One Night Stand With Baby Sang Ceo

One Night Stand With Baby Sang Ceo
( Ekstra Part )


__ADS_3

Meski hidup sebagai istri seorang Alexander Lemos, tapi menjadi istri dan sekaligus ibu bukan berarti Claudia tidak memiliki kesulitan. Ada kalanya Claudia merasa stress karena ASi-nya tidak lancar, atau disaat anaknya yang masih bayi rewel tanpa henti. Sedangkan anak pertamanya tidak lagi rewel ataupun cemburu pada adiknya saat perhatian nya selalu tertuju pada anak keduanya. Karena dia sudah paham kalau ibunya sangat kerepotan mengurus adiknya yang sangat rewel.


Beruntungnya, Alex selalu siap memberikan bantuan untuk istrinya. Kapanpun Claudia membutuhkan, dia akan selalu ada. Meski jabatannya di kantor sebagai CEO yang memegang pangkat tertinggi kekuasaan, tapi saat di rumah Alex tak pernah segan membantu urusan istrinya.


Kedua anaknya memang memiliki pengasuh masing-masing, tapi Claudia tetap menjalankan perannya sebagai ibu. Begitu juga dengan Alex yang selalu meluangkan waktu bermain bersama anaknya karena tidak ingin ketinggalan momen emas setiap pertumbuhan sang anak.


Subuh sekali baby Reagan menangis kencang, Claudia langsung berlari menuju kamar anaknya. Dia mencari penyebab tangisan anaknya dengan memeriksa popok yang ternyata sudah penuh.


"Tolong ambilkan suusunya, Na," titah Claudia pada Ana pengasuh baby Reagan yang ikut bangun dan siap memberikan bantuan.


"Baik, nyonya muda," sahut suster itu, lalu berlalu ke dapur untuk mengambil ASI peras yang telah tersedia di dalam kulkas.


Dengan cekatan Claudia mengganti popok anaknya dan mengoles perut baby Reagan dengan minyak telon, setelah itu dia menggendong sambil bersenandung kemudian Ana datang dengan sebotol ASI yang sudah dihangatkan.


"Biar saya saja yang menggendong, nyonya muda," ujar Ana.


"Tidak apa-apa, biar saya saja. Silahkan kembali ke kamarmu," ujar Claudia.


Ana mengangguk pelan, kemudian dia berjalan ke arah pintu. Tapi langkahnya tertahan sejenak karena ada Alex di sana." Nyonya muda menyuruh saya kembali ke kamar, tuan muda."


"Hemmm." Hanya deheman yang Alex keluarkan sambil mengangguk. Kemudian laki-laki itu melangkah masuk ke dalam kamar putranya." Dia rewel, ya?" tanya Alex.


"Cuma nangis karena pokoknya penuh," ujar Claudia." Mas kenapa ikut bangun?" tanya Claudia dengan penasaran.


"Kaget waktu kamu melompat dari tempat tidur dan berlari secepat itu, kukira ada apa," ujar Alex.


Claudia terkekeh mendengar jawaban suaminya." Maaf, ya... kayaknya besok aku harus turun secara pelan-pelan, deh."


"Benar, harusnya jangan lari-lari gitu. Kalau jatuh gimana?" tanya Alex dengan perasaan cemas.


"Ya, sakit," jawab Claudia dengan singkat. Sedangkan Alex hanya menggelengkan kepalanya saja saat mendengar perkataan istrinya.


Alex kemudian duduk di sofa dan meminta Claudia untuk mendekat padanya. Claudia menyandar di dada suaminya dan kedua lengan Alex memeluk tubuh istrinya.


Sesekali tangan Alex terulur untuk menjawil pipi putranya yang gembul menggemaskan. Kelahiran baby Reagan, Claudia dan Alex selalu menyempatkan diri turun tangan mengurus buah hati mereka. Alex ingin menebus karena dulu tidak sempat merawat anak pertamanya di karenakan istrinya pergi meninggalkan dia. Sekarang dia tidak ingin melewatkan untuk merawat anak ke dua nya hingga dia tumbuh dewasa. Tidak ada yang merasa berat sebelah karena keduanya sadar bahwa mengurus anak adalah tanggung jawab bersama.


"Hari ini kamu libur' kan mas?" tanya Claudia.


"Siang memang libur ke kantor tapi malamnya harus menghadiri undangan Arsyad yang meresmikan Night Club miliknya," ujar Alex.


"Jadi, nanti malam kamu harus ke sana dan open table, gitu?" tanya Claudia.


"Aku akan menolak untuk minum," sahut Alex sambil mengelus lengan istrinya.


"Bukan masalah minumnya itu, lho. Tapi nanti kamu pasti didekati sama cewek-cewek seksi di sana. Kayak aku nggak tahu tabiat temanmu saja," dengkus Claudia seraya sedikit mengomel.


Alex tertawa kecil menanggapi kalimat istrinya. Tidak dapat dipungkiri, bahwa lingkaran pertemanan Alex tidak se-suci itu. Teman-temannya masih hidup sebagai pemuja kebebasan seperti Daffa Roberto yang sekarang sudah insaf setelah menemukan wanita yang sangat dia cintai.

__ADS_1


"Tenang saja, sayang. Aku tidak akan tergoda pada perempuan lain. Karena yang aku cintai hanyalah kamu saja," ujar Alex.


Claudia menggeleng sambil mendesah pelan." Jangan terlalu begitu, nanti kemakan omongan sendiri."


"Entahlah," jawab Alex seraya menghela nafas berat." Yang pasti tidak ada niat dihatiku untuk bermain-main. Segalanya sudah terasa cukup dengan kehadiran kalian di hidupku."


Claudia memejamkan mata sambil merasakan elusan lembut Alex di bahunya. Dia bersyukur bisa ada di titik ini dan tetap bersama Alex.


"Reagan sudah tidur lagi," bisik Alex.


Bayi berusia empat bulan itu telah menghabiskan susu di botolnya dan sekarang matanya kembali redup. Claudia berdiri dan meletakkan baby Reagan kembali ke dalam box tempat tidurnya.


"Mau tidur lagi?" tanya Claudia pada Alex.


"Tentu saja kalau kamu kembali ke ranjang kita," balas Alex.


Claudia mengangguk, kemudian mematikan lampu untuk ruangan dan menyisakan cahaya temaram dari lampu tidur. Mereka hendak kembali ke kamar tapi suara rengekan mengudara lagi.


Akhirnya, Alex dan Claudia memutuskan untuk membawa baby Reagan ke kamar mereka. Bayi itu tampak nyaman dan tidak lagi menangis saat diletakkan di tengah kasur, diapit oleh kedua orang tuanya.


Di saat seperti ini. Claudia mulai paham bahwa cinta memang sepenting itu dalam hubungan pernikahan. Dia yang dulunya sempat marah dan membenci Alex karena telah melecehkan nya hingga hamil di luar nikah sehingga perlahan-lahan kebenciannya dulu berubah menjadi cinta dan sekarang dia hidup bahagia bersama dengan suami dan anak-anak nya.


Cinta memang tidak bisa dimakan, tapi dengan rasa cinta maka segalanya akan terasa jauh lebih mudah. Cinta juga tidak bisa membuat hidup bergelimang uang, tapi rasa cintalah yang sanggup menggerakkan raga agar berjuang sekuat tenaga. Saat ini Claudia telah menemukan cintanya yaitu Alexander Lemos, laki-laki yang sangat setia dan mau melakukan apapun untuk membuat dia hidup bahagia.


Dan dialah laki-laki luar biasa yang memiliki jejak kesalahan di masa lalu dan berani keluar dari lingkaran hitam yang pernah menjerat. Dia adalah salah satu dari sekian banyak laki-laki yang berani memperjuangkan cintanya. Walau banyak rintangan yang dia hadapi, dan akhirnya perjuangannya membuahkan hasil hingga dia sekarang bisa hidup bahagia bersama dengan istri dan anak-anaknya.


Tujuh Tahun Kemudian


"Ihhh, pusing pala Ara..."


"Reagan, hati-hati dong. Jangan lari-lari di tangga nanti kamu jatuh!" ujar Ara dengan perasaan khawatir saat melihat adiknya yang berlarian seperti itu.


Yah, dia adalah Arrabella Anastasya Lemos yang sekarang sudah berumur 11 tahun sedangkan adiknya Reagan Alexander Lemos berumur 7 tahun.


Peringatan itu tidak digubris sama sekali. Bocah laki-laki yang sangat tampan dan mirip dengan ibunya itu terus melompati anak tangga dengan terburu-buru.


"Cepat, kak Ara. Kamu lamban sekali!" teriak Reagan yang telah mencapai lantai dasar, sementara kakak perempuan nya tampak khawatir itu masih menuruni beberapa anak tangga.


"Ihhh, pusing pala Ara..."


"Tunggu, kak Ara dong," seru Ara.


Reagan tidak jadi berlari dan memutuskan untuk berhenti di ujung tangga. Dia menunggu kakaknya dengan sabar.


"Pegang tanganku!" ujar Reagan sambil mengulurkan tangan ke arah Ara." Kamu kalau tidak dipegangi pasti ketinggalan.


"Ihhh, pucing pala Ara..."

__ADS_1


"Kamu yang hobi berlari bocah." Uluran tangan itu tetap diterima dan mereka keluar dari gedung sekolah.


Di Halaman sekolah bertarif internasional itu telah terparkir mobil-mobil pribadi yang akan menjemput anak-anaknya. Di antara mobil itu, ada Alice, Nabila, Laura, dan Aluna yang berdiri di samping mobil Alphard miliknya. Hanya berjarak lima mobil darinya, ada Claudia yang menunggu di samping mobil sport merah miliknya.


"Mama," teriak beberapa anak yang sedang berlari menghampiri ibunya begitupun dengan Ara dan Reagan yang sedang menghampiri ibunya.


"Mommy," panggil Reagan seraya menghampiri ibunya yang di ikuti oleh Arrabella.


"Bagaimana sekolahnya sayang?" tanya Claudia seraya memeluk anak-anaknya dengan sayang.


"Seperti biasa mom," jawab Reagan dengan singkat.


"Bagaimana dengan kak Ara?" tanya Claudia pada anak perempuannya.


"Ihhh, pusing pala Ara..."


"Lancar mom," jawab Ara dengan singkat. Yang di tanggapi anggukan kepala oleh Claudia.


Tak jauh dari tempat Claudia berada terlihat Alice, Nabila, Laura, dan Aluna yang sedang menjemput anak-anak mereka yang bersekolah di tempat yang sama seperti anaknya Claudia.


"Ayo kita samperin Claudia," ajak Alice pada yang lain seraya menggandeng tangan anaknya yang di anggukan kepala oleh mereka.


"Hai, Clau! Apa ini Ara dan Reagan?" tanya Alice dengan penasaran. Karena sudah lama dia tidak melihat ponakannya yang cantik dan tampan.


"Iya, kak Al," jawab Claudia dengan tersenyum.


"Apa dia Xavier anak kak Alice?" tanya Claudia dengan penasaran.


"Iya Clau," jawab Alice seraya menganggukkan kepalanya saja.


Yah, dia adalah anak Alice dan Maxim yang bernama Xavier Almero. Sedangkan anak Nabila dan Andre adalah Axel Villas. Anak Laura dan Ryan bernama Daren Richard, dan yang terakhir anak dari Aluna dan Daffa bernama Delano Roberto.


"Aku tidak menyangka sekarang anak-anak kita sudah tumbuh besar, dan aku berharap anak-anak kita bisa berteman dengan baik sama seperti kita," ujar Claudia dengan tersenyum.


"Iya, aku juga berharap yang sama," jawab Alice yang di tanggapi anggukan kepala oleh yang lain.


"Kalau begitu, aku pamit pulang dulu kalau ada waktu kita bisa berkumpul bersama suami dan anak-anak kita," ujar Claudia.


"Oke, hati-hati Clau," jawab Alice. Setelah itu mereka pergi dari sana menuju tempat tinggal mereka masing-masing.


Happy Reading


Nantikan SEASON 2 Dengan Judul: TERJEBAK DRAMA QUEEN. Maafkan Kan author jika ada salah kata dan juga kekurangan dalam menulis novel ini, karena author hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan dan dosa. Dan Terima kasih atas dukungan dan suport dari kalian semua. Tanpa kalian author bukan siapa-siapa. Happy Reading ya, sekarang kisah Alex dan Claudia sudah selesai dan author akan melanjutkan kisah anak-anak mereka yang tak kalah seru dari kisah orang tua mereka. Penasaran? Yuk mampir ke sana...❀❀❀


Season 2 nya sudah tayang ya? Jangan lupa mampir ke sini πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡ ceritanya tak kalah seru dengan cerita season 1 Terima kasih.


__ADS_1


🌿🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌿


__ADS_2