Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Pertempuran


__ADS_3

Bab 181 Pertempuran


Roar!


Bouusss!


Ketiga kepalanya langsung menyemburkan api yang sangat panas ke arah Gou Jian yang sedang menunggangi kadal raksasa bersayap.


Sring!


Sring!


Predakon meliuk-liuk menghindari tembakan cahaya yang sangat deras dari formasi bintang yang dilakukan oleh Gou Jian.


Predakon mendekati Kadal raksasa bersayap langung menggunakan ekornya untuk mencambuk kadal tersebut.


Swush!


Bang!


Ketika ekor besi itu mengenai tubuh kadal raksasa bersayap, seketika kadal langsung mengeluarkan pertahanan diri. Seluruh tubuh langsung mengeras dan ketika terkena cambuk, kadal itu langung terjatuh menukik.


Gou Jian dia terbang menggunakan item Artefak seperti kalung. Kemudian dia langsung menggigit jarinya dan ditetaskan ke kalung itu hingga kalungnya berubah menjadi merah darah dan bercahaya berubah menjadi pedang.


Pedangnya sungguh cetar membahana bahkan Gou Jian yang memegang pedang, seperti superhero kesiangan.


Gou Jian menghilang seketika langsung menyerang dengan kecepatan sangat tinggi.


Sring!


Pedang itu mengenai tanduk kepala Predakon bagian kanan. Hanya saja pedang yang mencoba memotong tanduk itu, hanya mengeluarkan percikan kembang api dan tidak bisa menggores sedikit sama sekali.


Alhasil kepala Predakon tengah langsung menggigit Gou Jian langsung dilemparkan ke bawah sungguh sangat cepat.


Wsushhh!


Ahhh!


Bang!


Tubuhnya menghantam sangat keras sehingga tulang punggung Gou Jian langsung cedera ada beberapa tulang yang patah.


Predakon terbang maliobok di langit beberapa kali langsung mendarat untuk menginjak tubuh Gou Jian.


Roar!


Predakon meraung seperti logo dia langsung menuju ke bawah.


Bom!


Wuutz!


Predakon disembur energi listrik dari kadal raksasa bersayap seketika terhempas sangat jauh dan merasakan kesakitan.


Alhasil, sayap predakon langsung bolong dia marah dan berlari seperti logo sedang mengamuk menabrak pepohonan yang dilalui.


Kadal bersayap menembakkan listrik dari mulutnya, kemudian Predakon juga menembakkan dari kepala tiga berupa energi biru terbuat dari energon.

__ADS_1


Bom!


Bom!


Energi energon dan listrik saling berdesakan sehingga kedua belah pihak mulutnya membuka lebar mengeluarkan energi cukup lama.


Gou Jian tidak tinggal diam langsung berdiri dengan siapa ya langsung menggunakan pedang untuk menyerang lagi.


Pedang pembelah angin!


Sring!


Tembakan yang sangat kuat langsung mengenai leher Predakon bagian kanan sampai terputus terjatuh ke tanah.


Seketika Predakon langsung menjerit kesakitan dia akhirnya terhempas oleh tembakan listrik dari kadal raksasa bersayap itu.


Roar!


Predakon langsung terpecah belah menjadi 12 prajurit. Bahkan kepalanya yang sudah terlepas langsung berubah menjadi satu makhluk hidup langsung menyerang Gou Jian.


”Penjahat seperti kalian tidak dibiarkan lama lagi untuk bertahan!” Mengeluarkan pedang Energen langsung menyerang Gou Jian.


Dentang!


Gou Jian dengan semangat langsung menggunakan pedang itu untuk menangkis pedang raksasa dari prajurit.


Dang!


Dang!


Gou Jian masih tetap menahannya sampai menggertakkan gigi.


Dar!


Dar!


Menggerakkan giginya, Gou Jian berteriak: “Jian Ping! Bantu aku!”


Kadal bersayap langsung memalingkan kepalanya untuk menembak energi listrik ke arah prajurit yang sedang menyerang Gou Jian.


Bom!


Bom!


Prajurit itu, langsung terhempas berputar-putar diudara. Karena jarak antara prajurit lainya, akhirnya dia langsung merubah bentuk sendiri menjadi kalajengking.


Kikuk! Kikuk! Prajurit yang menyerang Gou Jian berubah menjadi kalajeng raksasa langsung akor kalajeng itu menembaki peluru ke arah kadal raksasa sambil masuk ke dalam tanah mengebor.


Walaupun yang satu sudah berubah menjadi kalajengking, tapi tidak bisa merubah fakta walaupun hanya 11 prajurit digabungkan menjadi satu dia masih berubah menjadi Predakon berkepala tiga.


Kini sebelas prajurit langsung menyatukan kembali tubuhnya berubah menjadi tenaga ke kepala tiga langsung untuk mencoba menggigit kadal raksasa.


Bom!


Bom!


Ketiga mulutnya menembakkan api sangat cepat ke arah kadar raksasa itu sekaligus ke arah Gou Jian.

__ADS_1


Bom!


Bom!


“Sepertinya kita menghadapi monster humanoid yang sangat aneh dan sulit dikalahkan. Dia bisa berubah menjadi makhluk yang berbeda seperti monster. Jika seperti ini terus kita akan kehabisan energi pendekar!” Gou Jian berteriak kepada Jian Ping.


“Kamu tenang saja, aku masih bisa mengatasi ini. Sepertinya mereka takut dengan energi listrik. Karena seluruh tubuhnya terbuat dari besi sehingga secara alami, listri adalah kelemahannya?” Jian Ping langsung mengepakkan sayapnya langsung terbang ke atas dan menyemburkan energi listrik ke arah Predakon.


Bom!


Roar!


Predakon yang sudah terbang sangat tinggi terkena tembakan petir langsung kesakitan jatuh ke tanah sambil berputar-putar di udara.


Bom!


Predakon jatuh dan langsung terpecah menjadi 11 prajurit. Sebelas prajurit itu langsung menembaki menggunakan pistol energon ke arah Jian Ping yang terbang di atas.


Bom!


Dari tanah, monster kalajengking itu langsung keluar dan berubah menjadi satu prajurit.


“Kadal Bajingan itu memiliki kekuatan petir jika kita terus melawan maka kita akan kesakitan." Salah satu prajurit Transformers, langsung berkata kepada pemimpin prajurit yang memiliki badan merah.


“Baik. Kita tidak boleh mengecewakan pemimpin violet Garden. Ayo kita ke-12 prajurit langsung dibagi menjadi tiga tiga. Kalian semua langsung men scan tubuh karekteristik dari kadal bersayap itu.” Pemimpin dari prajurit Transformer Langsung memerintahkan kelompoknya untuk men-scan.


Baik!


Tiba-tiba ke-12 prajurit itu matanya langsung menyala dan ada sinar yang mengenai kadal raksasa bersayap walaupun sinar itu tidak melukainya.


”Apa yang mereka lakukan?" tanya Jian Ping setelah ada berbagai cahaya langsung mengenai tubuhnya tetapi tidak merasakan rasa efek samping setelah terkena cahaya itu. Akan tetapi, beberapa saat kemudian 12 prajurit itu langsung dibagi menjadi tiga kelompok. Setiap tiga kelompok langsung menyatu berubah menjadi monster yang sama persis dengannya hanya saja mereka terbuat dari besi.


Tiba-tiba ada empat Transformers Jian Ping yang meraung ke atas langsung menyerang menggunakan energi energi yang berubah menjadi listrik untuk menembaki Jian Ping itu sendiri.


Bom!


Bom!


Roar!


“Bagaiman mungkin! Apakah mereka semua bisa meniru monster yang dia lihat! Sial jika seperti ini terus kita akan kalah!” Jian Ping langsung terbang meraih tubuh Gou Jian melarikan diri karena sudah yakin mereka berdua tidak akan menang untuk menghadapi monster yang memiliki bentuk sama persis dengannya walaupun mereka terbuat dari besi yang Sangat kokoh.


Bom!


Bom!


Ke empat Transformers kadal bersayap, langsung terbang mengejar Gou Jian. Hanya saja Gou Jian menggunakan Artefaknya bendera benua sehingga setelah bendera itu diaktifkan, dia sudah kabur dan sudah tiba di tempat wilayah kabut mendalam.


Seketika ke empat Transformers kadal bersayap, langsung marah dia berputar-putar di udara sambil menembaki listrik ke segala arah.


Seketika ada Ariazor yang dalam perwujudan burung garuda langsung melayang-layang untuk mendekati mereka sambil berkata: “Hey kalian tenang. Dia sudah kabur tidak ada gunanya untuk marah!”


Roar!


Roar!


Roar!

__ADS_1


Mereka semua menggeram dan pergi ke tempat persembunyiannya dengan marah.


Ariazor seketika menukik ketanah berubah menjadi robot humanoid dan juga langsung duduk sambil berpikir keras sambil pergi ke tempat persembunyiannya.


__ADS_2