
Bab 93 Membudidayakan Lipan
Xiao Chen langasung memunculkan belati dan menyayat tali yang mengikat kedua wanita itu.
Sring!
Sring!
“Litle Wenren! Jaga kedua wanita ini!” Xiao Chen berteriak dan menginstruksi Wenren Wushuang agar selalu menjaga kedua wanita.
"Baik!" Wenren Wushuang mengangguk dan dia melompat untuk mendekati kedua wanita yang sehabis disandra.
“Berlindunglah di belakang ku, biarkan Xiao Chen yang melakukannya," ucap Wenren Wushuang dan membawakan kedua wanita memasuki portal yang lebih jauh ketempat pegunungan yang lebih tinggi dan berjarak satu kilometer dari pertempuran.
Wanita itu keduanya membuka mata lebar-lebar. Dia tidak salah melihat bukan? Mereka melihat wanita yang memiliki suara yang sangat menyihir dan memiliki aura kedewasaan membuka ruang.
Bukankah untuk membuka ruang itu sungguh sangat sulit? Lalu sekarang dia melihat menggunakan mata kepala sendiri.
Setelah melihat seseorang pendekar merobek ruang, ternyata oke juga.
“Nona terimakasih telah membantu kami berdua. Jika tidak ada kamu mungkin sekarang kita berdua sudah menjadi mainan Bu Changseng.” Kedua wanita itu langsung berlutut. Dia membuat pose hormat kepada Wenren Wushuang.
“Tidak apa-apa, sebagai sesama wanita aku tahu perasaanmu." Wenren Wushuang mengangguk. Dia melanjutkan perkataannya lagi, “Kalian berdua tunggu di sini, biarkan Xiao Chen untuk menyelesaikan pertempurannya.”
Akhirnya mereka berdua mengangguk dan mencoba menstabilkan kekuatanya yang hampir terkuras akibat pertempuran.
#Di pertempuran!
“Bajingan kalian semua! Jika kalian adalah lelaki, ayo lawan aku! Apakah kalian banci, hanya menggertak orang lemah dan miskin!” Xiao Chen menunjuk bawahan Bu Changseng satu per satu menggunakan pedang biasa.
“Kamu jangan terlalu sombong! Aku adalah Tuan mudah Bu, jika kamu berani melakukan kepadaku, aku yakin kamu akan diburu oleh keluarga Bu.” Bu Changseng meraung sambil mengancam Xiao Chen.
Bahkan, kaki anjingnya ikut meneriaki apa kata-kata Bu Changseng sehingga dia langsung bersemangat.
“Hanya omong kosong yang kamu katakan, kamu adalah Tuan muda sampah pemuja selakangann! Hahah palingan kamu tidak kuat bercinta hanya dua menit sudah loyo hahah!” Xiao Chen menghina.
“Kamu!” Wajah Bu Changseng memerah karena malu. Memang benar, apa yang dikatakan Xiao Chen itu nyata. Dia melakukan sesi percintaan hanya kuat dua menit sehingga tidak memuaskan.
__ADS_1
Banyak wanita yang sudah diperkosa sebelum kematiannya, menghina bahwa Bu Changseng tidak jantan.
Sayangnya semua wanita yang mengatakan seperti itu, akan mati di penggal Bu Changseng.
Seketika paru-paru Bu Changseng ingin meledak karena marah. Dia memerintahkan bawahan yang tersisa untuk menyelesaikan Xiao Chen.
“Beraninya kamu menghina! Ayo kita serang bersama-sama!”
Swosh!
Para bawahan dan Bu Changseng langsung mengeroyoki Xiao Chen. Xiao Chen langsung mengeluarkan obat kecil-kecil untuk dimasukkan satu per satu mulut mereka.
“Hahaha rasakan! Obat kuat yang aku perbaiki belum lama ini!" Xiao Chen melompat dan menyebarkan beberapa pil obat.
Anehnya lemparan itu, tepat ke arah sasaran semua mulut para bawahan dan Bu Changseng langsung meleleh dan dicerna di perut.
Bom!
Seketika Bu Changseng dan bawahnya, berhenti dia merasakan gairah libido yang tiba-tiba naik tak terkendali.
Entah kenapa dia melihat sesama jenis ingin sekali menelanjangi.
“Hahah itu adalah obat kuat dua jam. Selama dua jam, kamu memiliki gairah tak terkendali. Jika kamu tidak bisa menundukkan tongkat pedasnya, akan kemungkinan besar tingkat kebanggaan kalian akan meledak hahah!” Setelah itu, Xiao Chen melompat keatas sambil melihat bagaimana reaksi mereka semua.
“Ahhh bajingan kamu! Aku bunuh! Ahh aku tidak tahan!" Bu Changseng langsung meraih pindah bawahan langung menelanjangi. Bu Changseng langsung memerkosa bawahannya walaupun sesama jenis.
Semua bawahannya juga tidak menolak karena sudah dalam pengaruh obat kuat yang diracik Xiao Chen.
Adegan musim semi sesama jenis tidak terhindarkan. Xiao Chen yang melihatnya ingin muntah. Tetapi dia juga tertawa terbahak-bahak didalam hatinya.
Obat kuat yang diracik sungguh memiliki evek yang sangat hebat.
“Ahhh Tuan muda jangan pantatku sakit! Ahhh tidak!”
“Ahh!"
Geraman amarah sekaligus asik para kaki anjing Bu Changseng menggema. Sehingga jika ada pendekar yang melihat akan mengutuk karena tidak memiliki etika normal. Bisa-bisanya melakukan hubungan intim sesama jenis.
__ADS_1
Dua jam berlalu, alhasil semua pantat kaki anjing Bu Changseng dan Bu Changseng sendiri berdarah-darah.
Dia menatap ke arah Xiao Chen yang sedang menonton dari kejauhan.
”Bajingan kamu ini gara-gara kamu, tidak akan aku maafkan! Ahhh!" Teriak Bu Changseng sungguh garang. Tetapi tangan kirinya memegang pantat yang mengeluarkan darah.
“Hahaha jika kamu ingin membunuh ku cepat aku sudah siap!" Xiao Chen tertawa sambil merentangkan kedua tangannya lebar-lebar.
Mereka semua marah memgeluarkan kekuatan terkuatnya untuk mencabik-cabik Xiao Chen.
Tetapi Xiao Chen melihat itu semua tidak ada jejak takut. Dia melambaikan tangannya lalu, menjentikkan jarinya membuat konfirmasi.
Setelah jentikan jari itu usai, tiba-tiba semua penjilat dan beserta Bu Changseng, tubuhnya mengembung seperti ikan buntal.
Bam!
Alhasil mereka semua tubuhnya m leledak berubah menjadi daging cincang.
Ini adalah jimat racun tingkat lanjut yang di padukan jimat dan teknik racun Gu.
Dalam hitungan nafas, daging cincang itu berubah menjadi hitam dan membusuk langsung.
Seorangan menyelinap menggunakan media masa semut sungguh hebat. Melihat semua sudah mati menjadi daging busuk, Xiao Chen berniat untuk pergi dan mendekati Wenren Wushuang. Tetapi dia melihat ada sekumpulan lipan yang sedang memakan daging busuk itu.
Xiao Chen mengamati sehingga tiba-tiba, matanya cerah.
Xiao Chen mendekati beberapa lipan dan tanpa berlama-lama, dia menggunakan jimat pengendalian hewan agar lipan itu akan jinak mudah dibudidayakan.
Lusinan lipan terkena tetesan darah Xiao Chen dan jimat, seketika seperti terkena sengatan air panas, sehingga dia kejang-kejang beberapa saat.
Setelah itu, lipan langsung merangkak menaiki tubuh Xiao Chen.
“Hahaha ini adalah alat ketiga ku hahah! maka aku akan membudidayakan lipan ini ketingkat yang sangat beracun.” Seketika beberapa lipan yang sudah dijinakkan, langsung memasuki tubuh Xiao Chen lewat jimat sarang. Hanya tubuh Xiao Chen yang mengandung ribuan semut dan lebah. Bahkan sekarang dia menambahkan jimat sarang lipan untuk tempat tinggal. Dengan jimat itu, Xiao Chen memungkinkan untuk menyimpan ribuan jenis hewan untuk mendukung pertempuran dirinya.
Sebelum itu, Xiao Chen memotong tangan kirinya intuk membiarkan lipan memakan tangannya. Setelah lipan itu memakan tangnya sampai habis, kemungkinan besar lipan memiliki racun dari tubuh Xiao Chen.
Setelah memotong tangannya, Xiao Chen menggunakan tubuh kelahiran kembali iblis sehingga tangannya tumbuh seperti semula.
__ADS_1