Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Sifat Busuk Kalian Terungkap


__ADS_3

Bab 49 Sifat Busuk Kalian Terungkap


Ketika Su Xing yang mengeluarkan niat yang tidak baik seperti ingin membunuh mantan pacar dari Xiao Chen, itu tidak berbeda jauh dengan Liu Shen. Dia menatap Lan Xuaner sepertinya ingin memakan hidup-hidup dia tidak membiarkan Lan Xuaner cinta lama bersemi Kembali.


‘Tsk, aku tidak membiarkan kamu untuk mendekati Xiao Chen, memangnya siapa kamu kamu adalah pelacur yang sangat hina bagaimana mungkin Xiao Chen akan menerima cintamu lagi tidak mungkin Huh dasar kamu!’ Liu Shen kedua tangannya mengepal sambil ada sengatan listrik dari matanya kepada Lan Xuaner.


Lan Xuaner tiba-tiba bergidik merinding karena sepertinya ada seseorang yang telah mengawasi dari kejauhan.


Lan Xuaner kemudian mencari di mana Aura membunuh itu yang dipancarkan kepada dirinya.


Benar saja, apa yang dipikirkan akhirnya terlaksanakan. Karena, Lan Xuaner saat ini melihat ada Guru Su Xing dan Liu Shen sedang menatap dirinya di bagian semak-semak pohon dengan tatapan membunuh.


Lan Xuaner hanya tersenyum tipis dia tidak peduli sama sekali Bahkan dia hanya berpura-pura tidak mengetahui padahal mengetahuinya.


‘Kalian semua sepertinya ingin membunuhku hehehe tapi itu tidak mungkin aku percaya bahwa Xiao Chen akan menyelamatkanku dan kalian berdua tidak akan jauh dari kebencian Xiao Chen sendiri Karena sifat mereka yang begitu.’


Lan Xuaner setelah itu langsung berjalan pelan untuk kembali ke gubuknya dan berlatih secara diam-diam sambil berpura-pura tidak mengetahui ada Liu Shen dan Su Xing yang sedang bersembunyi di sampingnya.


Liu Shen karena terbakar cemburu dan terlalu banyak minum cuka sehingga hatinya masam akhirnya tidak sabar langsung keluar dari semak-semak yang sedikit rimbun.


Liu Shen mencegat Lan Xuaner dan berakata seperti ini: “Murid Xuaner! Ada hal yang ingin aku sampaikan kepadamu kemarilah menyamping sebentar.”


“Ahh saudara Liu Shen? Ada yang ingin kamu katakan kepadaku?” Lan Xuaner berpura-pura bingung sambil menggaruk kepalanya dan mengikuti Liu Shen agar menyamping.


Su Xing dia tidak berani untuk keluar. kemudian dia hanya mengamati dari kejauhan apa yang sebenarnya Liu Shen ingin disampaikan kepada Lan Xuaner.

__ADS_1


Lan Xuaner bibirnya tidak bisa tersenyum tipis dia tahu bahwa Liu Shen ingin mengatakan sebuah peringatan kepada dirinya agar tidak berani sekali untuk mendekati Xiao Chen.


Akan tetapi dirinya ingin mendekati Xiao Chen atau tidaknya itu bukan urusan kamu kenapa kamu perlu repot-repot untuk memberi nasehat kepada kami.


setelah beberapa saat, mereka berdua langsung menyingkir di bawah pohon besar kemudian setelah itu Liu Shen berkata kepada Lan Xuaner dengan tatapan yang sangat serius.


“Murid Xuaner, aku ingin bertanya kepadamu. Setahu aku, Kamu dan Xiao Chen sudah tidak ada hubungannya lagi ‘kan?” Liu Shen mengajukan pertanyaan itu secara terus terang.


Lan Xuaner tiba-tiba di dalam hatinya tertawa sangat lepas sudah diduga kamu akan berkata seperti itu. Akan tetapi Kami tidak akan mengatakan omong kosong kepada kamu. akan tetapi kami akan membicarakan sebenarnya.


Kemudian Lan Xuaner menjawab pertanyaan dari Liu Shen dengan tenang. “Saudara Liu Shen, benar kami berdua sudah tidak ada hubungannya lagi ada apa mempertanyakan itu?”


Liu Shen langsung menggelengkan kepalanya dan berkata secara terburu-buru. “Tidak apa-apa, Aku hanya ingin tahu saja.”


“Oh iya, Aku sarankan kamu mulai sekarang tidak perlu lagi mendekati Xiao Chen, karena sudah ditebak bahwa Xiao Chen tidak akan bersama kepada kamu lagi. Aku hanya berkata secara terus terang, karena kamu pada sejatinya, adalah penghianat dalam masalah percintaan. Bahkan kamu berselingkuh dengan keluarga Wang walaupun kamu sudah ada ikatan pertunangan.”


“Jika kamu memperingatkan seperti itu bahkan jika kamu tidak memperingatkan Aku akan pergi menjauh menjauh.”


Liu Shen kemudian mendengus hatinya merasa senang dan berkata: “Huh! Akhirnya kamu mengerti tentang masalah itu lebih baik kamu menjauhilah secara terus terang.”


Lan Xuaner tersenyum dan menganggukan kepalanya kemudian berkata: “Baik aku akan menjauhi Xiao Chen, tetapi aku juga akan memberikan nasehat kepada kamu, seperti yang aku tahu, bahwa kamu sudah memiliki pasangan dari keluarga Oyang. Lebih baik kamu tidak perlu mengikuti jejakku berselingkuh dengan orang lain dan meninggalkan pasangannya karena hukum sebab akibat akan berlaku seperti aku.”


“Kamu meninggalkan keluarga Oyang demi Xiao Chen itu sama saja tidak lebih baik daripada aku. Hanya sajak aku berselingkuh dengan keluarga Wang dan meninggalkan Xiao Chen.”


Liu Shen sontak langsung marah ketika diberikan nasehat oleh Lan Xuaner. Baginya nasehat itu seperti ribuan pisau yang langsung menghantam ke hati sanubari.

__ADS_1


Karena nasehat itu sepertinya menyindir akhirnya dia tidak terima langsung menampar pipi Lan Xuaner.


"Plak!"


“Bajingan memangnya siapa kamu berani sekali menasehati seperti itu!”


Di tampar sangat keras, Lan Xuaner seketika tangan kirinya memegang pipi itu yang sehabis ditampar dia merasakan rasa kebas di pipi tersebut. Bukannya takut, malahan Lan Xuaner seketika langsung melepaskan tawa yang sangat riang.


“Hahaha kenapa kamu seperti itu? Aku adalah wanita, kamu juga wanita, aku paham bagaimana gerak-gerik jika wanita sedang dilanda jatuh cinta, aku menyarankan seperti itu toh Jika kamu tidak mengikuti saranku tidak apa-apa.”


“Hanya saja yang jadi pertanyaan, apakah Xiao Chen akan memiliki rasa cinta kepadamu sedangkan kamu memiliki sosok pemuda dari keluarga Oyang hahaha itu hanyalah mimpi!”


“Kamu sepertinya memiliki lidah yang sangat tajam!” Liu Shen merasa tidak senang Langsung memukul wajah Lan Xuaner sehingga akibat pukulan itu, hidungnya langsung mimisan dan Lan Xuaner seketika terhuyung-guyung dan terjatuh.


"Bug!"


"Hahaha Apakah ini adalah kecantikan tingkat atas yang memiliki sifat menyendiri seperti peri yang berdebu? Cih ... kamu sungguh sia-sia bahkan jika Pemuda selain Xiao Chen melihat tingkah lakumu akan muntah darah.” Lan Xuaner menghina sambil menyeka darah yang keluar dari hidungnya.


Dari kejauhan Su Xing Hanya melihat dan menonton walaupun dirinya adalah guru tapi dia juga merasa kesal dengan apa yang dikatakan Lan Xuaner sehingga melihat sedang dipukul oleh Liu Shen, dirinya tidak bergegas untuk membantu.


Dari kejauhan, Xiao Chen sebenarnya melihat lewat bantuan semut Rangrang. Tiba-tiba Xiao Chen hatinya menjadi dingin kepada kedua orang itu. Xiao Chen dirinya sudah tidak ada hubungannya dengan Lan Xuaner, akan tetapi dia juga sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada dirinya sehingga masalah itu tidak perlu disebutkan lagi.


Akan tetapi, apa yang membuat tidak senang adalah sifat jahatnya dari Liu Shen yang begitu sangat mendominasi, sehingga melihat tingkah lakunya rasa-rasanya ingin muntah darah dan tidak segan-segan untuk menjauh jika ada Liu Shen yang mendekat.


Apalagi, Guru Su Xing sepertinya tidak menolong ini Xiao Chen semakin marah kepada gurunya.

__ADS_1


“Apakah dunia ini hanyalah berisi orang-orang yang selalu berselisih dan selalu menindas? Sungguh sangat ironi aku dilahirkan di dunia pendekar ini. Akan tetapi selama masih ada secerah harapan dari hati nurani, maka kejahatan apapun tidak akan bisa menguasai segalanya,” ucap Xiao Chen kemudian langsung pergi ke dalam lagi untuk membuka formula obat-obatan Alkamis.


__ADS_2