Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Divine Sense


__ADS_3

Bab 88 Divine Sense


Dalam dua hari terakhir, mata Xiao Chen seperti terkena cabe paling pedas. Setiap membuka mata, akan kesakitan sehingga sudah tiga hari lebih, dia memejamkan matanya.


Bahkan, Ming Yu yang telah memberikan batu permata merah itu, sudah menghilang tanpa ada jejak. Kini Wenren Wushuang hanya menunggu Xiao Chen pulih dari penglihatannya.


Wenren Wushuang setelah sudah mendapatkan tempat untuk menggunakannya ketika malam sudah tiba, dia menuntun Xiao Chen untuk di bimbing ke tempat pelataran.


”Hmm terimakasih, aku akan mencoba bermeditasi. Tubuh manusia memiliki berbagai Indra tidak hanya mata saja. Jika salah satu Indra dimaksimalkan mungkin akan berguna ketika sedang di waktu yang mendesak.” Xiao Chen setelah berterimakasih kepada Wenren Wushuang, dia langsung duduk dan bersila di tanah.


Dia memutar otak jeniusnya untuk mutakhirkan jiwa pendekarnya untuk ditingkatkan di bagian Indra pendengarannya.


Satu hari, Xiao Chen mengalami kegagalan hanya mendapatkan rasa lelah akibat terbakar teriknya matahari.


Hari kedua, ketiga sampai sudah seminggu berlalu, mata pencerahan masih merasakan sakit ketika Xiao Chen mencoba membuka matanya.


Ini sungguh sangat menjengkelkan. Dia hanya ingin lebih cepat untuk pergi ke lembah Phoenix kematian agar bisa menyelamatkan Feng Huang lebih dini. Tetapi sepertinya perjalanan tidak mulus yang dia kira.


Yang pertama mendapatkan wanita cantik dan menjadi Harem. Ketua mendapat keberuntungan, sebagai mata pencerahan. Namun masih memiliki efek rasa sakit di matanya.


Padahal Ming Yu sudah menjelaskan bahwa rasa sakit itu hanya berlangsung tiga hari. Akan tetapi, sudah satu Minggu lebih mata belum kunjung sembuh dan ada perasaan pedas yang teramat luar biasa.


Tentu saja Xiao Chen sungguh marah dan kapok. Dia ingin mencongkel Matanya tetapi disamping itu dia tidak ingin buta selamanya.


“Ahhh sial! Mataku kapan aku busa melihat pemandangan yang indah, aku sungguh tidak sabar jika mataku pulih kembali!” Xiao Chen sungguh sangat kesal. Dia berjalan sambil melatih Indra pendengaran dan Indra sensitif untuk melihat sekeliling.


Sampai tidak sadar Xiao Chen mengambil batu kecil langsung melemparkan keatas dan tidak sengaja terkena tawon gajah yang berukuran besar ingin mengenai kepalanya.

__ADS_1


Tanpa disadari, Xiao Chen sontak seperti menerkma perasaan bahaya sehingga tanpa disengaja, jiwa pendekar langsung beresonansi dengan pendengaran dan rasa sensitif.


Alhasil perasaan sensitif dan pendengaran langsung diolah kekutan pendekar kemudian langsung memasuki ke otak pikiran Xiao Chen dan diterjemahkan mencari sebuah visual.


Alhasil, Xiao Chen mendapatkan visual berupa gambar sarang tawon gajah yang ingin menjatuhkan tempat di atas kepalanya, akhirnya Xiao Chen langung menghindari sarang tawon yang terjatuh.


Dia melompat ke belakang dan pada saat itu, lusinan tawon raksasa ingin menyerbu Xiao Chen dan menyengat.


Akan tetapi, Xiao Chen mencoba mengingat bagaimana tindakan reflek yang tidak sengaja dan bisa memunculkan sebuah visual didalam otaknya.


Dengan otak yang jenius, untuk mengingat tindakan tadi, sungguh sangat mudah. Alhasil, Xiao Chen mengeluarkan pedang biasa hasil rampasan dan menebas di udara.


Sring!


Sring!


Dari kejauhan Wenren Wushuang terpukau. Mulut terbuka lebar dan tidak tahu kata-kata apa yang harus diucapkan.


Hanya mustahil jika tidak melihat bisa membunuh tawon yang berukuran kecil dengan sangat mudah.


Di sisi Xiao Chen akhirnya tidak bisa menahan gembira akhirnya dia ingat jelas bagaimana ketrampilan itu digunakan.


Karena ini mungkin penemuan Xiao Chen, akhirnya dia memberikan sebuah gambaran permukaan tanpa melihat. Ini sungguh berguna jika dimalam hari tanpa ada setitik cahaya sehingga jika ada musuh dalam kegelapan, Xiao Chen bisa menggunakan sense yang baru pertama ditemukan.


Cara kerja Sense itu sebelas dua belas dengan cara kerja jaringan internet. Sebuah suara, informasi, gambar, langsung di transmisikan kesebuah jaringan fiber optic berupa cahaya dengan kecepatan tinggi.


Itu persis dengan sense urat tubuh Xiao Chen yang terdapat di seluruh tubuhnya langsung mengeluarkan energi dan menyebar sangat cepat di tempat permukaan seperti kulit dan pendengaran. Dan langsung energi itu menyebar di sekeliling setelah mendapatkan objek seperti cahaya benda dan berbagai jenis hukum padat langsung ditarik lagi dan diubah menjadi energi langsung mengalir lewat urat yang terdapat di tubuh Xiao Chen. Setelah sudah dijadikan energi langsung ditransfer ke otak untuk diterjemahkan menjadi visual.

__ADS_1


Setelah mengetahui bahwa sense Sama persis dengan jaringan internet di bumi, Xiao Chen akhirnya bersepakat mungkin saja pelajaran ilmiah di bumi bisa diterapkan di dunia pendekar ini.


Xiao Chen Mungin mencoba ketika ada waktu.


Bahan sense ini, bisa mengetahui keberadaan di sekelilingnya sampai jarak 50 meter lebih. Ini berguna untuk sewaktu-waktu ada musuh yang mencoba mengikuti dari sembunyi-sembunyi tanpa disadari. Hanya mengandalkan Sense, dia bisa melihat titik koordinat musuh tersebut.


Setelah membunuh lusinan tawon gajah, Xiao Chen langsung tersenyum dan mendekati Wenren Wushuang yang sedang menatap ke arah dirinya dengan Tatapan yang sangat luar biasa.


“Wooww apakah penglihatannya kamu sudah pulih? Kamu bisa membunuh lusinan tawon itu dengan sangat mudah?” Wenren Wushuang ingin tahu.


Nyatanya, Xiao Chen menggelengkan kepalanya dan berkata: “Sayangnya mata ini belum sembuh sepenuhnya ketika aku mencoba membuka sedikit saja langsung terasa perih itu menyerang tiba-tiba.”


Wenren Wushuang langsung kagum ternyata dia menyerang sekumpulan tahun itu tidak mengandalkan dengan penglihatannya. Kemudian karena terkejut, Wenren Wushuang berkata, ”Lalu, Bagaimana kamu membunuh lusinan tawon itu padahal kamu penglihatannya belum sepenuhnya pulih.”


”Aku hanya mengandalkan insting.” Xiao Chen tersenyum tipis.


Sontak Wenren Wushuang langsung cemberut. Dia tahu bahwa Xiao Chen memiliki keterampilan yang tidak boleh diberitahu kepada dirinya. Meskipun demikian walaupun keterampilan itu hanya dia yang mengetahui, tetapi dirinya sudah resmi menjadi wanitanya, Apa salahnya jika dia memberitahukan beberapa rahasia agar dirinya tidak ingin tahu terus-menerus.


Wenren Wushuang langsung membalikkan badan dan meninggalkan Xiao Chen.


Seketika Xiao Chen merasakan ada yang tidak beres langsung berkata kepada diri sendiri. Tetapi Wenren Wushuang mendengarnya.


“Maaf ini adalah apa yang aku dapatkan dengan susah payah jika kamu mengetahui bagaimana aku melakukan bukankah sama saja aku sia-sia? Apakah kamu pikir menciptakan sebuah keterampilan unik sangat mudah seperti meminum air? Nyatanya sungguh sangat sulit,” Xiao Chen langsung menghela nafas panjang dan mencoba kembali lagi ke tempat penginapannya.


Namun, tiba-tiba Wenren Wushuang mendekati ke arah dirinya dengan tergesa-gesa. “Xiao Chen ada praktisi iblis yang hendak mengetuk pintu kita!”


Sontak Xiao Chen langsung menyipitkan matanya. “Apakah dia sungguh sangat bersikeras untuk mengetahui Di mana kamu berada? Jika dia mengetahui penyamaran kita maka tidak ada jalan lain untuk menuju jalan pembunuhan lagi.”

__ADS_1


__ADS_2