
Bab 207 Melawan Cacing Raksasa
Xiao Chen mendongkak, kemudian langsung menyelamatkan tanpa pikir panjang, “Biar saya yang tangani Patriak. Anda tunggu di sini.”
Wush!
Xiao Chen melompat terbang dan mengikuti dari atas menggunakan mata inframerah, dia bisa melihat hawa panas yang sangat cepat bergerak di dalam tanah.
Xiao Chen memanggil Transformers kalajengking seketika robot itu yang sedang berjarak jauh, langsung menyelinap menggunakan jimat pemanggilan milik Xiao Chen.
Ekor dan capitanTransformers kalajengking itu, berputar-putar seperti bor langsung keluar dari tanah dan berubah bentuk menjadi robot.
“Tuan apakah ada yang saya bantu?” tanya Transformers kalajengking.
“kejar cepat! Monster itu menyelami di tanah, dia menculik nona keluarga Chu!” gegas Xiao Chen dengan nada yang tinggi sambil terbang sangat cepat sekali.
"Baik Tuan!” Seketika dia berubah wujud lagi menjadi robot kalajengking dan memasuki kedalam tanah dan mengejar dua kali lipat dari kecepatan monster cacing yang sedang menculik Chu Ning.
Tidak membutuhkan waktu yang lama, akhirnya robot kalajengking menyamping dan mencegat monster cacing raksasa dengan menembakkan beberapa peluru energon sehingga tanah yang mulanya tenang, seketika meldak hancur dan capit raksasa kalajengking itu mengambil Chu Ning.
Bom!
Terocon keluar dari tanah dan melihat ada monster cacing yang bercahaya biru cerah keluar juga sambil membuka mulutnya yang penuh gigi yang sangat tajam.
Setelah mengambil Chu Ning, Terocon seketika berubah wujud menjadi robot dan berkata, “Pergilah dari sini berjarak satu kilo meter jika kamu ingin selamat! Cepat!”
Bakkk!
Kepalanya Terocon seketika tercambuk ekor cacing dan mengakibatkan ada komponen robot yang pecah. Akan tetapi tidak masalah dia langsung menjatuhkan tubuhnya ke tanah dan ekor itu berubah menjadi bor langsung menghantam kepala cacing hingga gigi itu yang sangat banyak, langsung hancur.
__ADS_1
Tangan Terocon berubah menjadi pedang dan memotong kepala monster cacing hingga darah hijau itu membasahi sebagian besar tubuhnya.
Akan tetapi dia pikir hanya satu ekor monster cacing. Sehingga tanpa disadari dibelakang Chu Ning yang masih tersesat belum bangung akibat linglung langsung hendak ingin dimakan hidup-hidup oleh cacing raksasa.
Terocon melompat berubah menjadi Transformers kalajengking dan ekor kalajengking seketika menembakkan peluru sangat bnyak sambil mendekati Chu Ning.
”Apakah kamu gila! Aku bilang kamu pergi ketempat yang jauh agar kamu aman! Roar!" Terocon berubah menjadi Robot dan melempar Chu Ning sangat jauh tanpa perasaan.
Brengsek!
Chu Ning berputar-putar di udara dan dia mengutuk keras monster besi itu. Akibat lemparan yang sangat keras dia untuk mendarat pun sangat kesulitan kemungkinan besar akan menghantam tanah cukup keras dan tentu saja mengalami cedera.
Akan tetapi, tepat ketika dirinya ditangkap oleh tangan kecil berwarna putih seperti tangan wanita tetapi ada sedikit bulu yang terlihat oleh mata. Alhasil, Chu Ning langsung menoleh ke arah orang yang telah menyelamatkannya.
“Kamu...” Chu Ning tersesat sejenak. Pemuda itu sungguh kuat dan harum tentunya. Bahkan ada daya pikat walaupun pemuda yang menolong dirinya memakai topeng.
“Apakah kamu sudah dengar tadi? Menghindar lah sejauh mungkin jika kamu ingin aman. Kenapa kamu bengong?” Xiao Chen bingung.
“Baiklah sekarang kamu menyingkir. Di sini sungguh bahaya,” kata Xiao Chen langsung menurunkan Chu Ning di tanah. Setelah itu langsung meloncat lagi untuk mendekati ke arah monster cacing tersebut.
Slash!
Kilatan cahaya biru seketika sudah menghantam tubuh cacing raksasa hingga menembus ke tanah. Kemudian ada beberapa cacing yang lebih besar mencoba menerkam Xiao Chen.
“Cacing yang sangat menjijikan! Jika cacing Jurang Gu melihat, akan dipastikan dicambuk hingga mati!” hardik Xiao Chen sambil berteriak keras.
Slash!
Slaah!
__ADS_1
Cahaya biru dari pedang kesombongan surgawi sungguh sangat mempesona langsung memotong-motong cacing menjadi beberapa bagian.
Jimat listrik!
Seketika dari langit, ada hujan petir menghantam tanah yang sudah Xiao Chen menebak disitu ada beberapa ekor monster cacing.
Benar saja, ketika baut petir itu menghantam tanah, langsung ada cairan hijau yang keluar dari tanah itu yang sudah ditandakan bahwa cairannya adalah cairan darah cacing raksasa.
Ketika Xiao Chen sudah menghujani tanah itu menggunakan jimat petir, selang beberapa menit di antara langit banyak kelelawar yang memiliki tubuh cacing langsung ingin mengeroyoki ke arah dirinya.
Jimat gagak api emas!
Banyak Rune muncul di udara yang berputar-putar sangat cepat mengeluarkan api berwarna emas yang sangat panas langsung membakar hidup-hidup cacing bersayap kelelawar itu.
Bau daging barbeque cacing bersayap kelelawar memenuhi Xiao Chen dan sekelilingnya sekitar radius dua km.
~
~
#Rumah Keluarga Chu!
Mata Yu Ruming terpejam sedikit lama, kemudian setelah beberapa saat akhirnya dia membuka mata sambil tergoyang-goyang sehingga jatuh dan terbenam di kasur yang empuk.
Dia setelah kepergian Chu Ning yang diculik oleh cacing raksasa langsung menyelinap untuk mengendalikan cacingnya dengan secara diam-diam.
Yu Ruming adalah murid tertua dari kabut mendalam. Dia tidak tahu bahwa sebagian murid kabut mendalam sudah musnah akibat dilakukan Xiao Chen yang tidak lain adalah pemuda yang sudah mengambil bunga penawar racun itu.
Mungkin jika Yu Ruming mengetahui, sudah dipastikan akan muntah darah.
__ADS_1
“Mama! Apa yang terjadi, apakah Mama sudah menyelesaikan pemuda pertama itu?” pikir Chu Yan dengan gugup.