Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Jian Feng Vs Xiao Chen (2)


__ADS_3

Bab 218 Jian Feng Vs Xiao Chen (2)


Matanya sungguh sangat serius. Dia menatap Hua Ning Bing seolah sedang melihat apa isi dalam hatinya. Intinya kedua pasangan itu sungguh tak terduga.


Apalagi tangannya berubah menjadi asap Sama persis keterampilannya dengan raja iblis bencana, pantas saja ketika Li Ming menyerang untuk mendisiplinkan Hua Ning Bing mengundangkan racun yang tidak mengandung kadar tinggi, dia sepertinya masih baik-baik saja tanpa ada efek samping akibat menghirup udara yang sudah terkontaminasi racun Li Ming.


“Apa yang aku katakan. Kamu memiliki kekuatan yang aneh dan kuat. Ini sejalan dengan perkataan mu yang pedas. Walaupun kamu dan aku tidak ada masalah apapun, dan aku juga mengatakan secara terbuka bahwa kekasih mu itu adalah pemuda yang menarik. Aku jujur dan perkataan ku tulus dari hati.” Tian Xia memandang Hua Ning Bing serius.


Hua Ning Bing langung menurunkan tangannya lalu menatap Tian Xia dan membalas, ”Saya hanya berharap nyonya sebagai iblis jangan mempunyai niat tipu muslihat. Saya tahu bahwa iblis adalah iblis pada dasarnya licik.”


Hua Ning Bing hanya mengatakan hal yang sebenarnya tapi dia juga tidak tahu apakah dengan kecantikan Tian Xia Xiao Chen akan terpikat. Tapi melihat reaksi atau kesialan yang terjadi pada Xiao Chen, itu adalah nyata.


Sebut saja Wenren Wushuang dia menjalin hubungan karena tidak sengaja. Kemudian Beiming Youhuang dia sungguh sangat ganas dan Xiao Chen jika pada awalnya tidak terlalu peduli tapi karena Beiming Youhuang adalah monster yang ganas, akhirnya Xiao Chen pasrah. Untuk Yang Zhiqing dan Mi Qiongqi setatusnya belum jelas.


Lalu dirinya? Jangan dipikirkan Hua Ning Bing pada awalnya juga karena tidak saling mencintai dia pada awalnya bersimpati karena menjadi sudah lama diakibatkan konstitusi tubuh yang extrime.


Dari kesimpulannya, Xiao Chen mendapatkan wanita bukan dengan cara merayu atau meminang tapi dia hanya melakukan karena pada awalnya menginginkan manfaat.


Untuk cinta pertama Xiao Chen sudah berkhianat.


Karena itulah Hua Ning Bing tidak yakin bahwa Xiao Chen akan terkena rayuan jika bukan benar-benar ada hal yang mendasari.


Kemudian Tian Xia melihat kewaspadaan Hua Ning Bing hanya tersenyum. “Licik aku tidak licik. Tapi aku hanya berkata apa yang aku utarakan dari hati. Tapi jika kamu berani melakukan sesuatu yang merugikan kepada ku, maka aku akan mengungkapkan bagaimana iblis sesungguhnya.”


Hua Ning Bing tidak menjawab tapi hanya tersenyum mengejek, sehingga Tian Xia mengerutkan keningnya dan berkata: “Apakah kamu mengira perkataan ku adalah omong kosong?"


“Tidak ... Tidak ... Tapi aku hanya tidak ingin berlama-lama lagi di sini. Secepatnya aku akan pergi bersama dia." Hua Ning Bing seketika berubah menjadi asap dan pindah tempat sangat jauh tapi masih terlihat oleh Tian Xia dan Xiao Bai.


“Brengsek! Apakah kamu meremehkan keberadaan kita, aku sungguh ingin menghabisi dia menggunakan racun tertinggi.” wajah Li Ming jelek tapi dia juga ingin melihat kekuatan sejati dari Hua Ning Bing.


“Biarkan saja dia pergi. Dia adalah karakter sampingan yang sangat mudah untuk disingkirkan. Lupakan mari kita lihat bagaimana pemuda itu mengalahkan Jian Feng,” kata Tian Xia dengan serius, walaupun sebenarnya sungguh ingin menghabisi Hua Ning Bing karena dari perilakunya selalu meremehkan apa yang diutarakan.


Di pertempuran!

__ADS_1


Jian Feng yang kakinya sudah terpotong akibat serangan aneh dari Xiao Chen, seketia menyatu kembali.


“Hahahha apakah kamu terkejut, melihat kakiku yang sudah terpotong tumbuh kembali? Hahah tentu saja kamu tidak bisa melawan ku terlepas bagaimana caranya!”


Bom!


Aura yang lebih ganas lagi keluar dari tubuh Jian Feng dan tanduknya semakin memanjang. Aura iblis yang sangat menakutkan sungguh membuat orang yang menonton seketika langsung lemas.


Tangan kanannya mengangkat ke atas seketia dari langit itu, keluar cahaya dan turunlah senjata kapak raksasa langsung ditangkap oleh Jian Feng.


Setelah menangkap kapak raksasa, matanya menatap Xiao Chen dan mendengus.


Sihhhh!


Dia menghilang dengan kecepatan yang menakutkan seketia sudah berada di depan Xiao Chen dan kapaknya diarahkan kepada leher Xiao Chen langsung putus dan kepalanya terjatuh.


Jian Feng yang melihat Xiao Chen sudah tidak memiliki kepala akibat dipenggal menggunakan serangan kecepatan tinggi, akhirnya menendang tubuh Xiao Chen tanpa kepala.


Kepala Xiao Chen terjatuh dan seketia ditangkap oleh Hua Ning Bing. Kepala Xiao Chen berkata kepada Hua Ning Bing.


"Kamu serius lah. Jangan bercanda mulu, aku tidak suka orang yang tidak serius.” Hua Ning Bing mengabaikan. Tapi ada sedikit rona merah diwajahnya sehingga tanpa sadar melirik gunung sendiri yang besarnya sama seperti kepala Xiao Chen.


“Baik aku akan serius,” angguk kepala Xiao Chen dan dia melihat dari matanya ada gambar jimat yang memiliki durasi delapan menit lebih enam detik. Durasi itu adalah durasi bagaimana Xiao Chen bertahan dengan kepala terputus atau yang lain selama sembilan menit. Selama sembilan menit, jika Xiao Chen tidak menyatukan kembali tubuhnya maka akan meninggalkan dan tubuh baru akan terbentuk lagu melalui jimat pembangkitan.


Tian Xia dan Xiao Bai sungguh menggelengkan kepalanya terutama Xiao Bai dia cukup senang jika Xiao Chen meninggal sehingga Hua Ning Bing akan berada digenggaman nya.


Untuk Tian Xia dia cukup menyesal karena belum tahu siapa sebenarnya nama dari pemuda menarik itu. Sehingga dia sudah menyerahkan karena karakter sampingan adalah karakter yang tidak penting.


Namun, ketika dia sudah yakin bahwa Xiao Chen sudah meninggal, tiba-tiba tubuh Xiao Chen berdiri dan terbang melesat menghampiri Jian Feng sambil tangan kanannya sudah memegang pedang mencoba menyerang Jian Feng.


Dentang!


Jian Feng kaget dia meraih pedang itu dan mematahkan langung patahan pedang di luncurkan untuk menusuk tubuh Xiao Chen yang tidak memiliki kepala.

__ADS_1


Jleb!


Setelah menusuk dadanya kaki Jian Feng menendang dengan sekuat tenaga. Tapi jimat perlawanan dari diaktifkan sehingga kali Jian Feng langsung terpelanting sampai berbunyi Crack.


Tangan Xiao Chen memunculkan api emas langsung menghantam tubuh Jian Feng.


Bom!


Ahhh!


"Bajingan kamu!" Jian Feng marah dan menggunakan kapal untuk memotong tubuh Xiao Chen, tapi seketia Xiao Chen sudah berada di belakangnya hendak mengunuskan pedang ke punggung itu.


Dentang!


Jian Feng berbalik untuk menghalau, tapi sosok Xiao Chen sudah berpindah dibelakang.


Dentang!


Jian Feng merasa dipermalukan, dia langsung membelah tubuhnya menjadi dua dan menyerang Xiao Chen bersama-sama.


Tubuh tiruannya ingin menangkap Xiao Chen yang tidak memiliki kepala, tapi tiba-tiba ketika hendak ingin memegang tubuh Xiao Chen, seketia keluar ular dan melilit tubuh turuan Jian Feng.


"Ahhh bajingan kamu!" Jian Feng marah dia tidak tahu bagaimana Xiao Chen melakukan hal yang begitu menakjubkan. Dia memotong-motong tubuh Xiao Chen beserta ular yang tiba-tiba muncul dari tujuh itu.


Ular yang terpotong pada berjatuhan ke tanah dan Jian Feng menatap setumpuk ular dengan ngos-ngosan.


Ular itu bergabung menjadi satu dan memunculkan kepala ular yang sangat besar seperti batang pohon kelapa. Mulut ular membuka cukup lebar dan memunculkan sosok Xiao Chen yang tidak memakai baju hanya penutup bagian bawah saja.


“Apakah kekuatan sebagai raja iblis hanya itu saja?" Xiao Chen melangkah kakinya sudah berada disamping Jian Feng mencoba menyerang. Tapi Tian Xia sudah menghadang dan menangkap pedang itu menggunakan selendang yang dia kendalikan dari tubuhnya.


Dang!


“Hentikan! Sudah cukup!"

__ADS_1


Otomatis Xiao Chen mengerutkan keningnya.


“Ada apa? Saya hanya ingin memberikan pelajaran kepada dia.” Xiao Chen menyipitkan matanya.


__ADS_2