Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Dalam Semalam, Xiao Chen Memanjakan ke Tujuh Wanitanya


__ADS_3

Bab 296 Dalam Semalam, Xiao Chen Memanjakan ke Tujuh Wanitanya


Wenren Wushuang menatap ke arah Xiao Chen sungguh sangat sengit, langsung berjongkok untuk menolong Xiao Yun.


"Dia mengalami guncangan jiwanya setelah Xiao Chen lucknut mengatakan hal yang tidak masuk akal.” Wenren Wushuang langsung meminta bantuan kepada Mi Qiongqi untuk membawakan Xiao Yun memasuki ke dalam rumah Xian Guo.


"Kamu harus membantu! Aku yakin kepadamu Mungkin kamu bisa memiliki cara agar ibu dari dia kembali seperti sedia kala, kamu melakukan apapun tanpa ada kesulitan, masak melakukan hal seperti itu kamu tidak bisa,” ucap Wenren Wushuang mendesahh.


"Hey, ibu dia hanya ingin memiliki satu putra laki-laki lagi,” kata Xiao Chen mengangkat bahu.


Wenren Wushuang melewati Xiao Chen dan melihat Yun Wuxin yang sedang membawa anak kecil kemudian berkata, ”Ini anak mu?” Dalam benak Wenren Wushuang, hanya ada satu kemungkinan Yun Wuxin adalah seorang janda. Bagaimana mungkin hanya pergi kurang lebih dari satu bulan, Xiao Chen mempunyai istri dan mempunyai anak.


Itu tidak mungkin, Wenren Wushuang tidak mempercayainya!


Yun Wuxin menggelengkan kepalanya, ”Kakak perempuan salah besar, kata Xiao Chen dia menemukan bayi ini di pegunungan yang sangat dingin dan dia mengambil dan dijadikan sebagai anak angkat. Kemudian adik Junior ini juga mengadopsin menjadi Ibu angkat.”


"Ohh jadi seperti itu!” Wenren Wushuang mengangguk terus menerus dan berbalik pergi langsung berkenalan dengan Peri Xuanyi.


”Di antara kamu dan dia, siapa yang terlebih dahulu memenangkan hati Xiao Chen?”


"Aku ... Aku ....” Peri Xuanyi terbatak-batak dia tidak tahu harus berkata apa tetapi Jiang HongYan langsung mengajukan perkataannya tanpa takut. ”Aku lah yang terakhir sebagai wanita Xiao Chen. Bahkan itu karena tidak disengaja, aku diperkosa oleh dia tanpa sepengetahuanku sial!” Jiang Hongyan sungguh sangat marah Tetapi setelah mengingat kejadian ketika keduanya dia diperkosa di atas sebuah batu keluarga Yun, tanpa disadari wajahnya memerah seperti buah apel matang.


Ye Tian seketika mendekati ke arah Jiang Hongyan, matanya menyempit tajam dan berkata, “Setelah dipikir-pikir, aku akhirnya ingat siapa kamu. Kamu adalah wanita itu sekaligus musuh ketua kami, 'kan?”


"Pada awalnya seperti itu, tetapi sekarang sudah berubah. Bahkan aku juga tidak mengira akan menjadi seperti ini.” Jiang Hongyan berjalan pelan melewati mereka semua langsung duduk tanpa pikir panjang.


"Xiao Chen Bastard! lepaskan jurusmu aku tidak bisa bergerak!” Beiming Youhuang meronta-ronta seperti kucing marah karena dia terbang di udara dan berhenti tidak bisa bergerak karena terkena blokade ruang.


Xiao Chen melupakan dan mengangkat tangan kanannya seketika Beiming Youhuang terjatuh gedebug.


"Miaomiao kecil, sini kemarilah.” Akhirnya Xian Miaomiao menuju ke arah Xiao Chen dan Xiao Chen memberikan sesuatu yaitu jimat tamparan telapak tangan Naga.

__ADS_1


Jimat sekali tampar musuh akan babak belur!


Satu jam kemudian!


Wenren Wushuang melihat Xiao Yun yang pada mulanya matanya terpejam akhirnya bergerak-gerak sedikit lalu, dua bola mata itu membuka.


"Uhhh bajingan Xiao Chen! bahkan setelah aku pingsan masih teringat kata-kata sembronomu!” Xiao Yun hendak bangkit dari tempat tidur tetapi sudah melihat Wenren Wushuang.


Wenren Wushuang berkata dengan lembut, “Lupakan masalah itu, dia memang pria seperti itu dan Jangan dianggap ke hati. Tenang saja aku sudah membujuk suamiku agar bisa membantumu untuk memulihkan bagaimana ibumu menjadi sedia kala.”


Xiao Yun tersenyum gembira, "Benarkah? Aku mohon kepada Nyonya, Aku ingin melihat ibuku seperti sedia kala tanpa selalu menyendiri di ruangan kamar. Ayah ku Xiao Wang sudah meninggal karena serangan jantung setelah adikku meninggal. Hanya ibu yang masih hidup dan terpukul sampai mengakibatkan jiwanya tergoncang.”


Xiao Chen memasuki ke kamar dan melihat Xiao Yun sudah bangun. mereka saling melihat tetapi Xiao Yun memalingkan wajahnya seketika dan memberi suara hump.


”Aku tidak ingin berlama-lama lagi, kapan kamu akan mengantarkan aku ke keluarga Xiao mu.” Xiao Chen setelah berkata langsung duduk di sebelah Wenren Wushuang.


”Kalau bisa, secepatnya kita pergi dari sini. aku sudah tidak sabar ingin melihat ibuku menjadi sehat,” ujar Xiao Yun.


Di samping Wenren Wushuang langsung mendesak dan mencubit pinggang Xiao Chen dan membisikkan sesuatu. "Kamu Apakah kamu akan pergi lagi? Kamu ... Apakah kamu tidak ingin itu,” kata Wenren Wushuang sambil menggesek-gesek tanpa banyak dan wajahnya memerah.


Xiao Chen tersenyum dan mengusap-usap bokong Wenren Wushuang dan berkata: ”Baiklah keduanya memang prioritas tetapi menyenangkan wanita-wanitaku adalah prioritas pertama.”


Xiao Yun sungguh sangat iri, dia janda dan ingin sekali merasakan hubungan intim karena sudah lama sekali belum merasakan lagi. "Baiklah lebih baik pergi keesokan harinya saja, aku melihat wanita-wanitamu sudah tidak sabar untuk menerkam kamu.” Xiao Yun terkekeh.


#Malam Hari.


Ada suara rintihan dari satu kamar yang sangat menggelitik telinga yang mendengar untung saja Xiao Chen menggunakan jimat sehingga orang lain tidak mendengarkan bagaimana adegan panas yang dilakukan oleh Xiao Chen dan Wenren Wushuang.


"Xiao Chen lebih cepat lagi! Aku ingin keluar!”


Xiao Chen mengebor bolongan Wenren Wushuang hingga mengeluarkan air lendir yang cukup banyak.

__ADS_1


Ahhhh!


Wenren Wushuang akhirnya sudah melewati masa-masa kritis.


Xiao Chen menyeka keringat dan mencopot adik laki-laki dan dia berdiri langasung membuka retakan ruang dan bergantian mengebor Beiming Youhuang.


Malam ini, begitu sangat indah hanya suara jangkrik yang membisingkan telinga sedang terlelap, tetapi di balik semua itu, ada suara yang lebih manis dan menggoda.


Yap, itu memang benar Xiao Chen saat ini satu persatu memanjakan semua wanitanya secara bergantian, bahkan Mi Qiongqi dan Yang Zhiqing sekarang sudah melepaskan keperawanan.


Hanya sekarang Peri Xuanyi yang belum melepaskan kesucian.


Tetapi ketika Peri Xuanyi sedang tertidur terdengar langkah kaki dan melihat ada sosok Xiao Chen yang sudah tidak memakai baju hanya penutup kecil di bagian bawah, Peri Xuanyi secara samar-samare melihat adik laki-laki Xiao Chen sedang menonjol.


Apa yang dia lakukan!


Saat ini Peri Xuanyi panik, dia bangung dan mundur beberapa langkah.


”Apakah kamu ingin menjadi wanita ku.”


"Tentu saja aku mau!” Peri Xuanyi gugup.


"Baiklah ayo bukak pakaian mu dan kita melakukan itu.”


Tapi!


”Tidak ada tapi, jika kamu ingin menjadi wanita ayo cepat!”


Peri Xuanyi tersipu dan membuka dua paha sambil melirik adik laki-laki yang kejang-kejang.


Ahhhh!

__ADS_1


Akhirnya Xiao Chen memanjakan semua wanita dalam sekali malam. Barulah Xiao Chen keesokan harinya melakukan perjalanan ke keluarga Xiao.


__ADS_2