
Bab 291 Melawan Gu Tiannan
Gu Tiannan langsung mengeluarkan pedang hitam yang besar lalu langsung dipanggul bagian bahu kanannya, dia menatap ke arah Xiao Chen lalu berkata dengan sedikit sarkasme.
“Dari pandanganmu kepada saya, itu seperti memandang rendah. Apakah Anda tidak tahu, saya adalah satu anggota kelompok petualang serigala Mengaum. Seharusnya Anda harus bersikap sopan walaupun Anda tuan tamu di sini.” Gu Tiannan meminum anggur dan menatap ganas ke arah Xiao Chen, dia paling suka pendekar yang jenius untuk melatih andrenalin.
Setelah mengucapkan kata-kata, Gu Tiannan menatap Yu Wuxin, “Nona Wuxin saya adalah ahlinya membunuh pendekar jenius." Kemudian dia membungkuk dengan hormat sambil mengatakan hal yang kejam, "Ijinkan saya untuk membunuh tuan Er Chen.”
Hahahah!
“Kamu bedebah!” Yun Wuxin melangkah maju ingin menghajar Gu Tiannan, tapi Xiao Chen mengangkat tangannya dan berkata: “Jangan kahawatir, kamu lebih baik duduk dengan cantik jangan membuang keringat dengan orang yang sia-sia.”
Setelah memberikan instruksi kepada Yun Wuxin, Xiao Chen tatapannya langsung diarahkan kepada Gu Tiannan. “Kelompok petualangan serigala Mengaum ya. Saya pernah membunuh setidaknya dua orang, dia memiliki nama Du Yuanguang dan Li Shuangyan.”
"Bajingan jangan banyak omong kosong!” Gu Tiannan marah dia langsung tanpa pikir panjang, meledakkan kekuatan yang sangat hebat langsung menyerang menggunakan pedang besar ke arah leher Xiao Chen.
Dang!
Xiao Chen mengangkat tangan kanannya langsung membuat tamparan ke arah pedang raksasa itu dengan kekuatan hukum kehancuran.
Plak!
Seketika pedang yang besar itu setelah ditampar dengan jejak hukum kehancuran langsung terlepas dari tangan Gu Tiannan.
Pedang hitam besar itu berputar-putar menyamping ke kiri sangat cepat, untungnya para tamu adalah sekelompok pendekar sehingga dia langsung menghindari begitu sangat mudah.
Pedang besar hitam terbang begitu sangat cepat menabrak setidaknya tiga dinding rumah keluarga Yun karena terkena tamparan Xiao Chen yang memiliki hukum penghancur.
Gu Tiannan seketika tertegun dia tidak menyangka bahwa hanya satu tamparan saja yang menggunakan tangan kosong akan mengakibatkan pedang besar hitamnya terhempas, ada satu lagi ketika tamparan itu sepertinya mengandung jejak hukum kehancuran.
Hukum kehancuran juga pernah dimiliki oleh Li Shuangyan.
__ADS_1
Di depan tamu yang banyak dirinya dipermalukan oleh Xiao Chen, akhirnya marah. Terlebih lagi kamu adalah anggota Serigala yang mengaung, kelompok itu adalah kelompok yang paling kuat tetapi sekarang kamu dipermalukan di depan orang-orang yang banyak.
Ahhh!
Aura kegilaan keluar dari tubuh Gu Tiannan, dia seperti monster sekarang langsung berlari sangat cepat sampai seluruh tamu yang berada di sampingnya tidak bisa melihat pergerakan atau kecepatan serangannya.
Dua tangannya langsung mengeluarkan kuku-kukunya yang sangat tajam.
Tripod sembilan elemen digunakan sekali lagi tiba-tiba kecepatan Gu Tiannan ketika hampir mendekati tubuh Xiao Chen, langsung melambat dan berhenti di udara.
Xiao Chen hanya tersenyum lalu berkata: “Dasar bodoh!" Tangan Xiao Chen menjadi tangan ular yang sangat besar langsung melahap kepala Gu Tiannan sampai terputus menjadi dua bagian.
Gu Tiannan langsung dilucuti sampai meninggal tanpa kepala akibat dilumat oleh ular jadi-jadian yang keluar dari tangan Xiao Chen.
Tubuh Gu Tiannan terjatuh langsung dirasuki asap gelap dari jimat kegelapan. Setelah dirasuki jimat kegelapan tubuh Gu Tiannan menghilang langsung tenggelam berdasarkan tanah.
Gu Yuechan selaku ayah dari Gu Tiannan seperti kehilangan muka langsung mencoba menyerang Xiao Chen, akan tetapi Yun Tian langsung meloncat begitu sangat cepat kedua tangannya bercahaya putih langsung menghantam bagian dada Gu Yuechan.
Bang!
“Berani membuat onar di keluarga Yun kami? Maka kamu segan untuk bermusuhan dengan keluarga Gu Anda.” Yun Tian langsung terbang dan tiba di hadapan Xiao Chen.
”Nak Er Chen. Kamu sudah melakukan yang terbaik aku menyukai cara kamu bertarung!” Yun Tian mengangguk dengan lembut ke arah Xiao Chen.
Gu Yuechan merasakan rasa sakit di bagian dadanya karena kekuatan Yun Tian dirinya bukan tadi nanya dia sudah memiliki prajurit pendekar peringkat dua puluh, sedangkan dirinya hanya enam belas. Kesenjangan itu sangatlah besar.
Gu Yuechan berkata: ”Kamu telah membunuh putraku satu-satunya keluarga Gu kami tidak memaafkan atas pembunuhan itu!”
"Hmmpp! Itu adalah hukum karma, putra anda sudah membunuh pendekar yang tidak bersalah tak terhingga, kamu Ayah brengsek, jangan mencoba untuk menutup mata!” Yun Tian memarahi Gu Yuechan sambil mengeluarkan aura macan putih yang sangat besar langsung menghantam tubuh Gu Yuechan.
Bang!
__ADS_1
Ahhh!
Alhasil Gu Yuechan terhempas keluar dan diusir dengan secara paksa. Keluarga Gu langsung malu dia meraih Gu Yuechan dan membawakan pulang.
Setelah satu masalah sudah berhasil, akhirnya para tamu sudah berceria kembali sambil memakan hidangan yang sudah disediakan.
~
~
#Malam hari!
Hua Ning Bing keluar dari persembunyiannya, dan dibelakang ada Peri Xuanyi dan Jiang Hongyan.
”Sttt apakah Xiao Chen sekarang sedang melakukan malam pertama? Ayok kita mengintip sekarang!” bisik Hua Ning Bing kepada dua orang lainnya.
Eaa! Eaaa! Xiao Renfeng ketika malam itu menangis terus menerus sehingga Yun Wuxin langsung memberikan susunya dari tonjolan berwarna pink.
Dua buah gunung merapi sungguh besar tetapi, Xiao Chen sekarang hendak mengantuk, tiba melihat Yun Wuxin yang sedang cemberut, ini adalah malam pertama Bagaimana mungkin kamu melewati kesempatan ini dengan tertidur pulas!
Yun Wuxin mencoba membuat Xiao Renfeng tertidur, Setelah Renfeng tertidur, dia berdiri langsung tertidur di samping kiri Xiao Chen.
“Ayo kita melakukan malam pertama! Ngomong-ngomong sekarang aku masih gadis suci!” Yun Wuxin harus melepaskan masalah jeng kepada pria yang dicintai, walaupun dirinya sudah pernah merasakan adik laki-laki Xiao Chen yang besar lewat mulut.
Xiao Chen menganggukan kepalanya dan dia melihat bahwa ketiga wanita itu sedang mengintip ke arah dirinya. Tanpa pikir panjang, Xiao Chen menjentikkan tangannya sehingga ketika wanita itu yang sedang mengintip langsung terhempas memasuki letakkan ruang dan dilemparkan ke tengah-tengah hutan.
Intinya, Xiao Chen tidak ingin malam pertamanya dilihat oleh mereka, walaupun mereka juga adalah kekasihnya.
Xiao Chen membuka baju Yun Wuxin secara perlahan-lahan, tangan kirinya menyentuh lekuk tubuh Yun Wuxin sentuhan yang menggoda sehingga seluruh tubuh Yun Wuxin menjadi merinding.
Bruak!
__ADS_1
Akhirnya Xiao Chen menjatuhkan tubuh Yun Wuxin di tempat tidur dan Xiao Chen langsung menggaulinya sehingga kesucian Yun Wuxin hilang.