
Bab 258
Pada saat itu, di wilayah selatan dari Sekte Dewa Perang, ada wanita yang pakaiannya sudah tidak mencolok lagi. Dia terjatuh dari genangan kotoran monster.
Dia adalah Xiao Yun, setelah menguntit Mi Qiongqi dan Xian Miaomiao, dia secara ajaib dipindahkan oleh Mi Qiongqi hanya menggunakan lambaian tangannya saja.
Xiao Yun sungguh tidak mengira bahwa Mi Qiongqi juga sangat kuat. Jika anggotanya kuat-kuat dan memiliki kemampuan yang aneh, bagaimana dengan pemimpinnya Xiao Chen?
Xiao Yun sudah menduga bahwa Xiao Chen mungkin lebih kuat dari kelompok mereka. Lantas, kenapa Xiao Yun tidak bisa merasakan kekuatan pendekar dari napas Xiao Chen? Tentu saja Xiao Yun sudah menduga bahwa Xiao Chen memiliki cara yang unik sehingga bisa menyembunyikan napasnya.
”Hunppp... Tunggu saja aku akan mengorek informasi bocah kecil itu, tapi tunggu saja, tubuhku sungguh sangat bau dan sangat jijik. Kotoran sialan ini!” Xiao Yun membersihkan badan yang penuh kotoran. Setelah sudah selesai, dia pergi untuk melaporkan ke perserikatan bahwa ada satu kelompok petualangan yang memiliki kekuatan unik-unik.
Jika dia tahu kelompok petualangan itu, maka pihak perserikatan bisa mengetahui identitas mereka semua dan tentunya jika ada sesuatu yang sangat mendesak, mereka bisa menolong.
Membersihkan badan dengan air yang mengalir, perlahan-lahan tubuh yang sangat halus terlihat oleh mata telanjang. Sangat putih seperti susu, tangan yang ramping tapi berisi daging yang tidak terlalu kurus dan gemuk.
Setelah satu jam kemudian, Xiao Yun sudah membersihkan seluruh badannya, dia menggunakan baju yang baru langsung terbang sangat cepat. Dia berasal dari sekte Gagak Hitam yang masih bernaung di kekaisaran Naga Mendalam.
Tetepi dia tidak terlalu pusing untuk melanjutkan perjalanan yang cukup jauh itu. Karena di setiap kantor asosiasi, terdapat formasi khusus petugas yang bisa memindahkan tempat yang lain dengan singkat.
Xiao Yun sudah tiba di asosiasi dan memasuki sebuah ruangan. Dia menetaskan darah dari jempol setelah itu, formasi aktif dan Xiao Yun sudah dipindahkan kekaisaran Yang Mulia Agung.
Dia terbang sangat cepat untuk melaporkan maslah yang sangat penting kepada perwakilan perserikatan timur Xu Xuan.
Setelah memasuki istana yang begitu megah, banyak petugas yang takjub dengan kecantikan Xiao Yun. Dia adalah janda yang panas. Tapi mereka tidak tahu karena tumben Xiao Yun memiliki wajah yang serius. Mungkin terjadi sesuatu atau ada kabar yang sangat penting untuk dilaporkan.
Xiao Yun adalah orang terpercaya dari Xu Xuan. Sekali lagi Xu Xuan memiliki perasaan kepada Xiao Yun. Hanya saja dia masih janda dan mengingat mantan suami yang sudah meninggal masih belum bisa melupakan, akhirnya Xu Xuan tak berdaya hanya bisa membenamkan hati itu.
__ADS_1
Xu Xuan yang sedang meminum kopi rasa jeruk, tiba cangkirnya hampir terjatuh setelah kedatangan Xiao Yun tiba-tiba.
”Hey, bisakah kamu jangan seperti ini? Kamu hampir menjatuhkan cangkir minuman yang akan aku minum.” Wajah Xu Xuan sungguh sangat tak puas. Tapi setelah melihat wajah indah Xiao Yun yang begitu serius, Xu Xuan tahu bahwa dia ada sesuatu yang ingin disampaikan.
”Aku menemukan bibit yang sangat bagus, dia cocok untuk dijadikan mata-mata. Apakah kamu tahu, gadis itu bisa merubah bentuk tubuhnya dengan sesuka hati. Bahkan ketika dia meniru aku, gadis kecil itu bisa menggunakan kekuatan ketrampilan yang aku gunakan lebih baik.” Xiao Yun berkata dengan satu tarikan napas.
Xu Xuan ketika raut wajahnya langsung berubah setelah mendengar cerita dari Xu Xuan. Kelompok Violet Garden itu sungguh sangat kuat Kenapa dia baru pertama kali mendengar kelompok itu?
Karena ingin tahu, Xu Xuan menuju ke tempat database sangat serius. "Baik. Aku akan mengecek nama kelompok Violet Garden ini,” kata Xu Xuan wajahnya sangat saleh.
~
~
~
Disebuah gunung batu yang sangat besar, terdapat wanita yang sangat cantik, dia transenden dan penampilannya sangat cemerlang dengan kekuatan api dan es yang senantiasa melingkari tubuh wanita cantik itu.
”Nona! Kami tidak ingin bertengkar, tapi nona sudah sangat kuat, ijinkan kami semua memiliki item Artefak dua elemen itu!” Satu pendekar berpakaian putih tapi sudah compang-camping berkata dengan merintih.
”Kamu bajingan tak tahu malu. Walaupun aku bisa membunuh monster itu, tapi apa salahnya aku mendambakan kekuatan dua elemen ini!” Wenren Wushuang mantap pendekar itu tanpa takut.
Lancang!
Pendekar tersebut tidak tahan melompat dan menggunakan seni Pedang Pembelah Pantat Gajah.
Ketika pendekar tersebut mendekati ke arah Wenren Wushuang, tiba-tiba tubuhnya langsung merasakan rasa dingin yang teramat luar biasa.
__ADS_1
Pendekar itu membeku dan meledak menjadi serpihan es kecil yang berwarna merah.
Wenren Wushuang melirik sekumpulan pendekar yang sedang mengepung dirinya. "Kalian sudah melihat pembunuh demi pembunuhan yang aku lakukan. Tapi kenapa kalian tidak kapok? Apakah kalian bodoh memiliki IQ di bawah rata-rata?”
Sekumpulan pendekar akhirnya malu setelah dikata-katain oleh Wenren Wushuang. Dia mencoba menyerang secara bersamaan. Walaupun mereka sudah menyaksikan pembunuhan yang dilakukan oleh wanita cantik itu tetapi bukan berarti kamu yang akan meninggal. Bisa jadi sekarang wanita itu sudah kehabisan kekuatan.
Hiya!
Ada enam puluh setidaknya pendekar yang menyerang Wenren Wushuang dari berbagai sisi dengan sangat ganas dan membawa senjata masing-masing.
Wenren Wushuang langsung berdiri dengan sangat tenang dia menghentakkan kaki kanannya ke tanah seketika menyemburkan api yang sangat panas langsung menyambar ke arah mereka yang sedang menyerang dirinya.
Bom!
Ahhh!
Daging barbeque manusia yang pada berjatuhan ke tanah membuat seluruh pendekar yang belum menyerang menjadi menyusut matanya. Sepertinya gadis itu memiliki energi pendekar yang tidak habis-habisnya.
"Ayo kalian manusia serakah! Maju jika kalian ingin menjadi mayat!" kata Wenren Wushuang sambil terbang ke atas langit dengan aura pendekar yang sangat cemerlang. Dua elemen api dan es berubah menjadi naga yang melingkari tubuh Wenren Wushuang sehingga mereka semua mundur takut jika dua naga itu akan membidik ke arah mereka semua.
~
~
Ilustrasi Wenren Wushuang
__ADS_1
~