
Bab 321 Leluhur Pertama Meninggal
Setelah berlari di atas tongkat besi dari leluhur pertama Sekte Kabut Mendalam, akhirnya Xiao Chen melompat sekitar enam meter dan setelah sudah sejajar dengan kepala Leluhur, Xiao Chen membuat kepalan dan kepalan tinju itu mendarat di pipi kanan Leluhur pertama!
Bam!
Ahh!
Seluruh tubuh leluhur pertama, terbang puluhan kaki jauhnya, berguling-guling di tanah, menimbulkan awan debu, membuatnya sangat malu.
“Bagaimana ini mungkin bocah apa dia kenapa begitu sangat kuat!” Dia berjuang untuk bangun, wajahnya penuh rasa tidak percaya. Pada saat yang sama, seluruh telapak tangannya benar-benar gemetar.
Perlu dicatat bahwa lebih dari setengah bulan yang lalu, menurut tetua Sekte kabut mendalam, Xiao Chen hanya pendekar pringkat dua puluh dan dirinya yang mengetahui juga menganguk bahwa dirinya bisa mengalahkan hanya sekali tampar. Tapi setelah mengalami bertempur dengan Xiao Chen, apakah pihak tetua Sektenya bercanda kepada dirinya?
Hanya sekali tampar lho, kamu terhempas puluhan meter hingga membuat malu!
Memikirkan kekuatan Xiao Chen yang sekarang, sungguh menakutkan!
Dirinya berinfak gegabah!
Di sisi lain, Xiao Chen juga menghela nafas sedikit. Pukulannya barusan hanya menggunakan 30% kekuatan. Awalnya, dia memperkirakan bahwa dia mungkin terikat dengan lawan, namun di luar dugaan, dia langsung meninju lawannya sampai terhempas sangat jauh!
Pendekar pringkat 43 sungguh mengerikan!
Uh huh! Uh huh!
Saat berikutnya, leluhur pertama mengambil tindakan, dengan satu langkah kaki mereka, langsung berubah menjadi tiga aliran cahaya api yang bergegas maju ke arah Xiao Chen!
Sebuah cetakan tongkat raksasa, dengan energi menakutkan, langsung diarahkan wajah Xiao Chen untuk membunuh.
Bom!
“Tinju Jiwa Harimau Kikuk!"
__ADS_1
Xiao Chen masih berdiri dengan tenang, mundur setengah langkah, mengerahkan kekuatan di pinggangnya, membangkitkan energi pendekarnya, dan meninju dengan keras.
Roar!
Raungan harimau yang menakutkan terdengar, dan tujuh ekor harimau bergegas keluar dari tinju, dipenuhi dengan aura yang ganas. Harimau yang terkondensasi dari esensi pendekar yang kuat itu berukuran lebih besar dan kekuatannya lebih menakutkan. Ke mana pun tinju diarahkan, maka akan membawa angin menderu.
Bang! !
Terdengar suara gemuruh yang mengejutkan, dan tinju Xiao Chen bertabrakan dengan senjata raksasa Leluhur pertama. Saat berikutnya, serangan itu langsung runtuh. Energi pendekar yang kaya keluar dan ruang bergetar.
Engah!
Leluhur pertama memuntahkan seteguk darah berupa lava dan terbang sejauh puluhan kaki.
Uh huh!
Xiao Chen langsung melangkahkan kakinya menggunakan jimat Nin Tian dan saat berikutnya, sudah disampingnya leluhur pertama langsung meninju lagi, dan tinju harimau kikuk itu terbagi menjadi tiga gelombang serangan dan bergegas keluar!
Leluhur itu langsung menjerit, darah muncrat, dan terbang mundur puluhan meter lagi, mematahkan puluhan pohon besar setebal mangkok, akhirnya terjatuh ke tanah seperti karung pecah, tak mampu bergerak.
"Bagaimana mungkin? Bagaimana dia bisa begitu kuat! Aku adalah leluhur pertama Sekte kabut mendalam! Aku tidak akan mati di tangan bocah lahir kemarin!” Leluhur pertama berseru dan tidak percaya sama sekali.
Kemudian Xiao Chen melangkah maju dan berkata kepada leluhur pertama disampingnya, “Izinkan saya bertanya, bagaimana kamu ingin mati!?” Xiao Chen berkata dengan dingin.
"Hmph, bajingan kecil, aku menyarankanmu untuk menyerah .... Kya!” Belum sempat menyelesaikan perkataannya, leluhur pertama menjerit, saat berikutnya, kepala raksasa itu terlepas, darah muncrat, wajahnya pucat kesakitan, dan dia menatap ke langit seolah tak percaya.
Mengaktifkan mata uniknya tiba-tiba penglihatan Xiao Chen menjadi tembus pandang dan dia menatap tubuh raksasa dari leluhur pertama tanpa kepala yang seluruh tubuhnya diliputi oleh api yang sangat membara.
Ketika matanya diaktifkan didalam tubuh leluhur pertama, ada bola merah yang mengeluarkan energi pendekar api terus menerus.
Xiao Chen menebak bahwa itu adalah item Artefak yang membuat Leluhur pertama berubah menjadi raksasa dan tubuhnya juga mengeluarkan api terus-menerus.
Menggunakan telekenesis, Xiao Chen hanya melambaikan tangan saja, tubuh besar leluhur pertama langsung terbelah dan bola merah yang sudah menyatu dengan daging leluhur pertama, langsung terlepas paksa.
__ADS_1
Bola itu setelah diambil langsung dimasukkan ke dalam cincin penyimpanannya, karena Xiao Chen merasakan bahwa ketika Leluhur pertama meninggal, bola api itu semakin meredup.
Untuk menghindari bola api melemah, satu-satunya memasukan ke dalam cincin penyimpanan sehingga awet terjaga.
Xiao Chen melihat sekeliling dengan radius kilometer, semuanya berubah menjadi tanah yang gersang, otomatis Xiao Chen menggunan tripod sembilan elemen dan menggunakan hukum air sehingga keluar hujan walaupun gerimis sangat kecil.
Hua Ning Bing langsung, Jiang Hongyan yang memiliki pendekar bertipe Es juga ikut membantu sehingga tanah yang gersang diselimuti oleh es.
Tanah gersang tidak ada tumbuhan, syarat agar menjadi seperti semula, maka harus ada air. Walaupun untuk memulihkan tempat yang gersang.
Setelah menghujani sekitar beberapa kilometer, Xiao Chen kembali ke rumah dan seluruh wanita Xiao Chen begitu antusias kepada Xiao Shi mereka semua seperti sedang berlomba-lomba untuk mendapatkan hati calon menantu.
“Hahaha kalian jangan seperti ini, saya tidak akan pilih kasih kepada kalian semua. Pokoknya apa yang dipilih anaku semuanya terbaik.” Xiao Shi tertawa sambil menghela nafas.
Xiao Chen yang sedang duduk, tiba-tiba memanggil Yun Wuxin. “Xin'er. Kemarilah. Aku akan memberikan sesuatu kepada mu.”
Yun Wuxin sedang menyusui, langsung mengangguk dan pergi dihadapan Xiao Chen.
”Suami. Apakah kamu ingin memberikan kekuatan yang hebat lagi!” Yun Wuxin sungguh tidak sabar, ketrampilan apa yang Xiao Chen tanamkan kepada tubuhnya.
“Nanti kamu akan mengetahuinya.” Xiao Chen menjawab dan menggunakan jimat Fu Huairan sehingga tangannya bercahaya dan ditempelkan pada mata kiri Yun Wuxin.
Sesaat kemudian Yun Wuxin merasakan rasa gatal di bagian mata kirinya, tapi itu hanya sementara.
Begitu Xiao Chen sudah selesai, mata Yun Wuxin berubah yang kanan pupilnya hijau seperti ular beracun, dan yang kirinya merah seperti iblis. Penampilannya seperti itu begitu sangat menyihir.
Untuk kekasih Ye Tian, Qiu Feng hanya diberikan jimat pemanggilan dan tubuhnya sudah disamakan seperti tubuh Naga Jahat sama persis seperti Ye Tian dengan bantuan jimat Fu Huairan!
Sekarang tinggal Peri Xuanyi. Dia masih murni belum ada jimat yang menempel ditubuhnya.
Xiao Chen berencana memberikan bola api itu, tapi belum disempurnakan takut saja Peri Xuanyi berubah menjadi monster.
“Aku belum ada jimat yang pas untuk mu, tapi ak akan memberikan jimat hukum ruang, dan angin terlebih dahulu kepada mu.” Xiao Chen tersenyum.
__ADS_1
“Tidak apa-apa. Kita harus melupakan itu terlebih dahulu, kita harus menikmati perkumpulan keluarga. Begitu, 'kan?” Peri Xuanyi tersenyum, walaupun dia juga ingin menantikan dirinya kuat seperti wanita yang lain.