
Bab 211 Jiwa Pendekar Api Hitam
Xiao Chen sudah tiba di reruntuhan rumah keluarga Chu, dia membangun dengan sepenuh hati, bahkan dengan bantuan kekuatan pendekar, mereka semua sungguh sangat cepat dan sangat kikuk.
Tidak membutuhkan beberapa Minggu, setelah sudah selesai Xiao Chen memanggil anggota violet Garden untuk meringankan pekerjaan dengan mengecat menggunakan cat alami di hutan.
Chu Ning melihat melihat anggota violet Garden lainnya datang, sungguh terpukau. Karena mereka ketika datang ke sini, seperti memiliki aura kewibawaan yang sangat Agung.
‘‘Apakah mereka semua adalah bagian mu?” tanya Chu Pat Kai.
“Iya mereka adalah anggota Violet Garden,” balas Xiao Chen sambil mengecat dinding dengan santai.
Chu Ning mendekati ke arah Xiao Chen sambil memberikan minuman untuk diberikan kepadanya.
Beiming Youhuang seketika menyerobot minuman itu dan menenggak hingga tanpa sedikitpun tetesan yang terlihat.
”Jangan memasang wajah perhatian, aku tahu niat busuk mu,” ucap Beiming Youhuang.
“Aku hanya memberikan minuman saja, siapa tahu dia sedang haus.” Chu Ning mengelak dan langsung menghindari tatapan ganas Beiming Youhuang. Walaupun dia tidak jelas karena memakai topeng, tapi aura Beiming Youhuang terlihat sangat galak.
“Stttts... Kamu menyingkirlah nak,” kata Chu Pat Kai sambil tersenyum. Dia tahu bahwa Chu Ning memiliki minat kepada Xiao Chen. Tapi dari pandangannya melihat anggota Violet Garden seperti sedang menaruh cinta kepada Xiao Chen. Ini membuktikan bahwa mungkin saja wajah Xiao Chen sungguh tampan.
Dapat dikatakan dengan wajah yang sangat tampan, dan memiliki kekuatan yang unik, siapa sih yang tidak tergila-gila kepada dia? Tentu saja Chu Pat Kai berpikir setiap Xiao Chen pergi ke suatu tempat, maka akan menabur bunga.
__ADS_1
“Tapi ayah,” keukeh Chu Ning.
“Jangan seperti itu, lihat mereka wanita anggota Violet Garden. Sepertinya sedang menatap kamu dengan tidak suka.” Chu Pat Kai menasehati anaknya.
Untuk satu hari, mereka semuanya memfokuskan untuk mengecat kediaman keluarga Chu. Setelah malam sudah tiba, Xiao Chen sudah memutih untuk pergi dan mampir ke sekte dupa pembersihan milik Mi Qiongqi.
~
~
#Malam Hari!
Malam ini, hanya mereka berdua yang menjadi saksi bisu, seluruh angin maupun pepohonan adalah saksi bagi Xiao Chen dan Hua Ning Bing bahwa sudah melepas masa lajang.
Mereka berdua hanya digambarkan sebagai Romeo dan Juliet.
Dua orang terjalin dan membentuk cangkang es yang sangat keras dan bercahaya sehingga jika jimat pelindung Xiao Chen tidak digunakan maka Wenren Wushuang dan lainya akan mengetahuinya bahwa energi Yin Hua Ning Bing sudah terbuka.
Pada saat itu, kecantikan Hua Ning Bing bertambah mengerikan dan di dahinya memiliki lambang Phoenix Es yang berwana biru bahkan akibat cahaya es yang menakjubkan seketika berubah menjadi pedang yang senantiasa mengikuti tubuh Hua Ning Bing dan perlahan-lahan, langsung memasukkan kedalam benaknya.
Rambutnya semakin putih seperti kertas yang tanpa noda, bukan hanya itu saja. Penampilan Hua Ning Bing seperti kembali ke empat tahun lebih mudah dari sekarang sampai jika Xiao Chen yang sedang mengebor apem lempit Hua Ning Bing tahu, mungkin akan terkejut.
Karena efek itu, Xiao Chen juga bertransformasi. Dia memiliki simbol api hitam di dahi sehingga jika siapa wanita yang melihat akan begitu tersihir.
__ADS_1
Bom!
Seketika Xiao Chen merasakan bahwa urat nadinya bertransformasi melahirkan jiwa pendekar baru dan nama jiwa pendekarnya adalah api hitam iblis.
Seketika Xiao Chen terkejut dia berpikir bahwa mungkin saja jiwa pendekar yang lahir adalah jiwa pendekar bawaannya. Tapi dia juga tidak bisa melupakan buku ketrampilan Jiang Chen. Jika tidak memiliki buku Jiang Chen, mungkin dia sendiri tidak bisa seperti sekarang.
“Hmmm penampilan mu sekarang sudah aku akui bahwa sangat cantik. Sekarang kamu seperti kecantikan umur 25.” Mata Xiao Chen tertuju kepada Hua Ning Bing yang sedang meringkuk dan dia juga melihat Xiao Chen dengan lembut.
“Bukan hanya kamu saja, sekarang aku telah menyadari bahwa kamu sebenarnya tampan.” Hua Ning Bing terkekeh.
“Tampan atau tidaknya paling utamanya adalah durasi.” Xiao Chen menyringai.
Hua Ning Bing menggelengkan kepalanya dan mendorong Xiao Chen langsung berdiri seketika terbentuk lah asap yang menutupi tubuhnya dan dia sudah memakai baju.
Hua Ning Bing menarik tangan Xiao Chen, “Ayo sekarang aku sungguh sangat gembira sekali. Aku ingin kencan dengan mu. Lihat dari tebing sini terlihat kejauhan ada kota yang ramai. Ayo kita pergi ke sana untuk merayakan.”
“Baik ayo!” Tentu saja Xiao Chen gembira langsung memakai baju dan berubah menjadi orang yang tampan dengan mengganti jubah pemuda bijak dan cendikiawan. Dengan perlengkapan seperti sarjana tidak lupa membawakan kipas putih.
Hua Ning Bing juga menggunakan baju putih yang sangat mencolok langsung mereka berdua menunggangi kuda Transformers untuk menuju ke tempat keramaian itu.
Tidak membutuhkan waktu yang lama, akhirnya Xiao Chen dan Hua Ning Bing sudah sampai di tempat keramaian. Banyak mata memandang ketampanan Xiao Chen seperti Dewa Yunani dan kecantikan Hua Ning Bing seperti Bei Fumei.
Apalagi kuda besi yang sedang ditunggangi mereka berdua.
__ADS_1