Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Bab 221


__ADS_3

Bab 221


#Sekte Dupa Pembersihan!


“Saudara Wuxian! Kamu sekarang sudah menjadi kuat. Kamu memiliki jiwa pendekar level sepuluh. Kecepatannya sungguh mengagumkan,” kata wanita yang sedang memeluk Fang Wuxian dengan penuh kasih, tapi tidak memakai busana.


“Ohh jelas dong, Wuxian gitu. Tidak ada yang mungkin dari aku hehe.” Fang Wuxian tersenyum cabul sambil memainkan tubuh tersembunyi dari wanita yang sedang tanpa busana.


“Hei pelan-pelan, apakah kamu ingin ronde ketiga? Uhh kamu sungguh ganas.” Wanita itu merintih kesenangan.


“Hahaha mumpung aku kembali di Sekte. Jika aku pergi kembali, maka kamu akan nganggur,” angguk Fang Wuxian melepaskan tangan iblis dari bagian tubuh tersembunyi wanita tersebut.


“Hmmm aku sungguh sangat senang bisa bersama mu dan menjadi kekasih. Jika kamu menjadi kuat jangan tinggalkan aku,” kata wanita itu.


“Kamu tenang saja, kamu aman denganku kok.” Fang Wuxian berdiri dan memakai baju.


“Aku sungguh sangat senang sekali setelah kamu mengatakan hal itu, sekarang di sekte ini siapa sih, yang bisa menandingi mu. Mungkin ada tapi tidak banyak.” Wanita itu tersenyum bangga akan pencapaiannya Fang Wuxian.


”Terimakasih buat mu juga. Kamu sudah naik menjadi pendekar level delapan juga sudah termasuk jenius. Apalagi kamu sudah memakan bunga itu.” Fang Wuxian membalas.


“.... Yah bunga itu ... Bunga itu yang merubah hidup ku menjadi sekarang,” kata dia sambil mengingat kejadian dimana Mi Qiongqi di tikam ke jurang setelah mendapatkan bunga umur seratus. Dia merelakan persahabatan hancur karena bunga itu. Tapi, sebenarnya dia juga ada sedikit rasa bersalah. Hanya saja sekarang untuk meminta maaf pun tidak mungkin, karena Mi Qiongqi sudah dipastikan meninggal tepat dirinya menikam dari belakang.


Benar jika kamu menebak dengan seksama, kamu akan mengetahui bahwa wanita itu adalah teman karib Mi Qiongqi. Memiliki nama Bai Jing Ling dia adalah murid jenus terbaru dari generasi sekarang dan dia sungguh dihormati oleh murid seangkatan.

__ADS_1


Terlepas apakah kamu menjadi murid jenius terbaru, itu tidak merubah fakta bahwa kamu sudah menghianati Mi Qiongqi. Bahkan kehidupan mu sedang berada di badai yang sangat besar. Jika kamu lolos, maka kamu akan. Tapi jika kamu tidak bisa melewati badai bencana itu, kamu akan berakhir.


Karena inilah walaupun tidak bisa menemukan jasadnya Mi Qiongqi, Bai Jing Ling sungguh masih bersalah. Tapi kenyataannya dia menikmati perlakuan sebagai murid jenus.


Nasi menjadi bubur, Bai Jing Ling sudah tahu bahwa tidak ada obat penyesalan yang terpenting Mi Qiongqi sudah tidak ada dan kamu aman.


Sementara itu, Fang Wuxian melihat kegelisahan dari Bai Jing Ling akhirnya paham dan berkata: ”Kamu jangan risau, pengaturan itu karena aku dalang utamanya. Aku tidak suka karekteristik Mi Qiongqi sehingga memerintahkan kamu untuk menikam dari belakang."


Fang Wuxian mendekati Bai Jing Ling dan memeluk penuh kasih.


”Baik. Aku serahkan ini kepada mu.” Bai Jing Ling sudah menghela nafas.


“Tenang saja, aku akan menjaga mu. Tapi sebenarnya aku juga sedang kesal ....”


Pada saat itu, Fang Wuxian menceritakan kepada Bai Jing Ling ketika dirinya sedang berkelompok untuk membentuk resimen di benua Dongling. Fang Wuxian baru pertama kali kalah dan itu adalah pendekar yang level dibawahnya.


“Yah! Aku tahu itu, aku sudah berusaha dengan kemampuan ku, akhirnya jiwa pendekarnya naik diatas level sepulu." Fang Wuxian menggegam tanganya, dia sudah yakin bisa seimbang jika saja bertemu dengan wanita bertopeng itu.


Akan tetapi, dia sedikit aneh dengan suara wanita bertopeng, pasalnya suara itu sungguh sangat tidak asing dan sangat familiar. Tapi Fang Wuxian melupakan dimana dirinya mendengar suara tersebut sehingga memikirkan terus menerus akhirnya pusing.


~


~

__ADS_1


Sisi Lain!


“Mi Qiongqi. Ngomong-ngomong apakah kamu sudah ada peningkatan dalam basis pendekar?” tanya Xiao Chen mendekati Mi Qiongqi sambil terbang.


"Aku sudah menjadi pendekar level delapan. Tapi meskipun aku baru memasuki level delapan, dengan bantuan jimat yang kamu berikan kepadaku itu membuat diriku bisa setara dengan pendekar jiwa enam belas ke atas.” Mi Qiongqi mengangguk dengan penuh kasih.


"Cukup sangat jauh kesenjangannya. Aku akan berusaha sebaik mungkin agar bisa menemukan jimat yang unik untuk kalian semua ...."


“.... Kalian adalah kelompok aku, dan ini adalah sudah aku anggap sebagai keluarga. Jadi aku mohon kepada kalian aku meminta bantuan!” Xiao Chen berseru.


“Hah keluarga, tapi aku tidak berpikir demikian. Aku hanya melihat kamu menganggap sebagai selir masa depan. Kecuali aku hahah!" Ye Tian tertawa. Dia melihat Resimen Violet Garden hanyalah kumpulan wanita Xiao Chen.


“Kalo seperti itu, kamu akan ku jadikan sebagai adik tersumpah." Xiao Chen tersenyum.


”Hahahaa!" Ye Tian tertawa dan tidak melanjutkan perkataannya lagi, tapi dia langsung mengalihkan perhatiannya kepada Mi Qiongqi.


“Kamu sudah dipastikan akan mengalahkan si penghianatan,” kata Ye Tian.


“Tentu saja aku sudah percaya diri. Bahkan Bajingan Fang Wuxian dan Bai Jing Ling akan aku habisi dia akan aku penggal kepalanya,” angguk Mi Qiongqi sungguh sangat seriu.


“Itu adalah pilihan yang paling bagus. Mata diganti dengan mata. Kehidupan juga harus diganti dengan kehidupan. Bahkan jika aku tidak menemukan mu, mungkin saja kamu sudah meninggal. Nah, tunggu apa lagi bunuh dia.” imbuh Yang Zhiqing.


“Hahaha bagus sangat bagus. Sepertinya kalian memiliki darah yang mendidih ini sungguh sangat keren." Xiao Chen tertawa.

__ADS_1


Pada saat itu ketika sekumpulan Resimen Violet Garden sedang terbang ke arah sekte dupa pembersihan, keempat raja iblis sudah pergi untuk menuju ke keluarga Xiao dengan pemimpin adalah Xiao Bai.


Bahkan Xiao Chen sendiri sudah sangat khawatir jika ayahnya terjadi sesuatu sehingga dia menegaskan kepada Mi Qiongqi harus menyelesaikan dendamnya agar mereka semua bisa cepat kembali ke rumah keluarga Xiao.


__ADS_2