Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Bab 263


__ADS_3

Bab 263


Murid yang sedang berlatih maupun sedang bertukar kekuatan item, mereka langsung menghentikannya. Kepala menghadap ke arah atas, dan ketika Peri Xuanyi dan rombongan yang lain memasuki Sekte, mereka semua juga mengikuti.


Setelah sosok Peri Xuanyi dan Hua Ning Bing menghilang dari pandangan semau murid, barulah suara pecah terdengar.


"Hey apakah tadi kamu melihat? Peri Xuanyi membawa wanita yang sangat cantik!” Satu murid berbisik cukup keras sambil matanya berbinar-binar.


“Apakah Peri Xuanyi saling mengenal? Sial dia sangat cantik! Jika peri Xuanyi adalah kecantikan yang enerjik, maka wanita itu adalah kecantikan dewasa yang penuh kasih!"


Pada dasarnya semua murid sungguh memuji kecantikan Hua Ning Bing. Tidak sedikit juga sampai meneteskan air liur setelah terkesima dengan kecantikan Hua Ning Bing.


Tidak hanya itu saja, murid perempuan juga sungguh kagum dengan penampilan Hua Ning Bing. Para murid perempuan sungguh sangat yakin jika mereka berubah menjadi laki-laki, sangat dipastikan akan jatuh hati kepada Hua Ning Bing.


Semua murid sudah beropini bahwa Hua Ning adalah teman Peri Xuanyi. Mungkin saja dia adalah teman dekat atau kakak bersaudara.


Para panutua sekte Awan Melonjak, langsung mendengar keributan diluar halaman Sekte. Karena ingin tahu, mereka semua langsung keluar. Belum juga keluar, sudah dikejutkan Peri Xuanyi yang sedang membawa Hua Ning Bing.


Sangat cantik dan sangat anggun!


Semuanya memuji diam-diam di dalam hatinya.


"Ummm murid Xuanyi? Siapa gerangan wanita itu?” Panutua Sekte berkata dengan ingin tahu.

__ADS_1


"Panutua Qing. Dia adalah Nona Hua. Dia yang sudah menyelamatkan kita semua dan juga sudah membunuh monster kuno di bukit Junling.


Panutua Qing mengerutkan keningnya, ”Murid Xuanyi? Bukankah monster kuno itu sudah meninggal satu Minggu yang lalu, apakah Nona Hua adalah wanita yang sedang disebutkan oleh para petualangan?” Napas Panutua Qing menjadi sangat cepat. Jika wanita yang ada dihadapannya adalah orang yang telah membunuh monster kuno itu, bukankah pihak Sekte ini akan mendapatkan manfaat?


Panutua Qing walaupun tidak mendapatkan manfaat seperti item dan berbagai barang yang berguna dari Hua Ning Bing, tapi dia sudah berkenalan cukup baik dengan Peri Xuanyi. Dengan ini, maka sudah jelas jika Peri Xuanyi memiliki sesuatu musuh yang kuat dan menyerang Sekte Awan Melonjak, bukankah sebagai teman yang baik, Hua Ning Bing akan menolong?


Panutua Qing sungguh sangat bersemangat dan fantasinya sudah sangat liar. Popularitas Sekte Awan Melonjak sudah sangat terkenal, lalu jika digabungkan dengan identitas Hua Ning Bing dibalik layar, sudah pasti popularitas akan semakin naik seperti roket.


”Hahaha! Bagus sangat bagus!" Akhirnya ledakan tawa dari panutua Qing tidak bisa ditahan sehingga Peri Xuanyi cemberut dan berkata, ”Panutua Qing? Ada apa kenapa Panutua tiba-tiba tertawa?”


Disebelahnya, Hua Ning Bing diam-diam mencibir rubah tua itu sungguh sangat percaya diri, Hua Ning Bing datang ke sini hanya ingin mencicipi makanan karena selama satu Minggu penuh, dia belum memasukan jenis makanan ke perutnya.


Panutua Qing dia sadar bahwa dirinya terlalu bersemangat. "Hahah murid Xuanyi kamu melakukan tugas yang sangat baik. Kamu bawakan dia ke sebuah ruangan yang besar panggil juru masak dan hidangkan makanan yang terbaik. Akan tidak sopan jika tamu datang tidak diberikan hidangan.”


Sungguh jarang lho, mereka mendapatkan hidangan enak di Sekte jika bukan karena peristiwa penting. Hua Ning Bing duduk di bagian paling tinggi seperti orang penting. Dan disampingnya ada Peri Xuanyi.


Hua Ning Bing meminum anggur rasa melon dan dia setelah menenggak semua minuman didalam bejana, tiba-tiba wajahnya menyipit!


Minuman ini mengandung racun!


Hua Ning Bing memiliki cincin Raja iblis Li Ming dan cincin tersebut sudah ditingkatkan. Bahkan tanpa cincin itu pun, dia bisa menahan racun tersebut walaupun masih ada rasa pusing.


Menggunakan kekuatannya, Hua Ning akhirnya melihat Nian San.

__ADS_1


Ternyata yang memberikan obat racun adalah Bajingan Nian San.


‘Humpp tunggu saja kamu. Aku akan memberikan pelajaran terhadap mu.’ gumam Hua Ning Bing dalam hatinya sambil menatap Nian San yang sedang mengamati gerak-gerik Hua Ning Bing.


Nian San sepertinya seperti salah melihat, Hua Ning Bing meminum anggur sungguh sangat banyak, tapi dia menemukan bahwa tidak ada tanda-tanda keracunan.


”Apakah bubuk yang aku berikan itu salah orang? Tidak mungkin!” Nian San sepertinya sedangkan mengalami kendala untuk berurusan dengan Hua Ning Bing. Jika seperti ini terus, maka kamu akan gagal mengorek item artefak yang dimiliki Hua Ning Bing.


Pada saat itu, Hua Ning Bing melihat Nian San menyelinap pergi sehingga dia menggelengkan kepalanya. Ingin membunuh Hua Ning Bing sungguh mimpi!


Pada saat itu, setelah Nian San sudah pergi dan tiba di tempat sekiranya aman, akhirnya mengirim segel informasi kepada keluarga Gongsun bahwa putranya Gongsun Wu sudah meninggal diakibatkan oleh wanita.


Dan wanita itu sedang mampir di Sekte Awan Melonjak.


Setelah memecah segel, Nian San hanya menunggu informasi dari keluarga Gongsun. Benar saja, tidak menunggu waktu yang lama, tiba-tiba ada sekelebatan hitam yang diduga pembunuh yang dikirim dari keluarga Gongsun.


Satu pembunuh yang memakai setelan gelap, sudah mendatangi Nian San.


”Tuan Nian San, apakah berita yang kamu berikan itu valid?” tanya pembunuh itu.


”Yah!" nian San mengangguk, ”Itu benar dan dia memiliki harta yang sangat gemuk di tubuhnya. Tapi kamu harus melakukan secara hati-hati. Karena dia memiliki kewaspadaan yang sangat tinggi.


"Baik!" Dia mengangguk dan melompat dan menghilang di kegelapan. Tapi mereka tidak mengetahui bahwa di sebuah kolong meja yang gelap, mahluk kegelapan sedang menatap ke arah Nian San dengan mata merah.

__ADS_1


__ADS_2