
Bab 118 Fraksi Pembunuh Surga
Awalnya kedua wanita itu sedikit ragu-ragu. setelah mengetahui apa itu jimat perlawanan dari seperti; formasi sihir Xu Qingxuan dan Peti Hitam, akhirnya mereka setuju. Apalagi yang menggambar adalah Wenren Wushuang.
“Baik aku setuju!" Mereka berdua serempak langsung menanggalkan bajunya beserta topeng dan cadar yang masih dikenakan.
Padahal di kamar sebelah walaupun Xiao Chen sudah menstabilkan tubuhnya, tetapi entah kenapa dia sungguh sangat gatal langsung membuka mata pencerahannya sehingga pada saat itu, seluruh tubuh Yang Zhiqing dan Mi Qiongqi langsung terlihat oleh dirinya.
Awalnya Xiao Chen sudah setuju bahwa kedua orang itu adalah cantik. Tetapi, setelah melihat lebih teliti, ternyata mereka berdua sungguh sangat cantik dan seperti permaisuri apalagi, Yang Zhiqing memiliki tahi lalat kecil di bawah mata kirinya sehingga jika tatapan itu diarahkan kepada lawan jenis tidak dipungkrik akan menyebabkan tersesat bagi kaum pria.
Dengan rambut hitam yang sangat pekat, kontur tubuh yang sangat edeal, kecantikan sungguh terpancar sehingga Xiao Chen entah kenapa sedikit bergetar detak jantungnya. Walaupun pada awalnya dia hanya ingin fokus kekuatan, tetapi lambatnya hari Xiao Chen menemukan bahwa melihat keindahan juga sungguh menghilang rasa penat.
Apalagi dia sungguh cantik sebanding dengan Wenren Wushuang. Hanya saja Yang Zhiqing memiliki aura yang mulia dan setiap senyumannya manis seperti ceri matang.
Tindakan yang dilakukan sungguh mantap layaknya orang dewasa. Untuk menggambarkan Yang Zhiqing adalah dia seperti penjelmaan dari ibu yang baik.
Bahkan Xiao Chen tidak tahan untuk di belai olehnya.
“Baik aku akan memutuskan dia akan menjadi wanita ku? Oh iya ngomong-ngomong, aku harus bagaimana? Apakah aku harus merenggut keperawanannya dia sekarang?" guman Xiao Chen sambil berpikir keras.
Xiao Chen menggelengkan kepalanya bahwa dia merasa bahwa dirinya sungguh sangat serakah.
“Jangan terlalu cepat aku harus perlahan-lahan agar tetap menemukan kebencian dari hati Yang Zhiqing." Xiao Chen mengangguk.
Setelah itu, dia langsung mengamati penampilan Mi Qiongqi. Dia juga cantik, hanya saja dibandingkan dengan Yang Zhiqing, dia belum memiliki sifat kedewasaan. Dia cukup tempramental.
Xiao Chen yakin jika Mi Qiongqi sudah bertambah usia tiga tahun, akan mengalami transformasi yang anggun.
Untuk sekarang, Xiao Chen belum berniat mengambil hatinya. Dia menunggu waktu yang pas. Ketiga wanita itu, sungguh sangat cantik. Guru Su Xing dan Liu Shen juga bukan apa-apanya.
Kemudian Xiao Chen saat ini sedang melihat bahwa Wenren Wushuang sedang menggambar jimat ditubuh Yang Zhiqing. Tubuh yang sangat mulus seperti kaca giok yang sangat lembut. Warna kulit yang sangat putih melebihi susu itu sendiri ini membuat wajah Xiao Chen memerah dan tak tahan lagi untuk menonton lebih dekat.
Kamudian ketika Wenren Wushuang sedang menggambar di lipatan paha yang tersembunyi, Xiao Chen menemukan bahwa buah persik milik Yang Zhiqing masih merah sehingga Xiao Chen tak tahan untuk mencelupkan tongkat pedasnya.
Kamudian Wenren Wushuang langsung menggambar tubuh Mi Qiongqi. Dia memiliki tubuh sedikit kuning dan cerah. Meskipun begitu, dia sungguh bagus untuk dilihat dan memiliki kulit yang sangat halus dan mulus.
Siapapun, dari Kalangan pria tidak akan bosan ketika melihat lekuk tubuh dari mereka berdua. Mungkin ini alasan kenapa dia selalu menutupi wajahnya menggunakan cadar, karena akan ada berbagai pria yang ingin berbuat jahat kepadanya.
Setelah itu, Wenren Wushuang sudah menyelesaikan menggambar jimat formasi. Kemudian langsung memanggil Xiao Chen.
Xiao Chen seketika muncul menggunakan jimat pergeseran dimensi sudah tiba di hadapan mereka berdua.
Xiao Chen menganggukkan kepalanya langsung menggigit jari jemari dan darah itu. Setelah keluar seketika diteteskan kepada kedua wanita.
Rune sihir formasi langung menyala merah layaknya darah langsung menghilang menyusup ke dalam ke tubuh mereka berdua.
Xiao Chen berkata: “Ok kalian semua sudah memiliki perlindungan ekstra.”
Kemudian Xiao Chen dan Wenren Wushuang meninggalkan mereka berdua untuk kembali ke kamarnya masing-masing. Masih ada waktu beberapa jam untuk melanjutkan perjalanannya kembali.
~
__ADS_1
~
~
#Malam Hari!
Saat ini Xiao Chen tidak tertidur karena sedari awal datang ke tempat penginapan ini, dia setelah menggunakan mata spritual nya, sedikit melihat bahwa dari tubuh para pengunjung ada warnah merah yang menyala. Dia tidak tahu benda apa yang menyala-nyala itu.
Tetapi, benda yang menyala sama persis yang dimiliki oleh mahluk jadi-jadian.
Xiao Chen mungkin berpikir bahwa benda merah yang di dalam tubuh itu ada kaitannya dengan perubahan makhluk jadi-jadian.
Xiao Chen langsung menyelidiki ke seluruh. Karena pada saat itu, ada satu benda merah yang terdapat di dalam tubuh manusia tiba-tiba pecah langsung menggerogoti dan menjangkau seluruh tubuh sehingga orang itu, tiba-tiba seperti merasakan kesakitan. Tetapi, beberapa detik kemudian orang yang sedang mengalami kesakitan, berubah menjadi makhluk buas dari perutnya keluar dua tangan dan mulutnya berubah menjadi memanjang langsung menggigit temanya yang sedang tertidur.
Roar!
Alhasil teman nya meninggal dalam ketidaktahuan akibat digigit oleh mosnter bertangan empat.
Roar!
Monster itu menggeram karena tiba-tiba dari pantat, keluar ekor.
Xiao Chen langsung sigap dan keluar untuk mencoba menyerang dan membunuh monster aneh itu. Hanya saja semakin hari, monster itu berubah menjadi sangat besar dan ada banyak orang yang meninggal tanpa diketahui karena sedang terlelap tidur.
Setelah membunuh, monsternya bertransformasi mengeluarkan tanduk di seluruh punggungnya.
Ini mengakibatkan banyak aparat pengamanan semakin kewalahan menghadapi monster raksasa itu, sehingga ada anggota resimen yang tergolong cukup kuat yaitu peringkat emas dan memiliki bintang sudah 200.
Hiya!
Tekinik golok pemukul dewa!
Dari atas, ada satu kelompok resimen yang mengeluarkan jurus langung diarahkan kepada monster raksasa di bagian punggungnya. Akan tetapi, serangan itu hanya memotong tanduk yang runcing tidak sepenuhnya mengenai anggota ke dalam.
Monster itu, lari melompat sangat tinggi sehingga mereka semuanya langsung menggertakan giginya.
Monster jahat dan memiliki peringkat bencana tinggi jika Resimen mereka bisa mengalahkan tentu saja akan menuai manfaat seperti penambahan jumlah bintang dan popularitas juga akan menaik.
Tetapi, melihat monster melarikan diri, dia mengejar.
“Ayo kita kejar dia!” Wanita yang memiliki rambut kuning seperti api, berteriak dengan mendominasi. Sepertinya dia adalah ketua Resimen tersebut.
Bom!
Tiba-tiba dia terbang sangat cepat. Dia tahu bahwa kemunculan monster itu karena diakibatkan oleh organisasi jahat dari Fraksi Pembunuh Surga. Ciri-cirinya memiliki jubah hitam dan penampilannya aneh-aneh.
Karena Fraksi Pembunuh Surga adalah pembunuh kelas tinggi dan keberadaannya sungguh sangat sulit untuk ditebak, maka asosiasi dari resimen itu, siapa yang bisa membunuh satu kelompok dari Fraksi pembunuh surga akan dinaikkan lencananya satu tingkat.
Ini adalah tawaran yang menggiurkan walaupun resiko sebanding.
Wanita itu, bernama Meng Wuling ketua Resimen Bunga Hitam dia juga murid jenus dari Sekte Pagoda Hitam yang mungkin saja jika Liu Ruyun melihat akan saling mengenal.
__ADS_1
Di sisi lain, monster raksasa itu yang sudah meloncat sangat jauh tiba-tiba menemukan tepat di hadapannya ada sosok berkacan hitam yang memakai topeng dia sepertinya sedang menatap ke arah mosnter tersebut.
Monster itu, langsung mau berniat untuk mencabik dan sekali makan Pemuda berpakaian hitam. Akan tetapi ketika cakaran empat tangannya ingin dilancarkan kepada sosok berpakaian hitam, tiba-tiba jimat formasi Xu Qingxuan yang terkuat langsung aktif sehingga Hanya sekejap saja seluruh tubuh monster itu terpotong-potong menjadi beberapa bagian hanya dengan kehendak pikiran Xiao Chen.
Daging monster itu langsung dimasukkan ke dalam masing-masing cincin penyimpanan hasil rampasan nya.
Xiao Chen sudah membunuh dengan sangat mudah dia langsung mendekati benda merah yang sudah sedikit seperti apel.
Xiao Chen mengambil batu monster seketika setalah menyentuh batu itu merasakan jejak energi, mungkin karena hasil akumulasi membunuh para manusia tadi sehinga batu itu akan mengumpulkan seluruh energi manusia yang telah dibunuh.
Xiao Chen menyimpan batunya. Tetapi pada saat itu, ada beberapa kelompok yang dari atas langsung menukik menyerangnya.
“Bajingan kamu Fraksi Pembunuh Surga! Mati kamu!"
Tiba-tiba pedang Artefak yang cukup lebar, langsung mengeluarkan listrik dan menyambar ke tubuh Xiao Chen.
Bom!
Akan tetapi, karena Xiao Chen mempunyai artefak tablet petir tiba-tiba energi petir yang sangat dahsyat langsung mengalir ke dalam tablet sehingga Meng Wuling langasung terkejut.
“Bajingan kamu Fraksi Pembunuh Surga aku tidak akan membiarkan kamu menelan korban lebih!”
Kemudian dia langung berlari sungguh cepat untuk menyambar tubuhnya Xiao Chen.
Akan tetapi, Xiao Chen menghindar dan melompat mundur dua meter sungguh ringan dan berkata: “Maaf Aku tidak tahu apa yang kalian maksud. Kami bukalah fraksi yang kalian katakan tetapi kami salah satu kelompok Resimen.”
“Aku tidak percaya.” Ada satu wanita lagi yang memakai baju putih sungguh bersih langsung bertanya dengan lembut, walaupun ada niat membunuh sungguh kuat.
Formasi penghukuman Surga!
Seketika Xiao Chen tidak bisa bergerak, sehingga di atas langit keluarlah sinar laser yang besar dan menyambar tubuhnya. Akan tetapi sebelum beberapa detik sinar laser menyambar ke tubuh dia menggunakan jimat Xu Qingxuan dan diarahkan kepada wanita berpakaian putih. Seketika wanita itu terkena ilusi bahwa badanya terpasang menjadi dua bagian.
Puf!
”Ahhh tubuh ku!”
Bruak!
Ahhh!
Alhasil Ming Wuling melihat Si Nang Rong terhuyung-guyung dan terjatuh ke tanah langsung bertanya ada apa.
“Aku terkena ilusi seseolah tubuhku terpotong menjadi dua bagian. Tetapi tidak apa-apa, karena aku melihat dia sudah hancur tubuhnya dan hanya menyisakan kepala yang menggelinding.” Si Nang Rong menjawab serius.
Kelompok mereka juga lega, karena bisa membunuh satu kelompok fraksi dari Pembunuh Surga, sehingga mereka semua menantikannya hadiah yang didapatkan dari asosiasi.
Akan tetapi, mereka semua melihat kepala Pemuda bertopeng menggelinding mendekati ke arah dirinya sehingga langsung waspada dan tidak tahu.
Tetapi mereka sudah menganggap bahwa Pemuda berpakaian hitam sudah meninggal tetapi, tiba-tiba kepala yang menggelinding ke arah mereka Langsung mengeluarkan suara.
”Serangan yang sangat bagus.” Alhasil mereka langsung mundur dengan sigap sambil menatap kepala Xiao Chen yang tergeletak di tanah.
__ADS_1