Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Suara Kuno


__ADS_3

Bab 69 Suara Kuno


Xiao Chen langsung mendekati ke Xiao Shi dan pada saat itu, Lan Xuaner dan Wu Lian tiba-tiba terkejut dan berteriak langsung kepada Xiao Chen karena melihat ingin membunuhnya.


”Xiao Chen Apakah kamu gila! itu adalah ayahmu Bagaimana mungkin kamu akan membunuhnya!”


Sayangnya Xiao Chen tidak memperdulikan teriakan mereka berdua dia langsung bergegas maju untuk membunuh ayahnya.


Di dalam ruangan yang gelap tetapi ada penerangan yang entah keluar dari mana. Di ruangan gelap itu, ada sosok Xiao Chen yang tidak sadarkan diri dengan semua tubuhnya dililit menggunakan rantai yang keluar dari kegelapan.


Walaupun begitu, matanya masih terbuka dan memiliki raut wajah yang panik.


“Kamu sialan! Apakah kamu ingin membunuh ayahku!” Xiao Chen yang terdapat di ruangan aneh berteriak.


“Jiejiejie! Lebih baik, kamu tidak mempunyai ayah sehingga tidak terlalu terbebani.” Ada suara yang jahat dan suara itu sama persis Xiao Chen.


“Bajingan! Jangan bunuh ayahku!” Xiao Chen sungguh sangat panik dia melihat bahwa tubuh dirinya akan memenggal kepala ayahnya yang sedang pingsan.


‘Ini tidak bisa terjadi, aku tidak kehilangan ayah ahhhh sial...’


Tubuh Xiao Chen meronta-ronta karena sedang dililit oleh rantai yang entah keluar dari mana.


Xiao Chen sungguh bersikeras agar bisa melepaskan kendali itu dari iblis yang memiliki suara persis seperti dirinya. Dia tidak ingin kehilangan ayah, karena penyemangat baginya.


Tidak ada pendukung yang baik selain ayahnya, tidak ada orang yang baik selain ayahnya juga. Sekarang, melihat bahwa tubuh sendiri ingin membunuh ayah yang sedang terkapar tidak sadarkan diri dia sungguh sangat panik dan memiliki rasa putus asa.


“Bajingan kenpa! Kenapa aku sebagai Orang yang terlahir kembali tidak memiliki jari emas! Kenapa kehidupan aku sungguh sangat menyedihkan! Aku tidak mau seperti ini! Aahhh Ayah!”


Xiao Chen melihat sendiri bahwa tubuhnya sudah tiba di hadapan ayahnya dan dia merasakan bahwa tangan sendiri ingin mengayunkan pedang hitam itu dan memenggal kepalanya.

__ADS_1


“Hehehe jika tidak memiliki Ayah maka kamu akan tidak akan terhambat dengan peningkatan kekuatanmu.” Iblis Xiao Chen langsung mengayunkan pedang dan memenggal kepala Xiao Shi.


Mata Xiao Chen memejam dan tidak tega melihat ayah sendiri dibunuh oleh putranya. Pada saat itu, iblis Xiao Chen sudah tertawa terbahak-bahak. Akan tetapi tiba-tiba ada suara yang sangat agung dan berkata sungguh sangat menggema di ruangan dimana Xiao Chen sedang disandra oleh iblis.


“Dasar iblis semut berani menggangu! Mati kau!” Tiba-tiba suara agung itu, langsung menggetarkan iblis itu sehingga tiba-tiba langsung berteriak dan ada rasa kengerian.


“Bajingan siapa kamu! Dia sekarang akan menjadi wadah ku, dan kamu tidak diijinkan ikut campur brengsek!” Iblis merasakan hatinya bergetar dan ada tidak kestabilan dalam kekuatannya setelah mendengarkan suara yang sangat Agung itu.


“Cih dasar semut, kamu tidak layak berhadapan dengan Dewa ini.”


"Bom!"


"Ahhh!"


Jiwa iblis itu, seketika ingin terkoyak dan ingin pecah mendengarkan suara yang sangat Agung seperti bencana.


Saat ini, Xiao Chen yang sedang disandra sepertinya merasakan getaran dari bebas itu yang sangat ketakutan.


“Ahhh brengsek! Tidak aku biarkan mengganggu rencanaku, Lebih baik aku akan merebut tubuh ini dan menghilangkan jiwa Xiao Chen!” Iblis itu seketika keluar dari wujud aslinya dengan memiliki lima tanduk di kepalanya dan matanya juga memiliki empat.


Perwujudannya Iblis itu, seperti asap merah yang berbentuk makhluk karena tidak memiliki tubuh asli. Bahkan, yang terlihat hanya kepalanya saja.


Xiao Chen yang melihat sungguh ketakutan karena bentuk itu sungguh sangat besar seperti gunung sedang menatap ke arah dirinya.


Setelah menampakan diri kepada Xiao Chen, kemudian tifus itu berubah menjadi cahaya merah langsung melesat ke arah pikiran Xiao Chen.


“Ahhhh tidak ini sungguh sakit!”


Rasa sakit yang teramat luar biasa seperti akan terkoyak jiwanya sehingga tubuh aslinya yang ingin membunuh Xiao Chen seketika terjatuh dan berteriak sangat kesakitan.

__ADS_1


Saat ini, iblis itu anda ingin menghapus jiwa Xiao Chen. Akan tetapi, suara misterius itu seketika langung berkata: “Iblis lancang! Lebih baik mati!”


Hanya suara yang menggelegar tiba-tiba jiwa iblis itu langsung terkoyak. Anehnya, karena jiwa Xiao Chen adalah seseorang yang memiliki kelahiran kembali sehingga ketahanan jiwanya sedikit lebih kuat daripada penduduk lainnya. Pada saat itu, ketika jiwa iblis itu terkoyak hampir musnah, tiba-tiba jiwa asli Xiao Chen tanpa sadar langsung menyerap semua pengetahuan dari iblis itu. Tidak sampai itu saja, semua tubuh Xiao Chen sudah di rombak menjadi tujuh iblis.


Suara misterius itu juga berkata: “Mungkin dengan pengetahuan dari iblis sudah hidup sangat lama, kamu bisa menghadapi musuh sementara waktu.”


Setelah itu, suara agung tiba-tiba lenyap tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.


Kini, Xiao Chen yang terjatuh dan meraung kesakitan tiba-tiba bentuk tubuhnya berubah lagi menjadi seperti semula. Dia tidak memiliki tanduk dan taring. Bahkan, perawakannya juga sudah berubah seperti semula.


Hanya beberapa nafas, Xiao Chen sudah mencerna semua ingatan dari iblis itu dan kesadarannya sudah kembali ke tubuhnya dan bisa menguasai seluruh tubuhnya.


Lan Xuaner dan Wu Lian yang melihat Xiao Chen sedang terkapar, akhirnya berlari untuk menolong Xiao Chen.


“Sepertinya, Xaio Chen sedang pingsan mari kita bawakan ke tempat yang nyaman, kamu juga bawakan Patriak Xiao!” pinta Lan Xuaner.


“Hmmm!” Wu Lian mengganggukan kepalanya dan langsung meraih tubuh Xiao Shi untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman.


Sementara itu, Su Xing tidak langsung ditolong beberapa murid.


Di kejauhan, kakek tua itu cukup terkejut. Sepertinya sudah tidak merasakan jejak Aura jahat dari iblis.


“Apa yang terjadi? Apakah iblis itu kelelahan sehingga menghilangkan begitu saja?” Kakek itu langsung berdiri dan menatap Xiao Chen yang sedang pingsan akibat sedang mencerna semua informasi dari pengetahuan iblis Kuno.


“Tidak bisa dipercaya, aku harus memastikan dan menemui bocah itu untuk mengatakan Sebenarnya apa yang terjadi?” Kakek itu sudah membuat keputusan. Karena jika keberadaan iblis hilang, maka bencana darah sudah terselamatkan.


Sementara itu, Xiao Chen yang sedikit lama pingsan akhirnya bangun dan pada saat itu langsung menggaruk kepalanya dengan penuh kebingungan.


“Ahhh aku adalah Xiao Chen, tidak aku adalah Iblis Chen Rui! Ahh tidak... Tidak! Aku adalah Dion Mahesa dari Bumi?”

__ADS_1


Wu Lian dan Lan Xuaner langsung mendekati ke arah Xiao Chen dan berkata: ”Apakah kamu baik-baik saja?”


“Hmmm aku baik-baik saja,” ucap Xiao Chen sambil memejamkan matanya. Ini benar, bahwa dirinya adalah Xiao Chen bukan Iblis Kuno atau Dion Mahesa di kehidupan masa lalu.


__ADS_2