
Bab 293 Kembali Untuk Berkumpul
Xiao Chen tersenyum, melompat ke depan dan artefak serbaguna langsung muncul seketika artefak itu berubah menjadi pedang yang sama persis dimiliki Li Shuangyan.
Menebas secara vertikal sambil memutarkan tubuhnya, Xiao Chen berkata: "Jangan menahan lakukanlah dengan kemampuanmu!”
“Aku tidak akan menahan,” ucap Peri Xuanyi langsung tubuhnya mengayang dan kedua kaki itu bercahaya putih seperti bulan sabit langsung menendang bahu Xiao Chen.
Bang!
Tangan dirinya bagian kiri langsung menangkap kaki peri Xuanyi, sambel tersenyum langsung menghempaskan Peri Xuanyi ke samping kanan.
Hap!
Pedang mata perawan!
Peri Xuanyi yang terhempas langsung turun di atas ranting pohon besar dan mengucapkan teknik pedang mata perawan sehingga pedang itu menjadi sangat tajam.
Sring!
Sring!
Kecepatan serangan pedang itu sangat cepat bahkan ada gelombang angin yang berhembus mengelilingi tubuh peri Xuanyi.
Xiao Chen menghindari meloncat-meloncat ke belakang selama tujuh kali setelah loncatan ke-8 dia naik ke atas dan kaki kanannya menendang udara seketika ada angin yang sangat besar langsung menghantam tubuh peri Xuanyi.
Bom!
Peri Xuanyi langsung terseret angin yang sangat besar dia berguling-guling di udara sekitar tiga kali dan pada akhirnya mendarat ke tanah begitu sangat mulus.
Kemudian satu ayunan kaki berhasil menghempaskan peri Xuanyi, ayunan kedua langsung diarahkan lagi tetapi, peri Xuanyi langsung menginjakkan tanahnya sehingga pada saat itu setelah kakinya menginjak tanah, tiba-tiba tanah itu bergetar dan muncul lah dinding tanah yang sangat tinggi langsung menahan angin yang dihasilkan oleh ayunan kaki Xiao Chen.
Setelah Peri Xuanyi melihat serangan angin yang kedua berhasil dihalau menggunakan benteng yang terbuat dari tanah, akhirnya dia langsung meloncat ke atas dan berdiri di atas benteng tanah itu.
Pedang dihunuskan ke depan dengan perpaduan jimat halaman Guntur seketika pedangnya langsung bercahaya sangat menyilaukan.
__ADS_1
Xiao Chen tidak menghindar tetapi langsung maju bergegas mengarah ke peri Xuanyi, kemudian tubuhnya berubah menjadi api sehingga serangan Guntur itu menembus.
Bomm!
Ahhh!
Peri Xuanyi kepanasan dia langsung menggunakan debu tanah untuk menghilangkan api itu.
Hanya saja tiba-tiba di hadapannya kekosongan terbuka muncullah Xiao Chen dan jari telunjuknya langsung menghantam dada Peri Xuanyi.
Tik!
Dalam sekejap, Peri Xuanyi tidak bisa bergerak tubuhnya kaku seperti patung, Xiao Chen yang melihatnya hanya tersenyum dan mengangguk.
”Kamu kalah!” Dua kata ringan yang diucapkan oleh Xiao Chen dan dia pergi begitu saja.
Putra-putri dari kelurga Yun mau tidak mau bertepuk tangan karena atraksi pertempuran antara Xiao Chen dan Peri Xuanyi begitu sangat mengagumkan layak untuk dipertontonkan.
”Tuan Er Chen sungguh sangat mengagumkan! Nona Xuanyi juga sangat cocok dengan temperamennya!”
”Tuan Chen! Aku padamu!”
Xiao Chen yang berjalan memasuki ke dalam tempat yang mendung akhirnya langsung tersipu karena dipuji-puji begitu banyak orang dari keluarga Yun.
Peri Xuanyi juga kembali sambil menstabilkan tubuhnya lalu mengambil beberapa lap untuk menyeka keringat lalu beristirahat.
Ada satu jam lagi untuk kembali ke tempat rumah Xian, karena Beiming Youhuang sudah lusinan kali memberikan jimat Informasi sampai dirinya pusing.
Bagi Xiao Chen Beiming Youhuang sungguh ganas ketika di ranjang, jika Xiao Chen masih manusia biasa, mungkin akan mati karena tubuhnya kering.
Memasuki ke dalam rumah keluarga Yun, Xiao Chen ditemukan oleh Hua Ning Bing. Tapi tatapan Hua Ning Bing hanya tatapan lembut dan dia berjalan mendekati ke arahnya sambil melemparkan lap.
“Pakai lah lap ini suami! Keringat mu sungguh bau huekk!” Sambil mendekati ke Xiao Chen, tangan satunya mencubit hidung sendiri agar bau keringat itu menyengat.
Hanya saja Xiao Chen mengabaikan dan mendekati tubuh Hua Ning Bing dan memeluknya sehingga dua gunung merapi yang besar terhimpit dan begitu nyaman dirasakan oleh Xiao Chen.
__ADS_1
“Hentikan ini bau!” Hua Ning Bing marah, tapi wajahnya tidak ada rasa marah, melainkan tersenyum gembira.
Xiao Chen tidak peduli dan membisikkan; “Kamu begitu berani mencoba membuang ku ketika tidur dan dipindahkan belakang pelataran rumah keluarga Yun! Hehehe rasakan ini!” Xiao Chen memeluk erat dan tangan satunya menggelitik pinggang Hua Ning Bing.
“Hahahaha!" Hua Ning Bing tertawa tersengal-sengal.
~
~
#Dua Jam Kemudian!
Yun Wuxin dan yang lain sudah keluar dari depan gapura keluraga Yun. Sekarang penampilan Yun Wuxin sungguh cerah dan berseri-seri. Apalagi setelah berhubungan intim dan Xiao Chen menggunan teknik tubuh hegemoni bintang, seluruh penampilan Yun Wuxin ditingkatkan menjadi tiga kali lipat.
Patriak Yun dang seluruh keluarga besar, menatap kepergian Yun Wuxin dengan berlinang air mata. anak yang manja dulu sekarang sudah dewasa dan sudah memiliki laki-laki yang dicintai di hatinya.
Yun Tian cukup cemburu, setelah kasih sayang laki-laki kini terbagi dengan dirinya dan Xiao Chen. Tapi itu tidak ada cara lain karena Yun Wuxin sudah besar dan menentukan masa depan.
Apalagi Xiao Chen sungguh sangat kuat, keluarga Yun dengan lapang dada menerima begitu cepat tanpa dipersulit.
Akhirnya gerobak itu berlari menjauhi keluarga Yun.
~
~
Rumah Xian Guo.
Xiao Yun sudah berdiri di depan rumah Xian Guo, dan dia sudah mengalami penolakan lima kali oleh Beiming Youhuang yang sangat galak.
”Aku harus bagaimana? Gadis kecil itu sangat jenius dan belum tergabung dari Sekte manapun!” Xiao Yun bergumam sambil menggaruk kepalanya.
Pada saat itu, tanpa sepengetahuan Xiao Yun, tiba-tiba ada pria paruh baya bernama Zhuge Wang tanpa pikir panjang mengetuk pintu.
”Kenapa dia datang ke sini?” pikir Xiao Yun.
__ADS_1