One Night Stand With Baby Sang Ceo

One Night Stand With Baby Sang Ceo
( Mengusir Nabila Dari Kamar )


__ADS_3

Di Kamar Hotel


Setelah Mendengar penjelasan dari Ara membuat Claudia terkejut dan juga shock. Karena dia tidak menyangka kalau anaknya bisa melakukan rencana yang sangat matang seperti ini. Hingga dia bisa terjebak ke dalam sandiwara yang di buat oleh mereka.


"Kenapa Ara bisa melakukan semua ini sama mommy?" tanya Claudia dengan wajah kesal.


"Ihhh, pucing pala Ala..."


"Jika Ala ndak buat lencana ini, apa mommy mau mengaku suka cama daddy?" tanya Ara dengan wajah mengejek.


Mendengar perkataan Ara membuat Claudia terdiam seperti patung. Tidak dapat di pungkiri apa yang di katakan oleh anaknya semuanya benar. Jika seandainya anaknya tidak menjalankan rencana ini, dia tidak akan tahu kalau selama ini sudah memiliki perasaan suka terhadap suaminya itu.


Hahahaha


"Kenapa mas Alex ketawa?" tanya Claudia seraya menatap suaminya dengan tatapan tajam.


Bukannya takut saat melihat tatapan istrinya, Alex justru merasa lucu saat melihat wajah istrinya yang sangat mengemaskan.


"Bagaimana aku tidak ketawa saat melihat kamu menangis tadi, dan mengatakan mas Alex tolong jangan tinggalkan aku. Aku sangat mencintai kamu," ujar Alex seraya tertawa terbahak-bahak.


"Apa mas Alex sudah puas mengerjai aku?" tanya Claudia dengan wajah kesal.


"Jika kamu mau ikut pergi berbulan madu bersama dengan aku kemarin. Maka aku dan yang lain tidak akan membuat sandiwara seperti ini. Tapi aku bersyukur, dengan adanya rencana ini, kamu mau mengakui perasaan cinta yang selama ini aku tunggu dari kamu akhirnya terucap juga," ujar Alex dengan senyum bahagia.


"Ihhh, pucing pala Ala..."


"Sudahlah Mom. Jangan malah cama daddy, yang penting mommy sudah tahu kalau daddy ndak menyukai wanita lain," sahut Ara dengan wajah tanpa dosa.


Mendengar perkataan anaknya membuat Claudia kesal setengah mati. Jika bukan karena hasutan anaknya ini, dia tidak mungkin menyusul suaminya ke negara ini. Apalagi sampai menangis dan memohon sama suaminya agar tidak meninggalkan dirinya.


"Kenapa mommy tidak boleh marah sama daddy kamu?" tanya Claudia dengan wajah kesal.


"Ihhh, pucing pala Ala..."


"Dengal mom. Ini ndak sepenuh na salah daddy, tapi mommy juga salah di sini. Jika saja mommy ndak menolak ajakan daddy untuk pelgi libulan cama daddy, maka kami ndak akan melakukan sandiwala cepelti ini.


"Apa mommy tahu, gala-gala ucapan mommy kemalin daddy sampai menangis sendili di dalam luang kelja na itu. Ala yang melihat daddy menangis melasa kasihan.


"Hingga Ala menuluh daddy untuk belakting malah dan pula-pula pacalan cama pelempuan lain, agal mommy bisa cembulu dan mau mengakui kalau mommy juga suka cama daddy," jelas Ara.


Mendengar perkataan anaknya membuat Claudia merasa bersalah karena sudah menyakiti hati suaminya, padahal suaminya itu hanya ingin mengajaknya pergi berbulan madu. Tapi dia justru malah menolak ajakan suaminya dengan perkataannya yang kasar.


"Aku minta maaf sama mas Alex karena sudah menyakiti kamu kemarin. Aku sadar, perkataan aku kemarin sudah keterlaluan sampai membuat mas Alex kecewa dan menangis.


"Aku Berjanji tidak akan menyakiti mas Alex lagi. Dan berjanji akan selalu menemani mas Alex sampai tua. Kecuali kalau mas Alex selingkuh di belakang aku, maka saat itu juga aku akan pergi dari hidup mas Alex untuk selamanya," ujar Claudia.


Mendengar perkataan istrinya membuat Alex terharu, tanpa aba-aba langsung saja dia memeluk Claudia dengan sangat erat.

__ADS_1


"Terima kasih sayang," ujar Alex dengan lembut seraya mencium kening istrinya dengan sayang yang di jawab anggukkan kepala oleh Claudia.


Saat Claudia sedang asyik berpelukan dengan suaminya, tak sengaja matanya melihat ke arah Nabila hingga membuat dia kesal setengah mati.


"Mas!" Kenapa wanita itu masih ada di sini? Aku ingin mas Alex mengusir wanita itu dari kamar ini. Karena aku masih kesal sama perempuan itu yang terus menempel sama mas Alex sejak tadi," ujar Claudia yang mulai posesif.


Hahahaha


"Aku senang melihat kamu cemburu seperti ini sayang. Kamu tenang saja, aku tidak akan tertarik sama perempuan itu. Karena hanya nama kamu yang selalu ada di dalam hatiku ini," ujar Alex dengan lembut.


Mendengar perkataan suaminya membuat Claudia salah tingkah, dan wajahnya memerah seperti kepiting rebus.


"Apa kamu dengar, mas Alex hanya menyukai aku saja. Jadi kamu jangan pernah bermimpi untuk bisa mendapatkan suami aku," ujar Claudia seraya menatap ke arah Nabila dengan tatapan tajam.


"Kamu tenang saja, aku juga tidak tertarik sama manusia kaku itu. Karena aku sudah memiliki pacar yang pasti lebih dari segalanya di bandingkan suami kamu," ujar Nabila.


"Beraninya kamu menghina aku seperti itu. Apa kamu sudah bosan hidup," ancam Alex dengan tatapan tajamnya.


Glek


"Aku tidak sengaja bicara seperti itu sama kak Alex. Tolong maafkan aku," ujar Nabila dengan wajah ketakutan.


"Lebih baik kamu pergi dari sini. Karena aku sudah muak melihat wajah kamu itu," ujar Alex seraya mengusir Nabila dari kamarnya.


"Dasar manusia batu, tidak tahu terima kasih. Jika bukan karena bantuan aku, pasti sampai sekarang Claudia tidak akan pernah mengungkapkan perasaan nya sama dia," batin Nabila dengan wajah kesal.


"Ihhh, pucing pala Ala..."


"Tenapa daddy bicala cepelti itu cama aunty Nabila? Apa daddy sudah lupa, siapa olang yang membantu daddy tadi? Jika bukan kalena bantuan dali aunty Nabila, Ala yakin daddy ndak akan tahu kalau mommy juga menyukai daddy," ujar Ara.


"Dia mau membantu daddy bukan karena keinginan dia sendiri. Tapi karena dia takut dengan ancaman Ara. Jika bukan karena kita sudah mengetahui rahasia dia, daddy sangat yakin dia tidak akan mau membantu kita," ujar Alex.


"Benal juga apa kata daddy. Jika bukan kalena Ala mengetahui lahasia aunty Nabila, mana mau dia membantu daddy. Apalagi dengan sifat daddy yang kejam tanpa pelasaan itu," batin Ara yang membenarkan perkataan ayahnya.


"Ihhh, pucing pala Ala..."


"Ya, sudah. Ala mau istirahat dulu di kamal," ujar Ara dengan cepat.


"Baik. Ara istirahat saja di kamar. Ingat pesan daddy, jangan pernah pergi jauh dari sini, karena kita sekarang sedang berada di negara orang lain. Daddy tidak mau sampai Ara terluka nanti,"


"Dan kamu Dian, jagain anak saya dengan baik jangan sampai dia terluka."


"Apa kamu mengerti," titah Alex dengan tegas.


"Baik tuan muda," jawab Dian dengan sopan seraya pergi dari sana.


"Sayang?" Bagaimana kalau kita buat adik untuk Ara?" tanya Alex dengan seraya menggoda istrinya.

__ADS_1


"Baik mas. Aku juga ingin memiliki anak lagi dari kamu biar Ara ada temannya di rumah," jawab Claudia.


"Kamu serius sayang?" tanya Alex dengan wajah terkejut saat mendengar perkataan istrinya.


"Tentu saja aku serius," jawab Claudia dengan penuh keyakinan.


"Oh Tuhan... mimpi apa aku semalam. Aku tidak menyangka Claudia mau melakukan itu dengan ku. Padahal tadi aku hanya bercanda tapi siapa sangka Claudia malah mengiyakan ucapan ku," batin Alex.


"Baiklah sayang!" Bersiaplah menerima benih aku lagi. Aku berharap anak kita yang sekarang bisa memiliki sifat seperti kamu," ujar Alex dengan wajah bahagia.


Claudia hanya bisa pasrah ketika bibirnya mulai di cium oleh suaminya. Alex yang tidak bisa menahan hasrat nya tanpa aba-aba dia langsung saja menyerang Claudia dengan terburu-buru hingga menyebabkan Claudia kualahan menyimbangi tenaga suaminya yang sangat besar.


Alex mengecup dan mencium bibir istrinya dengan lembut serta saling bertukar saliva sedangkan tangannya sudah berada di bagian atas milik istrinya dan dia pilin dengan kuat kedua buah melon istrinya yang begitu besar dengan indahnya.


Alex mendorong pelan itu nya dan memasukkan ke bagian bawah istrinya yang begitu indah juga menggoda.


Alex merasakan betapa bagian bawah istrinya itu masih sempit dan menyudut habis itu nya kedalam, bahkan rasanya tidak pernah berubah saat pertama kali main dengan istrinya yang saat itu masih perawan.


Hampir satu jam lebih mereka berdua melakukan hubungan suami istri dan sama-sama mengalami pelepasan sebanyak tiga kali.


"Mas... aku mau keluar," ucap Claudia.


"Aku juga sayang," ucap Alex.


Keduanya ambruk setelah melakukan hubungan suami istri hingga membuat mereka kelelahan dengan keringat yang sangat banyak menempel di tubuh mereka.


Alex yang merasa tidak nyaman dengan tubuhnya yang lengket dengan keringat mereka akhirnya mengajak istrinya untuk segera ke kamar mandi agar mereka bisa tidur dengan nyenyak.


"Ayo kita mandi sayang setelah itu kita tidur," ucap Alex lalu mengajak istrinya mandi bersama.


"Iya mas," jawab Claudia dengan lembut.


Selesai mandi keduanya langsung memilih tidur karena kelelahan dan rasa ngantuk yang sudah tidak tertahankan hingga mereka tertidur dengan pulas sambil saling berpelukan.





Bersambung...


Hay Guys... Maaf ya...


author bukannya telat update tapi bab ini selalu di tolak karena author terlalu dalam menggambarkan hubungan suami istri akhirnya di tolak deuh. Ini author sudah mempersingkat kalian bayangin aja sendiri ok hehehe...


🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴

__ADS_1


__ADS_2