
Bab 82 Bertindak Seseolah Korban
Di dalam bak mandi, Wenren Wushuang sedang mengalah namun entah apa yang sedang dipikirkan. Bahkan dia mencuci seluruh tubuhnya dengan sangat lambat.
Mata Wenren Wushuang terpejam sambil mengingat Bagaimana barang tongkat pedas yang begitu perkasa memasuki lubang dirinya.
Walaupun sedikit merasakan sakit dan tidak nyaman, akan tetapi dirinya menyukai sensasi seperti kesemutan itu.
“Bajingan kenapa aku memikirkan itu terus menerus,” kata Wenren Wushuang sambil memukul kepalanya terus menerus. Meskipun demikian, dirinya juga menuai keuntungan yaitu jiwa pendekarnya naik menjadi level 10.
Apalagi, sebelumnya dirinya menganggap bahwa Xiao Chen adalah monster dan praktisi iblis. Namun, tebakan itu salah besar karena jika dia praktisi iblis tidak bisa meningkatkan jiwa pendekar miliknya.
Jika dia bukan praktisi iblis lalu jurus keterampilan apa yang dia gunakan? Apalagi jurus yang digunakan Xiao Chen sepertinya memiliki efek mempermudah kulit dan mempercantik penampilannya.
Sekarang, bahkan dirinya melihat pemuda itu sedikit terngiang-ngiang tidak bisa melupakan wajah Xiao Chen.
Ketika sedang melamun tiba-tiba ada suara Xiao Chen di luar sana, “Oi kalau mandi jangan terlalu lama aku sudah menyiapkan beberapa minuman teh hangat untuk diminum.”
Akhirnya Wenren Wushuang membalas, “Ahh sebentar, aku akan menyelesaikannya!”
Seketika Wenren Wushuang langsung mengambil handuk berwarna putih dan mengelap seluruh tubuh yang sangat putih dan cerah.
Sekarang, sudah mengganti pakaian yang lebih bagus. Karena pakaian yang tadi sudah tercampur keringat.
Pada saat itu, Xiao Chen melihat sosok Wenren Wushuang keluar dari kamar mandi langsung terpukau. Bahkan kedua matanya tidak berkedip sangat lama.
Wenren Wushuang yang ditatap terus-menerus oleh Xiao Chen seketika merasa tidak nyaman akhirnya berkata, “Hentikan tatapanmu itu aku merasa tidak nyaman.”
__ADS_1
Akhirnya Xiao Chen tersadar dan langsung tersenyum sambil menggaruk hidungnya dan berkata, “Maaf, sepertinya aku melihatmu yang sekarang lebih cantik dari kemarin. Oh Apakah ini yang dimaksud dari efek jurus yang aku gunakan?”
“Hmmm terima kasih semua wanita pada dasarnya cantik.” Wenren Wushuang tersipu.
“Tidak-tidak, walaupun semua wanita cantik tetapi kamu sedikit berbeda ada perasaan yang menyihir.” Xiao Chen menggelengkan kepalanya.
Setelah itu, dia menyuruh Wenren Wushuang untuk duduk di sampingnya dan mencoba meminum teh hangat untuk meredakan suasana.
Alhasil, kedua orang itu diam tanpa seribu bahasa karena tidak tahu perkataan apa yang harus diutarakan. Bahkan suara jangkrik pun terdengar di luar rumah.
Xiao Chen menghela nafas panjang dan mencoba memecahkan keheningan ini.
“Aku berterima kasih kepadamu karena setelah aku mencicipi tubuhmu sekarang jiwa pendekar itu sudah dipromosikan menjadi level 14 ke atas. Ini adalah kabar gembira bagiku maupun denganmu. Kamu juga menerobos jiwa pendekarnya ‘kan?”
“Ada satu lagi yang aku ingin katakan kepadamu yang sebenarnya adalah poin penting. Aku sudah menikmati tubuhmu dari atas sampai ke bawah. Aku adalah pria yang baik jika kamu tidak merasakan keberatan atau hal-hal pikiran yang terlalu membebani, kita bisa dari mulai sekarang menjadi orang yang tidak kenal. Anggap saja hubungan intim yang dilakukan pada waktu itu sudah dilupakan anggap saja sebuah mimpi.”
”Tetapi, kamu merasa bahwa tindakanku kepadamu adalah sesuatu hal yang sangat merugi, aku akan yakin bahwa menjagamu selamanya dan aku juga akan bertanggung jawab.”
Kini Wenren Wushuang setelah mendengar penjelasan dari Xiao Chen, sontak langsung memiliki pikiran yang sangat rumit.
Dia berniat hanya melakukan ini demi kepentingan setelah dia membantu menghabisikan beberapa praktisi iblis.
Namun, setelah hubungan intim itu sudah dilakukan, dirinya juga mengetahui bahwa untuk melupakan pemuda yang telah merenggut keperawanannya. Bahkan dirinya seperti ada hubungan aneh yang terjalin kepada Xiao Chen.
Untuk meninggalkan Xiao Chen dan melupakannya, sungguh sangat tidak gampang karena dia adalah orang yang pertama menikmati tubuhnya sehingga tidak nyaman. Sekarang Wenren Wushuang sedang memilih pilihan yang sulit.
Dia ingin melepaskan belenggu hubungan Xiao Chen dan melupakan. Tetapi dia juga ada perasaan aneh seseolah dirinya tidak bisa jauh dengan Xiao Chen.
__ADS_1
Kemudian Xiao Chen melihat bahwa Wenren Wushuang sedang mengalami pilihan yang sulit sehingga langsung meninggalkan dia untuk mencoba berpikir sangat jernih.
Akan tetapi, setelah Xiao Chen meninggalkan kamar sekitar 3 meter, tiba-tiba Wenren Wushuang berkata: “Walaupun Aku tidak tahu perasaan aneh yang sedang aku rasakan, tetapi aku juga tidak ingin merasa keliru bukan karena telah memberikan keperawananku kepada seseorang yang belum aku temui. Aku ingin kamu menjadi Pertama Dan terakhir untuk mencicipi tubuhku dan tidak ada satu orang lain selain kamu, meskipun begitu, Aku sungguh sangat membencinya kenapa aku bisa menjadi seperti ini! Seseolah aku bodoh dan tidak bisa berpikir jernih layaknya pada waktu itu!”
Kemudian Xiao Chen langsung berhenti dan melihat Wenren Wushuang. Lalu berkata, “Jika kamu menganggap aku sebagai mencicipi tubuhmu dan tidak ada satu orang lebih selain aku, bukankah itu sama saja kamu setuju dengan oposisi nomor dua?”
Wenren Wushuang langsung menggertakan giginya, “Iya aku memilih oposisi nomor dua meskipun aku sangat membencinya dan marah.”
Xiao Chen tersenyum dan mendekati Wenren Wushuang lalu memeluknya sambil membisikkan kata-kata mutiara. ”Baik, mari kita mencoba memahami satu sama lain secara perlahan-lahan. Mungkin sekarang Kamu membenci aku begitu sengit. Tetapi mungkin saja di masa depan orang yang kamu benci begitu sangat besar akan menjadi terbalik orang yang kamu cintai.”
“Kita belajar memahami satu sama lain ok?"
Xiao Chen sambil memeluk tubuh Wenren Wushuang, dia juga mengelus-elus punggungnya untuk menenangkan batin Wenren Wushuang.
Alhasil Wenren Wushuang seketika jantungnya berdegup kencang setelah dipeluk Xiao Chen.
‘Perasan ini kembali lagi! Aku merasakan detak jantung yang sangat cepat setelah dipeluk Xiao Chen! Sebenarnya apa yang terjadi kenapa tubuhku menjadi sangat panas dan tak terkendali!’ batin Wenren Wushuang langsung melepaskan pelukan dari Xiao Chen.
"Uhukk! Aku ingin mau menenangkan pikiran sebentar kamu keluarlah terlebih dahulu.” Wenren Wushuang memohon Xiao Chen agar meninggalkan dirinya sendirian dikamar.
“Hmm baik! Tetapi jangan lama-lama, Aku sungguh sangat mengantuk ingin tidur untuk melanjutkan perjalanan lagi keesokan paginya,” balas Xiao Chen sambil mengangguk.
“Hmmm!”
Wenren Wushuang hanya menganggukkan kepalanya tidak berkata apa-apa. Alhasil, Xiao Chen langsung pergi meninggalkan kamar itu.
Beberapa saat kemudian, ketika Wenren Wushuang melihat Xiao Chen menghilang dari pandangannya seketika langsung berguling-guling di kasur seperti anak kecil.
__ADS_1
"Ahh bodoh! Bodoh! Bodoh! Kenapa aku setuju dengan oposisi kedua!" Wenren Wushuang berguling-guling sehingga di atasnya ada semut yang sedang mengintai sehingga pada saat itu, Xiao Chen langsung tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
“Wanita adalah wanita. Apakah tindakan dia disebut juga playing victim?” Xaio Chen sungguh menggelengkan kepalanya.