yang memiliki grobak itu langsung menghentikan grobaknya. Dia membangunkan Xiao Chen dan meminta ketiga wanita itu untuk turun sebentar dan menyuruh untuk beristirahat terlebih dahulu.


Xiao Chen bangun dan tanpa berlama-lama, turun dari grobak dan menjauhi mereka sekitar lima meteran.


Saat ini, Xiao Chen memiliki persediaan darah yang cukup banyak di buku penyimpanan. Walaupun sudah membantai keluarga Wang dan membuat beberapa jimat yang banyak, itu masih menyimpan mungkin sekitar 1000 liter darah yang di kumpul dibuku penyimpanan.


Saat ini, Xiao Chen sedang bereksperimen memadukan jimat pemulihan dan cara renkarnasi iblis. Sehingga jika ekperimen berhasil, Xiao Chen bisa memulihkan kepala yang terpotong tanpa menggunakan persediaan darah yang dia serap lewat pembunuhan.


Xiao Chen setelah jauh kepada mereka sekitar lima meter, langsung mengeluarkan kertas berwarna putih sedikit coklat. Setelah kertas sudah keluarkan barulah Xiao Chen mengotak-atik jimat pemulihan dan dipadukan menggunakan renkarnasi iblis.


"Bom!"


Satu kali percobaan kertas yang sudah digambar dan digunakan untuk berat eksperimen langsung meledak. Namun, Xiao Chen langsung menggambar lagi dan memasukkan tulisan yang lebih lengkap lagi di kertas yang sudah digambar jimat pemulihan.


"Bam!"


Tak terhingga ledakan yang dihasilkan dari jimat pemulihan yang dipadukan menggunakan iblis kelahiran kembali, akhirnya membuahkan hasil.


Satu kertas yang ada kode jimat pemulihan dan ada tulisan kuno iblis kelahiran kembali, seketika bercahaya merah.


Sekarang melihat percobaan berhasil bibir Xiao Chen tanpa sadar tersenyum seperti bulan sabit. Akan tetapi, karena dia memakai topeng, senyuman itu tidak terlihat.


Ekperimen menggunakan kertas berhasil seketika dengan tanpa bertala-tele, jari telunjuk kanan Xiao Chen langsung dicelupkan ke darah itu, kemudian cari yang sudah dicelupkan darah langsung menggambar di udara sangat cepat.


Lusinan jimat iblis kelahiran kembali bercahaya langsung memasuki ke dalam tubuh Xiao Chen. Sontak, Wenren Wushuang yang melihatnya tiba-tiba mengurutkan keningnya karena baru pertama kali melihat jurus yang aneh menggambar udah di udara.


“Jurus apa itu? Kenapa kita baru melihat jurus seperti itu?” Wenren Wushuang berkata kepada Dongming Yue dan Leng Yueyan.


Dongming Yue mencoba mendekati Xiao Chen untuk melihat lebih jelas teknik yang digunakan.


“Apa yang sedang kamu lakukan?" Dongming Yue berkata sambil memilah relik merah yang bercahaya langsung memasuki ke dalam tubuh Xiao Chen.


“Aku sedang berlatih,” balas Xiao Chen dengan lembut.

__ADS_1


“Apakah kamu tidak makan, lihat! Pemilik grobak sudah menyiapkan makanan untuk kita, sehingga dalam perjalanan masih Vit.” Dongming Yue berkata lagi sambil sedakep.


“Yah baiklah,” jawab Xiao Chen kemudian berdiri lalu menepuk pantatnya.


Xiao Chen mendekati pemilik grobak dan mengambil beberapa hidangan makanan. Kemudian karena dia memakai topeng, Xiao Chen memakan hidangan itu, membelakangi keempat mereka.


Leng Yueyan mengerutkan keningnya karena dia ingin melihat bentuk wajah Xiao Chen. Tetapi dia tidak menyangka bahwa Xiao Chen akan memakan hidangan itu, membelakangi dirinya.


Pemilik kuda yang melihat semua ini hanya berkata seperti ini: “Semua orang memiliki rahasia, kalian sepatunya tidak perlu tahu akan privasi.”


Xiao Chen hendak ingin menjawab, akan tetapi tiba-tiba ada sekelompok berpakaian hitam yang sangat banyak langsung menyerang pemilik grobak.


”Awas Paman!” Xiao Chen melompat dan mendorongnya. Alhasil, kepala Xiao Chen sampai terlepas dari tubuhnya dan terjatuh menggelinding.


Sontak pemilik grobak itu, mendekati Wenren Wushuang dan dua wanita sambil berteriak: “Awas ada penjahat!”


Wenren Wushuang melihat kepala Xiao Chen yang terlepas di tubuhnya, diam-diam menggelengkan kepalanya akan sayang disayangkan belum melihat wajah pemuda itu tetapi sudah tewas.


“Hahah akhirnya aku menemukanmu, oh sial aku membunuh orang yang salah!” Asap hitam mengumpulkan berubah menjadi sosok berpakaian hitam yang memiliki kuku panjang dan keriput.


”Penggarap iblis!”


"Swosh!"


Lusinan penggarap iblis, langsung mengepung Wenren Wushuang dan dua lainnya.


“Kalian, bunuh pria tua ini! kemudian ambil tiga wanita itu, karena kita akan mengambil energi Yin!”


"Baik!"


Beberapa kelompok penggarap Iblis, langsung mencoba memenggal dan membunuh pemilik grobak.


Akan tetapi, tiba-tiba ada pedang hitam yang melayang dan membunuh lima sekaligus dari penggarap iblis.


“Apa yang terjadi!"


Semua kelompok iblis, seketika waspada. Pada saat itu, akhirnya melihat horor karena mereka semua menemukan bahwa pemuda yang sudah mati akibat dipenggal kepalanya, tiba-tiba menemukan sedang berlari kearah kelompoknya.


Apa yang membuat terkejut, pemuda itu berlari tanpa kepala.

__ADS_1


”Bagaimana mungkin!” Wenren Wushuang terperangah.


__ADS_2