Kultivasi Fana

Kultivasi Fana
Bab 234


__ADS_3

Bab 234


“Bajingan! Dia kuat dan menyembunyikan kekuatannya!” antek itu mringis kesakitan karena ada yang patah tulang.


Yu Bufan melirik satu antek yang tersisa untuk menghajar Xiao Chen. Tapi, dia menemukan bahwa antek itu ketakutan dengan serangan Xiao Chen.


“Bos aku tidak ...."


Bang!


Yu Bufan tidak ingin mendengar seperti itu, seketika langsung menendang hingga pingsan, “Dasar antek tak berguna!"


”Hey aku berasal dari sekte dewa perang. Aku harap kamu tidak mencelakai aku, jika tidak seluruh teman ku tidak akan mengampuni mu!” Yu Bufan garang seperti kucing Oren.


”Apakah kamu sedang mengancam ku?" Mata Xiao Chen menyipit, “Tidak peduli kamu mempunyai identitas Sekte yang hebat, selama kamu berlutut di hadapan wanita itu, aku akan membiarkan kamu hidup.” Xiao Chen sudah membuat jimat petir yang siap-siap membidik kepala Yu Bufan.


“Bajingan apakah kamu tuli hah, aku berasal ....”


Belum sempat menyelesaikan perkataannya, ada petir yang menghantam tubuh Yu Bufan sehingga dia terhempas dengan baju menjadi gosong sehingga membuat canggung.


“Tidak meminta maaf, maka kamu akan mati!" Tangan Xiao Chen berubah menjadi gelap dan memegang kepala Yu Bufan, seketika ada api hitam yang keluar dari tangan Xiao Chen langsung melahap kepala Yu Bufan.


Bomm!


Yu Bufan meninggal hingga menyisakan badan tanpa kepala. Saat ini, Xian Miaomiao melihat pertama kali pembunuhan yang sangat mengerikan, akhirnya muntah.


Huekkk!


Huekkk!!

__ADS_1


Xiao Chen setelah membunuh Yu Bufan, langsung mengeluarkan racun sedikit di sungai. Seketika banyak ikan yang pingsan sehingga Xiao Chen menangkap ikan itu sungguh sangat mudah.


Hap!


”Lihatlah! Aku membawakan ikan lebih banyak dari pada perangkap yang kamu buat, setidaknya kamu tidak kelaparan selama dua hari,” angguk Xiao Chen.


Tetapi, Xian Miaomiao masih menatap ke arah Xiao Chen dengan tak berdaya dan ada sedikit rasa mual akibat melihat pembunuh begitu menakutkan, bahwa dia melirik kesamping masih ada jasad Yu Bufan yang tanpa kepala.


Xiao Chen juga paham sehingga dia mendekati Xian Miaomiao dan berkata: “Kamu yang belum pernah melihat pembunuhan yang mengerikan akan sangat wajar jika merasa mual. Tapi jika kamu dibiasakan akan tidak apa-apa. Dulu aku juga seperti itu ..., nah ini ikann ayo sudah banyak kita kembali ke rumah.”


Hmmm!


Xian Miaomiao mengangguk dan menahan muntah sambil membawa sebagian ikan.


Pada saat itu, setelah berjalan ditengah-tengah Xian Miaomiao berbisik kepada Xiao Chen, “Aku belum tahu nama mu, bisakah kamu memberikan nama mu kepada ku?"


“Nama yang bagus dan nama yang belum pernah aku dengar.” Xian Miaomiao mengangguk dengan lembut, tapi sedikit tersesat karena dia melihat sendiri bahwa Xiao Chen itu hanyalah manusia biasa. Lantas kenapa dia memiliki kekuatan yang sangat mengamuk?


Tentu saja jawabannya sudah ditebak oleh Xian Miaomiao bahwa Xiao Chen itu, adalah master tersembunyi.


Dia memikirkan sampai hingga suatu saat, tidak terasa sampai di rumah, sehingga Xian Miaomiao menceritakan dari awal bagaimana Xiao Chen bertemu Yu Bufan.


Otomatis Xian Guo sungguh sangat terkejut karena dia tidak menyangka bahwa Xiao Chen adalah orang kuat. Bahan dia berasumsi ketika Xiao Chen ditemukan di sebuah runtuhan hanyalah omong kosong.


"Kakek ini sungguh berterima kasih kepada putra karena sudah menyelamatkan cucu, jika terjadi sesuatu mungkin tidak ada penyemangat hidup," kata Xian Guo sambil membungkuk tapi, sudah dicegah oleh Xiao Chen, “Kakek tidak perlu sopan, sepatunya orang baik harus menolong tanpa kecuali.”


Pada saat itu, Xiao Chen membuka buku Jiang Chen dan mencoba mempelajari jimat selanjutnya, karena dia sudah level pendekar hampir peringkat empat puluh.


Mengeluarkan darah hewan buas, dihadapan mereka berdua seketika mereka kaget bukan main, dari mana darah ini berasal? Tiba-tiba muncul di udara tipis.

__ADS_1


Xian Guo maupun cucunya tidak berkata apapun dia sedang mengamati Xiao Chen melakukan sesuatu.


Xiao Chen menggigit jari-jemari langsung dituliskan ke tanah yang memiliki diameter satu meter. Setelah membuat segel yang rumit, Xiao Chen meneteskan darah itu sehingga rune segel langsung bercahaya dan bangun terbang, berputar-putar seketika memasuki kedalam tubuh Xiao Chen.


Jimat penyamaran!


Jimat penyamaran sungguh sangat hebat apalagi sudah dimodifikasi oleh otak jenius Xiao Chen sehingga bebas dari belenggu aturan. Di catatan ini, jimat itu hanya bisa meniru setidaknya hanya bisa meniru mahluk hanya tiga kali dengan durasi satu jam. Selamat satu jam, pengguna jimat itu bisa meniru manusia dengan batasan tiga saja dan durasi satu jam.


Tetapi, sekarang Xiao Chen sudah memodifikasi jimat tersebut sehingga durasi dan pemakaiannya sedikit lama, dan tidak ada batasan, hanya saja Xiao Chen tidak bisa meniru para hewan dan monster yang memiliki kekuatan menakutkan seperti penjaga Sekte kabut mendalam.


Setelah itu Xiao Chen melirik Xian Guo seketia ada cahaya merah yang menyelimuti tubuh Xiao Chen hanya sekejap langsung sosoknya berubah menjadi Xian Guo.


Otomatis Xian Guo juga terkejut seperti sedang melihat sendiri.


”Kamu ... Berubah menjadi kakek ku!” Xian Miaomiao berseru, tapi setelah itu tiba-tiba Xiao Chen berubah menjadi Xian Miaomiao sambil tersenyum.


Ketika Xiao Chen berubah menjadi Xian Miaomiao, dia melirik gunung kembar sambil meraba-raba. Otomatis Xian Miaomiao sungguh malu dan marah sontak menghajar Xiao Chen.


Bang!


“Kamu mesum!" Xian Miaomiao terengah-engah sambil menatap Xian Miaomiao palsu yang tergeletak. Xiao Chen sambil bangun langsung berkata: ”Hey tapi aku tidak memegang gunung miliki mu, kenapa kamu menampar!"


Diam kamu!


“Kamu diam atau kepalan akan melayang lagu." Xian Miaomiao mimisan.


Xiao Chen mengangkat bahu dan berubah menjadi yang asli.


“Xiao Chen, anu ... Bisakah kamu membimbing cucuku agar dia bisa memiliki kekuatan yang setidaknya bisa melindungi diri, walaupun kakek bisa tapi kakek sudah tua dan terlalu lalai. Apakah putra ini bisa membantu?”

__ADS_1


__ADS_2