
Bab 53 Cantik, Jadi apa?
Xiao Chen tertawa jahat di dalam hatinya, wanita memang seperti itu, sungguh gampang dibodohi jika sudah teracuni apa itu cinta.
Bahkan mungkin saja jika dirinya meminta sesuatu harta yang Lanka seperti barang berharga dari keluarga dia, tanpa pikir panjang akan melakukannya.
Wanita yang sedang dilanda cinta, akan menjadi bodoh. Jika sudah bodoh, maka sangkat mudah dimanfaatkan.
Sayangnya Xiao Chen bukan tipe orang seperti itu, dia hanya meminta bantuan untuk mengangkat beberapa potong bambu. Jika dia tidak membantu mungkin hanya menonton dirinya saja.
“Guru sudah cukup kita kembali pergi dari sini," kata Xiao Chen.
"Hmm!" Su Xing mengangguk kepalanya tidak menjawab langsung mengikuti Xiao Chen.
Tidak membutuhkan beberapa saat, mereka berdua sudah tiba di sekte. Semua murid khususnya pria dan wanita merasa aneh dengan kedatangan Xiao Chen dan Su Xing.
Mereka semuanya berkata kepada diri sendiri, bahwa bagaimana mungkin guru Su Xing Dewi pujaan hati akan sukarela membawa bambu? Bukankah Su Xing menghargai keindahan? Apakah guru tidak memperdulikan penampilannya?
Liu Shen yang melihat tentu saja marah. Bagi Xiao Chen dia bersikap pilih kasih. Dia mengijinkan Su Xing untuk membantu, tetapi dirinya tidak diijinkan.
Setelah sudah tiba di gubuk Xiao Chen, kemudian dia memerintahkan Su Xing untuk menaruh bambu tersebut di sampingnya.
Dan berkata terimakasih, “Guru, terimakasih telah membantu murid ini.”
“Tidak masalah sebagai guru, sepatunya membantu jika murid dalam masalah.” Su Xing mengangguk sambil tersenyum lembut.
Kemudian dia ingat ketika Xiao Chen mengatakan bahwa dirinya cantik, sehingga langsung berkata: “Murid, aku dengar ketika kamu membawa beberapa bambu mengatakan bahwa Guru ini cantik, apakah benar?”
__ADS_1
Kemudian Xiao Chen langsung tersenyum tipis, “Guru memang cantik, aku mengakuinya.”
Su Xing semakin tersenyum lebar bahkan senyuman itu, tidak bisa di sembunyikan sehingga melanjutkan perkataannya lagi, “Ohh apakah seperti itu? Di bandingkan Guru dan Liu Shen atau Lan Xuaner menurut mu cantikan siapa?”
“Tentu saja cantikan Guru, kamu memiliki aura dewasa dan tempramen panas aku sangat menyukainya.” Saat ini, Xiao Chen tertawa terbahak-bahak di dalam hatinya. Guru, kamu sungguh sangat mudah dirayu, untung saja Xiao Chen tidak ingin menjalani hubungan. Tepatnya Xiao Chen mengatakan jujur tapi hanya itu saja.
Dipuji sangat berlebihan, Su Xing semakin menjadi dan langsung bersemangat. “Hmm Murid kamu sungguh pandai merayu, jika aku cantik, seperti apa yang murid katakan, andai kata aku menjalin hubungan seperti sepasang kekasih, apakah apa yang kamu lakukan?”
“Jangan dipikirkan, tentu saja aku menolaknya, guru, hatiku sangat murung seperti seputih susu dan sehalus batu giok. Aku hanya ingin menikah dan menjalin hubungan jika latar belakang sudah jelas. Jika aku menyukai Guru, dan menjalin hubungan mungkin aku akan menyalakan aturan dan tidak kemungkinan tunangan guru akan mendobrak pintu dan membunuh ku,” ucap Xiao Chen sepah manis dibuang.
Seketika senyuman Su Xing langsung mengeras dan terlihat jelas ada jejak kekecewaan yang terpampang jelas.
Sementara itu, Liu Shen yang bersembunyi secara diam-diam ingin rasanya tertawa terbahak-bahak setelah mendengarkan perkataan Xiao Chen. Karena dia sungguh sangat kaku kepada wanita.
Dengan cemberut saat ini Su Xing langsung berkata, “Lupakan itu hanya bercanda, bahkan jika aku buah persik yang matang murid tidak bisa memakan.”
“Lebih baik Guru hargai yang sudah ada, jika berang itu menghilang Guru akan merasakan.”
Didalam hatinya, Su Xing sungguh sangat marah ingin mencakar wajah Xiao Chen, dia tidak berlama-lama lagi dihadapan murid lucknut, dia membalikkan badan langsung pergi.
Akan tetapi Xiao Chen berkata omong kosong lagi. “Ada satu murid baru wanita yang aku kagumi, dia bernama Wu Lian walau cantik, dia tidak mempedulikan maslah percintaan dia cukup terfokus dalam berlatih.”
Su Xing kemdian langsung berhenti di tempat. Dia melirik Xiao Chen dan berkata ingin tahu. “Wu Lian? Aku juga sepertinya pernah mendengar nama ini?”
Su Xing langsung mencari siapa sosok Wu Lian secepatnya. Hati ini sangat marah, kamu mendengar Xiao Chen sedang membandingkan kecantikan Wu Lian di hadapan Su Xing yang jelas-jelas sudah jatuh cinta dengan Xiao Chen. Kamu sudah pasti tahu bahwa Su Xing tidak bisa di terima! Akan tetapi, kamu tidak tahu bahwa Xiao Chen mengatakan hal itu karena disengaja.
Agar Su Xing tidak besar kepala dengan paras yang cantik.
__ADS_1
“Dia adalah teman sebaya Lan Xuaner. Mungkin masih seumuran dengan ku.” Xiao Chen mengangguk kepalanya.
Su Xing hanya mengangguk dan kembali berjalan lagi untuk meninggalkan gubuk Xiao Chen sambil tangannya mengepal erat.
Xiao Chen melihat kepergian Su Xing hanya tersenyum iblis. Bagi Xiao Chen sungguh menyebalkan dikerumuni wanita yang jelas-jelas membuat risih.
Xiao Chen langsung memotong beberapa bambu itu untuk dianyam sehingga ketika malam hari tidak merasakan kedinginan.
Karena Xiao Chen Masih miskin dalam memiliki kepingan emas maka langsung memutuskan untuk membuat ramuan obat dan dijual belikan kepada para murid yang membutuhkan.
Contoh saja, para murid di sini kebanyakan sudah berpasang-pasangan tentu saja mereka sudah bisa berhubungan intim tanpa sepengetahuan para guru.
Bahakan hal seperti itu sudah dimaklumi yang terpenting tidak mengganggu pelatihan ke semua murid.
Xiao Chen akan membuat obat tahan lama ketika sedang bercinta. Mungkin sambil menjual obat seperti itu maka dirinya akan mempunyai beberapa pundi uang.
Mengumpulkan beberapa uang, maka bisa digunakan untuk membeli keperluan seperti: pergi ke pelelangan dan membeli teknik yang sangat murah. Dengan otak jenius teknik yang murah bisa dijadikan menjadi teknik yang sangat hebat.
Beberapa saat kemudian akhirnya bagian depan gubuk Xiao Chen sepenuhnya sudah diperbaiki sekarang. Xiao Chen langsung beristirahat sejenak kemudian, langsung mengeluarkan beberapa macam tumbuhan untuk dijadikan obat tahan lama bercinta.
“Hheheh!” Memikirkan masalah bercinta, Xiao Chen tersenyum mesum sambil menggaruk hidungnya.
Sambil membuat obat tahan lama bercinta dia juga ingin mencari wanita yang sangat cantik untuk dijadikan kekasihnya di masa depan. Tentu saja, wanita yang sangat cantik bukan seperti: Liu Shen, Su Xing dan Wu Lian. Xiao Chen hanya ingin mencari yang lebih cantik atau yang lebih ekstrem seperti suku yang berbeda.
Xiao Chen tentu saja untuk mendapatkan wanita cantik sangatlah tidak mudah bisa jadi wanita cantik itu tidak sebanding dengan hatinya akan sangat merepotkan jika akan mendapatkan pengkhianatan lagi. Ini ketakutan dalam hubungan percintaan Xiao Chen, karena takut dikhianati. Jika seperti ini, apakah harus mencari janda yang sudah mempunyai anak?
Xiao Chen tersenyum pahit, “Brengsek tentu saja aku mencari yang perawan dan hati yang baik.”
__ADS_1