Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Tentu Saja Aku Seorang Wanita


__ADS_3

Bab 303 Tentu Saja Aku Seorang Wanita


”Kenapa? apakah kamu begitu menyesal setelah melihat aku yang sebenarnya?" tanya Yin Yu matanya menatap ke arah Xiao Chen dengan sinis.


Xiao Chen hanya menggaruk hidungnya dengan canggung, dia menatap wajah Yin Yu bentuk yang sangat sempurna seperti pahatan Dewa.


”Kamu laki-laki apa perempuan.” Xiao Chen berkata menggaruk hidungnya.


“Tentu saja aku seorang wanita!” jawab Yin Yu.


”Tapi kamu memiliki peniss (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)!” kata Xiao Chen.


”Aku tidak tahu, bahkan aku tidak ingin seperti ini!” Wajah Yin Yu memaling dan mencibir.


Hmmm!


Xiao Chen mengangguk dan mendekati ke arah Yin Yu sehingga ketika Yin Yu melihatnya, seketika langsung menjadi bingung. ”Apa yang ingin kamu lakukan!” Yin Yu sungguh sangat gugup, tapi pada saat itu kedua tangan Xiao Chen memegang kepalanya tiba-tiba Xiao Chen mencium.


Cup!


Yin Yu begitu dicium langsung terkejut dan otaknya seperti kosong sebentar, dia bertanya-tanya apakah Xiao Chen tidak risih dengan tubuhnya yang memiliki adik laki-laki?


Yin Yu mencoba melepaskan ciumannya dengan memiringkan kepalanya lalu berkata: ”Kamu ... Kamu apakah kamu tidak risih dengan penampilanku yang sekarang, aku memiliki dua kelamin ditubuh ku ... Mmmm!”


Tetapi Xiao Chen masih mencium dengan sepenuh hati dan satu tangannya meraih Gunung Merapi besar itu dan memainkan tonjolan yang berwarna pink.


Otomatis Yin Yu mengerangg kenikmatan sehingga dia sekali lagi melupakan dan memasuki masa ekstasi yang sangat tinggi.

__ADS_1


Xiao Chen melepaskan ciumannya dan berkata, ”Kamu mengatakan tadi bahwa kamu adalah wanita, tidak peduli bentuk apa itunya, bagiku itu hanyalah kecacatan genetik. Kamu wanita yang sangat cantik dan aku menyukai.”


Xiao Chen kemudian adik laki-laki sudah berdiri langsung mengebor bolongan Yin Yu sehingga adik laki-laki Yin Yu menjadi kejang-kejang.


Ahhh!


Mulut Yin Yu terengah-engah dan pikirannya melayang seperti memasuki Surga tingkat sembilan.


”Apakah ini yang dinamakan perasaan musim semi! sungguh mengagumkan!" Yin Yu berteriak mesum dan dia meminta agar tubuhnya tidak dililit pohon yang dikendalikan Xiao Chen.


Xiao Chen pun nurut, begitu seluruh tubuhnya bebas, Yin Yu memeluk Xiao Chen sungguh sangat erat dan tidak membiarkan untuk berhenti.


Tiga jam berlalu ....


Masa kritis dilalui, Xiao Chen sedang dipeluk erat oleh Yin Yu. Ketika Xiao Chen membuka mata dan menemukan Yin Yu sedang memeluk tubuhnya, alhasil hanya menghela nafas penuh emosi. "Demi apapun kamu adalah orang yang sangat cantik, sangat menyihir dan mematikan. Pantas saja Raja Yang Agung sungguh tergila-gila kepadamu dan meminang ratusan kali.”


Memeluk lebih erat, Yin Yu kepalanya di condong ke wajah Xiao Chen begitu sangat dekat dan menghirup aroma maskulin Xiao Chen dengan semangat.


Xiao Chen sungguh sangat bahagia, ini adalah peri dan Xiao Chen tidak akan pernah mengeluh karena Yin Yu sungguh sangat cantik setiap tindakannya begitu sangat memukau. Hanya saja setelah itu, Xiao Chen berpikir. ”Apakah kamu tidak membenci ku, karena kamu sudah membunuh keluarga Yin mu.”


Yin Yu membuka mata sedikit dan berkata, ”Jangan khawatir, itu hanyalah keluarga Yin yang jahat kepada keluarga Xiao dia hanya adik dari mantan suami Xiao Yun, selain mereka, tidak ada kebencian terhadap keluarga Xiao.”


Xiao Chen terkejut dan berkata lagi, ”Jadi keluarga Yin mu masih ada."


”Itu masih.” Yin Yu tersenyum menawan sehingga Xiao Chen mengerangg.


“Lalu bagaimana dengan raja Yang Agung? Apakah aku akan menjadi musuhnya,” Xiao Chen menggelengkan kepalanya dan berkata lagi, “Mencari musuh sungguh sangat mudah."

__ADS_1


Tapi Yin Yu memeluk dada Xiao Chen dan berkata, ”Kamu pemenangnya, bahkan dia tidak ada kualifikasi untuk mengejar ku, dulu aku menyadari aku jatuh cinta kepada raja Yang Agung, tapi setelah melihat mu, aku sungguh ingin selalu dekat mu. Kamu adalah pria yang mungkin menerima kecacatan ku dan tabu ini hanya kamu dan aku yang mengetahui."


”Baik-baik. Selama kamu memiliki rahim, kamu bisa melahirkan tak masalah buat ku." Xiao Chen mengangkat bahu.


"Aku bisa melahirkan, rahim ku sempurna seutuhnya.” Berhenti sebentar, Yin Yu berkata lagi, besok ulang tahun ke delapan puluh raja Yang Agung. Aku diundang untuk datang. Ini adalah kebetulan dan aku akan mengatakan kepada mereka bahwa aku sudah memiliki kekasih.”


"Baiklah, terserah kamu. Jika raja Yang Agung murka, biarkan dia menjadi mayat.” Xiao Chen mencoba bangun untuk mengganti baju, tapi tangan Yin Yu meraih dan berkata: ”Suami! Cium aku!”


Xiao Chen menggelengkan kepalanya dan langsung mencium bibir Yin Yu yang begitu menyihir.


Alhasil, Xiao Chen melakukan ronde kedua dan setelah sudah melakukan ronde kedua, Yin Yu mencoba mempertahankan Xiao Chen kepada keluarga Yin bahwa dirinya sudah menemukan kekasih.


Setelah menemukan, Yin Yu akan mengajak Xiao Chen untuk menemui perjamuan ulang tahun Raja Yang Mulia Agung sekaligus memberitahu bahwa raja Yang tidak perlu mengejar-ngejar lagi, karena hati Yin Yu sudah ada sosok tampan dan tak tertandingi yakni Xiao Chen.


~


~


#Istana Yang Agung.


”Aku sudah tidak sabar lagi untuk menunggu keesokan harinya, aku ulang tahun dan tentunya harus memakai pakaian yang terbaik demi Yu'er ku.” Yang Kai mengangguk puas dia selalu merindukan sosok kecantikan Yin Yu, bahkan dia tahu bahwa Yin Yu menyukai dirinya hanya saja entah kenapa ketika pernyataan cintanya kepada Yin Yu, selalu ditolak.


”Suami, mesti kamu sungguh merindukanmu Yin Yu, kamu sabar. akan ada waktunya.” Sanguan Xue mengangguk tersenyum sambil memeluk tubuh tampan Yang Kai.


”Dia sangat cantik, seperti gemerlapnya dunia, hanya saja aku tidak tahu dia selalu menolak pernyataan cinta kepadaku, padahal sudah jelas dia memiliki sinyal cinta kepada ku," ucap Yang Kai mengerutkan keningnya.


Sanguan Xue memberikan semangat, ”Jangan putus asa, di wilayah ini tidak ada yang sekuat dirimu, dan semua oran juga tidak ada yang berani mengambil Yin Yu dari mu.”

__ADS_1


”Kamu benar, tidak ada yang bisa menyentuh Yin Yu ku, dia sudah menjadi milikku sepenuhnya. Tidak dimaafkan jika ada yang mengambilnya.” Yang Kai berkata serius.


__ADS_2