
Bab 134 Xiao Chen Vs Wanita Misterius
Hanya saja setelah Zhao Ritian memukul bagian wajah Xiao Chen yang sudah dilapisi topeng tiba-tiba ada gelombang kejut yang secara tiba-tiba membuat kepala tangannya terpelanting ke belakang.
Apa!
Zhao Ritian langsung terhuyung-huyung sekitar enam kali langkah sehingga pada saat itu semua pelanggan langsung melihat ke arah dirinya sehingga langsung malu.
Kamu tingkat terendah dari resimen tetapi kamu sudah mempermalukan Zhao Ritian yang sudah jelas peringkatnya platinum maka akan tidak terima.
Benar saja, tiba-tiba langsung mengeluarkan jurus tinju dua kepala gajah sehingga kedua tangannya langsung membuat pose kuda-kuda dan berlari ke arah Xiao Chen.
Hiya!
“Rasakan pembalasanku karena membuat malu sehingga aku kehilangan wajah!" Seketika kedua kepalan itu memiliki warna biru dan ada suara raungan gajah yang sangat memekik bagi para pelanggan sehingga langsung menutup telinga masing-masing.
Xiao Chen langsung menggunakan jimat kaki gajah sehingga pada saat itu tangannya berubah menjadi kepala gajah yang memiliki ukuran raksasa.
Bang!
Swosh!
Seketika Zhao Ritian langsung terhempas keluar sehingga menjebolkan dinding rumah makan tersebut dan masih berguling-guling sekitar delapan kali.
Zhao Ritian terkapar akibat terkena tinju. Walaupun serangan Xiao Chen tidak menimbulkan cedera serius, tetapi dirinya sudah terlempar saat jauh sehingga citra agungannya sedikit pudar akibat dikalahkan oleh resimen peringkat rendah.
Salah satu anggota Resimen Lotus Hitam akhirnya tidak terima karena satu rekannya dikalahkan begitu mudah oleh resimen yang memiliki peringkat terendah yaitu peringkat Bronze. Hanya saja ketika ingin memberi pelajaran, tiba-tiba salah satu dari tiga anggota yang jenius langsung mencegatnya.
“Ssstt!" Dia menggelengkan kepalanya agar orang yang sedang dicegat tidak perlu gegabah. Sepertinya orang yang memiliki topeng seluruh badannya adalah tidak bisa dipusingkan.
Alhasil dia bergegas maju sendiri sambil mengatakan dengan kata-kata yang sangat sopan. “Maaf Karena anggota resimen aku sudah terlalu lama memakan nasi lembut sehingga mereka semua menjadi congkak.”
“Tidak apa-apa, kamu yang lebih memiliki pikiran dewasa seharusnya memilah-milah Bagaimana merekrut resimen anggota yang lebih dewasa agar tidak menjadi seperti ini kedepannya.” Pada saat itu, setelah mengatakan yang perlu dikatakan, Xiao Chen langsung berjalan mengabaikan resimen Lotus hitam.
Xiao Chen dan lainya pergi untuk menginap satu hari karena ini adalah sudah menjelang malam.
Wushh!
Wushh!
”Bajingan! Kenapa kamu mencegat aku! biarkan aku memberi pelajaran karena telah lancang terhadap rekan.” Pemuda bernama Jin Wuming tatapannya sangat ganas sepertinya amarahnya belum bisa diredamkan.
“Jangan gegabah.” Dia masih mencoba menenangkan Jin Wuming.
“Ahhhh! Jangan pernah lihat lagi dia menampakkan diri di hadapan wajahku, Jika dia berani sekali penampakan wajah kepadaku maka akan aku habis.” Jin Wuming yang memiliki kekuatan setara dengan ketiga anggota yang jenius sungguh saat berani untuk melawan Pemuda bertopeng itu.
Jin Wuming memiliki item artefak yang memungkinkan tubuhnya langsung diperkuat seperti tiga kali lipat dari kekuatan gajah. Apalagi, dia sudah menaiki ranah pendekar level dua belas akhir sehingga ingin menaiki ranah ke tiga belas jika dirinya berlatih dengan giat atau memakan berbagai herbal yang disediakan oleh para ala Kamis, mungkin dalam kurun waktu empat bulan, akan naik menjadi peringkat tiga belas.
~
~
Pada saat ini, ketika Xiao Chen sedang mendekati ke arah penginapan yang terdekat tiba-tiba mendengarkan berbagai orang dan para pendekar sedang mencibir ke arah pemuda yang sedang membungkuk dia sangat kesakitan dan tertatih-tatih.
“Hahah sungguh malangnya pemuda ini dulu, dia adalah seseorang alkamis peringkat tinggi, tetapi akibat kecelakaannya dan tungku itu meledak, mengenai wajah kedua tangannya hilang.”
“Tetapi sebenarnya itu tidak masalah hanya saja yang menjadi masalah jiwa pendekarnya yang unik yang memiliki hukum api dan kayu tiba-tiba diambil oleh wanitanya yang sudah bertunangan."
“Sekarang dia menjadi gelandangan sampah dan selalu mengais makanan dari pembuangan sisa orang-orang tertentu. Sungguh sangat kasian, tetapi jika kita semua menolong tidak ada gunanya karena dia tidak memiliki jiwa pendekar lagi akibat diambil paksa.”
Pada saat ini, Xiao Chen mendengar penghinaan dari orang yang lewat kepada pemuda yang seluruh tubuhnya ditutupi jubah hitam yang sangat kotor dan sedikit ada bau yang menyengat seperti bangkai.
Alhasil, Xiao Chen langsung merasa kasihan karena dirinya adalah seseorang yang lahir tanpa memiliki jiwa pendekar. Bahkan nasib dari pemuda itu tidak kalah jauh darinya dikhianati oleh tunangannya dan sekarang menjadi sampah. Walaupun Xiao Chen sudah menemukan harta karun berupa peninggalan jimat Jiang Chen, tetapi tidak semua orang memiliki keberuntungan seperti dirinya.
__ADS_1
Xiao Chen melirik ke arah ke empat wanita dan saling mengangguk.
“Kamu tunggu dulu aku ingin menghampiri pemuda itu.”
Seketika Xiao Chen mendekati dan langsung mengatakan hal yang tak terduga. “Mohon maaf jika aku lancang, apakah kamu ingin aku menyembuhkan luka mu?”
Tiba-tiba pemuda itu langsung mendongkak dan tatapannya sungguh sangat hitam pekat seperti tidak ada kejejak semangat hidup lagi. Tetapi dia juga berkata dengan lirih, “Racun sudah menggerogoti seluruh tubuhku hanya menghitung waktu agar aku pergi selamanya dari dunia ini.”
Pemuda itu selama dua tahun kurang lebih menahan rasa luka akibat racun yang selalu menggerogoti tubuhnya sehingga perlahan-lahan luka akibat ledakan tunggu alkamis, membuat semakin melebar dan mengeluarkan bau busuk.
“Racun ya?” Xiao Chen tersenyum tipis kemudian langsung mengeluarkan tangannya sehingga pada suatu saat langsung mengeluarkan beberapa ekor lipan dan menggigit tubuh pemuda itu sambil menyedot esensi racun yang selalu menggerogoti tubuhnya.
“Dari mana dia mengeluarkan lipan aneh itu?” Beiming Youhuang dan Meng Wuling seketika mengusapkan matanya terus menerus.
“Kamu jangan terlalu berpikir serius anggap saja ini adalah hal yang sangat lumrah,” jawab Wenren Wushuang sambil mengangkat bahu.
Kini pemuda yang sedang digigit oleh beberapa ekor lipan, seketika merasakan bawah rasa sakit dan racun yang selalu menggerogoti tubuhnya tiba-tiba perlahan menurun sangat drastis. Sehingga tidak membutuhkan dua jam, akhirnya pemuda itu langsung sudah terbebas dari racun yang selalu menggerogoti tubuhnya.
Ini adalah racun ular matahari, tidak ada penawarnya hanya saja mati sebagai penawar yang terbaik. Tetapi untuk meninggal itu juga tidak seketika karena racun ular matahari menyiksa tubuh seseorang perlahan-lahan.
Xiao Chen langsung menyimpan racun itu di dalam tubuh lipan yang dia pelihara kemudian setelah menyedot seluruh esensi racun, Xiao Chen membuka paksa baju yang sedang dikenakan oleh pemuda tersebut.
Begitu dibuka baju yang menutupi Pemuda itu, seketika keempat wanita langsung Inul mual karena banyak luka yang sudah membusuk bahkan ada beberapa ulat yang menggerogoti.
Xiao Chen sendiri dan ditempelkan kepada pemuda tersebut.
Wushh!
Ada cahaya berwarna hijau langsung menyelimuti sehingga seketika seluruh badan pemuda itu yang sudah membusuk perlahan-lahan langsung sembuh. Bahkan dia merasakan rasa gatal yang teramat luar biasa akibat daging sedang menumbuh.
Setelah sudah seutuhnya sembuh akhirnya Xiao Chen langsung berkata kepada dia, “Kamu sudah sembuh setelah melewati penyiksaan yang begitu mengerikan. Aku akan mengatakan kepadamu Apakah kamu ingin membalaskan dendam kepada orang yang berbuat seperti ini kepadamu?”
Dia langsung mendong kakak atas dan tanpa berbasa-basi menjawab. “Tentu saja aku ingin membalaskan dendam atas penghinaan yang telah dia lakukan.”
“Baiklah bergabunglah menjadi anggota Resimen aku. Untuk masalah sekarang, memulihkan jiwa pendekar yang kamu hilang mungkin sedikit sulit. Tetapi aku akan memikirkan bagaimana supaya kamu bisa memulihkan energi pendekatan tersebut.” Xiao Chen mengangguk dan memerintahkan Wenren Wushuang untuk memesan kamar seperti biasa.
Untuk sekarang, Xiao Chen pergi ke suatu tempat yang sudah dia siapkan untuk membuka peti hitam besar itu karena ingin tahu di dalamnya ada benda apa.
Xiao Chen langsung berubah menjadi ribuan burung terbang ke atas langit menuju kejauhan ke tempat padang pasir yang sangat luas dan tidak ada seseorang pun yang melihatnya.
Setelah beberapa saat, akhirnya Xiao Chen langsung mengeluarkan peti hitam besar itu.
Seketika mata spiritualnya diaktifkan dan otak jeniusnya juga beroperasi sangat cepat sehingga tidak membutuhkan beberapa jam sudah langsung membuka peti hitam raksasa itu.
Tiba-tiba di dalamnya ada wanita yang sangat cantik yang sedang tertidur sangat lelap. Xiao Chen sudah melihat bawah hidung wanita itu masih bernafas sehinggalah dirinya mendekati wajah yang sangat indah yang bisa menggulingkan kerajaan hanya sebuah wajah yang sangat cantik dari wanita yang terbujur kaku di peti hitam raksasa.
Ketika Xiao Chen mendekatkan untuk mengecek seluruh permukaan tubuh wanita itu tiba-tiba, Xaio Chen menemukan bahwa wanita tersebut membuka matanya sehingga tatapan itu sangat menakutkan seketika langsung membuat tubuh Xiao Chen tak bisa bergerak.
“Kamu manusia lancang! Menyingkirlah!” Tangan yang sangat halus dari wanita itu langsung melambaikan udara seketika Xiao Chen langsung terhempas sangat jauh sekitar tiga puluh meteran.
Engah!
Xiao Chen langsung muntah darah sehingga dari belakang tebing itu mengeluarkan beberapa warna merah karena muntah darah.
“Sial! Dia sangat kuat!" Xiao Chen lirik untuk melihat wanita itu. tetapi sudah tidak ada sehingga langsung waspada.
Xiao Chen mengaktifkan indra sunshingnya tetapi kecepatan serangan wanita misterius sungguh sangat cepat sehingga langsung terkena aura jiwa pendekar yang sangat dahsyat.
Bom!
Ahh!
Xiao Chen sekali lagi berputar-putar di udara langsung menggunakan basis jiwa pendekarnya juga untuk menstabilkan tubuh.
__ADS_1
Bom!
Tetapi jiwa pendekar wanita mister itu sungguh sangat besar sekitar sudah pringkat dua puluh.
“Tidak! Dari sanggat kuat!" Xiao Chen akibat tekanan Aura yang sangat mencekam dari wanita misterius itu dia ingin berlutut tetapi kemauannya tidak mengijinkan untuk berlutut.
Hiya!
Xiao Chen langsung menggunakan mata penghancur agar bisa menjadikan wanita itu memasuki perangkat ilusi. Tetapi, sepertinya Wanita itu sudah tahan dengan ilusi yang telah diberikan oleh dirinya.
Tiba-tiba wanita misterius itu langsung mengeluarkan pedang berwarna putih seketika padang pasir ini yang sangat panas langsung menjadi dingin sehingga ingin membekukan seluruh tanah api neraka.
“Bajingan! Kekuatan wanita itu sungguh sangat jahat aku belum bisa menghadapinya!” grutu Xiao Chen dia juga langsung berubah menjadi iblis dan mengeluarkan tanduk di bagian kanannya.
Xiao Chen tiba-tiba entah kenapa langsung terbebas dari jiwa penindasan dari wanita misterius itu. Dia terbang sungguh sangat cepat untuk menyerang wanita misterius.
Wushh!
Wushh!
Akan tetapi pergerakan yang sangat cepat dari Xiao Chen begitu mudah dihalau oleh mata dari wanita misterius itu. Seketika Xiao Chen langsung terkena sikut gagang pedang yang dimiliki wanita misterius itu.
Engah!
Wush!
Xiao Chen terjatuh ke bawah sambil menukik sehingga langsung menghantam tanah padang pasir yang sudah basah akibat hawa dingin yang dilakukan oleh wanita misterius tersebut.
Bom!
Setelah terjatuh, dia menggerakkan pedang hanya sedikit seketika di atas langit banyak bongkahan es raksasa berbentuk runcing langsung terjatuh untuk menimpa Xiao Chen.
"Sial!"
Xiao Chen menggunakan jimat api gagak emas langsung membakar seluruh bongkahan es yang segera menimpa dirinya.
Wanita misterius itu mengerutkan keningnya akibat lusinan bongkahan es raksasa mencair akibat api gagak yang dilakukan oleh pemuda bertopeng. Dia tinggal diam langsung mengeluarkan bongkahan es lagi dari samping kiri kanan dan depan belakang.
Wush!
Wush!
Seketika mulut Xiao Chen berkedut hebat ingin sekali memarahi di dalam hati karena sangat menyesal membuka peti hitam itu.
Xiao Chen langsung menggunakan jimat persimpangan dimensi sehingga pada saat itu seluruh tembakan bongkahan es dari samping kanan belakang depan, langsung memasuki ratakan ruang dan dipindahkan tetapi didepan wanita misterius tersebut.
Wush!
Wush!
Dia menghindari serangan utuh sambil memikirkan bahwa pemuda berpakaian hitam sangat sulit dan seperti belut yang sangat licin.
“Kamu sungguh Pemuda pendatang yang sangat sulit dibunuh!"
“Hahaha gadis cantik, kamu sungguh sangat galak! Apakah kamu tidak berterima kasih karena aku sudah membuka peti yang telah mengurungmu? Jika kamu ingin membunuhku lakukanlah Jika kamu bisa hahaha....”
Tawa Xiao Chen belum sempat selesai langsung terbelah menjadi dua bagian akibat niat pedang yang sangat begitu Dahsyat mengenainya.
“Hummp sekarang kamu sudah mati dengan tubuh menjadi dua bagian.” Setidaknya Wanita itu sudah mengira bahwa setelah membelah tubuh pemuda berpakaian hitam, maka dia sudah meninggal.
Akan tetapi seketika mata wanita misterius itu berkerut karena tubuh yang sudah terbelah menjadi dua bagian seketika langsung menyatu lagi menjadi satu.
Sudah 200 tahun belum menemukan musuh yang sangat sulit selain keluarga Ming ada masa lalu.
__ADS_1