
Bab 277
Xiao Chen setelah membunuh patriak Gongsun Ye, dia tidak mempunyai niat untuk pergi ke Hua Ning Bing terlebih dahulu. Dia pergi ke tempat perdesaan Zhangjiajie untuk menemui orang tua dari pemuda yang telah dibunuh tadi.
Xiao Chen mempunyai niat untuk memberikan sebagian jumlah koin emas yang telah dikumpulkan selama merampas. Setelah tugas itu selesai maka Xiao Chen kita memiliki hutang lagi terhadap Pemuda tersebut.
Desa Zhangjiajie lumayan cukup jauh tetapi, Xiao Chen tidak terlalu takut jika ada sesuatu yang menghalanginya. Sekarang dengan kekuatannya tidak perlu ada yang ditakuti kecuali musuh itu memiliki level lebih darinya.
Xiao Chen meloncat-loncat dari pohon satu ke pohon yang lain sangat cepat layaknya ninja di serial Naruto. Xiao Chen memakai topeng sehingga identitasnya tidak terlalu diketahui oleh wilayah ini.
Cara meloncatnya sangat gesit dan pengelihatan malam Xiao Chen juga bagus hanya saja ketika dalam perjalanan, karena terlalu serius tanpa disadari tidak mengetahui bahwa dihadapannya ada beberapa orang terbang sangat cepat dan alhasil menabarak.
Bruakkk!
Xiao Chen mundur dan mendarat di dahan besar sambil melihat ada empat orang yang seluruh tubuhnya dilumuri darah.
Apa yang terjadi? Mungkin seperti itulah kata-kata Xiao Chen setelah melihat keadaan keempat orang tersebut.
Lari!
Di sana ada monster yang berbahaya! Keempat orang itu tidak mengatakan apapun terhadap Xiao Chen, setelah berbenturan, langsung berdiri dan terbang lagi.
Sampai pada suatu saat, ada pedang raksasa dengan lebar empat meter panjang sepulu meter, tiba-tiba melesat mencoba menghantam tubuh Xiao Chen.
Xiao Chen menangkap pedang itu, tetapi dia juga terseret sejauh mata memandang sehingga keempat orang itu melihat Xiao Chen terserah sangat jauh sampai menabrak pepohonan beberapa kali akhirnya bergidik ngeri.
Bom!
Bom!
Bom!
Setelah sudah melemparkan Xiao Chen sangat jauh pedang raksasa itu terbang lagi langsung kembali ke belakang dengan sangat cepat.
__ADS_1
Empat orang itu merasa bersalah, tapi setelah melihat Xiao Chen masih hidup dengan tetapan yang sangat waspada akhirnya mau tak mau terkejut.
Bagaimana mungkin remaja itu tidak meninggal karena serangan pedang raksasa, tetapi walaupun tidak meninggal bagian tangan sebelah kanan sudah hilang alias bagaimanapun kamu menyembuhkan lengan itu akan mengeluarkan tangan lagi.
Xiao Chen mengerutkan keningnya Langsung Melompat dan terbang di langit. Kecapatan monster itu seperti kecepatan cahaya tiba-tiba sudah di samping kanan Xiao Chen dan dia mengayunkan pedang raksasa berniat membunuh Xiao Chen menjadi dua bagian.
Jimat serangan balik diaktifkan seketika pedang raksasa itu setelah beberapa jengkal mengenai tubuh Xiao Chen, tiba-tiba terpental saja dan monster itu juga melepaskan pedang.
Roarr!
Monster tunggu sangat aneh seperti prajurit berpakaian baju yang digambarkan seperti prajurit Eropa hanya saja Dia memiliki ukuran raksasa. Wajahnya memiliki dua mulut dan tiga mata dan setiap sisi kepala itu ada tanduk yang sangat runcing.
Setelah menghempaskan pedang raksasa dari monster itu, Xiao Chen tiba-tiba membuat senjata raksasa yang sama persis dimiliki monster yang ada di hadapannya.
Sring!
Xiao Chen menggerakkan jemaat itu tetapi, kecepatan pergerakan monster raksasa begitu sangat lincah dan sangat sulit diserang.
Sring!
"Bajingan!" Xiao Chen cemberut langsung mengaktifkan jimat Xu Qingxuan menyerang bagian kedua tangan monster tersebut.
Bom!
Sekali tetap saja kedua tangan monster tersebut langsung hancur seperti balon meledak.
Roar!
Mata monster prajurit marah dan menyala berwarna merah langsung setelah matanya merah tiba-tiba menembakkan sinar laser langsung menyerang Xiao Chen.
Jimat tempurung kura-kura emas digunakan lagi seketika seluruh tubuh Xiao Chen ada cahaya emas berbentuk tempurung kura-kura.
Dang!
__ADS_1
Walaupun Xiao Chen terhempas, tetapi monster itu tidak bisa melukainya karena ada tameng kura-kura emas.
Roar!
Sinar laser yang sangat menakutkan ketika terkena tempurung kura-kura emas, langsung memantul sehingga ada berbagai area yang terkena dampak kekuatan mata laser dari monster prajurit tersebut.
Xiao Chen masih terseret di dalam tempurung kura-kura, tidak melawan. Akan tetapi Xiao Chen juga berpikir jika seperti ini terus, maka pertempurannya tidak akan selesai-selesai.
Baru saat itulah Xiao Chen matanya tiba berpindah-pintar karena dia melupakan satu hal, yup Xiao Chen sudah memiliki jumlah yang belum dikembangkan.
Tanpa pikir panjang, Xiao Chen melepaskan segel tempurung kura-kura emas dan tangan kanannya langsung mengangkat ke depan dan tembakan laser itu yang sangat menakutkan langsung mengenai telapak tangannya.
Bom!
Kekuatan negatif mata leser itu, dimurnikan menjadi ketiadaan, sehingga mereka berempat yang melarikan diri setelah menemukan bahwa remaja penampilan kurus dan memakai topeng tiba-tiba bisa melawan ganasnya monster prajurit tersebut, akhirnya mau tidak mau langsung berhenti, danmereka semua membalikan wajah melihat pertempuran dua mahluk itu.
Mereka melihat kekuatan leser itu langsung ditahan oleh tangan kecil remaja tersebut, tetapi mereka semua juga melihat di depan telapak tangan remaja itu, terdapat pusaran yang berputar-putar sangat cepat menyerap mata leser.
Setelah menyerap sebagian mata laser itu, tangan kirinya langsung mengangkat dan di arahkan kepada monster prajurit.
Bomm!
Seketika tangan kiri Xiao Chen meludahkan kekuatan laser langsung menghantam dada raksasa prajurit tersebut.
Roar!
Tiba-tiba dada itu bolong cukup luas dan akhirnya monster tersebut meninggal. Xiao Chen menghela nafas panjang dan menggunakan jimat kegelapan untuk menjadikan monster prajurit itu menjadi zombie.
”Hmmm cukup melelahkan bukan? tapi tidak apa-apa aku akan menjadikan monster prajurit itu menjadi zombie.” Xiao Chen mengangguk.
~
Maaf tadi baru nulis setengah bab, tiba-tiba ketiduran 🤧🤧
__ADS_1