Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Akatsuki


__ADS_3

Bab 73 Akatsuki


Pada saat itu, tangan Xiao Chen yang sedang mencekik leher Wang Xiang, diselimuti Aura merah seperti Kyubi. Kemudian, tiba-tiba Wang Xiang merasakan bahwa jiwa pendekarnya langsung mengalir keluar sedang diserap Xiao Chen.


“Kamu iblis! Sampai mati aku masih menaruh kebencian terhadap mu, kamu telah membantai seluruh keluarga ku!” Wang Xiang mengeram.


Xiao Chen tidak menggubrisnya. Dia masih dengan tenang membunuh perlahan-lahan lalu, berkata: “Sekarang kamu sampah, tidak ada kualifikasi mengancam aku hahaha!”


Seketika tangan Xiao Chen ditingkatkan kekuatan cengkraman sehingga pada saat itu, leher Wang Xiang langsung patah.


"Crack!"


Darah langsung memuncrat ke baju hitam Xiao Chen.


Kemudian beberapa saat, semut Rangrang dan lebah, keluar dari persembunyiannya. Mereka semua langsung mengerumuni jasad para keluarga Wang sampai melumatt habis tanpa tersisa.


Xiao Chen sambil memejamkan matanya dan berguman, “Apakah aku kejam? Tidak, ini adalah tindakan yang pantas. Jika aku bersikap lembut, dia akan seenaknya mencoba membunuh ayahku.”


Xiao Chen pada saat ini, menjarah semua perhiasan, uang dan persenjataan. Untuk jurus, dia belum perlu menggunakan. Mengandalkan jurus ingatan iblis kuno lebih dari cukup.


Bahkan untuk melawan musuh menggunakan jimat dan teknik racun lebih dari cukup.


Xiao Chen menunjuk ke udara, ada lusinan formasi berwarna kuning cerah langsung mengeluarkan api dan membakar tulang-tulang dan reruntuhan rumah Wang.


Xiao Chen sungguh membantai tanpa sedikit sisa sehingga untuk meninggalkan jejak sangat kesulitan


Setiap Xiao Chen menyerap darah, kualitas kulit semakin putih dan semakin halus sehingga penampilannya sekarang seperti wanita. Bahkan jika Xiao Chen menggunakan setelan wanita akan di khawatirkan jika itu disebut Lady Boy Thailand.

__ADS_1


Sekarang, membantai keluarga Wang hanya menaikan level pendekar menjadi sepuluh. Walaupun kenaikannya tergolong sedikit lambat, tetapi ini juga lebih baik dari pada tidak menerobos levelnya.


Sekarang, Xiao Chen sudah mengambil semua harta dan obat-obatan lalu membakar seluruh ruang keluarga Wang. Kemudian dia pergi ke pekarangan belakang untuk membunuh berbagai hewan ternak dan monster peliharaan keluarga Wang.


“Hehehe sekarang sedikit panen banyak.” Xiao Chen membunuh semua semua hewan peliharan dan darah itu dijadikan jimat persembahan untuk meningkatkan level pendekar.


Sayangnya, sepertinya Xiao Chen merasakan stagnan dan dia merasakan bahwa semakin tinggi level pendekar, semakin banyak juga jumlah darah yang diserap untuk meningkatkan level pendekar. Buktinya, sudah lusinan membunuh hewan Xiao Chen tidak merasakan peningkatan level pendekar.


“Hmmm mungkin aku akan berburu mosnter level tinggi dan membunuh musuh lebih banyak lagi agar level pendekar ku meningkat,” guman Xiao Chen. Kemudian dia darah yang tersisa digaungkan untuk membuat jimat keperluan Xiao Chen.


Dua pertiga malam, akhirnya Xiao Chen sudah menyelesaikan membuat beberapa jumat. Setelah sudah selesai, Xiao Chen melompat terbang ke atas untuk menuju ke tempat jasa logistik grobak pengiriman barang. Karena jika menggunakan terbang akan menguras jiwa pendekarnya, sehingga cepat letih dan kecapekan.


~


~


#Kota Wangyi!


Sekarang Xiao Chen duduk sambil tidur, sehingga tidak menyadari bahwa sudah menjelang pagi.


Banyak para manusia yang sudah beraktivitas sehingga pada saat itu, ada seseorang yang membangunkan Xiao Chen.


“Halo Tuan, adakah yang bisa aku bantu?” Suara itu, seketika membangunkan Xiao Chen. Sehingga setelah membuka mata, dia menemukan bahwa hari sudah pagi.


“Uhh sudah pagi ya,” kata Xiao Chen dia tanpa sadar ingin melepasnya topengnya. Akan tetapi, baru ingat bahwa dirinya sedang menyamar.


Orang itu, seketika cemberut karena tidak jadi melihat wajah Xiao Chen. Tapi, dia masih berkata: “Benar Tuan ini sudah pagi. Ngomong-ngomong, apa yang kamu lakukan Tuan?”

__ADS_1


Xiao Chen menjawab: “Aku ingin pergi ke kaisaran Naga, apakah kamu bisa merekomendasikan?”


Orang itu langsung berkata, dengan mata yang berbinar-binar, “Hmm ini kebetulan. Ada satu grobak yang mengangkut beberapa orang, dan itu terakhir hari ini akan memulai keberangkatan.”


“Hmm baik terimalah atas informasinya,” kata Xiao Chen dengan tenang.


”Baik tidak masalah.” Orang itu mengguk dan membawakan Xiao Chen ke tempat grobak yang akan di naikin. Pada saat itu, dia melihat ada satu wanita yang sepertinya berumur 30 tahun memiliki kulit yang bagus dan kecantikan dewasa. Di sekelilingnya ada dua wanita berumur 15 tahun yang menjaga wanita dewasa itu dari sisi ke sisi. Kemudian, Xiao Chen bingung dan berkata kepada orang itu. ”Halo apakah tidak ada yang lain selain dia? Apakah hanya aku yang laki-laki?”


Orang itu langsung menggaruk hidung dan berkata: “Ini tidak ada yang lain, selain mereka,”


Xiao Chen sedikit aneh apakah ketika dirinya memasuki grobak akan menjadi canggung? Jika ada satu lagi laki-laki itu tidak maslah, tetapi hanya diri sendiri yang statusnya sebagai laki-laki.


“Lupakan, aku tidak berniat memperkosa dia, aku hanya pergi kelembah Phoenix kematian dan membunuh mereka semua. Aku juga merasakan bahwa Feng Huang ku masih hidup dan selamat. Dengan gelang ini aku bisa merasakan pikiran Feng Huang yang panik.”


Sayangnya tiba-tiba, pada saat itu gelang yang mengetahui pikiran Feng Huang tiba-tiba kehilangan perasaan Feng Huang sehingga pada saat itu matanya menyipit dan mengepalkan tangannya.


‘Bajijgan apa yang kamu lakukan dengan Feng Huang! Jangan sekali-kali kalian meracuni pikiran Feng Huang jika tidak, perasaan membunuh ku tidak terkendali!’ batin Xiao Chen merasakan ada yang tidak beres dia sungguh panik.


Pada saat itu, ketiga wanita melihat Xiao Chen hanya mengerutkan keningnya dan salah satu wanita berkata kepada gadis dewasa. “Nyonya kita harus waspada kepada pemuda misterius yang menggunakan topeng itu. Aku takut dia adalah kelompok kultur iblis yang berniat memperkosa Nyonya,”


“Tidak mungkin, kultur iblis tidak seperti pemuda misterius didepannya, aku bisa menjamin,” bisik gadis dewasa. Karena dia masih memiliki darah Yin murini yang masih terjaga keperawanannya. Karena darah Yin begitu murni, kultur iblis sungguh mengincarnya sehingga mereka bertiga melarikan diri mencari tempat yang nyaman.


Wanita dewasa itu, bernama Wenren Wushuang.


Karena ingin tahu, Wenren Wushuang berkata kepada Xiao Chen.


“Maaf apakah kamu salah satu organisasi tertentu di dunia ini?”

__ADS_1


Xiao Chen kemudian menoleh dan berkata: “Hmmm benar aku adalah salah satu organisasi pembunuh bayaran Akatsuki dengan kode nama Zero.”


Wenren Wushuang setelah mendengarkan suara Xiao Chen sedikit curiga. Pasalnya suara itu sungguh kekanak-kanakan seperti bukan organisasi pembunuhan yang sebenarnya.


__ADS_2