
Bab 198 Serangan Memalukan
Setelah itu, Xiao Chen melirik ke arah Hua Ning Bing, “Bagaimana? Apakah kamu memutuskan ikut dengan ku atau tidak?”
“Tentu saja aku ikut. Mungkin akan lebih berwarna jika berpetualang dengan kekasih,” ucap Hua Ning Bing dengan serius walaupun ada sedikit bibir yang tersenyum tipis.
“Baik. Kamu ikut dengan kita semua pakailah ini.” Xiao Chen memgeluarkan satu set baju resimen violet Garden dan melemparkan baju itu kepada Hua Ning Bing.
Untuk topeng yang digunakan Hua Ning Bing, hanya memiliki warna putih polos dan ditengah-tengah ada tanda ( ? ) walaupun sederhana cukup estetik.
Xiao Chen membiarkan beberapa monster Transformers tidak dimasukan kedalam jimat kembali. Setidaknya untuk menjadi jejak bahwa monster itu adalah monster pemilik violet Garden sehingga namanya cukup melebar ke penjuru dunia pendekar.
Sepenggal kepergian Xiao Chen, dari arah tertentu ada asap seperti angin kencang bencana yang sedang pergi ke tempat sekte tanah api neraka.
Gemuruh asap berhenti dan memunculkan monster serigala yang sangat mengerikan sekitar empat ekor.
Monster itu memiliki enam kaki dan tingginya sekitar empat meter. Mereka sungguh sangat bringas. Salah satu monster itu, diatas ada satu orang berpakaian putih dengan tempramen dingin. Tapi, dikepalainya memiliki tanduk sehingga siapapun yang melihatnya sudah menebak bahwa dia bukanlah ras manusia, melainkan monster yang sudah memiliki kekuatan tinggi sehingga bisa merubah bentuk tubuhnya seperti manusia.
“Sungguh menarik. Aku sudah sampai di sini, dengan kecepatan tinggi, tapi aku masih kehilangan jejak.” Dia melirik dari kejauhan dengan tenang.
Dia sudah menggunakan indra penciumannya yang super sudah mengunci target Xiao Chen di sini. Tapi, dengan sekejap mata mereka semua sudah pergi sangat jauh ribuan kilo hanya satu langkah. Itu memang benar karena Xiao Chen menggunakan jimat persimpangan dimensi sehingga sudah pergi sangat jauh.
Namun, dia tidak menyerah langsung mengejar sambil membawa empat ekor Serigala yang sangat mengerikan.
Bahkan monster yang sudah berubah menjadi manusia, dia membunuh Jaw Titan walaupun hanya satu Jaw Titan yang meninggal. Kematian itu tidak berarti bagi Xiao Chen karena anakan Transformers Petardon yang masih hidup langsung mengambil beberapa potongan tubuh Jaw Titan dan mendaur ulang sehingga Jaw Titan hidup lagi. Akan tetapi karena ada sebagian komponen yang rusak, Transformers itu tidak bisa merubah tubuh menjadi Jaw Titan. Alhasil dia mensecan serangga kumbang.
Transformers itu berubah menjadi kumbang raksasa sebesar mobil sedan.
Xiao Chen dia memutuskan untuk kembali ke benua tempat asal lahir sehingga ketika sudah tiba di pesisir pantai, wanita yang sudah mendaftar Resimen Violet Garden tentu saja terkejut.
Wanita itu tidak mengira bahwa hanya membutuhkan kurang lebih satu bulan, nama Resimen Violet Garden akan menggema begitu luas. Apalagi, sepertinya anggota Resimen Violet Garden bertambah.
Di sini, Xiao Chen juga melihat Liu Ruyun yang sepertinya sudah kembali ke pesisir pantai. Kemudian Xiao Chen melirik Meng Wuling dan berkata: “Kita berpisah di sini. Karena aku akan kembali ke sekte asal aku.”
Meng Wuling sepertinya ada perasaan rumit, “Apakah aku tidak bisa bersama mu? Kenapa kamu tidak membiarkan aku bergabung dengan Resimen mu?”
“Bersama dengan ku? Tentu saja mustahil. Untuk kamu bergabung dengan Resimen aku juga mustahil karena kamu sudah memiliki resimen yang cukup terkenal, yaitu resimen Blac Rose, 'kan?" tanya Xiao Chen.
“Kenapa dengan dia!” Meng Wuling menunjuk ke arah Ye Tian.
__ADS_1
“Hey kamu tahu sendiri, dia sudah dikeluarkan sangat lama lebih dari tiga tahun. Dan aku menolongnya.” Xiao Chen mengangkat bahu.
Liu Ruyun hendak memisahkan mereka, tiba-tiba di langit langsung dihujani bongkahan es yang sangat padat seperti batu langsung menghantam ke kelompok Violet Garden.
Xiao Chen menyipitkan matanya tangan di angkat ke atas, dan seketika ada cahaya putih transparan langsung melindungi resimen violet Garden.
Bang!
Bang!
Xiao Chen berkata: “Kalian menepi ke tempat yang aman. Menurut firasat ku, ada mahluk yang sedang ingin berurusan dengan aku. Cepat kalian menyingkir dari jangkauan ak ....”
Belum sempat menyelesaikan perkataannya ada bilah pedang berwarna putih menghantam tubuh Xiao Chen. Untung saja Xiao Chen langsung menahan menggunakan tangan kosong.
Akan tetapi, Xiao Chen terseret dua puluh meter sambil berguling-guling di pasir putih pantai.
Kedua tangannya mencengkram pasir putih langsung berhenti. Xiao Chen menatap dan menemukan ada wanita cantik yang sedang menatap ke arah dirinya dengan kebencian tinggi.
“Apakah kamu ingin mati?" tanya Xiao Chen kepada Jiang Hongyan.
“Hah ... Mati? Mungkin kamu yang akan mati." Jiang Hongyan menghilang dengan tubuh berubah menjadi ledakan salju langsung sudah tiba di samping Xiao Chen.
Jimat ledakan langsung menghantam pedang Jiang Hongyan sampai pedang itu hampir terlepas dari cengkramannya.
Jiang Hongyan yang sudah mengikuti secara diam-diam dengan merubah bentuk tubuh menjadi butiran salju akhirnya memiliki kesempatan untuk melawan Xiao Chen.
Meskipun sebenarnya dirinya sungguh terkejut dengan pencapaian yang dilakukan oleh Xiao Chen.
Serangan pedang yang gagal, akhirnya serangan keduanya dilancarkan dengan sembunyi-sembunyi.
Dari belakang punggungnya Xiao Chen udara itu berubah menjadi bongkahan es tajam bertujuan untuk menusuk punggungnya Xiao Chen.
Swosh!.
Tinju Gajah Prajna Gong langsung digunakan sehingga Xiao Chen memukul langsung menggunakan tangan kosong.
Bang!
Bang!
__ADS_1
Liu Ruyun dan Meng Wuling, apalagi wanita berdada besar yang duduk di kantor resimen sungguh terpukau. Sepertinya kekuatan tinju itu sungguh mengagumkan sehingga tembakan es yang tajam bisa dihentikan.
Xiao Chen salto vertikal dan kakinya hendak ingin menampar pipi Jiang Hongyan. Untungnya dia bergeser mundur beberapa senti sehingga wajah yang cantik selamat dari tamparan kaki Xiao Chen.
Akan tetapi topeng yang digunakan Xiao Chen tiba-tiba meludahkan api yang sangat besar sehingga dengan panik, Jiang Hongyan memgeluarkan benteng es untuk menahannya.
Gurrr!
Badai Lisus!
Tinju Jiang Hongyan tidak mengenai Xiao Chen, akan tetapi sudah mengeluarkan badai bencana alam yang menakutkan sehingga Xiao Chen terlempar lagi sepuluh meter.
Jimat ular api!
Dari samping kiri kanan Xiao Chen muncul ular api yang besar selengan tangan langsung melesat terbang ke arah Jiang Hongyan.
Bom! Jiang Hongyan melompat ke belakang sekitar enam meter.
Bom! Jiang Hongyan salto ke atas sambil menembaki hujan es yang sangat deras kepada Xiao Chen.
Tamparan Bokong Neptunus!
Xiao Chen melambaikan tangan ke atas langung menyapu bersih hujan es dengan mudah. Setelah itu, Xiao Chen memgeluarkan tongkat Ruyi emas hasil rampasan untuk memukul-mukul Jiang Hongyan.
Wush!
Xiao Chen menghilang dan sudah di sisi kiri Jiang Hongyan langsung disadari olehnya sehingga pedang milik sendiri diarahkan kepada Xiao Chen.
Sering!
Xiao Chen sudah berpindah dan tanpa ada magsud mesum dia menggunakan tongkat itu untuk menyodok perut Jiang Hongyan. Akan tetapi, Jiang Hongyan menyadari hal itu sehingga sodokan tingkat salah sasaran dan menusuk pantat dia alhasil, Jiang Hongyan langsung mengeluarkan suara geraman Feminim.
Uhhhh!
Menyadari ada sesuatu yang salah, bahkan Jiang Hongyan sungguh malu langsung menggunakan kekuatan penuh sambil terengah-engah.
"Kamu bajingan mesum! Ahhhh!''
Bom!
__ADS_1
”Maaf aku tidak bermaksud demikian!” Xiao Chen terhempas.