
Bab 223 Fang Wuxian Mati
“Bajingan item apa yang digunakan dia!" Bai Jing Ling cemberut wajahnya. Dia tak habis pikir bahwa setelah beberapa bulan saja semenjak menghilang Mi Qiongqi, ternyata dia sungguh sangat kuat.
Bagaimana kamu menjadi sekuat itu? Bahkan Bai Jing Ling sudah dikatakan sebagai jenius generasi terbaru masih kalah dengan Mi Qiongqi.
Intinya Bai Jing Ling sungguh sangat enggan menerima fakta bahwa Mi Qiongqi memiliki kekuatan diatas darinya walaupun dalam hal level pendekar, masih menang.
Tetapi meskipun begitu, dalam hal ketangkasan Mi Qiongqi di atas Bai Jing Ling.
”Saudara Wuxian! Cepat serang dia dan aku akan menggunakan seluruh pedang es agar dia terluka!"
Baik!
Fang Wuxian menggunakan pedang andalannya langsung dialirkan energi pendekar dengan sangat banyak. Setelah itu, pedangnya bercahaya menyilaukan.
"Mi Qiongqi aku tidak ingin kamu hidup! Ahhh!” Fang Wuxian sungguh sangat ganas dari melesat tajam mencoba menggunakan teknik yang dia pelajari belum lama ini.
Dari pengelihatan murid maupun guru, teknik yang digunakan Fang Wuxian seperti jatuhnya meteor. Hanya saja kecepatannya sungguh mencengangkan dan menakutkan.
Tapi pada guru entah kenapa mendukung bagaimana Fanb Wuxian mencoba memberikan pelajaran kepada Mi Qiongqi. Saat itu juga, Mi Qiongqi yang melihat keberingasan Fang Wuxian hanya tersenyum tipis dan dia mengaktifkan jimat tameng raksasa langsung menutupi tubuhnya.
Bang!
Siapapun kecuali Mi Qiongqi, langsung terhempas bahkan para pohon ada yang tercabut seperti bulu dan berterbangan di langit.
__ADS_1
Sekitar tiga menit berlalu, akhirnya seluruh orang melihat bahwa pedang yang digunakan oleh Fang Wuxian tidak bisa menembus penghalang yang diciptakan oleh Mi Qiongqi.
Mi Qiongqi mencibir: ”Masih belum bisa merusak pertahanan ku, rasakan ini!" Seketika ketrampilan tangan tak terkalahkan aktif sehingga jarinya bercahaya dan sungguh tajam melebihi pedang.
Mi Qiongqi menyelinap dan sudah di belakang hendak melukai punggung Fang Wuxian. Tapi, Fang Wuxian sudah tahu langsung memutar tubuhnya dan dia menggunakan cara yang pertama mengalirkan energi pendekar ke pedang bermaksud mencoba memotong tangan Mi Qiongqi.
Sring!
Apa yang tidak disangka, bahwa pedang yang sudah dialirkan energi pendekar, seketika langsung terpotong oleh teknik tangan tak terkalahkan dari Mi Qiongqi.
“Hahaha pedang lemah!" Mi Qiongqi mengayun tangannya langsung hendak mengenai wajah Fang Wuxian hanya saja di saat itu, ada badai angin yang menghantam tubuhnya hingga berguling di tanah sekitar dua puluh kali.
Teknik glombang angin yang dilakukan oleh Bai Jing Ling sungguh sangat gahar. Diatas kepalanya banyak pusaran angin berbentuk bola kecil yang sudah siap kapan saja menggempaskan Mi Qiongqi.
“ ... Huh ... Apakah kamu pikir kamu bisa menang? Aku masih memiliki trik lagu jangan bangga kamu!” Dua bola angin itu dihempaskan lagi untuk menyerang Mi Qiongqi, tapi pada saat itu ada tembakan pedang berjumlah ribuan muncul dari atas langit.
Wushh!
Bom!
Ledakan demi ledakan tidak menghantam Bai Jing Ling dan Fang Wuxian saja, tapi ada sebagian Guru yang terkena huja senjata yang diiringi ledakan.
“Mi Qiongqi! Hentikan! Apakah kamu gila, lihatlah Sekte ini akan hancur jika kamu seperti itu terus," ucap salah satu guru yang sudah paruh baya.
Mi Qiongqi seketika menghentikan tindakan itu, sontak melihat bentuk tubuh Fang Wuxian sudah berdarah dan sangat menyedihkan.
__ADS_1
“Menurut mu itu sakit, tapi penderitaan yang aku alami lebih sakit dari pada ini. Bahkan jika aku membunuh mu tidak akan menghidupkan kedua orang tua ku, kamu pikir dengan membereskan ku hidup mu akan aman. Salah besar!”
Tangan Mi Qiongqi berubah menjadi emas langsung melesat dan menusuk kepala Fang Wuxian sampai bolong dan isi otaknya muncrat membawakn tanah.
Setelah itu, Mi Qiongqi mencabut tangan yang sudah berlumuran darah. Dia melihat Fang Wuxian yang sudah meninggal terus, menatap Bau Jing Ling.
“Apakah kamu ingin mencoba?" Tatapannya sungguh sangat berbahaya dan sangat dengin. Matanya merah seperti ada aura iblis sehingga Bai Jing Ling yang melihat seketika ambruk dan ngengsot sambil mendekati untuk memohon ampun.
“Ahhhhh! Mi Qiongqi kita adalah teman. Maafkan aku, aku tidak ingin mati. Aku melakukan itu karena dia yang menyuruh, aku sungguh sangat menyesal tapi aku tidak tahu bagaimana meminta maaf ... Kita harus berbaikan karena kita adalah teman ... Jika kamu memaafkan aku, aku bersedia apa pu ....”
Belum sempat menyelesaikan perkataannya, tiba-tiba leher Bai Jing Ling langung terputus menjadi dua tanpa sebab diketahui.
Karena itu adalah murid jenius, kehilangan satu maka dapat dikatakan kehilangan ribuan sumber daya, otomatis pihak sekte marah dan ada sebagian guru menggunakan pedang secara bersamaan mencoba mengunuskan ke arah Mi Qiongqi.
“Bajingan! Kamu sudah membunuh dua murid jenius, kamu murid laknat! Tidak akan ku maafkan!"
Mi Qiongqi tidak bergeming, tapi tepat dia hendak ingin melawan, hanya saja Xiao Chen langsung keluar dari udara tipis dan menjetikan sesuatu sehingga dari jari, keluar cahaya ungu sangat cepat memasuki tubuh guru yang hendak menyerang Mi Qiongqi.
Ahhhh ....
Seketika mereka semua tidak bisa bergerak. Tapi pandangannya tertuju sosok berpakaian gelap yang sama persis dengan Mi Qiongqi.
”Siapa kamu!”
“Saya adalah pemimpin kelompok Violet Garden. Dan Mi Qiongqi adalah salah satu anggota saya. Di sini saya hanya ingin berkata kepada Anda semua bahwa keluhan Mi Qiongqi bukan kepada Anda, tapi dengan dua murid itu. Saya sarankan jika kalian mencoba menyerang Mi Qiongqi, maka kepala kalian akan melayang.” Xiao Chen berkata dengan tenang.
__ADS_1
”Bajingan memenangkannya siapa kamu, hah? Kami semua tidak takut!”
Mulut Xiao Chen berkedut, “Apalah kamu tuli, aku adalah paman mu! Yang senantiasa menendang bokong mu!”