Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Luo Puti


__ADS_3

Bab 141 Luo Puti


Ye Tian yang sudah meloncat terbang dan tiba di pertempuran tersebut, dia menunggu kedatangan Hong Tian.


“Akan sangat memalukan aku yang sudah memiliki level pendekar lebih dari sepuluh, akan menghadapi kamu yang masih jiwa pendekar tiga,” ucap Hong Tian sambil menggelengkan kepalanya. Dia meloncat terbang dengan keagungan yang sangat indah seperti angsa turun dari surga setiap sekelilingnya ada efek Aurora yang sangat memanjakan mata.


Bahkan para orang-orang yang ingin melihat pertempuran mereka berdua, setelah melihat wanita Hong Tian tatapannya tidak ingin berhenti untuk berpaling karena sungguh sangat cantik dan anggun.


“Apakah kamu benar-benar ingin melawanku Pemuda?” Hong Tian setelah sudah dekat di hadapan Ye Tian, langsung memastikan lagi apakah dia benar-benar ingin melawannya atau hanya omong kosong belaka.


“Aku sudah yakin untuk melawanmu, walaupun masih memiliki peringkat 3, aku akan sebisa mungkin mengalahkanmu." Ye Tian berkata dengan penuh khidmat, sepertinya dirinya tidak bisa menahan untuk menyerang terlebih dahulu kepada Hong Tian.


“Apakah kamu sedang menghinaku? pertempuran ini sungguh sangatlah tidak imbang dengan jiwa pendekar masing-masing. Karena kamu masih keras kepala aku akan meneladanimu.” Hong Tian tersenyum dengan anggun. Tetapi perkataannya adalah menghina.


Hong Tian langsung kedua tangannya yang ramping dan putih, seketika mengeluarkan cahaya yang berbentuk angsa dan selalu mengitari bagaimana tangan itu sedang menari.


Tarian burung angsa walaupun memiliki teknik yang sangat indah, jika orang itu terkena jurus tarian angsa akan mengalami luka tergantung ketahanan dari musuh tersebut. Untuk Ye Tian yang masih memiliki peringkat tiga, mungkin sudah dikatakan terkena jurus itu mengalami cedera yang sangat serius.


“Baik! Kamu lebih baik menyerang pertahananku terlebih dahulu! Jika kamu bisa memasuki pertahananku, Kamu adalah layak sebagai pertempuran.” Hong Tian sudah menggunakan tarian angsa sehingga cahaya itu mengitari seluruh tubuhnya sangat indah.


Hmmm!


Ye Tian menganggukan kepalanya tiba-tiba, dia berlari dengan sedikit cepat.


Wushh!


Ye Tian hanya menggunakan tangan kosong saja untuk memukul perisai yang sedang dikelilingi tarian burung angsa. Hong Tian melihat pemuda bertopeng itu hendak ingin memukul pertahanannya hanya menggunakan tangan kosong tiba-tiba mencibir.


“Hei! Apakah pemuda itu hendak ingin menggunakan tangan kosong agar perisai yang dilakukan oleh wanita cantik rusak? Apakah pemuda itu bercanda!”


“Aku juga tidak tahu, mungkin anak kecil juga akan mengetahui bahwa tindakan itu adalah tindakan yang sangat bodoh. Terlebih lagi, dia masih memiliki peringkat 3 mana mungkin hanya sebuah pukulan biasa bisa menghancurkan pertahanan dari wanita cantik!"


“Tidak... Aku tidak ingin melihat akhir yang tragis bisa jadi tangan pemuda itu setelah memukul pertahanan wanita cantik, akan mengalami patah!”


Para orang yang melihat sudah menebak sambil menggelengkan kepalanya bawah akhir dari pemuda bertopeng setelah memukul perisai dari wanita cantik, patah tulang atau yang lebih parahnya lagi akan hilang hancur.


Para orang yang sedang menonton maupun dari sekte atau para resimen, sudah menggelengkan kepalanya tidak ingin melihat lagi pertunjukan itu karena sudah jelas bahwa pemuda bertopeng akan kalah dengan tangan yang terpotong.


Sayangnya ketika mereka sudah yakin bahwa pemuda itu akan kalah, tiba-tiba ada ledakan yang memungkinkan mereka semua yang melihat langsung tertuju kepada pemuda bertopeng tersebut.


Karena ketika tangan pemuda itu yang ingin meninjuk pertahanan dari wanita cantik Hong Tian, tiba-tiba ada retakan ruang sehingga tangan yang tipis itu langsung menembus tanpa mengenai pertahanan. Seketika setelah tangannya memasuki ruangan kosong tiba-tiba pipi Hong Tian ditinju sangat keras sehingga dia terpental sekitar 2 meter.


Bang!


Engah!


Bug!


Seketika Hong Tian pipi bagian kiri langsung memar berwarna biru akibat ditinjau oleh Ye Tian.


“Kamu bajingan! berani sekali memukulku huh!” Hong Tian langsung bangun dari tidurnya seketika menggunakan pedang yang sangat bagus untuk menyerang Ye Tian.


Hiya!


Sring!


Bahu Ye Tian hendak ingin ditebas oleh pedang Hong Tian. Seketika dia meloncat seperti kodok menyamping ke kanan dan berguling-guling sekitar tiga kali.


Hong Tian langsung menyelinap menggunakan jimat pergeseran dimensi sehingga sudah tiba di belakang Hong Tian. Dia langsung menggunakan jimat tinju untuk memukul punggung Hong Tian.


Bang!


Ahhh!


Hong Tian dia terhuyung-guyung sekitar enam langkah ke depan sambil memuntahkan darah dari mulutnya.


Uhuk! Uhuk! Uhuk!


Hong Tian langsung menggunakan pedangnya dan seketika menggunakan jurus yang telah dia kuasai.

__ADS_1


Bomm!


Pedang itu ditunjukkan kepada Ye Tian, setelah ditunjukkan Hong Tian tiba-tiba menggerakkan sedikit pedangnya. Seketika pedang itu terbelah menjadi beberapa bagian dan melesat ke arah Ye Tian.


Woshh!


Woshh!


Ye Tian menggunakan jimat melompat diri sekitar tingginya 10 m kurang lebih. Setelah itu, Ye Tian menggunakan jimat ular api sehingga di setiap samping tubuh Ye Tian, memunculkan rune jimat dengan gaya tulisannya sangat rumit berputar sangat cepat langsung meludahkan beberapa ular api yang langsung melesat tajam ke arah Hong Tian.


Hong Tian seketika melihat ular api itu, tiba-tiba langsung terkejut.


“Jurus itu!” Hong Tian seketika teringat kepada Ye Tian. Tetapi jika pemuda yang ada di depannya adalah Ye Tian, itu tidak mungkin bagaimanapun dia sudah tidak memiliki jiwa pendekar, sedangkan orang yang sedang dihadapi sudah memiliki jiwa pendekar walaupun hanya level tiga.


Apalagi ular api itu lebih besar daripada milik Ye Tian pada masa lalu. Jadi jika Hong Tian berpikir mana mungkin dia adalah Ye Tian.


Bom!


Bom!


Bom!


Ular api tidak mengenainya karena Hong Tian menghindari begitu sangat gesit sambil melompat-lompat ke kiri dan ke kanan.


Ye Tian menggunakan jimat ular api lagi karena masih ada beberapa waktu sebelum memasuki masa pendinginan.


Selama kurang lebih dua menit, Ye Tian mengeluarkan ular api sangat banyak sehingga para penonton tiba-tiba langsung bingung.


“Sial sudah aku duga pemuda itu juga aneh! Bagaimana mungkin dia tidak kehabisan jumlah energi pendekar sedangkan dia sudah mengeluarkan jurus api berbentuk ular sangat banyak, mungkin dia mempunyai jiwa pendekar yang sangat banyak dan dia juga menyembunyikan kekuatan aslinya!”


“Hahah Resimen Violet Garden sungguh sangat hebat! Tiba-tiba Entah kenapa aku sungguh sangat menyukai Resimen itu!”


“Hahaha apa kita baru mengetahui bahwa ada rasengan yang sangat kuat dan unik hahah!”


Satu orang pada awalnya memuji kepada Resimen violet Garden, tiba-tiba para penonton juga langsung tersihir sehingga mereka langsung mendukung rasemen violet Garden.


Resimen Violet Garden! Luar biasa!


Di samping lain wanita jenius nomor satu dari sekte api neraka, awalnya memiliki perilaku yang sangat cuek dan dingin. hanya saja sekarang dia sudah sungguh tertarik dengan pertempuran antara Hong Tian dan Ye Tian.


Hong Tian sekali lagi langsung marah dia mencoba mendekati Ye Tian untuk menyerang agar menghilangkan rasa malunya. Bahkan Tang Yi yang sudah tersadar dan duduk di samping guru sekte tersebut, sangat marah karena dirinya jenius pertama akan memerlukan dikalahkan oleh wanita yang tidak jelas.


“Guru! Aku tidak ingin kalah seperti ini! Secepatnya Aku ingin mengetahui siapa anggota resimen violet Garden bajingan!” Tang Yi berteriak dengan penuh keengganan.


“Aku sudah memerintahkan beberapa kelompok resimen yang memiliki peringkat diamond. Kamu saja dengan rasiman peringkat diamond tidak akan sulit untuk mencari asal-usul mereka.” Guru itu menjawab dengan serius.


Di pertempuran!


Hong Tian yang mendekati Ye Tian, langsung menggunakan pedangnya untuk menebas tubuh Ye Tian. Akan tetapi, Ye Tian juga mengeluarkan pedang yang sudah disisipkan jimat api dari Xiao Chen. Sehingga ketika kedua pedang itu saling beradu, Ye Tian langsung mentransferkan energi pendekar sehingga pedang itu yang telah ditulis Rune artefak pedang api, langsung meledak mengeluarkan api yang sangat berkobar-kuber sehingga mengenai Hong Tian.


Bom!


Ahh!


Baju yang sedang digunakan oleh Hong Tian di sebagiannya langsung terbakar dia mundur sambil mendarat ke tanah.


Ye Tian yang sedang di atas langit mengibar-ibarkan pedangnya yang mengeluarkan api sangat bergejolak sehingga api itu mendarat ke tanah sambil mengenai Hong Tian.


Wuush!


Wushh!


Wushh!


Hong Tian menghindari dengan panik. Tetapi pada saat kemudian dia lengah sehingga Ya Tian menggunakan jimat persimpangan dimensi, langsung memukul di bagian kiri sehingga pipi itu yang sudah bengkak ditambah pukulan lagi akhirnya pecah sehingga pipi itu, berdarah.


Bang!


Ahhh!

__ADS_1


Giginya copot dan tulang rahang sedikit retak. Ye Tian melesat tajam dan menginjak wajah Hong Tian.


“Kamu kalah Hong Tian, sayangnya kamu di sini ingin menjadi pemeran utama tetapi tidak demikian karena aku sungguh sangat tidak rela.” Ye Tian langsung menggunakan pedang untuk memotong jari agar cincin penyimpanannya dirampas dan diserahkan kepada Xiao Chen.


Sring!


Ahhh!


“Jariku! Ahhhh kamu kembalikan cincin penyimpananku!” Hong Tian meraung dengan wajah yang sedang ditindih oleh telapak kaki Ye Tian.


“Kamu pelacurr Jangan berharap menjadi angsa yang naik ke atas langit!” Ye Tian langsung menusuk inti dari jiwa pendekar yang tepatnya di atas alat vital tersebut.


Sring!


Ahhh!


Alhasil, Hong Tian yang sudah memiliki peringkat pendekar di atas sepuluh dengan panik langsung turun begitu cepat menjadi peringkat satu dan akhirnya menjadi peringkat kosong. Wajah yang sangat cantik kulit yang sangat putih seketika berubah menjadi biasa-biasa saja.


Walaupun Hong Tian tidak sepenuhnya kehilangan jiwa pendekar, tetapi untuk meningkatkan lagi sangatlah lama.


“Kamu telah menurunkan jiwa pendekarku sialan!” Hong Tian meraung seperti orang gila akan tetapi, Ye Tian langsung melepaskan kakinya dan topeng itu juga langsung dibuka sehingga Hong Tian melihat wajah yang begitu familiar.


“Tidak mungkin! Bagaimana mungkin!" Hong Tian menggelengkan kepalanya terus-menerus dia seperti melihat hantu yang sangat menakutkan karena orang yang sedang dihadapi adalah mantan kekasihnya dulu yang bernama Ye Tian.


”Tidak ada yang mungkin, untung saja ada Dewa yang menolong ku dari keterpurukan, sehingga aku bisa membalaskan dendam ini atas penghinaanmu pada masa lalu.” Ye Tian setelah membuka topengnya Dia menendang sangat keras parut Hong Tian sehingga langsung terpelanting sangat jauh akhirnya pingsan dengan cara yang sangat mengenaskan.


Setelah menendang tubuh Hong Tian, Ye Tian langsung menatap pandangannya ke arah para ketua dari sekte tanah api neraka.


”Kalian yang sudah mengusir aku dari sekte tersebut, sungguh sangat terima kasih hahaha Lihatlah buka matamu aku kembali!” Ye Tian langsung meloncat terbang untuk mendekati Xiao Chen.


Xiao Chen juga menerima cincin dengan sangat gembira dari Hong Tian. Kemudian Xiao Chen berdiri sambil bertanya dengan sedikit dikeraskan, ”Baik, sekarang Ye Tian adalah pemenangnya, aku sudah mengumumkan pertempuran ini. Jika merasa ada yang diberatkan aku Chid sebagai pemimpin klasemen ini akan meneladani apa yang kalian protes karena tidak terima.”


Alhasil tidak ada yang berani untuk protes karena sudah jelas Ye Tian adalah pemenangnya. Bahkan mereka juga terkejut setelah mendengarkan suara Xiao Chen yang ternyata masih memiliki suara layaknya Pemuda berumur lima belas tahun ke atas.


Lima belas tahun sudah menjadi pemimpin rasemen yang seluruh anggotanya adalah anggota monster dan kuat. Jika para anggotanya juga memiliki kekuatan aneh, bukankah pemimpin rasiman itu juga memiliki kekuatan yang lebih kuat.


Karena inilah wanita jenius pertama dari sekte api neraka berpikir demikian. Setelah mereka semua tidak berani untuk menantang apa yang dikatakan Xiao Chen, akhirnya wanita itu berdiri langsung dan bertanya kepada Xiao Chen.


Wanita itu bernama Luo Puti.


Luo Puti seketika langsung berteriak dengan renyah ke arah Xiao Chen.


“Tunggu!" Luo Puti langsung berdiri dan terbang Untuk mendekati ke atas arena pertempuran itu sambil menatap ke arah Xiao Chen.


Xiao Chen juga langsung memiringkan kepalanya untuk melihat wanita yang sangat cantik dan menawan seperti es yang sangat dingin.


”Halo nona, Apakah ada yang bisa kamu katakan kepadaku?” jawab Xiao Chen dengan ingin tahu.


“Meskipun Kamu adalah pemimpin dari resimen yang masih memiliki peringkat terendah tetapi aku sungguh sangat kagum dengan bagaimana kamu merekrut anggota yang memiliki kekuatan yang tidak masuk akal. Dapat dikatakan kamu bisa menundukkan mereka karena kamu juga mungkin saja memiliki kekuatan di atas rata-rata dari mereka semua,” kata Luo Puti.


“Terus?” Xiao Chen memegang dagunya sambil berpikir.


“Jika seperti itu, aku ingin menantang kamu." Luo Puti menjawab dengan serius dia langsung mengeluarkan pedang berwarna perak yang sangat ringan.


Bahkan Xiao Chen melihat ada pedang satu lagi yang ditaruh di belakang punggungnya.


"Meong!"


Kucing laba-laba juga mengeluarkan suara sambil memainkan cakarnya seolah sedang menantikan pertempuran Xiao Chen dan Luo Puti.


”Baiklah ... Aku akan menerima tawaranmu!” Xiao Chen menatap ke arah kucing itu dan memerintahkan sesuatu sehingga, kucing laba-laba berwarna hitam punggungnya mengeluarkan sayap kelelawar raksasa langsung mengambil tubuh Xiao Chen dan membawakan ke tengah-tengah pertempuran tersebut.


Seketika semua orang yang melihat sungguh kagum dengan hewan peliharaan Xiao Chen.


Jenius pertama dari sekte tanah api hitam melawan pemimpin Resimen Violet Garden. Mereka semua sungguh sangat menantikan.


~


Jangan lupa komen dan like 😁

__ADS_1


~


__ADS_2