
Di Mansion David Lemos
Setelah menempuh beberapa jam kemudian akhirnya Alex sampai juga di mansion orang tuanya dengan penampilan baru yang jauh lebih rapi dan pastinya lebih tampan dari pada tadi.
Alex yang dulunya tidak pernah menampakkan kakinya di tempat salon kecantikan tapi demi istri tercintanya dia rela masuk ke sana untuk melakukan perintah dari istrinya yang menginginkan dia mengubah penampilan nya menjadi rapi sesuai keinginan istrinya.
"Sayang? Di mana kamu?" Alex yang baru pulang dari tempat salon langsung mencari keberadaan istrinya yang ada di dalam mansion orang tuanya.
"Aku di sini," sahut Claudia dengan suara keras.
Mendengar suara istrinya langsung saja Alex menoleh ke arah tersebut. Setelah itu dia langsung melangkah ke arah istrinya berada dengan hati berbunga-bunga karena bisa melihat wanita yang sangat dia cintai sekarang ada bersama dengan nya lagi.
Claudia yang melihat penampilan suaminya yang sekarang langsung terpesona karena suaminya benar-benar sangat tampan sehingga membuat dia semakin jatuh cinta pada suaminya sendiri.
Dia sangat yakin suaminya pasti habis pergi ke tempat salon untuk memperbaiki penampilan nya agar terlihat rapi dan bersih seperti keinginan nya.
"Bagaimana sayang? Apa sekarang aku sudah boleh memeluk kamu?" tanya Alex dengan perasaan cemas takut di tolak oleh istrinya lagi.
"Boleh mas," jawab Claudia dengan singkat.
Mendengar perkataan Claudia tanpa aba-aba langsung saja Alex memeluk istrinya dengan sangat erat. Dia sangat bersyukur masih bisa di pertemuan kembali dengan wanita yang sangat dia cintai.
"Apa sekarang kamu sudah memaafkan aku honey?" tanya Alex yang masih memeluk istrinya dengan erat.
"Jika aku belum memaafkan kamu mana mungkin aku mau di peluk seperti ini," balas Claudia seraya membalas pelukan suaminya.
"Terima kasih sayang karena kamu sudah mau memaafkan aku. Aku sangat senang karena bisa melihat kamu dan calon anak kita lagi."
"I love you honey," ujar Alex seraya mencium kening istrinya dengan lembut.
__ADS_1
"I love you to," balas Claudia.
"Apa benar kamu pergi ke tempat salon Lex?" tanya Angelina yang membuat Claudia langsung melepaskan pelukan suaminya dengan wajah memerah karena malu.
Dia benar-benar lupa ada ibu mertuanya di sini, jika dia ingat ada ibu mertuanya mana mungkin dia bermesraan dengan suaminya di depan ibu mertuanya.
"Kenapa mama ada di sini?" Alex bukannya menjawab pertanyaan ibunya tapi dia justru malah bertanya balik.
Dia sengaja mengalihkan pembicaraan agar ibunya tidak lagi mempertanyakan masalah itu padanya. Dia sangat malu jika sampai ibunya atau orang lain tahu kalau dia pergi ke tempat seperti itu. Sangat aneh jika laki-laki kejam dan datar seperti dia malah pergi ke tempat seperti itu. Itu sebabnya dia tidak mau sampai rahasia dia malah terbongkar di depan ibunya sendiri.
"Karena ini mansion mama tentu saja mama ada di sini," balas Angelina dengan wajah kesal saat tahu anaknya malah mengalihkan pembicaraan.
Dia tahu anaknya sengaja mengalihkan pembicaraan agar dia tidak tahu kalau sebenarnya anaknya pergi ke tempat salon kecantikan. Mungkin Alex takut kalau sampai di ketahui oleh orang lain maka mereka akan tertawa saat mengetahui seorang Alexander Lemos yang terkenal kejam dan sadis malah berada di tempat salon kecantikan.
"Apa mama dan papa sudah tahu masalah yang terjadi pada kami? Itu sebabnya kalian menyembunyikan Claudia dari ku?" tanya Alex dengan penasaran.
"Iya, mama dan papa sudah tahu masalah yang menimpa pada kalian itu sebabnya mama membawa Claudia ke sini untuk memberikan kamu pelajaran karena sudah membuat menantu kesayangan mama bersedih," balas Angelina dengan wajah tanpa bersalah.
"Ck! Aku seperti orang gila mencari istri ku yang hilang bagaikan di telan bumi. Tapi nyatanya istri ku malah enak-enakan tinggal bersama dengan orang tua ku," batin Alex dengan wajah kesal.
"Kenapa mama tega menyembunyikan istriku di sini? Mama sudah tahu kalau aku tidak bisa hidup tanpa Claudia tapi kenapa kalian tidak memberitahukan pada ku kalau istriku ada di sini?" tanya Alex dengan wajah kesal.
"Bukannya kamu sendiri yang bilang kalau kamu baik-baik saja saat mama telpon kemarin?" tanya Angelina.
"Jadi, saat itu mama sudah tahu kalau Claudia sudah minggat dari mansion Alex dan mama masih berpura-pura tidak tahu masalah kami?" tanya Alex dengan wajah kesal.
"Iya, bahkan Claudia ada di samping mama dan dia mendengarkan semua yang kamu katakan," balas Angelina dengan wajah tanpa dosa.
"Sayang? Kenapa kamu hanya diam saja saat tahu mama berbicara dengan ku? Apa kamu bahagia hidup terpisah dengan ku? Bahkan kamu pergi meninggalkan aku sendiri tanpa mau mendengarkan penjelasan dari ku," ujar Alex dengan lembut.
__ADS_1
Mana berani dia membentak atau memarahi Claudia yang ada istrinya malah kabur lagi dari dia. Karena dia sangat tahu istrinya dari dulu sampai sekarang kerjaan nya selalu kabur tanpa mau mendengarkan penjelasan dari nya.
"Maaf mas karena sudah menuduh kamu selingkuh. Aku pikir kalian habis bercinta di dalam ruangan kamu karena kalian terlihat sangat mesra siapapun yang melihat nya pasti akan salah paham termasuk aku."
"Tanpa pikir panjang aku langsung pergi dari hidup kamu karena aku tidak mau semakin sakit hati jika sampai kamu lebih memilih perempuan itu di bandingkan aku," ujar Claudia yang merasa bersalah karena sudah meninggalkan suaminya.
"Tidak ada satu wanita pun yang dapat mengantikan kamu di hati aku honey karena hanya nama kamu yang selalu tersimpan di dalam hati ini," ujar Alex seraya mengambil tangan istrinya untuk di letakkan di dadanya.
"Apa kamu bisa mendengar detak jantung ku? Hanya bersamamu lah jantung ku berdetak sedangkan bersama wanita lain aku tidak pernah merasakan perasaan ini. Itu sudah membuktikan cuma kamu wanita yang bisa membuat aku jatuh cinta.
"Bahkan aku hampir gila saat kamu meninggalkan aku tapi aku berusaha untuk tetap waras karena kamu meninggalkan anak kita bersama dengan ku jika saja kamu membawa Ara mungkin aku sudah benar-benar gila karena tidak ada bagian dalam dirimu yang tinggal bersama dengan ku," ujar Alex.
Apa yang Alex katakan semua nya benar. Dia hampir gila saat mengetahui kalau istrinya pergi meninggalkan dirinya jika saja tidak ada anak mereka yang tinggal bersama dengan nya mungkin dia sudah depresi akibat di tinggal istrinya.
"Maafkan aku mas." Hanya itu yang dapat Claudia ucapkan sebagai bentuk penyesalan dalam dirinya karena sudah meninggalkan suaminya.
"Berjanji lah apapun masalah yang menimpa pada kita kamu tidak akan meninggalkan aku lagi sebelum kamu mendengar penjelasan dari ku," ujar Alex.
"Aku berjanji apapun masalah yang menimpa pada kita aku tidak akan pergi dari kamu lagi kecuali kalau kamu benar-benar selingkuh dari ku," balas Claudia.
"Itu tidak akan pernah terjadi karena hanya kamu satu-satunya wanita yang aku cintai," ujar Alex dengan penuh keyakinan.
"Ck! Apa mereka tidak malu mengumbar kemesraan di depan ku? Mereka bermesraan seolah-olah aku ini tidak ada bersama dengan mereka. Tapi aku ikut senang melihat mereka bisa kembali berbaikan seperti ini. Semoga tidak ada lagi orang yang menganggu hubungan mereka lagi," batin Angelina dengan perasaan bahagia.
•
•
•
__ADS_1
Bersambung....
🌿🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌿