
Bab 132 Dilecehkan Tidak Sengaja
Bom!
Bom!
Dinding reruntuhan kuno itu bergetar sangat hebat akibat ledakan jimat yang dilakukan oleh Xiao Chen. Pada saat itu, banyak monster laba-laba yang sangat banyak ingin mengerumuni Xiao Chen dan dua lainnya.
“Hei kalian bisakah ikut berpartisipasi untuk memusnahkan ribuan monster laba-laba itu!" seru Xiao Chen langsung menurunkan kedua wanita itu agar bisa membantu menghadapi monster laba-laba yang sangat banyak.
“Mungkin Ketika melawan ratusan monster laba-laba dengan kita yang masih beranggota 3 tidak apa-apa dan tidak masalah hmm mari kita hadapi!” Ning Mengchen menganggukkan kepalanya dengan serius langsung menggunakan pedang itu untuk secara kilat seperti angin langsung memotong-motong beberapa lusinan monster laba-laba.
Meng Wuling juga bergegas maju ke depan untuk memutarkan tubuhnya sambil menggoyangkan pedang tujuh elemen yang mengeluarkan api yang sangat berkobar-kobar.
Xiao Chen langsung maju ke depan menggunakan pedang berwarna hitam yang sudah menjadi kartu as-nya agar bisa melawan monster yang sangat mustahil untuk dilawan.
Bom!
Seketika Xiao Chen langsung menggunakan jiwa pendekar yang sudah peringkat enam belas sehingga tekanan Aura yang dikeluarkan olehnya, langsung membuat ratusan monster laba-laba sedikit tertindas dengan Aura jiwa pendekar level enam belas.
Meng Wuling dan Ning Mengchen juga sedikit terkejut Oh ternyata Pemuda bertopeng itu sudah sangat tinggi level pendekarnya dan sekarang dia baru pertama kali melihat.
Bom!
Hiya!
Sring!
Seketika mata pupil bagian kanan Xiao Chen langsung berubah menjadi merah dan di bagian kepala sebelah kanan juga mengeluarkan tanduk hitam yang sangat keren.
Dengan sangat kilat langsung berlari dan tidak membutuhkan satu menit lusinan monster laba-laba sudah dipotong-potong sangat banyak sehingga kedua wanita itu cukup kagum.
“Jangan lengah kalian fokuslah untuk membereskan lusinan monster yang masih bersembunyi sambil Kita maju ke dalam siapa tahu ada berbagai harta yang mungkin saja berguna bagi kita semua!" teriak Xaio Chen pada kedua orang itu.
Ning Mengchen sudah tidak akan protes dengan perintah Xiao Chen, setelah melihat peringkat jiwa pendekar yang sudah enam belas hanya selisih dengan dirinya yang masih lima belas.
Alhasil mereka menganggukkan kepalanya langsung setuju dengan apa yang dikatakan oleh Xiao Chen. Sudah kurang lebih tiga puluh menit mereka membersihkan monster yang sering menghadapi mereka bertiga dengan ganas langsung di penggal menggunakan pedang masing-masing.
Sampai pada suatu saat, mereka bertiga memasuki lorong yang lebih dalam sehingga tanpa disadari Xiao Chen yang memiliki mata spiritual langsung berlari untuk menangkap kedua wanita itu karena tiba-tiba di samping lubang dari lorong itu bagian kanan, menyembuhkan api yang sangat ganas sehingga mereka bertiga akhirnya bajunya langsung terbakar habis sehingga ketiganya langsung bertelanjang tanpa busana.
Bom!
“Awas ada api!” Xiao Chen melompat seperti Serigala langsung menangkap mereka ketika sehingga langsung terkena api yang berkobar alhasil terhempas ke lorong yang lebih dalam sambil tidak menggunakan baju.
“Bajingan kamu jangan lihat-lihat!” Meng Wuling tersipu malu langsung menampar pipi Xiao Chen dengan sangat cepat.
“Hei bajingan! Aku hanya ingin menolong kalian berdua agar tidak terbakar hidup-hidup sial!” Mulut Xiao Chen berkedut hebat ingin sekali menampar wajah Meng Wuling sangat keras.
Akhirnya mereka berdua baru ingat bahwa topeng yang sedang digunakan oleh Xiao Chen sudah terbakar menjadi abu sehingga wajah yang sangat tampan dengan mata seperti pedang yang sangat tajam terlihat oleh mereka berdua.
Bibir yang sangat merah seperti cair yang matang dan perpaduan wajah yang sangat cantik dan anggun bersama digabungkan dengan wajah yang sangat maskulin dan tampan. Sosok Xiao Chen juga sekarang digambarkan sebagai iblis yang sangat menggoda bagi wanita atau sebaliknya.
“Topeng mu sudah terbakar!” Meng Wuling berseru sambil melihat secara seksama wajah yang sangat sempurna itu.
“Sial topengku!” Xiao Chen langsung menangis.
Kini Meng Wuling juga melirik ke arah Ning Mengchen sehingga langsung terkejut bukan main, “Kamu sebenarnya wanita!”
“Hmm Aku sebenarnya Wanita hanya ingin berpura-pura menjadi laki-laki agar tidak selalu digoda oleh pria manapun.” Ning Mengchen menjawab dengan serius sambil langsung menggunakan item baju besi agar seluruh tubuhnya langsung dilapisi cahaya emas.
Sekarang tubuh Ning Mengchen sudah dilapisi armor emas yang sangat bagus item baju besi itu memiliki kegunaan untuk meredakan hawa yang sangat ekstrem. Jika di tempat memiliki hawa dingin maka item baju itu langsung membuat tubuhnya menjadi panas dan itu juga sebaliknya.
Hanya Xiao Chen dan Meng Wuling yang sekarang tidak memakai baju. Walaupun sebenarnya Xiao Chen masih memiliki beberapa stok pakaian berwarna hitam, tetapi percuma saja di tempat ini sangat panas dan banyak lubang api yang sewaktu-waktu akan muncul.
Pada saat itu, menggapai tongkat pedas yang sangat perkasa dari Xiao Chen, mereka berdua langsung berjalan di depannya agar tidak selalu melihat tubuh Xiao Chen yang sedang bertelanjang.
Sring!
__ADS_1
Tiba-tiba sudah menuju kedalaman yang paling panas ada tembakan api seperti lava cair ingin menghantam wanita berdua.
Xiao Chen langsung menghadang menggunakan jimat angin sehingga laju tembakan lava panas itu langsung menyamping.
“Kamu harus fokus jangan terlalu memikirkan sesuatu yang tidak tidak, ” kata Xiao Chen sambil mendenguskan hidungnya.
Pada saat itu, mereka akhirnya harus serius dan mereka juga sudah memasuki ruangan yang sangat panas. Ada batu yang menyala-nyala berwarna kuning.
Setelah memasuki ruangan yang sangat panas itu tiba-tiba ada getaran yang sangat kuat langsung dinding yang Sangat kokoh runtuh dan mengeluarkan laba-laba api yang sangat besar langsung mengejar mereka.
Shhhh!
“Akhirnya setelah beberapa tahun lamanya ada manusia yang datang ke sini lagi shh!” Laba-laba itu langsung menyerang mereka bertiga. Bahkan Xiao Chen sedikit mengerutkan keningnya karena laba-laba itu memiliki suara wanita.
Sring!
Sring!
Xiao Chen menembakkan belati kecil ke arah laba-laba apik itu, tetapi belatinya langsung meleleh karena sangat panas.
“Kita tidak bisa menggunakan senjata berjenis besi dan logam karena akan percuma saja akan meleleh akibat hawa yang sangat panas ini!” Xiao Chen menjelaskan sambil melompat-lompat untuk menghindari tembakan api yang dilakukan oleh laba-laba api raksasa.
Sring!
Sring!
Tiba-tiba laba-laba api itu setelah melihat tembakan apinya tidak berguna alias selalu melenceng langsung mengeluarkan jaring laba-laba yang sangat banyak yang mengandung racun untuk diarahkan mereka bertiga.
Xiao Chen yang sudah memiliki tubuh dengan sensitif racun langsung meneriaki kepada mereka berdua.
“Awas cari ini beracun!” Xiao Chen langsung menangkap tubuh Meng Wuling, sementara itu Ning Mengchen sudah menginstruksikan agar tidak panik karena item baju emas bisa mengamilasir racun yang mengenai tubuhnya.
Alhasil sekarang mereka bertiga langsung dibungkus menjadi kepompong penuh oleh jaring laba-laba yang digunakan oleh monster laba-laba api.
“Zhhhh hahaha jika kalian sudah diikat menjadi kepompong tidak akan selamat mungkin hanya beberapa hari lagi kamu akan hancur hangus dan meninggal akibat kepanasan hahah!” Laba-laba api tertawa menghina sambil mengelilingi kepompong yang sudah diikat.
Akibatnya, mereka memasuki keadaan yang sangat canggung tidak memakai baju bertelanjang bulat tetapi tubuhnya saling menempel. Apalagi Xiao Chen memeluk dari belakang sehingga tongkat pedas itu karena terangsang langsung mengeras secara tiba-tiba.
Tiba-tiba Meng Wuling merasakan benda keras dan hangat yang secara perlahan-lahan mendesak ke arah sela-sela pantat sampai menjulang ke atas.
“Bajingan! Benda apa yang kamu tempelkan di pantatku!” Meng Wuling langsung tersipu apalagi kedua tangan Xiao Chen sedang memeluk dadanya sehingga kedua gunung kembar langsung ditekan oleh Kedua telapak tangan Xiao Chen.
Meng Wuling mencoba sebisa mungkin untuk menggerak-gerakkan pantatnya agar benda keras itu tidak mendesak di sela-sela pantatnya. Akan tetapi tindakan itu mengakibatkan tongkat pedasnya menjadi sangat keras dan menjadi sangat besar sehingga Xiao Chen ingin menangis tapi tidak ada air mata.
“Hei bodoh! Jangan menggerak-gerakkan pantatmu!” gerutu Xiao Chen karena sekarang melihat pantat Meng Wuling yang begitu besar dan elastis seketika membangkitkan macan tidurnya.
“Aku tidak ingin menggerakkan pantatku! tetapi tiba-tiba pantatku menjadi gatal sehingga tidak bisa untuk menggaruk-garuk,” ucap Meng Wuling seketika dia menggesek-gesekkan benda keras itu agar bisa meredakan rasa gatal di sela-sela pantat.
“Hei hentikan!" Xiao Chen merasakan gesekan tongkat pedas yang sudah dihimpit oleh sela-sela pantat Meng Wuling seketika tiba-tiba ingin mengeluarkan cairan kentalnya.
‘Tidak! Aku ingin keluar!’ Xiao Chen menggertakkan giginya sambil memejamkan matanya penuh nikmat.
Ahhhh!
Keluar!
Crit... splash!
Cairan kental berwarna putih yang dikeluarkan dari tongkat pedas milik Xiao Chen langsung membasahi punggung Meng Wuling.
Meng Wuling yang sedang dipeluk Xiao Chen dari belakang, tiba-tiba dia merasakan cairan hangat yang membasahi punggung sehingga langsung menggertakan gigi dan berkata, “Bajingan apa yang kamu lakukan! Kamu berani sekali melecehkanku di saat seperti ini!”
Pada saat ini, Meng Wuling Langsung menangis karena merasa dirugikan. Walaupun Xiao Chen sudah menganggap bahwa memiliki wajah tampan tetapi di saat posisi yang tidak tepat tiba-tiba dirinya dilecehkan sehingga Langsung menangis.
“Aku tidak melecehkan kamu! tetapi kamu tiba-tiba menggerakkan pantatmu sehingga benda pusaka aku yang terhimpit di sela-sela pantai penuh tiba-tiba mengeras dan mengeluarkan air!” Xiao Chen langsung cemberut dan tidak menerima tuduhan dari Meng Wuling.
Mendengar pertengkaran antara Xiao Chen dan Meng Wuling, Ratu laba-laba api itu langsung cemberut. Apalagi diaa memiliki mata berjumlah empat yang bisa melihat kegelapan dan tembus pandang, sehingga dirinya bisa melihat sedang apa mereka lakukan.
__ADS_1
Bahkan Ning Ming yang mendengar di sampingnya juga tersipu Untung saja masih ada kepompong yang melapisi mereka sehingga raut wajah di setiap masing-masing tidak begitu jelas.
“Hahaha di saat seperti ini, kalian bisa masih bersenang-senang!” Apakah kalian tidak mengira bahwa akan mati tidak lama lagi!” Ratu laba-laba api mencibir.
Sementara itu, Xiao Chen langsung memotong pembicaraan dari ratu laba-laba api, “Monster jelek, apa yang kamu mau dari kita semua! Aku tidak akan berniat membunuh kamu Jika kamu melepaskan kita bertiga.”
Sebenarnya Xiao Chen bisa saja melawan Ratu laba-laba api sendirian, tetapi untuk kedua wanita itu yang sangat merepotkan akan sangat berbahaya jika terkena racun yang mengandung di setiap jaring-jaring yang ditembakkan.
Alhasil, Xiao Chen langsung menegoisasi jika ajukan itu tidak berhasil maka dirinya membiarkan wanita itu mati.
“Hahah apa yang aku inginkan? Ahaha.. walaupun tidak ada yang aku inginkan, tetapi jika kamu memberikan satu keuntungan yang ingin aku lakukan aku berjanji kalian bisa keluar dari sini secara hidup-hidup.” Ratu laba-laba api itu memberikan persyaratan untuk terbebas dari wilayah ini dengan syarat yang mungkin sangat mustahil bagi mereka.
Xiao Chen seketika menjawab dengan serius, ”Humm. Aku mungkin bisa menyanggupi apa yang kamu mau cepat katakan.”
“Cih... kamu sungguh sangat berani sekali mendesak-desak Ratu ini!” Ratu laba-laba mendengus kepada Xiao Chen, setelah itu dia langsung berkata lagi. “Aku hanya ingin meminta permintaan kepadamu jadikan aku menjadi bentuk manusia yang sempurna mungkin!”
Seketika Ning Mengchen dan Meng Wuling langsung tertegun permintaan itu sungguh sangat memberatkan bagi pihak dirinya Karena untuk merubah dari spesies menjadi spesies baru sangatlah tidak mudah.
Xiao Chen yang sudah mengambil atau merampas harta Fu Huairan, seketika ada ide untuk memaksimalkan harta manik yang dirampas dari Fu Huairan. Mungkin saja dengan memanfaatkan kelemahan BUG, dia bisa memadukan manusia dan dicampurkan menggunakan tubuh asli Ratu laba-laba.
Setelah itu, Xiao Chen tanpa berbasa-basi langsung menjawab, “Aku mungkin menyanggupi apa yang kamu minta.”
Jeng! Jeng!
Seketika kedua wanita langsung terkejut bahkan Ratu api laba-laba api langsung terkejut juga. Baginya, untuk merubah spesies sangatlah mustahil tetapi pemuda ini sungguh sangat menyanggupi apa yang dipersyaratkan oleh Ratu laba-laba api yang sangat mustahil.
“Baik, Jika kamu bisa merubah aku menjadi manusia seutuhnya maka kalian bebas pada titik tetapi jika kamu gagal melakukan itu dengan berat hati aku akan membunuh langsung Kalian bertiga Apakah sanggup?” Ratu laba-laba sungguh sangat serius.
“Aku serius, tapi aku juga harus melakukan ini selama satu jam untuk meneliti struktur tubuh kamu dan juga mempelajari harta aku yang akan ditranspasikan ke tubuh manusia.” Xiao Chen juga meminta persyaratan agar dirinya langsung dikeluarkan dari kepompong racun itu dan dia juga langsung meminta untuk diberikan waktu kurang lebih satu jam untuk mempelajari manik-manik harta Fu Huairan.
Sambil mempelajari, Xiao Chen meminta agar Ratu laba-laba api mencari manusia yang sudah meninggal. Dan itu bebas memiliki jenis kelamin terserah. Karena Ratu laba-laba api adalah berkelamin perempuan dia langsung dengan sikap mengambil jasad wanita yang masih berumur lima belas tahun Entah dari mana dia mengambil.
Xiao Chen yang sudah mempelajari seutuhnya dari manik harta Fu Huairan, seketika langsung menduplikat menggunakan jimat sebanyak-banyaknya menggunakan darah yang telah disetop di setiap cincin penyimpanan.
Dua jam kemudian akhirnya Xaio Chen sudah seutuhnya mah menguasai manik Fu Huairan tangan kanannya langsung mencelupkan darah dan menggambar di udara sehingga jimat itu langsung bercahaya langsung terbang Untuk menempel di dahi jasad wanita yang sudah disiapkan.
Setelah itu, Xiao Chen langsung menggambar jimat lagi yang mengelilingi jasad wanita itu. Setelah sudah selesai, akhirnya baru Xiao Chen menggambar jimat di setiap tubuh Ratu laba-laba api yang akan digabungkan di jasad wanita.
Xiao Chen tatapannya sungguh sangat bermartabat karena ini baru pertama kali dia memadukan dua spesies menjadi satu.
“Ratu laba-laba api, sekarang kamu menetaskan darah tulisan yang aku buat di lingkaran jasad wanita ini.” Xiao Chen mengektrukan kepada Ratu laba-laba api.
Dia akhirnya menuruti apa yang dikatakan Xiao Chen sehingga Ratu laba-laba api langsung menyayat sebagian kecil permukaan tubuh sehingga darah berwarna biru yang mengandung racun sangat tinggi, tulisan formasi yang sangat rumit yang mengelilingi jasad wanita.
Seketika sihir formasi itu langsung bercahaya merah terang bahkan seluruh tulisan yang ditempelkan seluruh tubuh Ratu laba-laba api juga bercahaya merah. Tiba-tiba, jasad wanita itu bercahaya merah langsung terbang. Bahkan, Ratu laba-laba api juga terbang menjadi cahaya langsung menyatu menjalin hubungan selama kurang lebih sepuluh menit.
Selama sepuluh menit, Ratu laba-laba api berteriak merasakan kesakitan karena setiap tubuhnya langsung terpotong-potong dan menggabung menjadi tubuh wanita yang sudah meninggal. Tetapi setelah sepuluh menit lebih cahaya itu pecah dan langsung memunculkan satu sosok wanita berambut biru yang sangat cantik berdiri sambil memejamkan matanya.
Seketika mata itu terbuka ada mobil berwarna hitam pekat di dahinya ada tiga manik-manik yang sudah dipastikan adalah mata ketiga dari laba-laba api tersebut.
Semua cari jemari wanita itu juga berubah menjadi hitam dan kedua giginya ada taring yang sangat tajam.
Tetapi yang membuat Xaio Chen terpana adalah ratu laba-laba api itu sungguh sangat cantik.
Kini Ratu laba-laba api yang sudah sepenuhnya menggabung menjadi satu spesies manusia akhirnya menatap ke sekeliling sambil melihat tubuhnya yang sudah berubah. Tiba-tiba dia langsung sedikit terguyung-guyung terjatuh sambil merasakan rasa sakit yang teramat luar biasa di kepalanya.
Ratu laba-laba api sedang menerima informasi dari ingatan jasad wanita ini.
Xiao Chen langsung berlari untuk mendukung tubuh Ratu laba-laba api, “Ratu, apakah kamu tidak apa-apa?”
“Aku tidak apa-apa!” Dia memejamkan matanya sambil mencerna informasi dari ingatan tubuh yang sekarang dia tempati.
Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya dia sudah menstabilkan tubuhnya dan menatap ke arah Xiao Chen.
“Humm! Ratu ini berterima kasih kepada kamu karena telah merubah tubuhku menjadi yang sangat sempurna seperti yang aku inginkan, kalau boleh tahu Ratu ini sebenarnya meminta persyaratan yang sangat mustahil. Namun, tidak diduga kamu bisa melakukan ini. Untuk memberikan rasa terima kasih kepada aku kepada kalian, kamu bisa memberikan satu permintaan lagi kepadaku,” kata Ratu laba-laba dengan suara yang sudah seperti wanita seutuhnya.
Xiao Chen melihat tubuh dia yang sangat cantik dan menawan apalagi memiliki kekuatan yang sangat kuat akan sangat mendukung Jika dia bergabung menjadi anggota Resimen Violet Garden. Setelah itu, Xiao Chen berkata dengan mantap. “Maaf jika aku lancang, aku hanya ingin meminta kepada sang ratu agar kamu bisa mengikutiku bergabung di anggota Resimen violet Garden.
__ADS_1