
Bab 217 Jian Feng Vs Xiao Chen
Sepertinya kamu tidak mempercayai bahwa kekuatan Xiao Chen akan begitu sangat menakutkan. Karena Jian Feng adalah Raja iblis monster dan identitas Jian Feng adalah raja suatu wilayah yang cukup luas.
Tetapi yang namanya Jian Feng ditinju oleh pemuda biasa yang setatusnya lebih rendah dari pada gelar raja iblis itu sendiri.
Kamu mungkin tidak mempercayainya, tapi Tian Xia dan beberapa orang yang melihat adegan itu sungguh terpukau dan beberapa kali orang mengusap matanya untuk membuktikan bahwa apa yang mereka lihat hanyalah ilusi.
Mereka tidak mempercayai sebagai raja iblis, akan dipukul oleh pemuda biasa hanya sekali serang. Tapi itulah kenyataannya sekarang Jian Feng kalah oleh Xiao Chen yang basis jiwa pendekar disembunyikan oleh jimat peninggalan yang ditemukan pada waktu itu.
Sebagai iblis, tentu saja marah dong, sehingga Jian Feng melihat mengunakan mata kepala sendiri bahwa di tanah itu banyak sekali darah bersimbah akibat dipukul oleh Xiao Chen.
”Kamu lancang! Kamu berani melawan ku!” Jian Feng matanya sungguh sangat ganas dan dia ingin sekali memakan hidup-hidup Xiao Chen.
“Maaf saya hanya membela kepada diriku sendiri. Jika saya memberikan merentangkan kedua tangannya dan mengikhlaskan kehidupan saya agar Anda bisa sesuka hati membunuh, itu namanya bodoh,” kata Xiao Chen tenang.
Semakin Jian Feng melihat ketenangan yang dilakukan oleh Xiao Chen semakin marah. Bagaimana mungkin ada orang yang masih tidak menghargai sedangkan kamu adalah seorang iblis.
Secepatnya kamu harus memberikan pelajaran kepada Xiao Chen!
“Hahaha bagus, sangat bagus. Kamu adalah pemuda yang unik. Tapi karena kamu berani tidak bersikap sopan kepada ku maka aku meminta maaf jika kehidupan mu akan ku ambil." Seketika seluruh tubuh Jian Feng mengeluarkan aura asap berwarna hitam pekat dan otot-ototnya seketika menjonjol sangat mengerikan dan ....
Jian Feng menghilang hanya meninggalkan gelombang kejut yang mengakibatkan seluruh singgasana hancur dan dia sudah mencioba menikan Xiao Chen.
Xiao Chen hanya tersenyum tipis langsung mengepalkan tangannya mencoba menangkap tinju Jian Feng.
Bang!
Hap! Xiao Chen menangkap langsung tinju yang sangat menakutkan, sambil menatap Jian Feng dengan tersenyum tipis tapi sinis.
__ADS_1
“Pecundang!" Xiao Chen menarik tangan Jian Feng dan kaki kirinya seketika menyikut perut Jian Feng sungguh sangat keras.
Bang!
Engah!
‘‘Bajingan kamu manusia bedebah, ahh .... " Jian Feng tangan satunya diselimuti asap hitam dan memukul kepala Xiao Chen hingga Xiao Chen terhempas menabrak bangunan sekitar tujuh kali tanpa berhenti langsung ditangkap Jian Feng karena kecepatan Jian Feng begitu cepat.
Setelah menangkap Xiao Chen, Jian Feng menendang tubuh Xiao Chen hingga menabrak bangunan beberapa kali.
Bang!
Xiao Chen mendarat dengan mulus tapi terseret beberapa meter dan dia melihat ada sekelebatan warna hitam yang sedang mendekatinya.
Otomatis Xiao Chen mengaktifkan jimat peti hitam seketika setelah Jian Feng menampakkan diri kepada Xiao Chen dan hendak memukul perutnya, seketia Xiao Chen hanya melirik tiba-tiba tangan itu terpotong.
Sring!
Xiao Chen setelah menggunakan jimat perlawanan dari dari peti hitam, mengeluarkan pedang biasa. Tapi seketika mengeluarkan cahaya listrik yang teramat menyilaukan langsung menghantam tubuh Jian Feng.
Duar!
“Lihat pemuda itu. Sepertinya dia menyembunyikan kekuatannya. Pantas saja begitu angkuh terhadap Jian Feng.” Li Ming berkata sambil memeluk kedua tangannya.
Author Be like: Maaf saya lupa nama raja iblis bencana. Harap dimaklumi!
”Aku juga seperti itu. Dia menyembunyikan kekuatannya." Xiao Bai sungguh melihat pertempuran itu dengan seksama. Sepertinya raja iblis monster itu akan kalah terhadap bocah.
“Ini sungguh menarik. Sepertinya aku salah mengira bahwa kita berempat adalah orang yang terkuat. Tapi tanpa diduga masih ada satu lagi dan kita smua tidak mengetahui siapa nama pemuda tersebut,” ucap Tian Xia menatap Xiao Chen yang sedang bertempur dengan tatapan yang sangat luar biasa.
__ADS_1
Pemuda yang tampan, kuat, dan tentu saja bagi Tian Xia sangat menarik. Pantas saja Hua Ning Bing sungguh cemburu jika Tian Xia menggoda.
Tian Xia menatap Hua Ning Bing dan berkata: "Gadis siapa nama kekasih mu? Sepertinya dia sungguh sangat kuat dan kamu beruntung memiliki kekasih seperti dia!”
Hua Ning Bing menoleh dan tidak mengatakan apapun. Tapi Li Ming ikut nimbrung, “Tian Xia sejak kapan kamu begitu peduli dengan nama orang? Bukankah kamu selalu tidak mementingkan nama orang karena kamu menganggap tidak penting."
”Aku tahu. Tapi pemuda itu sepertinya sudah merubah pandangan ku terhadap dunia,” angguk Tian Xia dengan lembut.
”Apakah yang Mulia menyukai kekasih ku? Sungguh rendah sekali selera Anda," kata Hua Ning Bing tidak suka dengan gagasan Tian Xia. Apakah kamu begitu bangga memiliki wajah yang begitu memikat? Tapi sayangnya sekeras kamu mencoba memikat Xiao Chen, kamu tidak bisa.
Kecuali takdir yang menentukan apakah kamu bisa hidup dengan Xiao Chen atau sebaliknya.
”Lancang!" Li Ming mengeluarkan nafas racun langsung menyerang tubuh Hua Ning Bing. Tapi, Hua Ning Bing tidak takut sama sekali malahan menghirup udara sungguh sangat rakus sehingga tindakan itu sama saja menghinanya harga diri Li Ming.
Li Ming hendak ingin maju untuk memberikan pelajaran kepada Hua Ning Bing. Tapi Tian Xia mencegah dan berkata kepada Hua Ning Bing.
”Ini benar. Seperti ayah seperti anak juga. Begitupun kamu, sebagai kekasih pemuda itu, kamu memiliki sifat yang sama. Yaitu kamu memiliki lidah yang tajam dan sungguh menyakitkan."
"Saya hanya mengatakan apa yang masuk akal didalam pikiran ku. Lagian apa yang saya utarakan kepada Anda, masuk akal, 'kan?” Angguk Hua Ning Bing.
”Baik. Baik. Tapi apakah kamu tahu siapa aku? Aku adalah iblis rubah yang memiliki pesona tinggi." Tuan Xia berkata percaya diri.
“Hah? Tidak ... Tidak .... ” Hua Ning Bing menggelengkan kepalanya dan melanjutkan perkataannya lagi, “Tapi secantik apa Anda Nyonya, itu tidak akan merubah fakta. Apakah kamu tahu, dia tidak akan terpikat wanita nenek seperti Anda yang sudah ratusan tahun," kata Hua Ning Bing.
Wajah Tian Xia suram setelah dikatakan bahwa dirinya adalah nenek tua yang sudah berusia ratusan tahun. Walaupun kamu memiliki umur ratusan tahun, setidaknya wajah mu masih cantik dan menawan seperti kecantikan dewasa. Jadi jangan seenaknya kamu mengejek.
Karena Tian Xia marah, dia mengeluarkan beberapa tembakan seperti daun apel berwarna merah melesat kearah Hua Ning Bing.
Swosh!
__ADS_1
Hua Ning Bing mengangkat tangan dan tangan itu berubah menjadi asap dan asapnya menangkis tembakan tersebut sehingga Tian Xia seketika terkejut.