Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Serangan Mendadak


__ADS_3

Bab 115 Serangan Mendadak


Xiao Chen setidaknya sudah menyempurnakan jurus tingkat sampah menjadi jurus yang terbaik walaupun itu tidak seperti peringkat Dewa.


Peringkat Dewa, satu lapisan saja mempunyai kekuatan penghancur yang sangat kuat. Tatapan Xiao Chen juga akan percaya diri jika jurus itu sudah dibudidayakan sampai ke lapisan atas mungkin akan menembus belenggu terbaru yaitu menjadi jurus peringkat Dewa atau surgawi.


Xiao Chen sudah mempelajari dan dia juga sudah mempunyai beberapa buku yang sudah menjadi ringkasan sempurna. Setidaknya satu halaman adalah tulisan teknik jurus yang telah disempurnakan.


Dalam setengah hari, Xiao Chen sudah tak terhingga menyempurnakan tanpa disadari telah menjelang sore. Tiba-tiba Paman nahkoda memberi sebuah peringatan bawah benua Dongling sudah akan sampai sekitar setengah jam lagi.


Otomatis, Xiao Chen menghentikan untuk merevisi semua jurusan yang dia rampas.


“Bangun kita hampir sampai," ucap Xiao Chen kepada ketiganya.


Hanya saja Liu Ruyun salah adalah wanita yang dari awal sampai terakhir tidak memejamkan matanya selama di perahu itu. Dia ingin tahu apa yang sedang dikerjakan oleh Xiao Chen. Sepertinya dia sedang menulis sesuatu yang sangat penting.


Bahkan dia sendiri melihat ketiga wanita setelah diberikan beberapa lembar kertas tatapannya sungguh sangat terkejut kepada Xiao Chen.


“Chid, sejak dari awal kamu di perahu ini sepertinya kamu sedang menulis sesuatu yang sangat serius. Tiba-tiba aku ingin tahu?” Liu Ruyun sudah tidak tahan dengan apa yang sedang dilakukan oleh Xiao Chen.


Semakin aneh Xiao Chen, semakin dirinya ingin tahu kepadanya.


“Ohh, aku hanya mempelajari berbagai jurus yang aku rampas Ketika melawan para penjahat.” Xiao Chen mengangguk.


“Apakah kamu berniat untuk mempelajari semua jurus yang telah kamu rampas sebelumnya?” Liu Ruyun sungguh sangat terkejut bahkan pendekar jenius hanya bisa menguasai jurus tidak melebihi tempat saja, karena itu sungguh sangat sulit untuk mempelajari semua jurus karena itu adalah mustahil, Liu Ruyun kembali bertanya, ”Chid. Apakah tahu, untuk menguasai satu jurus sampai ketiga lapisan itu juga sungguh sangat sulit membutuhkan beberapa bulan bahkan berapa tahun untuk menyelesaikan ke beberapa lapisan tertentu.”

__ADS_1


”Aku tahu, menguasai jurus sampai akhir dalam beberapa semua lapisan sangatlah sulit. Tapi aku hanya membacanya saja,” kata Xiao Chen. Walaupun mempelajari lusinan jurus dalam suatu waktu memang sulit, otak jeniusnya sudah di-upgrade sehingga memungkinkan bisa memanfaatkan peluang untuk mencari celah agar tidak mengalami kesulitan untuk mempelajari semua jurus dalam suatu waktu. Tentu saja, Xiao Chen memanfaatkan BUG.


Dia sudah yakin bahwa semua jurus memiliki kelemahan bahkan tidak dipungkiri semua makhluk hidup memiliki kelemahan. Maka dari itu, Xiao Chen mencari kelemahan agar menjadi kuat.


Dua batang dupa berlalu, akhirnya prahu sudah mendarat di tepi benua Dongling. Setelah itu, dia langung mengeluarkan peta yang diberikan oleh kakek tua ketika dulu membeli pedang usang.


Dalam gambar peta, lembah Phoenix kematian paling timur dari benua Dongling. Setelah mengetahui, semua tangannya mengepal dan berkata dalam hati, ‘Tunggus saja lembah Phoenix, aku akan datang membawa hujan darah.’


Xiao Chen bisa datang ke tempat ke lembah Phoenix secara pasti, dia juga tidak bermain-main dia menyempatkan mempelajari dan menyempurnakan jurus yang telah dirampas dari seluruh penjahat yang ditemui. Ini mata-mata untuk menjadi acuan pendukung Ketika melawan Lembah Phoenix kematian.


Ketika melawan kekuatan yang sangat misterius maka dia harus mengeluarkan seluruh jemaat untuk berusaha menyelamatkan Feng Huang.


Untuk sekarang, setelah sudah sampai di benua Dongling, Xiao Chen memikirkan cara agar bisa menanam jimat kepada ketiga wanita itu agar tidak terkena oleh serangan yang mendadak ketika melawan lusinan kelompok pembunuh dalam satu waktu.


“Kita harus mencari tempat penginapan sebentar, ditambah lagi ini akan malam.” Xiao Chen bertanya kepada ketiga wanita.


Xaio Chen mengangguk dan mencoba terbang bersama ketiganya.


Wush!


“Ayo ikuti dia!" Liu Ruyun langsung tanpa berbasa-basi, mengikuti Xiao Chen.


“Ketua! Kenapa kita harus mengikuti mereka? Kita semua tidak ada hubungannya dengan mereka?” jawab anggota Kanari Hijau yang memiliki nama Fang Ming.


“Mari kita ikut saja! Dia 'kan, akan pergi ke penginapan karena ini akan menjelang malam. Apakah klaian juga tidak ingin beristirahat di kasur yang empuk?” Liu Ruyun mendengus.

__ADS_1


Akhirnya Fang Ming tersadar bahwa kata-kata dari ketuanya masuk akal juga. Akhirnya mereka mengikuti komplotan Xiao Chen yang sudah memesan penginapan satu hari.


“Ahh ketua Ruyun, bukankah ini adalah tempat penginapan yang telah kita ambil untuk menyelesaikan misi dari atasan asosiasi Resimen?” Beberapa anggota sedikit menyipitkan matanya karena tempat penginapan ini adalah tempat di mana asosiasi perserikatan resimen menugaskan Kanari Hijau untuk menyelidiki di penginapan Bulan Putih.


Menurut informasi penginapan bulan putih banyak para pelanggan yang tiba-tiba menjadi monster dengan wajah yang sangat mengerikan. Sekarang setelah sudah tiba di benua Dongling, entah apa kebetulan, Resimen Violet Garden juga mengambil tugas ke penginapan Bulan Putih.


Walaupun Liu Ruyun telah mengakui bahwa kekuatan Xiao Chen sungguh aneh dan misterius, tetapi dia masih Bronze dengan bintang belum ada aliaa dia masih Resimen terendah. Dibandingkan dengan dirinya, walaupun lambang Resimen Bronze, dia memiliki nilai bintang pertumbuhan 20 Nilai bintang pertumbuhan adalah jumlah dimana Resimen melakukan tugas sampai selesai.


Tetapi, Liu Ruyun tidak mengetahui bahwa Xiao Chen memesan penginapan itu hanya semata-mata untuk beristirahat dan dia akan melukis jimat formasi kalung Xu Qingxuan dan formasi jimat peti hitam di tubuh ketiga masing-masing dari wanita. Hanya aja Wenren Wushuang adalah yang akan memakai jimat kalung Xu Qingxuan karena dia salah satu wanita ke dua setelah Feng Huang.


Ketika Xiao Chen sudah mendarat ke tempat penginapan intuk mendaftar, dia melirik Liu Ruyun dan bertanya, “Apakah kalian sengaja mengikuti aku?”


“Huhh jangan percaya diri, aku datang kesini hanya untuk beristirahat, bagaimana mungkin aku mengikuti mu, membuang-buang waktu,” ucap Liu Ruyun sambil memeluk kedua tangannya. Xiao Chen bingung sedikit linglung. Padahal sudah berkata sopan tetepi entah kenapa dia sepertinya sedang menaruh kebencian terhadapnya.


Saat ini, Xiao Chen memesan dua kamar yang satu berisikan dirinya dan Wenren Wushuang. Serta kamar satunya, ditempatkan oleh Yang Zhiqing dan Mi Qiongqi.


Ketika di dalam kamar itu setelah menjelang malam akhirnya Xiao Chen berkata kepada Wenren Wushuang.


”Apakah kamu ingin memiliki formasi seperti aku, jika ada lawan yang mencoba menyerang, hanya mengunakan pikiran, kamu akan bisa membunuh.”


“Tentu saja aku mau," ucap Wenren Wushuang sambil tersenyum lembut.


Alhasil, Xiao Chen terbatuk canggung dan berkata: ”Tetapi kamu harus telanjang karena aku akan melukis tubuhmu menggunakan Rune yang aku pelajari."


Wenren Wushuang tersipu, dia sungguh menyesal karena setuju dengan cepat dengan ajakan Xiao Chen. Tetapi, pada saat itu terdengar ledakan yang sangat keras seperti penginapan ada raungan yang mengerikan.

__ADS_1


Roar!


“Ahhh tolong monster! Tidak dia berubah menjadikan monster!"


__ADS_2